Menggambar teknik

  • Published on
    20-Jul-2015

  • View
    313

  • Download
    5

Embed Size (px)

Transcript

<ul><li><p>Menggambar teknik 1 1</p><p>BERDASARKAN KURIKULUM SUPMTAHUN 2012</p><p>BAHAN AJAR SEMESTER 1MENGGAMBAR TEKNIK</p><p>DISUSUN OLEH :</p><p>GRESYE A HETHARIA,ST</p><p>KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANANBADAN PENGEMBANGAN SDM KELAUTAN DAN PERIKANAN</p><p>PUSAT PENDIDIKAN KELAUTAN DAN PERIKANANSEKOLAH USAHA PERIKANAN MENENGAH (SUPM) NEGERI SORONG</p><p>2 0 1 4</p></li><li><p>Menggambar teknik 1 2</p><p>Kegiatan Belajar 1</p><p>Mengenal Peralatan Menggambar Teknik</p><p>Untuk menggambar teknik/mesin diperlukan peralatan gambar yang lengkapberdasarkan aturan menggambar teknik. Alat gambar yang diperlukan dalam bidangteknik mesin, antara lain :</p><p>A. Meja gambar (Drawing Board)Meja gambar harus mempunyai permukaan yang rata dengan tepian lurus.Terbuat dari papan kayu yang terbaik, seperti kayu pohon cemara, pohonplywood. Papan ini dibuat untuk memasang kertas gambar dengan ukurandisesuaikan ukuran kertas gambar terbesar, misalnya :</p><p>- Ao mempunyai ukuran 1200 x 900 mm- A1 mempunyai ukuran 600 x 450 mm</p><p>Dengan ketebalan papan sekitar 25 s/d 50 mm.Meja gambar ini pada umumnya di alasi dengan kertas atau plastic yang lunak,hal ini dilakukan agar supaya meja gambar tidak rusak karena terkena goresandari jangka. Meja gambar ini dubuat sedemikian rupa sehingga pada saatgambar meja gambar ini bias di setel miring sesuai dengan yang dikehendari.</p></li><li><p>Menggambar teknik 1 3</p><p>B. Mistar GambarMistar ini pada umumnya dibuat dari kayu, mika dan plastic. Berfungsi untukmembuat garis.1. Papan mistar ( T-swquare)</p><p>Mistar ini terbuat dari kayu ditarik sepanjang meja gambar disebut jugadengan blade, pada sebelah kiri ujungnya disambung papan kecil dibuatmenyudut tegak lurus terhadap blade disebut head. Hal ini dibuat untukmencegah tergadinya goresan yang disebabkan garis tegak lurus antarablade dan head.</p><p>Papan Mistar.</p></li><li><p>Menggambar teknik 1 4</p></li><li><p>Menggambar teknik 1 5</p><p>2. SegitigaUmumnya alat tarik segitiga ini berpasangan berupa :</p><p>a. membentuk sudut 45- 45b. membentuk sudut 30 - 60</p><p>Sebelum menggunanakan alat gambar ini terlebih dahulu kita harusmemeriksa jangan sampai ada yang rusak yang tidak dapat dipakai. Bila alatini kotor maka harus dibersihkan terlebih dahulu dengan kain lap yang halusagar tidak mengotori kertas gambar.</p><p>Sama kaki Siku-siku</p></li><li><p>Menggambar teknik 1 6</p><p>C. JangkaAlat gambar ini sangat penting. Kelengkapan alat ini disebut kotak jangka, berisi :</p><p>- Jangka besar yang ujung-ujungnya dapat di tukar-tukar.- Alat penyambung untuk membuat lingkaran besar.- jangka orlean atau jangka pegas.- Pena penggaris.</p></li><li><p>Menggambar teknik 1 7</p><p>Ada 4 macam jangka yang digunakan untuk menggambar mesin, antara lain :a. jangka besar dengan ukuran renggang 100 s/d 200 mmb. jangka menengah dengan ukuran renggang 20 s/d 100 mmc. jangka kecil mempunyai ukuran renggang 5 30 mmd. jangka O ring digunakan untuk pembulatan lingkaran jari-jari kecil.