MAKALAH TEORI Konsep Probabilitas

  • Published on
    18-Jan-2016

  • View
    486

  • Download
    96

Embed Size (px)

DESCRIPTION

nothing

Transcript

<p>MAKALAH TEORI PENGAMBILAN KEPUTUSANKonsep ProbabilitasTugas Individu </p> <p>Mata Kuliah Teori Pengambilan Keputusan</p> <p>Dosen: Hardiantoro Rio, ST, MT</p> <p>Di susun oleh :Ari Mustafa</p> <p>/</p> <p>2011080226PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI</p> <p>FAKULTAS TEKNIK</p> <p>UNIVERSITAS PAMULANG </p> <p>TANGERANG SELATAN</p> <p>2014KATA PENGANTAR</p> <p>Puji syukur kehadirat Allah swt. Shalawat serta salam semoga tetap dilimpahkan kepada Nabi Muhammad saw. Kepada keluarga, beserta para sahabatnya, dan umatnya yang setia berpegang teguh kepada ajaran yang telah disampaikan oleh Beliau.</p> <p>Alhamdulillah penyusun dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik walaupun dalam penyusunan makalah ini penyusun menghadapi berbagai kendala, baik itu yang bersifat internal maupun yang bersifat eksternal.</p> <p>Makalah yang berjudul Konsep Probabilitas ini disusun dengan menggunakan kata-kata yang bersifat komunikatif agar pembaca dapat dengan mudah memahami isi makalah ini dan tidak terjadi disconception dan misscomunication.</p> <p>Tujuan penyusunan makalah ini adalah sebagai sarana nilai tambah pengetahuan bagi pembaca khususnya, yang nantinya akan menjadi seorang pendidik (guru).</p> <p>Semoga dengan disusunnya makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan umumnya bagi para pembaca. Penulis menyadari bahwa makalah ini jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, penulis meminta kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan makalah ini. DAFTAR ISI</p> <p>KATA PENGANTARii</p> <p>DAFTAR ISIiiiBAB I1PENDAHULUAN</p> <p>1.1 1Latar belakang</p> <p>1.2 2Perumusan Masalah</p> <p>1.3 2Tujuan Penulisan</p> <p>BAB II 3PEMBAHASAN</p> <p>2.1 3Pengertian Probabilitas</p> <p>2.2 4Jenis- Jenis Pendekatan probabilitas</p> <p>2.3 5Beberapa Aturan Dasar Probabilitas</p> <p>2.4 8Manfaat Probabilitas Dalam Penelitian</p> <p>2.5 9Menghitung Probabilitas atau Peluang Suatu Kejadian</p> <p>2.6 11Harapan Matematis</p> <p>BAB III 12PENUTUP</p> <p>3.1 12Kesimpulan</p> <p>123.2 Saran</p> <p>DAFTAR PUSTAKA13</p> <p>BAB I</p> <p>PENDAHULUAN</p> <p>1.1 Latar belakang</p> <p>Dalam kehidupan sehari-hari kita sering dihadapkan dengan beberapa pilihan yang harus kita tentukan memilih yang mana. Biasanya kita dihadapkan dengan kemungkinan-kemungkinan suatu kejadian yang mungkin terjadi dan kita harus pintar-pintar mengambil sikap jika menemukan keadaan seperti ini, misalkan saja pada saat kita ingin bepergian, kita melihat langit terlihat mendung. Dalam keadaaan ini kita dihadapkan antara 2 permasalahan, yaitu kemungkinan terjadinya hujan serta kemungkinan langit hanya mendung saja dan tidak akan turunnya hujan. Statistic yang membantu permasalahan dalam hal ini adalah probabilitas. </p> <p>Probabilitas didifinisikan sebagai peluang atau kemungkinan suatu kejadian, suatu ukuran tentang kemungkinan atau derajat ketidakpastian suatu peristiwa (event) yang akan terjadi di masa mendatang. Rentangan probabilitas antara 0 sampai dengan 1. Jika kita mengatakan probabilitas sebuah peristiwa adalah 0, maka peristiwa tersebut tidak mungkin terjadi. Dan jika kita mengatakan bahwa probabilitas sebuah peristiwa adalah 1 maka peristiwa tersebut pasti terjadi. Serta jumlah antara peluang suatu kejadian yang mungkin terjadi dan peluang suatu kejadian yang mungkin tidak terjadi adalah satu, jika kejadian tersebut hanya memiliki 2 kemungkinan kejadian yang mungkin akan terjadi.