ONTRIBUSI INDUSTRI JASA EUANGAN ADA PLAN SEKTOR JASA KEUANGAN (MPSJKI) 2015 –2019 SEBAGAI PAYUNG ROADMAP PADA MASING-MASING IJK MPSJKI merupakan cetak biru arah pengembangan sektor jasa

  • View
    212

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

  • KONTRIBUSI INDUSTRI JASA KEUANGANPADA PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN

    SEPTEMBER 2016

  • INDONESIA ADALAH SALAH SATU NEGARA YANG

    TERDAMPAK DAN BERKONTRIBUSI PADA CLIMATE CHANGE

    Pemanasan global meningkatkan permukaan air laut

    sebagai akibat mencairnya es di kutub utara dan selatan. +

    2 ribuan pulau Indonesia akan tenggelam dalam 100 tahun

    ke depan, mengancam 45 juta jiwa di pesisir pantai.

    Pemanasan global juga memicu iklim ekstrim

    (banjir/kekeringan/tanah longsor) berdampak pada

    ketersediaan pasokan bahan pangan, air bersih dan

    meningkatnya kemiskinan.

    Polusi di daerah aliran sungai baik dari industri maupun

    pertanian mempengaruhi kualitas air dan berdampak negatif

    bagi makhluk hidup.

    Kerusakan lahan akibat penambangan dan perkebunan

    yang tidak menerapkan prinsip sustainablility meninggalkan

    beban pada masyarakat sekitar (polusi air, udara, banjir).

    Pertumbuhan ekonomi dengan alat ukur GDP belum di set

    off dg kerusakan lingkungan dan dampaknya. Sumber

    pendanaan pembangunan berasal dari pemerintah dan

    swasta termasuk LJK; sehingga LJK ikut berkontribusi atas

    munculnya dampak negatif dari pembangunan yang tidak

    berkelanjutan.

    Seperti dua sisi mata uang, dampak perubahan iklim

    meningkatkan risiko aspek lingkungan dan sosial bagi IJK,

    namun disisi lain upaya mitigasi daan adaptasi perubahan

    iklim menciptakan peluang bisnis baru bagi IJK, a.l.

    pendanaan proyek energi terbarukan, organic agriculture,

    sustainable fisheries, green building, green infrastructure,

    dan disaster/climate insurance

    Presiden meninjau kebakaran hutan di Kalimantan, 2015

    Sungai citarum

    banjir

    PLTSurya Kupang 2015

    2Source: IFC, 2016

  • 2016

    Pembangunan yang mengabaikaan aspek perlindungan lingkungan hidup pada akhirnya akan merugikan manusia itu sendiri

    http://economy.okezone.com/read/2016/07/19/320/1441366/kualitas-udara-terparah-di-asia-dan-afrika-batu-bara-penyebabnya

    Air tercemar limbah batubara

    Studi kasus: Penurunan Permukaan Tanah Kota Semarang

    Penurunan tanah kota Semarang diakibatkan 3 hal yaitu: Struktur tanah yang masih labil, pengambilan air bawah tanah yang tidak terkendali dan beban berat bangunan di atasnya. Rata-rata kota Semaarang mengalami penurunan 2 cm pertahun yang terparah di kawasan simpang Lima yang mengalami penurunan 10 cm per tahun. Implikasi bagi LJK jika membiayai bangunan di atas berpotensi macet, dan klaim asuransi.Sumber: Hernowo Dhanu Saputro,Majalah geo Resonansi , vol.2/2015

  • 2016

    Keuntungan ekonomis tambang batu bara harus di set off dengan kerugian yg ditimbulkannya

    http://economy.okezone.com/read/2016/07/19/320/1441366/kualitas-udara-terparah-di-asia-dan-afrika-batu-bara-penyebabnya

    JAKARTA - International Energy Agency (IEA) mencatat, rata-rata setiap tahunnya terdapat 6,5 juta jiwa yang meninggal akibat polusi udara. Dalam keterangannya, IEA mencatat daerah Asia dan Afrika menjadi daerah terparah untuk kualitas udara karena besarannya aktivitas industri.

    Menurut Direktur Eksekutif IEA Fatih Birol, tingginya kebutuhan terhadap kendaraan bermotor dan meningkatnya aktivitas eksplorasi batu bara menjadi penyebab utama dari buruknya kualitas udara di sejumlah negara. Bahkan, IEA mencatat batu bara menyumbangkan 60 persen dari emisi karbondioksida secara global.

    "Ini cukup membuat kita waspada apalagi kebutuhan energi kita ini semakin meningkat sehingga akan menyebabkan tingkat pembakaran energi fosil juga akan meningkat," jelasnya dalam acara Indonesia Launch of WEO di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa (19/7/2016). Dikhawatirkan kualitas udara akan semakin memburuk pada tahun 2040.