</p><p>Jangka</p><p>Kotak jangka</p></li><li><p>Menggambar teknik 1 8</p><p>D. PotlotAlat ini disebut juga dengan pensil. Pembagian standar kekerasan pensil, antaralain :</p><p>Keras Sedang Lunak4H5H6H7H8H9H</p><p>3H2HHF</p><p>HBB</p><p>2B3B4B5B6B7B</p><p>Berbagai macam cara untuk membentuk pensil, a.l:1. Cara meruncingkan pensil.2. Posisi ujung runcing pensil.3. pensil Mekanik</p></li><li><p>Menggambar teknik 1 9</p></li><li><p>Menggambar teknik 1 10</p><p>E. Penghapus atau pembersih.Penghapus terbuat dari karet. Digunakan untuk menghapus, menghilangkan garispada gambar akibat goresan pensil. Ada 3 jenis penghapus:1. Penghapus karet. Digunakan untuk menghilangkan goresan garis dari pensil</p><p>atau tinta pada gambar.2. Penghapus karet balok. Digunakan untuk menghilangkan dan membersihkan</p><p>bodang gambar yang kotor.3. Mesin penghapus secara elektrik. Digunakan untuk menghilangkan kesalahan</p><p>garis dan mengulang kembali untuk garis gambar.</p></li><li><p>Menggambar teknik 1 11</p><p>F. Kertas GambarAda beberapa kertas gambar yang sering dipakai adalah ketas putih. Kertas kalkirdn lain-lain. Untuk kertas putih buasanya digunakan pensil sebagai bahan untukmenggambar. Sedangkan untuk kertas kalkir digunakan pena gambit untukmenggambar. Dimana kertas kalkir mengkilat dimana mutu kertas harus tahanlama terhadap lembab. Adapun ukuran dari kertas gambit, a. l:</p><p>UkuranPotongan lembarankertas bersih dalam</p><p>mm</p><p>Ruang gambardalam mm</p><p>A0A1A2A3A4A5A6</p><p>841 x 1189594 x 841420 x 594297 x 420218 x 297148 x 210105 x 148</p><p>831 x 1159584 x 811410 x 564287 x 390</p></li><li><p>Menggambar teknik 1 12</p><p>Kegiatan Belajar 2</p><p>Menggambar Garis, Aksiran, Angka dan Huruf</p><p>Untuk membedakan jenis material dalam gambar, maka potongan dari gambarpandangan digunakan arsir. Dimana bentuk arsir berupa garis tipis miring 45 terhadapgaris sumbu gambar.</p><p>A. Garis.Dalam peraturan gambar mesin, ditentukan oleh gabungan bentuk dan tebalgaris yang terdiri atas :- garis nyata garis kontinu- garis gores ---------------------- garis pendek dengan jarak antara.- Garis bertitik -.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-. garis gores penjang dengan titik antaranya.</p><p>1. menurut jenis tipis tebalnya garis, ada 3 macam ,a. l:a. garis tebalb. garis tipisc. garis sedang</p><p>2. Pengelompokan ketebalan garis.Ketebalan garis dikelompokan atas dasar deretan pertandingan tebal</p><p>garis dalam gambar.Perbandingan tebal garis.a. a</p><p>b. a/2</p><p>c. a/2</p><p>d. - - - - - - - - - - - a/ 2</p><p>e. -.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-. a/2</p><p>f. . . . . a dan a/2</p><p>g. . . . . a</p><p>Jenis garis menurut tebalnya ada dua macam, yaitu garis tebal dan garis tipis.Kedua jenis tebal garis tersebut mempunyai perbandingan 1 : 0,5. Tebal garis dipilihsesuai dengan besar kecilnya gambar, dan dipilih dari deretan tebal berikut :</p><p>,18, 0,25, 0,35, 0,5, 0,7, 01, 1,4, dan 2 mm</p></li><li><p>Menggambar teknik 1 13</p><p>Karena kesukaran-kesukaran yang ada pada cara reproduksi tertentu, tebal 0,18mm sebaiknya jangan dipakai. Pada umumnya tebal gais tebal adalah 0,5 dan 0,7mm.</p><p>Jarak minimum antara garis sejajar termasuk garis arsir, tidak boleh kurangdari tiga kali tebal garis yang paling tebal (gambar 1). dianjurkan agar ruang antaragaris tidak kurang dari 0,7 mm.