</p> <p>Probabilitas adalah kemungkinan yang dapat terjadi dalam suatu peristiwa. Dalam kehidupan sehari-hari sulit untuk mengetahui dengan pasti apa yang akan terjadi pada waktu yang akan datang, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Sebuah contoh sederhana adalah jika sebuah koin dilempar, maka akan sulit untuk memastikan bahwa muka gambar atau muka angka yang berada di atas. Jika terkait dengan suatu perusahaan, maka akan sulit untuk memprediksikan apakah tahun depan akan mengalami keuntungan atau kerugian. Jika terkait dengan suatu ujian, juga akan sulit untuk memastikan apakah lulus atau gagal dan lain sebagainya. Semua peristiwa tersebut berada dalam ketidakpastian atau Uncertainty. Dengan demikian, probabilitas atau peluang merupakan derajat kepastian untuk terjadinya suatu peristiwa yang diukur dengan angka pecahan antara nol sampai dengan satu, dimana peristiwa tersebut terjadi secara acak atau random. 1.2 Perumusan Masalah</p> <p>Dari uraian latar belakang maka perumusan masalah adalah sebagai berikut:</p> <p>1. Apa yang dimaksud probabilitas?2. Manfaat apa saja yang didapat dari probabilitas?</p> <p>3. Mengapa probabilitas sangat berhubungan dengan teori keputusan?1.3 Tujuan Penulisan</p> <p>Dari uraian latar belakang dan perumusan masalah, maka tujuan penelitian sebagai berikut:</p> <p>1. Mengetahui apa itu probabilitas </p> <p>2. Mengetahui manfaat dari probabilitas3. Untuk mengetahui hubungan antara teori keputusan dengan probabilitasBAB II</p> <p>PEMBAHASAN</p> <p>2.1 Pengertian Probabilitas</p> <p>Probabilitas adalah kemungkinan yang dapat terjadi dalam suatu peristiwa. Dalam kehidupan sehari-hari sulit untuk mengetahui dengan pasti apa yang akan terjadi pada waktu yang akan datang, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Sebuah contoh sederhana adalah jika sebuah koin dilempar, maka akan sulit untuk memastikan bahwa muka gambar atau muka angka yang berada di atas. Jika terkait dengan suatu perusahaan, maka akan sulit untuk memprediksikan apakah tahun depan akan mengalami keuntungan atau kerugian. Jika terkait dengan suatu ujian, juga akan sulit untuk memastikan apakah lulus atau gagal dan lain sebagainya. Semua peristiwa tersebut berada dalam ketidakpastian atau Uncertainty. Dengan demikian, probabilitas atau peluang merupakan derajat kepastian untuk terjadinya suatu peristiwa yang diukur dengan angka pecahan antara nol sampai dengan satu, dimana peristiwa tersebut terjadi secara acak atau random. Dengan konsep probabilitas tersebut, maka akan dapat diusahakan untuk menarik kesimpulan tentang karakteristik dari populasi dengan menggunakan data sampel. Proses penarikan kesimpulan populasi atas dasar data sampel sering disebut dengan induktif.Dengan menggunakan konsep probalilitas, maka dapat diusahakan untuk menjawab peristiwa-peristiwa yang belum dapat dipastikan. Misalnya terkait dengan teori permintaan, jika harga suatu barang dinaikkan sebesar Rp. 500,- maka permintaan terhadap barang tersebut dapat turun sebesar 20 unit, atau 25 unit, atau 30 unit dan lainnya. Jika sebuah dadu dilempar satu kali, maka muka yang tampak dapat mata 1, mata 2, mata 3, mata 4, mata 5 atau mata 6. Untuk menjawab peristiwa tersebut hanya dapat dilakukan dengan derajat kepastian, yaitu mulai sebesar nol sampai dengan satu (0 </p>