Makalah KPG Lemak Obesitas

  • Published on
    17-Oct-2015

  • View
    77

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Kimia Pangan Gizi Farmasi UHAMKA

Transcript

<p>MAKALAH KIMIA PANGAN DAN GIZI</p> <p>HUBUNGAN LEMAK DAN OBESITAS</p> <p>DI SUSUN OLEH :</p> <p> Hilda Puspita Sari ( 1104015361 ) Nur Utari( 1104015223 ) Nuraeny Iskandar ( 1104015224 ) Sinta Octaviani( 1104015298 )</p> <p>JURUSAN FARMASIFAKULTAS FARMASI DAN SAINSUNIVERSITAS MUHAMMADIYAHPROF. DR. HAMKAJAKARTA2014</p> <p>BAB IPENDAHULUANA.Latar belakangPada awalnya obesitas di pandang sebagai tren atau gaya hidup sebagai tanda kesuksesan seseorang, dengan memiliki badan yang gemuk menandakan seseorang hidup berkecukupan. Namun sekarang obesitas telah menjadi masalah yang serius karena memicu timbulnya berbagai komplikasi penyakit yang menyertainya. Masalah obesitas kini telah menjadi perhatian khusus badan kesehatan dunia. Perhatian tidak hanya ditujukan kepada jumlah lemak yang ditimbun, tetapi juga kepada lokasi penimbunan lemak tubuh. Pola penyebaran lemak tubuh pada pria dan wanita cenderung berbeda. Wanita cenderung menimbun lemaknya di pinggul dan bokong, sehingga memberikan gambaran seperti buah pir. Sedangkan pada pria biasanya lemak menimbun di sekitar perut, sehingga memberikan gambaran seperti buah apel. B.Rumusan masalah1.Bagaimana pengertian dari obesitas?2.Bagaimana klasifikasi dari obesitas?3.Bagaimana komplikasi dari obesitas?4.Bagaimana etiologi dari obesitas?5.Bagaimana manifestasi klinis dari obesitas?6.Bagaimana patofisiologi dari obesitas?7.Bagaimana pathway dari obesitas?8.Bagaimana penatalaksanaan dari obesitas?9.Bagaimana pemeriksaan diagnostik dari obesitas?10.Bagaimana asuhan keperawatan pada pasien dengan obesitas?TujuanTujuan dari pembuat makalah ini adalah selain untuk memenuhi tugas kuliah juga agar kita mengetahui apa saja yang berhubungan dengan Obesitas ( Kegemukan ) , serta bagaimana cara mencegah, mengatasi , dan asuhan keperawatannya .</p> <p>BAB IITINJAUAN PUSTAKA</p> <p>A. Pengertian Obesitas</p> <p>Obesitasadalah kelebihan berat badan sebagai akibat dari penimbunan lemak tubuh yang berlebihan.Setiap orang memerlukan sejumlahlemaktubuh untuk menyimpan energi, sebagai penyekat panas, penyerap guncangan dan fungsi lainnya. Rata-rata wanita memiliki lemak tubuh yang lebih banyak dibandingkan pria. Perbandingan yang normal antara lemak tubuh dengan berat badan adalah sekitar 25-30% pada wanita dan 18-23% pada pria. Wanita dengan lemak tubuh lebih dari 30% dan pria dengan lemak tubuh lebih dari 25% dianggap mengalami obesitas.Seseorang yang memiliki berat badan 20% lebih tinggi dari nilai tengah kisaran berat badannya yang normal dianggap mengalami obesitas.Obesitas digolongkan menjadi 3 kelompok: Obesitas ringan: kelebihan berat badan 20-40% Obesitas sedang: kelebihan berat badan 41-100% Obesitas berat: kelebihan berat badan &gt;100% (Obesitas berat ditemukan sebanyak 5% dari antara orang-orang yang gemuk).Perhatian tidak hanya ditujukan kepada jumlah lemak yang ditimbun, tetapi juga kepada lokasi penimbunan lemak tubuh. Pola penyebaran lemak tubuh pada pria dan wanita cenderung berbeda. Wanita cenderung menimbun lemaknya di pinggul dan bokong, sehingga memberikan gambaran seperti buah pir. Sedangkan pada pria biasanya lemak menimbun di sekitar perut, sehingga memberikan gambaran seperti buah apel. Tetapi hal tersebut bukan merupakan sesuatu yang mutlak, kadang pada beberapa pria tampak sepertibuah pirdan beberapa wanita tampak seperti buah apel, terutama setelah masamenopause.Seseorang yang lemaknya banyak tertimbun di perut mungkin akan lebih mudah mengalami berbagai masalah kesehatan yang berhubungan dengan obesitas. Mereka memiliki risiko yang lebih tinggi. Gambaran buah pir lebih baik dibandingkan dengan gambaran buah apel.Untuk membedakan kedua gambaran tersebut, telah ditemukan suatu cara untuk menentukan apakah seseorang berbentuk seperti buah apel atau seperti buah pir, yaitu dengan menghitung rasio pinggang dengan pinggul. Pinggang diukur pada titik yang tersempit, sedangkan pinggul diukur pada titik yang terlebar; lalu ukuran pinggang dibagi dengan ukuran pinggul. Seorang wanita dengan ukuran pinggang 87,5 cm dan ukuran pinggul 115 cm, memiliki rasio pinggang-pinggul sebesar 0,76. Wanita dengan rasio pinggang:pinggul lebih dari 0,8 atau pria dengan rasio pinggang : pinggul lebih dari 1, dikatakan berbentuk apel.</p> <p>B. Klasifikasi ObesitasKlasifikasi berat badan rendah, normal, berat badan lebih berdasarkan indeks masa tubuh.Indeks Massa Tubuh (BMI)Kg/m2</p> <p>Berat Badan Rendah100% (Obesitas berat ditemukan sebanyak 5% dari antara orang-orang yang gemuk). Faktor-faktor penyebab Obesitas:</p> <p> Faktor Genetik Faktor Lingkungan Faktor Psikis Faktor Kesehatan Faktor Obat-obatan Faktor Perkembangan Aktivitas Fisik Faktor Teknologi Pengobatan Obesitas Pembatasan asupan kalori dan peningkatan aktivitas fisik merupakan komponen yang paling penting dalam pengaturan berat badan Menjalani kebiasaan makan yang sehat. Menaksir lemak tubuh penderita dan risiko kesehatannya dengan cara menghitungBMI (Body Mass Index) Pengobatan secara medis sesuai dengan anjuran dokter</p> <p>DAFTAR PUSTAKA</p> <p> Doenges, Marilyn. 2000. Rencana Asuhan Keperawatan. Jakarta: EGC http://www.rimanews.com/read/20121030/80012/waspadai-resiko-penyakit-ginjal-pada-remaja-obesitas http://gregoire.mypharma.be/fr/Default/Surpoids%20et%20ob%C3%A9sit%C3%A9-6433.aspx http://id.wikipedia.org/wiki/Obesitas http://kesehatan.kompasiana.com/medis/2012/04/01/obesitas-sumber-munculnya-berbagai-penyakit-446596.html http://lintaszonabaca.blogspot.com/2011/06/penyebab-obesitas-adalah-teknologi.html http://obesitasazira.blogspot.com/ http://echyners.wordpress.com/2013/06/22/makalah-obesitas/</p>