</p><p>Gambar 1Ket :a. Tebal garisb. Jarak antara garis ( Dianjurkan nilai minimum = 3a)c. Ruang antar garis</p><p>Dalam menggambar mesin dipergunakan bebrapa jenis garis, dalam bentukdan tebal sesuai dengan penggunaannya, seperti pada gambar 1</p><p>Jenis-jenis garis dan penggunaannya(ISO. R 128)</p><p>Jenis garis keterangan penggunaanA Tebal kontinu A1. Garis-garis nyata(gambar)</p><p>A2. Garis-garis tepi</p><p>B Tipis kontinnu (lurus ataulengkung)</p><p>B1. Garis perpotongan khayalB2. Garis ukurB3. Garis proyeksiB4. Garis penunjukB5. Garis arsirB6.Garis nyata dari penampang yang</p><p>diputar di tempatB7. Garis sumbu pendek</p><p>CTipus kontinyu bebas C1. Garis batas dari potongan sebagian</p><p>atau bagian yang dipotong, bilabatasnya bukan garis bergorestipis.</p><p>D Tipis kontinyu dengansig- sig</p><p>D1. Sama dengan C1.</p><p>E - - - - - - - - - Garis gores tebal E1. Garis nyata terhalangE2. Garis tepi terhalang</p></li><li><p>Menggambar teknik 1 14</p><p>F - - - - - - - - - Garis gores tipis F1. Garis nyata terhalangF2. Garis tepi terhalang</p><p>G . . Garis bergores tipis G1. Garis sumbuG2. Garis simetriG3. lintasan</p><p>H</p><p>Garis bergores tipis,yangdipertebal pada ujung-ujungnya dan padaperubahan arah</p><p>H1. Garis (bidang) potong</p><p>I . . Garis bergores tebal I1. Penunjukan permukaan yang harusmendapat penanganan khusus.</p><p>J .. .. Garis bergores ganda tipis</p><p>J1. Bagian yang berdampinganJ2. Batas-batas kedudukan benda yang</p><p>bergerakJ3. Garios system (pada baja profil)J4. Bentuk semula sebelum dibentuk</p><p>Bagian benda yang berada di depanbidang potong.</p><p>B. Angka dan Huruf</p><p>1. Bentuk huruf dan angka</p><p>Dalam gambar huruf-huruf, angka-angka dan lambing-lambang dipergunakanuntuk member ukuran-ukuran, catatan, judul dsb, disamping gambar itusendiri.Ciri- ciri yang perlu pada huruf dan angka pada menggambar teknik, ialah :- Jelas- Seragam- Dapat dibuat microfilm atau lain cara reproduksi.</p><p>Oleh karena itu huruf dan angka harus digambar dengan cermat dan jelasagar tidak menimbulkan salah baca dari pembaca gambar yang berbeda beda. Angka-angka baru dapat dibedakan dengan jelas agar tidakmenimbulkan keraguan antara mereka, walaupun terdapat kerusakan ringan.</p></li><li><p>Menggambar teknik 1 15</p><p>2. Perbandingan huruf dan angkaAngka dan huruf perbandingannya ditentukan melalui standard/h yaitu :</p><p>- Tipe standar A = 1/14- Tipe standar B = 1/10</p><p>C. Arsiran</p><p>Arsir dipergunakan untuk membedakan gambar potongan dari gambarpandangan dengan jenis tipis, miring 45 terhadap garis sumbu atau garisgambar. Jarak garis atris disesuaikan dengan besarnya gambar. Tidak bolehterlalu rapat dan harus sama besar untuk mendapatkan gambar yang baik danrapi. Jarak garis harus lebar bila bidang yang di atsir besar, rapat bila bidanggambar kecil.</p></li><li><p>Menggambar teknik 1 16</p><p>Kegiatan Belajar 3</p><p>Menggambar Bukaan Gambar Kerja</p><p>Gambar Bukaan atau disebut juga dengan nama Bentangan Geometri,</p><p>Geometri lanjut Benda Kerucut/Kronis. Gambar Bukaan sering disebut juga dengan</p><p>gambar Bentangan. Gambar tersebut menggambar secara datar atau dalam suatu</p><p>bidang saja suatu permukaan benda yang biasanya mempunyai beberapa bidang.</p><p>Benda geometris kerucut adalah benda-benda yang mempunyai bentuk geometris</p><p>dasar kerucut atau kronis, termasuk pada kelompok ini adalah benda yang</p><p>berbentuk pyramid.