Ngotot naikkan bbm, bukti keserakahan asing kuasai sektor hilir

  • Published on
    04-Apr-2016

  • View
    218

  • Download
    4

DESCRIPTION

 

Transcript

  • 24/9/2014 Hizbut Tahrir Indonesia Blog Archive Ngotot Naikkan BBM, Bukti Keserakahan Asing Kuasai Sektor Hilir

    http://m.hizbut-tahrir.or.id/2014/09/24/hti-riau-gelar-fgd-pengelolaan-migas/ 1/1

    Ngotot Naikkan BBM, Bukti Keserakahan Asing KuasaiSektor Hilir

    September 24th, 2014 by kafi

    HTI Press, Pekanbaru.Sekitar 50 orangberdiskusi membahas tentang PengelolaanMigas dalam Pandangan Islam dalamdiskusiForum Group Discussion(FGD) HizbutTahrir Indonesia (HTI) bersama para tokohdan ulama Riau, Ahad (21/9) di Aula KantorDPDI HTI Riau, Jalan Karya I, Pekanbaru.

    Menurut aktivis HTI Riau Dr Zulhelmydengan semakin dikuranginya subsidimenunjukkan pengelolaan migas di

    Indonesia semakin liberal. Ia mengingatkan, masalah migas di Indonesia bukan hanyasektor hilir saja yang meliputi distibusi hingga subsidi harga eceran BBM tetapi masalahyang jauh lebih besar ada di sektor hulu.

    Di sektor hulu, yang meliputi sumur-sumur minyak dan lifting, lebih dari 85 persen telahdikuasai swasta dan asing. Menurutnya, dalam pandangan sistem ekonomi Islam, sumurminyak yang hasilnya melimpah termasuk ke dalam kategori kepemilikan umum.Sehingga wajib dikelola negara, tidak boleh dikuasai swasta apalagi asing, tegasnya.

    Karena serakah, swasta dan asing pun ingin menguasai sektor hilir, salah satunyadengan cara mencabut subsidi BBM, sehingga perusahaan asing ini dapat bersaingdalam harga eceran dengan Pertamina.

    Makanya, menurut Arim Nasim, pengamat ekonomi, penaikan harga BBM harus ditolak.Karena kenaikan BBM hanya akan menguntungkan asing tetapi akan membebani rakyatserta berimplikasi juga terhadap kenaikan harga barang dan jasa, pungkasnya.[]

    Baca juga :

    1. PKS Dikritik Karena Dukung Naikkan Premium Jadi Rp 7000 per Liter2. Perusahaan Asing Kuasai 70% Sumur Migas RI3. Lembaga Pemeringkat Asing Dukung Pemerintah Naikkan Harga BBM4. Lembaga Pemeringkat Asing Kritik RI Tak Naikkan Listrik dan BBM5. Pemerintah Akan Naikkan Harga BBM Subsidi