Menyusui pada berbagai situasi dan kondisi - cepat untuk menemukan tanda kegawatan sangat diperlukan…

  • View
    212

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

  • Dr. Siti Habsyah Masri,M.Ked(Ped), SpA, CIMI

    Pediatrician/ Lactation Doctor/

    Breastfeeding Counsellor

    NEONATAL RESUSCITATION

  • Penyebab Kematian Bayi di

    Indonesia

    2 Indonesia : Mortality profiles, World Health Organization, 2017

  • Penilaian cepat untuk menemukan tanda

    kegawatan sangat diperlukan , karena bila tidak

    teedeteksi maka akan berlanjut pada kegawatan

    yang lain Siti Habsyah Masri 3

  • Penilaian

    Tanda bahaya: – Sianosis sentral

    – Bradikardia

    – Depresi pernafasan

    – Tonus otot buruk

    Tiga hal utama yang dinilai: – Pernafasan

    – Frekuensi jantung

    – Warna kulit

  • Sangat penting untuk mengenali neonatus yang berisiko

    untuk mendeteksi segera adanya kegawatan sehingga

    pertolongan cepat bisa diberikan untuk menghindari

    kerusakan lebih lanjut dan gangguan tumbuh kembang

    5

  • Bayi Normal

    6

  • Bayi Sakit

    7

  • Faktor-faktor Yang Mempengaruhi

    Neonatus:

    Sebelum kehamilan

    – Diabetes maternal

    – Hipertensi kronik

    – Riwayat kematian janin & neonatus

    – Ibu dengan penyakit jantung, ginjal, paru,

    tiroid, anemia atau kelainan neurologi

    – Ibu pengguna obat-obat bius, merokok

    – Usia ibu < 20 atau > 35 tahun

    8

  • Faktor-faktor Yang Mempengaruhi

    Neonatus

     Saat kehamilan

    – Hipertensi

    – Perdarahan trimester

    II/III

    – Infeksi maternal

    – Polihidramnion

    – Oligohidramnion

    – Ketuban pecah dini

    – Post-term

    – Gemelli

    – Obat-obatan pada ibu

    – Berkurangnya gerakan

    janin

    – Tanpa antenatal care

    9

  •  Saat persalinan

    – Operasi kaisar darurat

    – Kelahiran dengan ekstraksi vakum/forsep

    – Letak sungsang / presentasi abnormal

    – Persalinan presipitatus

    – Korioamnionitis

    – Ketuban pecah lama (>18 jam)

    – Partus lama (> 24 jam)

    – Kala 2 lama (> 2 jam)

    – Bradikardi janin

    10

    Faktor-faktor Yang Mempengaruhi

    Neonatus

  • Faktor-faktor Yang Mempengaruhi

    Neonatus:

     Saat persalinan

    – Frekuensi jantung janin yang tidak beraturan

    – Penggunaan anestesi umum

    – Tetani uterus

    – Penggunaan obat narkotik < 4 jam

    – Air ketuban hijau kental + mekonium

    – Prolaps tali pusat

    – Solusio plasenta

    – Plasenta previa

    11

  •  Faktor bayi

    – Berat janin tidak sesuai

    dengan masa kehamilan

    (KMK atau BMK)

    – Prematuritas

    – Kelainan kongenital

    12

    Faktor-faktor Yang Mempengaruhi

    Neonatus

  • Apa yang terjadi pada

    kelahiran?

     Cairan di alveoli diserap

     Relaksasi pembuluh darah paru

     Penghentian aliran duktus arteriosus

  • • BBLR

    • Hipotermi

    • Hipoglikemia

    • Ikterus

    • Masalah Pemberian Minum

    • Asfiksia BBL

    • Gangguan Nafas

    • Kejang

    • Infeksi Neonatal

    • Perdarahan

    KEGAWATAN NEONATUS

  • Cerebral palsy Chronic lung disease ROP

  • Penilaian cepat

    Letakkan bayi pada permukaan yang hangat & cahaya cukup

     PERIKSA TANDA BAHAYA :

    Megap megap (merintih) / tidak bernapas / RR < 20 kali/mnt

    Perdarahan

    Kejang

    Syok ( pucat, dingin, HR > 180 x/mnt

    Penurunan kesadaran

  • BAYI BUGAR 90 % BAYI Sesak /Merintih 9 % BAYI Apnea 1 %

    IMD CPAP VTP

  • IMD

    Siti Habsyah Masri 19

  • Persiapan Kelahiran… Ruangan yang

    optimal untuk bayi dilahirkan – AC jangan di atas

    tempat tidur bayi

    – Suhu jangan terlalu panas 24-26 C

    – Ruangan sejuk

    – Angin tidak kencang

    – Meja resusitasi + pemanas + handuk hangat

    – Alat-alat resusitasi yang memadai

    – Inkubator hangat 20

  • Persiapan Kelahiran…

    Persiapan Alat Resusitasi

    – Kain ke-1: untuk mengeringkan bayi

    – Kain ke-2: untuk menyelimuti bayi

    – Kain ke-3: untuk ganjal bahu bayi

    – Alat pengisap lendir DeLee atau bola karet

    21

    Bola Karet Penghisap lendir DeLee

  • Persiapan Kelahiran…

    Persiapan Alat Resusitasi

    – Balon & Sungkup untuk ventilasi, atau Tabung & Sungkup

    – Kotak Alat Resusitasi isi lengkap

    – Sarung Tangan

    – Jam atau pencatat waktu/timer

    22

  • 2 = Circulation

    1 = Airway- Breathing3 obat dan alat

    Anggota Tim Resusitasi

    JANGAN SENDIRIAN

    .....!!!

