Meraih Mimpi dengan Beternak Sapi Oleh : Rika Jayanti gajah- 2.576 200 515.200 Dan lain -lain (listrik,…

  • Published on
    11-Apr-2019

  • View
    212

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

Meraih Mimpi dengan Beternak Sapi Oleh : Rika Jayanti Malik

Sapi merupakan ternak ruminansia kaya manfaat. Tidak ada satu bagian tubuhnya yang terbuang sia-sia. Produk yang dihasilkan berupa daging, susu, kulit hingga pupuk kandang baik berbentuk cair maupun padat.

Tangerang merupakan salah satu kabupaten yang ditetapkan sebagai wilayah pengembangan sapi potong. Ketetapan tersebut dituangkan Permentan Nomor: 50 / Permentan / OT.140 / 8 / 2012 dan diperjelas dalam Kepmentan Nomor 830 tahun 2016. Kabupaten Tangerang sendiri juga memiliki Perda yang menetapkan 13 kecamatan sebagai wilayah pengembangan peternakan.

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Banten dalam rangka mewujudkan swasembada daging, fokus pada pendampingan teknologi budidaya sapi potong. Sejak tahun 2013 BPTP Banten telah melakukan pendampingan di 4 kecamatan di Kabupaten Tangerang yaitu Kecamatan Sindangjaya, Tigaraksa, Panongan dan Jambe.

Pendampingan yang diintroduksikan BPTP Banten meliputi teknologi pakan dalam bentuk pemberian pakan tambahan, pengembangan rumput gajah, pembuatan suplemen pakan (comin block). Teknologi lainnya yaitu perkandangan, reproduksi dan pengolahan limbah. Sampai saat ini kelompok yang ditetapkan sebagai kelompok model yaitu kelompok Bina Karya yang berlokasi di Desa Cileles, Kecamatan Tigaraksa. Penetapan kelompok model didasarkan pada adopsi teknologi serta anggota kelompok yang aktif dan produktif.

Berdasarkan pendampingan tahun 2014-2015, hasil yang diperoleh adalah sebegei berikut : 1) peningkatan populasi ternak 10-20%, 2) pengembangan rumput gajah seluas 10 ha, 3) keberhasilan inseminasi buatan pada sapi mencapai 58,33%, 4) pertambahan bobot badan sapi sebesar 562,74 gr/hr, 5) produksi pupuk organik 10 ton/produksi dan 6) peningkatan pengetahuan peternak setelah pelatihan 61,32%.

Motivasi yang diberikan BPTP Banten lebih mengarah pada kunci keberhasilan pola perbibitan dan penggemukan dalam beternak sapi. Kelompok digiring untuk menetapkan tujuan baik 1 pola usaha maupun 2 pola sekaligus. Kunci sukses pola perbibitan yaitu pemilihan induk yang berkualitas untuk menghasilkan anak/bibit yang baik, manajemen reproduksi dan perkawinan yang tepat hingga pola asuh pedet sampai siap sapih.

Sedangkan pola penggemukan yang telah dilakukan BPTP Banten telah dihitung analisa usahanya sebagai berikut:

a. Penggemukan dengan pakan tambahan konsentrat dan Urea Molases Block (UMB) / ekor

1. Pendapatan Kotor PBB Total Harga Daging / kg (Rp)

Jumlah (Rp)

51,58 50.000 2.579.000 (I)

2. Biaya Produksi Konsumsi (kg/3 bln) Harga/kg (Rp) Jml (Rp)

- Rumput gajah 2.576 200 515.200

- Konsentrat 211,6 3.000 634.800

- UMB 1 5.000 5.000

- Dan lain-lain (listrik, air, cangkul, sekop, ember)

48.000

- Tenaga Kerja 300.000

Total biaya produksi 1.503.000 (II)

3. Pendapatan bersih/ekor (I-II) 1.076.000

4. B/C 0,72

b. Penggemukan dengan pakan tambahan ampas tahu dan Urea Molases Block (UMB)

1. Pendapatan Kotor PBB Total Harga Daging / kg (Rp)

Jumlah (Rp)

36,97 50.000 1.848.500 (I)

2. Biaya Produksi Konsumsi (kg/3 bln) Harga/kg (Rp) Jml (Rp)

- Rumput gajah 2.576 200 515.200

- Ampas Tahu 220,8 500 110.400

- UMB 1 5.000 5.000

- Dan lain-lain (listrik, air, cangkul, sekop, ember)

48.000

- Tenaga Kerja 300.000

Total biaya produksi 978.600 (II)

3. Pendapatan bersih/ekor (I-II) 869.900

4. B/C 0,89

c. Penggemukan dengan pakan tambahan Urea Molases Block (UMB)

1. Pendapatan Kotor PBB Total Harga Daging / kg (Rp)

Jumlah (Rp)

51,77 50.000 2.588.500 (I)

2. Biaya Produksi Konsumsi (kg/3 bln) Harga/kg (Rp) Jml (Rp)

- Rumput gajah 2.576 200 515.200

- UMB 1 5.000 5.000

- Dan lain-lain (listrik, air, cangkul, sekop, ember)

48.000

- Tenaga Kerja 300.000

Total biaya produksi 868.200 (II)

3. Pendapatan bersih/ekor (I-II) 1.720.300

4. B/C 1,98

d. Tanpa pakan tambahan

1. Pendapatan Kotor PBB Total Harga Daging / kg (Rp)

Jumlah (Rp)

26,73 50.000 1.336.500 (I)

2. Biaya Produksi Konsumsi (kg/3 bln) Harga/kg (Rp) Jml (Rp)

- Rumput gajah 2.576 200 515.200

- Dan lain-lain (listrik, air, cangkul, sekop, ember)

48.000

- Tenaga Kerja 300.000

Total biaya produksi 863.200 (II)

3. Pendapatan bersih/ekor (I-II) 473.300

4. B/C 0,55

Berdasarkan hasil yang didapat bahwa penggemukan sapi potong menggunakan pakan tambahan

UMB pada perlakuan C memperlihatkan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan kombinasi

pakan tambahan yang lain. Penggunaan pakan tambahan UMB memberikan keuntungan lebih

tinggi sebesar Rp 1.720.300,- dan biaya produksi yang lebih rendah sebesar Rp 868.200,- yang

berarti lebih ekonomis dan lebih menguntungkan daripada yang lain. Dilihat dari produksi berupa

pertambahan bobot badan total (PBBT), bahwa perlakuan C menghasilkan bibit sapi yang lebih

besar yaitu 51,77 kg/ekor. Selain itu perlakuan C menghasilkan B/C dengan nilai 1.98 yang berarti

bahwa usaha ini sangat menguntungkan, dimana B/C > 1.

Motto : KAMI BERSAMA PETANI DENGAN SETULUS HATI