Meeting Tanggal

  • Published on
    16-Dec-2015

  • View
    215

  • Download
    1

Embed Size (px)

DESCRIPTION

jg

Transcript

<p>Laporan Rapat Koordinasi Struktur WWTPEPCI IPAL SISTEM ECF @PT EKABOGA INTI PROJECT</p> <p>WORK : SITE ERECTION &amp; INSTALATION CIRACAS PLANTJL. Raya Poncol No.2 Ciracas, Jakarta 13740 Indonesia </p> <p>Meeting Koordinasi Tanggal 20 Maret 2015Lokasi Baseman EBI3Dihadiri:Pak Hadi (Remata ) Ibu Rani (Hokben)Pak Widodo Pak Tohir (Hokben)Pak Martin (Hokben) Pak Hendro (A1 Engineering)Pak Firman (A1 Engineering) Suranto (A1 Engineering)</p> <p>Topik Pembahasan 1. Persiapan pretest ( Gedung F1)2. Struktur WWTP Izin Mendirikan Bangunan ( IMB) berguna untuk pendaftaran izin IPAL Besi yang disarankan defomed bar D 16 Dalam menghitung analisis struktur , struktur beton dan besi tidak bisa disatukan Disarankan menggunakan Raft foundation Tidak ada Kolom ( Semua dinding diasumsikan sebagai kolom) hal ini menyebabkan ketebalan dinding akan sangat tebal sekitar 75 cm. Dibuatkan data pembebanan WF 250 X 125 dikatakan oleh Pak Hadi tidak kuat untuk menahan beban struktur WWTP.</p> <p>Rapat Koordinasi Tanggal 10 April 2015Dihadiri:Pak Hadi (Remata ) Ibu Rani (Hokben)Pak Widodo Pak Tohir (Hokben)Pak Martin (Hokben) Pak Rainer (Hokben)Pak Firman (A1 Engineering) Pak Hendro (A1 Engineering)Suranto (A1 Engineering)Topik Pembahasan Analisa Struktur WWTP Yang harus diperhatikan dalam perhitungan struktur1. Grafity Load2. Beban Gempa3. Wind LoadDimana semua harus sesuai dengan Standar Nasional Indonesia ( SNI ) 2007 / 2012 Sigma tanah 0,5 ??? Apakah benar ? ( Perlu data sondir tanah) Disarankan menggunakan Raft foundation Pembebanan dan perhitungan beban kontruksi merifer ke standar sipil SNI 2007 Data untuk pembebanan hari selasa 20 April 2015 H - Beam 250 X 125 ( tidak kuat) Menurut pak hadi, namun di pemodelan yang dilakukan oleh pihak Asia Satu Engineering tidak ada masalah dengan dengan H-Beam 250 X 125 Pihak Asia Satu Engineering diminta untuk membuat report versi Sipil dimana sebelumnya menggunakan software Proengineer. Software yang disarankan Etabs </p> <p>Rapat Koordinasi Tanggal 20 April 2015Dihadiri:Ibu Selly (Remata ) Pak Rainer (Hokben)Pak Firman (A1 Engineering)Suranto (A1 Engineering)Topik Pembahasan Analisa Struktur WWTP Pihak Asia Satu sudah setuju pondasi menggunakan Raft foundation Tidak ada keputusan apapun dalam meeting ini karena tidak adanya bapak Hadi. </p> <p>Rapat Koordinasi Tanggal 28 April 2015Kantor RemataDihadiri:Pak Hadi (Remata ) Pak Joko (A1 Engineering)Bu Selly (Remata) Pak Firman (A1 Engineering)Suranto (A1 Engineering)</p> <p>Topik Pembahasan Analisa Struktur WWTP Pihak Asia Satu sudah setuju pondasi menggunakan Raft foundation Tebal dinding ground tank 250 mm menggunakan wiremesh diameter 13 besi ulir Tebal lantai ground tank 300 mm menggunakan wiremesh diameter 13 besi ulir( Perlu dihitung kembali ) Tebal lantai 1, 200 mm menggunakan wiremesh diameter 13 besi ulir </p> <p>Rapat Koordinasi Tanggal 5 Mei 2015Dihadiri:Pak Rainer (Hokben) Ibu Rani (Hokben)Pak Asrul (Hokben) Pak Hendro (A1 Engineering)Pak Martin (Hokben) Suranto (A1 Engineering)Pak Firman (A1 Engineering)Pak Joko (A1 Engineering)Topik Pembahasan Analisa Struktur WWTPKali ini dibuka dengan persentasi pemodelan yang dilakukan oleh pihak Asia Satu Engineering yang diwakili oleh Pak Joko.Point yang didapat dalam meeting kali ini Mengingat waktu yang terus berjalan dan schedule yang semakin menyempit dan tidak adanya kejelasan selama beberapa kali melakukan konsultasi dengan pihak Pak Hadi (Remata) mengenai design kontruksi WWTP, Pihak Asia Satu Engineering menyerahkan pernyataan hitam diatas putih bahwa Pihak Asia Satu Engineering menggaransi struktur WWTP yang akan dibangun di factory Hokben dimana hal tersebut disarankan oleh pihak hokben. Tebal dinding 250 mm menggunakan besi rakit / anyam diameter 13 Ulir (dikarenakan tidak ada wire mesh diameter 13) Tebal Lantai 1 200 mm menggunakan besi rakit / anyam diameter 13 Ulir (dikarenakan tidak ada wire mesh diameter 13) Tebal lantai groun tank ( Raft Foundation ) 40 cm sesuai perhitungan terakhir yang dilakukan oleh Asia Satu Engineering) di mana sebelumnya 300 mm namun oleh pak Hadi disarankan menghitung ulang apakah mampu menahan moment 80 ton/m2, dan setelah dilakukan penghitungan ulang didapat ketebalan 400 mm. Menggunakan besi rakit / anyam diameter 13 Ulir (dikarenakan tidak ada wire mesh diameter 13) Buat laporan satu bundle meliputi 1. Minutes Meeting2. Data Perhitungan 3. Gambar Terakhir Revisi perhitungan secara sederhana untuk pak Hadi ( Sudah dilakukan) Pak Rainer akan membantu untuk approval gambar Revisi gambar Surface finishing / Hot dip galvanize untuk segera ditindak lanjuti.</p> <p>Photo Dokumentasi Meeting KoordinasiBersama Tim Hokben , Asia Satu Engineering dan Pak Hadi</p> <p>Tanggal 20 Maret 2015 Tanggal 20 Maret 2015</p> <p>Tanggal 20 Maret 2015 Tanggal 20 Maret 2015</p> <p> Tanggal 10 April 2015 Tanggal 10 April 2015</p> <p>Tanggal 20 April 2015 Tanggal 20 April 2015</p> <p>Tanggal 28 April 2015 Tanggal 28 April 2015</p> <p>Tanggal 5 Mei 2015 Tanggal 5 Mei 2015</p> <p>Tanggal 28 April 2015 Tanggal 5 April 2015</p>