  • Siti Habsyah Masri 24

  • 25

     Air ketuban jernih?

     Cukup bulan?

     Bernapas / menangis?

     Tonus otot baik?

    Perawatan rutin

     Memberi

    kehangatan

     Membersihkan jalan

    napas

     Mengeringkan

     Menilai warna kulit

    YA

    Bila salah satu/lebih jawabannya “tidak”  LANGKAH AWAL

    Segera setelah lahir,

    nilai 4 pertanyaan:

    Tatalaksana resusitasi neonatus lama

  • Algoritma Resusitasi Neonatus

    IDAI 2014

  • Algoritma

    Resusitasi

    Neonatus

    untuk

    paramedis

  • Bernapas atau menangis?

    Tonus otot baik?

    Perawatan rutin • Memberi kehangatan • Membersihkan jalan napas • mengeringkan •Nilai warna kulit

    Langkah awal • Berikan kehangatan

    • Posisikan, bersihkan jalan napas *

    • Keringkan ,rangsang, posisikan lagi

    • Beri oksigen (bila perlu)

    Evaluasi pernapasan, Frekuensi jantung, warna kulit,

    tonus otot Perawatan Observasi

    Perkiraan waktu

    3 0

    d et

    ik Lahir

    Bernapas FJ>100

    kemerahan

    Tidak

    Ya

    A

    Bayi BB ≤ 1500 gr,

    lgs dibungkus plastik

    bening tanpa

    dikeringkan kecuali

    wajah, kemudian

    diberi topi. Bayi

    tetap dapat

    distimulasi walaupun

    dibungkus plastik

    NEONATUS.ppt NEONATUS.ppt#34. Slide 34

  • Langkah Awal Bayi Prematur /

    Berat lahir < 1500 gr

    dibungkus plastik Transparan

    Segera setelah lahir :

     Bayi diletakkan di

    bawah radiant

    warmer dan Kepala

    dikeringkan dengan

    handuk hangat

     Kepala ditutup dg

    topi, badan langsung

    dibungkus dengan

    plastik

  • SKOR APGAR

    Penilaian klinis menit 1-5-10 sebagai

    penilaian klasifikasi asfiksia

    Bernilai prognositik

    Menilai keberhasilan tindakan resusitasi

    Tidak digunakan untuk menentukan apakah

    perlu resusitasi atau tidak (memulai

    resusitasi)

  • Skor APGAR Tanda 0 1 2

    Frekuensi jantung 0 < 100 kali/menit > 100 kali/menit

    Usaha napas Tidak ada merintih menangis

    Warna kulit pucat biru kemerahan

    Tonus otot lunglai Fleksi sebagaian Fleksi penuh

    Peka rangsang Tidak ada respon menyeringai menangis

    Asfiksia Ringan

  • Bayi Lahir Tidak Bugar, Berat

    badan di atas 1500 gram

  • …kotak A

    Keringkan, merangsang pernapasan dan

    meletakkan pada posisi yang benar

  • 35

    Bantalan Bahu

  • Kotak A (airway)

    Berikan kehangatan

    Posisikan, bersihkan jalan napas

    Penghisapan mulut dan hidung: Mulut - Hidung

    Lalu HidungMulut dahulu

  • 30 detik kedua.....

  • BANTUAN PERNAPASAN

    SAAT LAHIR

    KONDISI I II

    USAHA NAPAS Merintih Apnea/gasping

    TAKIPNEA + -

    RETRAKSI + -

    BANTUAN NAPAS

    CPAP VTP

    PEEP 7

    max.8

    FiO2 disesuaikan

    Dada mengembang

  • 39

     Pilih sungkup ukuran sesuai

     Pastikan jalan napas bersih dan terbuka

     Posisi kepala bayi sedikit tengadah

     Posisi penolong di sisi samping atau kepala bayi

    Sebelum melakukan VTP

  • 41

    Sungkup wajah

    Sungkup

    harus

    menutupi:

    Ujung dagu

    Mulut

    Hidung

  • 42

    Kecepatan Melakukan Ventilasi

    40-60 kali/menit

    pompa lepas lepas pompa lepas lepas

    (satu) (dua……….…tiga) (satu) (dua………....tiga)

  • Bila Dada Tidak Mengembang Saat

    Ventilasi Tekanan Positif....

    Perlekatan Sungkup Tidak TepatBocor

    Sumbatan jalan nafas lendir/Darah

    Posisi leher terlalu menunduk / menengadah

    Tekanan Kurang

  • TIMBUL KARENA SEL DARAH MERAH TIDAK TERIKAT CUKUP OKSIGEN 

    SATURASI OKSIGEN dalam darah KURANG !!!!!

  • 45