</p><p>Langkah penting dalam pembuatan gambar bentangan adalah menentukan</p><p>panjang sebenarnya dari sebuah garis. Bagaimana menentukan panjang garis</p><p>sebenarnya. Dasar pembuatan atau melukis gambar bentangan dengan</p><p>menggunakan metode segitiga adalah dengan melukis segitiga-segitiga yang</p><p>berkaitan menjadi gambar bentangan. Segitiga dapat dilukis bila ada tiga garis yang</p><p>diketahui panjangnya ayau sudutnya.</p><p>Melukis segitiga</p><p>Pada pembuatan gambar bentangan beberapa atau banyak segitiga harus</p><p>dibuat. Pertama, tentukan pada garis mana sambungan akan dimulai, selanjutnya</p><p>X1X2</p><p>A BC</p><p>X1X2</p><p>A B</p></li><li><p>Menggambar teknik 1 17</p><p>akan dibuat segitiga. Segitiga yang telah dibuat, digabung dengan dua garis</p><p>sebelahnya sehingga akan diperoleh segitiga baru. Demikian seterusnya.</p><p>Perlu diingat bahwa, dalam membuat gambar bentangan dengan metode</p><p>segitiga, harus mempunyai kemampuan bekerja secara benar dan sangat teliti.</p><p>Disamping perlu ketelitian dalam menggambat proyeksi, ketelitian dalam membuat</p><p>segitiga yang satu akan menentukan segitiga-segitiga yang berikutnya.</p><p>Pembuatan gambar bentangan dengan metode segitiga dilakukan dengan</p><p>mngandalkan atau membuat bidang atau permukaan benda terdiri dari segitiga-</p><p>segitiga. Metode segitiga yang dipakai lebih tinggi tingkatnya dari pada metode garis</p><p>sejajar dan metode garis radial. Benda yang diselesaikan dengan kedua metode itu</p><p>dapat juga diselesaikan dengan metode segitiga.</p><p>Konstruksi benda yang mempunyai bentuk dasar pyramid dibuat bentangannya</p><p>dengan metode garis radial. Sebuah pyramid ditandai dengan sisi-sisi pojoknya</p><p>akan bertemu pada suatu titik, bila semua titik-titik simetri atau panjangnya sama,</p><p>maka termasuk pyramid tegak, sedangkan bila yang simetri hanya sebagiam sisinya</p><p>termasuk pyramid oblik. Piramid tegak digunakan untuk bila benda yang dibuat</p><p>terdiri dari bagian pyramid dan pipa tegak yang sumbu tengahnya suatu garis,</p><p>sedangkan pyramid oblik digunakan bila sumbu tegaknya tidak satu garis.</p><p>Bila ada bentuk yang menyerupai pyramid, tetapi sisi-sisi pojoknya tidak semua</p><p>menyatu, maka sesungguhnya itu bukanlah pyramid. Bentuk tersebut tidak dapat</p><p>diselesaikan dengan metode garis radial.</p><p>Proyeksi</p><p>Dalam gambar tenik di kenal beberapa bentuk gambar yang biasa di pakaiuntuk mewujudkan benda kerja nyata.1. Gambar dua dimensi, terdiri dari;</p><p>1) Proyeksi Orthogonal. Dipakai untuk wujud bentuk yang sebenarnyadengan melakukan bentangan dari sebuah benda, menarik grs proyeksilurus terhadap bidang proyeksi membuat bidang tegak lurus. Dariproyeksi ini akan ditemukan :</p></li><li><p>Menggambar teknik 1 18</p><p>a. Ukuran sebenarnya dari bagian garis proyeksi pada bidang proyeksi.b. Titik tembus pertemuan antara garis proyeksi pada bidang proyeksi</p><p>yang saling tegak lurus.c. Garis pinggir dari suatu bidang proyeksid. Bentuk sebenarnya dari permukaan sebuah bidang garis.