Makna sila sila pancasila

  • Published on
    13-Jan-2015

  • View
    714

  • Download
    1

DESCRIPTION

 

Transcript

  • 1. MAKNA SILA-SILA PANCASILA

2. Sila Ketuhanan Yang MahaSila Ketuhanan Yang Maha EsaEsa Terkandung nilai bahwa negara yangTerkandung nilai bahwa negara yang didirikan adalah sebagaididirikan adalah sebagai pengejawantahan tujuan manusiapengejawantahan tujuan manusia sebagai makhluk Tuhan yang Mahasebagai makhluk Tuhan yang Maha EsaEsa segala yang berkaitan dengansegala yang berkaitan dengan penyelenggaraan negara harus dijiwaipenyelenggaraan negara harus dijiwai oleh nilai-nilai Ketuhanan Yang Mahaoleh nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha EsaEsa 3. Sila Kemanusiaan yang adil danSila Kemanusiaan yang adil dan beradabberadab Nilai kemanusiaan bersumber padaNilai kemanusiaan bersumber pada dasar filosofis antropologis bahwadasar filosofis antropologis bahwa hakekat manusia adalah susunanhakekat manusia adalah susunan kodrat rokhani (jiwa) dan raga, sifatkodrat rokhani (jiwa) dan raga, sifat kodrat individu dan makhluk sosial,kodrat individu dan makhluk sosial, kedudukan kodrat makhluk pribadikedudukan kodrat makhluk pribadi berdiri sendiri dan sebagai makhlukberdiri sendiri dan sebagai makhluk Tuhan Yang Maha EsaTuhan Yang Maha Esa 4. Sila kemanusiaanSila kemanusiaan terkandung nilai-nilaiterkandung nilai-nilai bahwa negara harus menjunjung tinggibahwa negara harus menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia sebagaiharkat dan martabat manusia sebagai makhluk yang beradab.makhluk yang beradab. Kehidupan kenegaraanKehidupan kenegaraan harusharus mewujudkan tercapainya tujuan harkatmewujudkan tercapainya tujuan harkat dan martabat manusia yang tinggidan martabat manusia yang tinggi terutama hak-hak kodrat manusia sebagaiterutama hak-hak kodrat manusia sebagai dasar (hak asasi) harus dijamin dalamdasar (hak asasi) harus dijamin dalam peraturan perundang-undangan negara.peraturan perundang-undangan negara. 5. Nilai kemanusiaan yang beradabNilai kemanusiaan yang beradab perwujudan nilai kemanusiaan sebagaiperwujudan nilai kemanusiaan sebagai makhluk yang berbudaya bermoral danmakhluk yang berbudaya bermoral dan beragamaberagama Kehidupan kemanusiaan harus dilandasiKehidupan kemanusiaan harus dilandasi oleh moral kemanusiaanoleh moral kemanusiaan kehidupankehidupan pemerintahan negara, politik, ekonomi,pemerintahan negara, politik, ekonomi, hukum, sosial, budaya, pertahanan danhukum, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan serta dalam kehidupankeamanan serta dalam kehidupan keagamaan.keagamaan. 6. Kehidupan bersama harus dijiwai olehKehidupan bersama harus dijiwai oleh moral kemanusiaan untuk salingmoral kemanusiaan untuk saling menghargai meskipun terdapat perbedaanmenghargai meskipun terdapat perbedaan merupakan suatu bawaan kodratmerupakan suatu bawaan kodrat manusia untuk saling menjagamanusia untuk saling menjaga keharmonisan dalam kehidupan bersamakeharmonisan dalam kehidupan bersama Nilai kemanusiaan yang adil mengandungNilai kemanusiaan yang adil mengandung maknamakna hakikat manusia sebagaihakikat manusia sebagai makhluk yang berbudaya dan beradabmakhluk yang berbudaya dan beradab harus berkodrat adilharus berkodrat adil 7. Hakikat manusia harus adil dalamHakikat manusia harus adil dalam hubungan dengan diri sendiri, manusia lain,hubungan dengan diri sendiri, manusia lain, masyarakat dan negara, lingkungannyamasyarakat dan negara, lingkungannya serta Tuhan yang Maha Esa.serta Tuhan yang Maha Esa. Nilai yang terkandung dalam kemanusiaanNilai yang terkandung dalam kemanusiaan yang adil dan beradabyang adil dan beradab menjunjung tinggimenjunjung tinggi harkat dan martabat manusia sebagaiharkat dan martabat manusia sebagai makhluk Tuhan yang Maha Esa,makhluk Tuhan yang Maha Esa, menjunjung tinggi hak asasi manusia,menjunjung tinggi hak asasi manusia, menghargai kesamaan hak dan derajatmenghargai kesamaan hak dan derajat tanpa membedakan suku, ras, keturunan,tanpa membedakan suku, ras, keturunan, status sosial maupun agama.status sosial maupun agama. 8. Sila Persatuan IndonesiaSila Persatuan Indonesia Terkandung nilaiTerkandung nilai negara sebagainegara sebagai penjelmaan sifat kodrat manusiapenjelmaan sifat kodrat manusia monodualis, yaitu sebagai makhluk individumonodualis, yaitu sebagai makhluk individu dan makhluk sosial.dan makhluk sosial. Negara merupakan persekutuan hidupNegara merupakan persekutuan hidup bersama di antara elemen-elemen yangbersama di antara elemen-elemen yang membentuk negara yang berupa suku, ras,membentuk negara yang berupa suku, ras, kelompok, golongan maupun kelompokkelompok, golongan maupun kelompok agama.agama. 