Modul e- ?· 1.3 Login Untuk masuk ke dalam sistem e-learning, ... Tautan Keluar digunakan untuk keluar…

  • View
    218

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

1

Modul e-Learning Pengembangan Konten e-Learning

Politeknik Aceh Selatan untuk Pembelajaran https://www.elearning.poltas.ac.id

Disusun oleh:

Nuzuli Fitriadi, ST, MT

Asmaidi, S.Pd, M.Si

Politeknik Aceh Selatan

2018

2

Kata Pengantar

Puji syukur kami sampaikan kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya

kepada kami semua sehingga penyusunan Modul Pengembangan Konten e-Learning dapat

diselesaikan. Selawat dan salam kepada Rasulullah Muhammad SAW yang telah membawa umat

manusia dari alam jahiliyah ke alam yang penuh dengan ilmu pengetahuan.

Modul ini disusun untuk membantu para dosen di Politeknik Aceh Selatan mengembangkan

kontene-learning menggunakan sistem e-learning di alamat www.elearning.poltas.ac.id. Media

elearning berbasis Moodle semakin populer dan banyak digunakan di Perguruan Tinggi termasuk

Poltas, sebagai salah satu Perguruan Tinggi Vokasi. Dengan adanya modul penyusunan konten e-

learning ini diharapkan proses pengembangan konten e-learning menjadi lebih mudah dan

terarah.

Modul terdiri dari beberapa bab yang disertakan dengan deskripsi dan gambar untuk

mempermudah pemahaman. Selain itu, pada saat ini, Bidang akademik dan kemahasiswaan

Politeknik Aceh Selatan, masih terus melakukan sosialisasi dan penggunaan sistem elearning

versi baru ini. Sistem baru elearning yang digunakan ini masih terus dikembangkan dan

diintegrasikan dengan baik. Belum sepenuhnya penggunaan sistem baru ini oleh pengajar di

lingkungan Politeknik Aceh Selatan, mengharuskan juga untuk dibuatnya panduan penggunaan

system Modul Pengembangan Konten e-Learning. Sehingga diharapkan dapat membantu dan

menjelaskan lebih baik kepada penggunaan pada saat menggunakan sistem yang baru tersebut

serta melihat beberapa perbandingan antar kedua sistem ini.

Oleh karena itu, modul yang disusun ini, akan mencakup 2 (dua) sistem secara umum, serta

membahas lebih detail penggunaan kedua sistem tersebut. Saran dan kritik yang konstruktif bagi

penyempurnaan modul ini di masa yang akan datang sangat diharapkan. Semoga modul ini

bermanfaat bagi terciptanya proses belajar mengajar berbasis elearning di Politeknik Aceh

Selatan.

3

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 Pengantar

Menurut Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 109 tahun 2013, pembelajaran

secara elektronik (e-learning) merupakan pembelajaran yang memanfaatkan paket informasi

berbasis teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran yang dapat

diakses oleh seluruh peserta didik (mahasiswa) kapan saja dan dimana saja. Melalui

pembelajaran secara elektronik, mahasiswa diharapkan dapat belajar secara mandiri dan

memiliki motivasi untuk membaca bahan ajar yang telah disiapkan oleh dosen pengampu melalui

sistem e-learning CMS (Course Management System). Salah satu CMS yang paling banyak

digunakan adalah Moodle (www.moodle.org).

Secara umum, konten e-learning dikembangkan sesuai capaian pembelajaran yang dirangkum

dalam beberapa babakan, aktifitas dan unsur-unsur media seperti teks, slide, dokumen, grafis,

animasi, audio, dan video. Beberapa bentuk aktifitas yang dapat dilakukan oleh mahasiswa

melalui pembelajaran e-learning adalah:

1. Membaca bahan ajar (slide dan tutorial) secara online.

Aktifitas ini diharapkan dapat membantu mahasiswa untuk lebih mudah memahami bahan

ajar. Mahasiswa dapat denga mudah membaca dan mengakses sumber bacaan yang tersedia.

2. Melakukan diskusi dan mengerjakan tugas-tugas secara berkelompok.

Berdasarkan Chickering (1987) dalam tulisan yang membahas tentang "Seven Principles for

Good Practice in Undergraduate Education", kegiatan dalam bentuk diskusi kelompok dapat

meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap materi ajar. Diskusi melalui forum secara

online yang tersedia dalam CMS juga diyakini dapat meningkatkan interaksi antar

mahasiswa.

3. Menonton video terkait topik bahasan yang telah disediakan oleh dosen pengampu dalam

CMS.

Aktifitas menonton video dapat dilakukan tanpa batas waktu dan berulang-ulang. Dalam

pembelajaran secara e-learning, video merupakan bahan ajar yang dapat digunakan untuk

mendorong dan meningkatkan motivasi mahasiswa agar lebih mandiri dan memahami

sesuatu yang baru secara mandiri (movivation for self-study). Video biasanya dikemas secara

menarik dan mudah dipahami.

4. Mengerjakan kuis secara online.

Salah satu cara untuk mengetahui apakah mahasiswa memahami topik bahasan yang

diajarkan adalah dengan meminta mereka menjawab kuis secara online terkait topik tertentu.