</p><p>Gambar 3. Proyeksi Orthogonal</p><p>2) Potongan / Irisan3) Bukaan / bentengan4) Putaran5) Interaksi</p><p>2. Gambar tiga dimensi (pictorial view) terdiri dari;1) Isometri (benda relatip kecil)2) Proyeksi miring (oblique). Pada proyeksi ini kedudukan benda kerja</p><p>berada pada posisi miring terhadap bidang proyeksi dilihat dari satu titikpandang.</p><p>3) Urutan perakitan (exploded view)4) Prespektif (benda relatip besar)</p><p>3. Proyeksi AksonometriProyeksi ini berawal dari proyeksi berbentuk prespektif dapat dikelaskan sebagaipelukisan gambar. Proyeksi ini dibagi menjadi 3 macam bentuk, a.l:1. Isometri2. Dimetri3. Trimetri</p></li><li><p>Menggambar teknik 1 19</p><p>Gambar 2. Proyeksi Aksonometri</p><p>A. Macam-macam proyeksi</p><p>Peraturan dasar menggambar teknik bila ditinjau dari standarisasi Internasionaldibagi menjadi 2 macam system proyeksi, Yaitu :</p><p>1. Proyeksi Eropa</p><p>Disebut juga proyeksi E atau gambar kwandran I. Ketentuan yang diperlukandalam menggambar proyeksi eropa ini adalah :</p><p>a. tentukan pandangan depan sebagai patokan sehingga mempermudahpandangan lainnya.</p><p>b. Dibuka dari depan, pandangan atas B terbayang terletak di bawah.</p><p>c. Pandangan kiri C benda terletak dibawah proyeksi kanan.</p><p>d. Pandangan kanan D terletak sebelah kiri.</p><p>e. Pandangan bawah E terletak di atas, sedangkan pandangan belakang Fbenda boleh ditempatkan di sebelak kiri maupun kanan.</p><p>Cara bukaan proyeksi Eropa dimulai dari depan kotak kubus, pandangan depanterbayang terletak di belakang benda pada bidang kubus.</p><p>2. Proyeksi Amerika</p><p>Disebut juga proyeksi A atau kuadran III. Ketentuan poyeksi Amerika ini adalah :</p><p>a. Pandangan depan A dipilih sebagai pandangan depan gambar.</p></li><li><p>Menggambar teknik 1 20</p><p>b. Bukaan kotak kubus dari arah belakang, pandangan atas B diletakan atasbidang proyeksi.</p><p>c. Pandangan kiri C benda ditaruh bidang proyeksi sebelkah kiri.</p><p>d. Pandangan kanan D diletakan di sebelah kanan.</p><p>e. Pandangan bawah E benda diletakan di bawah.</p><p>f. Posisi pandangan belakang F boleh terletak di kanan maupun di kiri.</p><p>g.</p><p>B. Penentuan Pandangan Gambar</p><p>Pandangan depan benda kerja perlu dipilih yang tepat, sehingga tidakakan menyulitkan dalam meletakan garis ukur, tanda ukuran dan dapatmemudahkan bagi yang mengerjakan.</p><p>1. ukuran benda kerja sudah tercakup dalam pandangan depan.</p><p>2. Tidak terjadi perpotongan antar garis,: garis ukur, garis Bantu ukur garis gambarmaupun garis proyeksi gambar.</p><p>3. Memperkecil pandangan benda kerja.</p><p>Proyeksi Piktorial</p><p>Untuk menampilkan gambar-gambar tiga dimensi pada sebuah bidang duadimensi, dapat kita lakukan dengan beberapa macam cara proyeksi sesuai denganaturan rnenggarnbar. Ada beberapa macam cara proyeksi, antara lain:1. Proyeksi piktorial dimensi2. Proyeksi piktorial isometri3. Proyeksi piktorial miring4. Perspektif</p><p>Untuk membedakan masing-masing proyeksi tersebut, dapat kita lihat pada Gambar</p></li><li><p>Menggambar teknik 1 21</p><p>Gambar 3. Proyeksi pictorial</p><p>3. Proyeksi Isometris</p><p>a). Ciri Proyeksi IsometrisUntuk mengetahui apakah suatu gambar disajikan dalam bentuk proyeksiisometris, perlu kiranya kita mengetahui terlebih dahulu ciri dan syarat-syaratuntuk membuat gambar dengan proyeksi tersebut. Adapunciri-ciri gambar dengan proyeksi isometris tersebut adalah:</p><p>1) Ciri pada sumbu Su...</p></li></ul>