9. Perbedaan merupakan bawaan kodratPerbedaan merupakan bawaan kodrat manusia dan juga merupakan ciri khasmanusia dan juga merupakan ciri khas elemen-elemen yang membentuk negara.elemen-elemen yang membentuk negara. Konsekuensinya negara adalah beranekaKonsekuensinya negara adalah beraneka ragam tetapi satu, mengikatkan diri dalamragam tetapi satu, mengikatkan diri dalam suatu persatuan yang dilukiskan dalamsuatu persatuan yang dilukiskan dalam suatu selokasuatu seloka Bhinneka Tunggal Ika. Negara mengatasi segala paham golongan, etnis, suku, ras, individu maupun golongan agama. Mengatasi memberikan wahana atas tercapainya harkat dan martabat seluruh warganya. 10. Tujuan negara dirumuskan untukTujuan negara dirumuskan untuk melindungi segenap warganya danmelindungi segenap warganya dan seluruh tumpah darahnya, memajukanseluruh tumpah darahnya, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskankesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan warganya serta dalamkehidupan warganya serta dalam pergaulan dengan bangsa-bangsa lain dipergaulan dengan bangsa-bangsa lain di dunia untuk mewujudkan suatu ketertibandunia untuk mewujudkan suatu ketertiban dunia yang berdasarkan perdamaiandunia yang berdasarkan perdamaian abadi dan keadilan sosial.abadi dan keadilan sosial. 11. Sila persatuan Indonesia mengandungSila persatuan Indonesia mengandung nilai bahwa nasionalisme Indonesianilai bahwa nasionalisme Indonesia adalah nasionalisme religiusadalah nasionalisme religius nilai-nilai- nilai nasionalisme harus tercerminnilai nasionalisme harus tercermin dalam segala aspek penyelenggaraandalam segala aspek penyelenggaraan negara.negara. 12. Sila Kerakyatan yang dipimpin olehSila Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalamhikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilanpermusyawaratan/perwakilan Nilai filosofisnyaNilai filosofisnya bahwa hakikat negarabahwa hakikat negara adalah sebagai penjelmaan sifat kodratadalah sebagai penjelmaan sifat kodrat manusia sebagai makhluk individu danmanusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial.makhluk sosial. Hakikat rakyatHakikat rakyat merupakan sekelompokmerupakan sekelompok manusia sebagai makhluk Tuhan yangmanusia sebagai makhluk Tuhan yang bersatu dan bertujuan mewujudkan harkatbersatu dan bertujuan mewujudkan harkat dan martabat manusia dalam suatu wilayahdan martabat manusia dalam suatu wilayah negara.negara. 13. Rakyat merupakan subjek pendukungRakyat merupakan subjek pendukung pokok negara.pokok negara. Negara adalah dari rakyat, oleh rakyatNegara adalah dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Oleh karena itu rakyatdan untuk rakyat. Oleh karena itu rakyat merupakan asal mula kekuasaanmerupakan asal mula kekuasaan negaranegarasila kerakyatan terkandung nilaisila kerakyatan terkandung nilai demokrasi yang secara mutlak harusdemokrasi yang secara mutlak harus dilaksanakan dalam kehidupandilaksanakan dalam kehidupan bernegara.bernegara. 14. Nilai-nilai demokrasi yang terkandung dalam sila keempat 1. Adanya kebebasan yang harus disertai tanggungjawab, baik terhadap masyarakat bangsa maupun secara moral terhadap Tuhan Yang Maha Esa; 2. Menjunjung tinggi harkat dan martabat kemanusiaan; 3. Menjamin dan memperkokoh persatuan dan kesatuan dalam hidup bersama; 15. 4. Mengakui atas perbedaan individu, kelompok, ras, suku, agama, dikarenakan perbedaan merupakan bawaan kodrat manusia; 5. Mengakui adanya persamaan hak yang melekat pada setiap individu; 6. Mengarahkan perbedaan dalam suatu kerjasama kemanusiaan yang beradab; 7. Menjunjung tinggi asas musyawarah sebagai moral kemanusiaan yang beradab; 8. Mewujudkan dan mendasarkan suatu keadilan dalam kehidupan sosial agar tercapai tujuan bersama 16. Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia Terkandung nilai-nilai yang merupakan tujuan negara sebagai tujuan hidup bersama terkandung nilai keadilan yang harus terwujud dalam kehidupan bersama Keadilan didasari dan dijiwai oleh hakikat keadilan kemanusiaan yaitu keadilan dalam hubungan manusia dengan dirinya sendiri, dengan manusia lain, dengan masyarakat, bangsa dan negara serta hubungannya dengan Tuhan. 17. Nilai-nilai keadilan harus terwujud dalam hidup bersama, yang meliputi: 1. Keadilan distributif suatu hubungan keadilan antara negara dengan warganya dalam arti pihak negaralah yang wajib memenuhi keadilan dalam bentuk keadilan membagi, dalam bentuk kesejahteraan, bantuan, subsidi serta kesempatan dalam hidup bersama yang didasarkan asas hak dan kewajiban 18. 2. Keadilan legal suatu hubungan keadilan antara warga negara dengan negara dimana pihak warga negara wajib memenuhi keadilan dalam bentuk mentaati peraturan perundang- undangan yang berlaku dalam negara; 3. Keadilan komutatif suatu hubungan keadilan antara warga satu dengan lainnya secara timbal balik.