Bentuk pertanyaan dapat berupa pilihan ganda, pencocokan, dan benar-salah.

5. Tugas.

Pengerjakan tugas untuk durasi 2-3 minggu merupakan aktifitas penting dalam metode

pembelajaran berbasis e-learning. Distribusi tugas diberikan secara online dan pengumpulan

dapat dilakukan pula secara online melalui sistem e-learning. Dosen dapat menilai dan

memberi umpan balik secara online pula.

6. Menulis refleksi pendek (minimun 500 kata atau maksimum 2 halaman A4 spasi tunggal).

Aktifitas menulis refleksi menjadi bagian dari pembelajaran e-learning untuk mendapatkan

umpan balik dari mahasiswa secara langsung terhadap proses dan topik pembelajaran.

Umpan balik merupakan bagian penting dari pembelajaran yang efektif, terutama

pembelajaran secara online. Input dari refleksi dapat membantu dosen pengampu memahami

4

tingkat pemahaman siswa memberi panduan yang jelas bagaimana dan melakukan

penyesuaian-penyesuaian agar tingkat pemahaman mahasiswa meningkat.

7. Diskusi dan komunikasi via forum, chat, dan email.

Aktifitas diskusi dan interaksi antara mahasiswa dengan mahasiswa dan antara dosen dengan

mahasiswa akan dilakukan melalui forum diskusi, chat, atau email. Chat digunakan untuk

mendapatkan jawaban dengan cepat langsung kepada dosen pengampu, sementara forum

diskusi dan email digunakan untuk memecahkan suatu isu dalam bentuk diskusi bersama.

Sistem e-learning Politeknik Aceh Selatan (Poltas) telah ada sejak tahun 2014 namun belum

sempat digunakan karena masih terdapat banyak kendala terutama pada infrastruktur. Sistem e-

learning Poltas versi baru ini dapat diakses melalui website Poltas atau secara langsung di

https://www.elearning.poltas.ac.id. Sejak pertama sekali diaktifkan sampai dengan sekarang,

Moodle merupakan platform e-learning yang digunakan di Poltas.

Selain itu, sistem e-learning versi terbaru yang dimiliki oleh Poltas ini juga belum terintegrasi

dengan sistem akademik (siakad) sehingga data pengajar dan mata kuliah yang diprogramkan

oleh mahasiswa disesuaikan dengan cara manual. Akibatnya, proses pengelolaan peserta mata

kuliah hanya dapat dilakukan secara manual seperti yang dilakukan pada versi sebelumnya.

Namun demikian akan dilakukan pengembangan lebih lanjut agar system ini dapat terintegrasi

secara otomatis.

Jika seorang dosen lupa password simpeg mereka dapat mengubahnya secara online melalui

laman pengaduan.poltas.ac.id. Ada beberapa informasi yang harus diinputkan dan selanjutnya

komunikasi perubahan password akan dilakukan melalui email berdomain @poltas.ac.id. email

masing-masing dosen yang Pengintegrasian sistem e-learning dengan beberapa system terkait

tersebut telah memudahkan pengelola sistem e-learning.

Selanjutnya, sistem e-learning Poltas juga menggunakan template yang responsif sehingga dapat

dengan mudah diakses melalui perangkat PC, laptop, tab, dan handphone. Gambar 1

memperlihatkan halaman depan sistem e-learning Poltas versi terbaru.

1.2 Pengguna

Gambar 1. Halaman depan sistem e-learning Poltas versi terbaru.

5

Sistem e-learning berbasis Moodle membedakan pengguna dalam 3 kelompok yaitu:

1. Administrator,

2. Dosen, dan

3. Mahasiswa.

Administrator adalah pengguna yang diberi hak untuk mengelola sistem e-learning, termasuk

hak untuk menambah, mengurangi dan memblok user tertentu. Selain itu, administrator juga

diberi hak untuk mengatur warna, tata letak dan tampilan dari sistem e-learning.

Dosen adalah pengguna yang diberi hak untuk menambah dan mengurangi konten dari mata

kuliah dan menentukan aktifitasaktifitas yang ada dalam mata kuliah. Pengguna dosen juga dapat

menambah pengguna lain seperti asisten dalam mata kuliah miliknya.

Mahasiswa adalah pengguna dengan hak mengikuti mata kuliah yang telah diprogramkan melalui

KRS online. Mahasiswa menggunakan sistem e-learning untuk memperoleh bahan ajar,

mengikuti kuis, mengumpulkan tugas, berdiskusi melalui forum, menonton video dan sumber

lain yang disediakan. Penggunakan dengan kategori mahasiswa tidak diberi hak untuk mengubah

konten mata kuliah yang telah disusun oleh pengguna dalam kategori Dosen.

1.3 Login

Untuk masuk ke dalam sistem e-learning, setiap pengguna harus memiliki akun. Akun seorang

dosen sama dengan akun simpeg yaitu Nomor Induk Pegarai (NIP) sebagai user ID, sedangkan

akun seorang mahasiswa sama dengan akun KRS online yaitu Nomor Induk Mahasiswa (NIM)

sebagai user ID.

Proses login dapat dilakukan di bagian lo