    Namun, dengan energi baru dan terbarukan, diharapkan persoalan ini akan dapat segera teratasi. "Energi yang lebih bersih ini akan berpotensi menurunkan dampak negatif polusi udara hingga 50 persen di tahun 2040," tutupnya. (rzy)

    Aktivitas penambangan batu bara di Kalimantan

    Air tercemar limbah batubara

    Air tercemar limbah batubara

  • AGENDA

    1. MASTER PLAN SEKTOR JASA KEUANGAN (MPSJKI) 2015 2019 SEBAGAI PAYUNG ROADMAP PADA MASING-MASING IJK

    2. PERKEMBANGAN SEKTOR JASA KEUANGAN

    3. FRAMEWORK KEUANGAN BERKELANJUTAN

    4. MENGEMBANGKAN PEMBIAYAAN UNTUK MENDUKUNGPEMBANGUNAN BERKELANJUTAN

    5. ROADMAP KEUANGAN BERKELANJUTAN

    6. PENTAHAPAN ROADMAP KEUANGAN BERKELANJUTAN2015 2019

    7. PENGEMBANGAN SUSTAINABLE FINANCE DI INDONESIA

    8. IMPLEMENTASI KEUANGAN BERKELANJUTAN 2015

    9. IMPLEMENTAS PEDOMAN KEUANGAN BERKELANJUTANBAGI LJK

    10. KEGIATAN KEUANGAN BERKELANJUTAN 2016

  • MASTER PLAN SEKTOR JASA KEUANGAN (MPSJKI) 2015 2019 SEBAGAI PAYUNG ROADMAP PADA MASING-MASING IJK

    MPSJKI merupakan cetak biru arah pengembangan sektor jasa keuangan nasionalsecara terintegrasi dan komprehensif.

    MPSJKI memiliki tiga fokus utama, yakni :

    1) Kontributif; mengoptimalkan peran sektor jasa keuangan dalam mendukungpercepatan pertumbuhan ekonomi nasional,

    2) Stabil; menjaga stabilitas sistem keuangan sebagai landasan bagi pembangunan yangberkelanjutan, dan

    3) Inklusif; mewujudkan kemandirian finansial masyarakat serta mendukung upayapeningkatan pemerataan dalam pembangunan.

    MPSJKI diarahkan untuk dapat menjadi payung bagi roadmap-roadmap yangdikembangkan masing-masing sektor di industri jasa keuangan seperti:

    1. Roadmap Keuangan Berkelanjutan di Indonesia 2015-2019;2. Roadmap Pasar Modal Syariah 2015-2019;3. Roadmap Perbankan Syariah Indonesia 2015-2019;4. Roadmap Pengembangan Perbankan Indonesia 2015-2019;5. Roadmap Tata Kelola Perusahaan Indonesia;6. Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia; dan7. roadmap-roadmap lainnya.

  • PERKEMBANGAN SEKTOR JASA KEUANGAN INDONESIA

    Rincian Pemenuhan PendanaanPembangunan Tahun 2015 - 2019

    Komposisi Asset Sektor Jasa Keuangan2016

    Sumber : OJK, Juni 2016

    71% pembiayaan pembangunan dilakukan oleh Lembaga Jasa Keuangan

  • 2016

    FRAMEWORK KEUANGAN BERKELANJUTAN

  • MENGEMBANGKAN PEMBIAYAAN UNTUKMENDUKUNG PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN

    Regulation of Bank Indonesia No.11 / 25 / PBI / 2009;

    Bank Indonesia Circular Letter No. 21/9 UKU On March 25,1989

    2004 MoU BI MOE

    2005 BI regulation- on bank Asset Quality

    2009 Environmental Act

    2009 SRI* KEHATI Green Index

    2010 MoU BI-MOE

    2012 BI regulation on Asset Quality

    2014 Roadmap Sustainable Finance

    2014 MoU OJK-MOE

  • ROADMAP KEUANGAN BERKELANJUTAN

    Latar Belakang

    1. Surat Edaran Bank Indonesia No.21/9 UKU 25 Maret1989;

    2. Peraturan Bank Indonesia No.11 /25 / PBI / 2009;

    3. MoU BI dan Kementrian LingkunganHidup tahun 2004;

    4. Kebijakan Bank Indonesia tahun2005 Kualitas Aktiva Bank;

    5. Undang-Undang No 32 tahun 2009tentang Perlindungan danPengelolaan Lingkungan Hidup;

    6. SRI KEHATI Green Index tahun 2009;7. MoU BI dan Kementerian

    Lingkungan Hidup Tahun 2010;8. Kebijakan Bank Indonesia tahun

    2012 Kualitas Aktiva Bank;9. Nota Kesepahaman OJK dan

    Kementerian Lingkungan Hidup danKehutanan tahun 2014;

    Roadmap Keuangan Berkelanjutan telah diluncurkan pada 5 Desember 2014 sebagai salah satu bentuk pelaksanaan Nota Kesepahaman antara OJK dan

    KLHK (26 Mei 2014)

    Definisi Keuangan BerkelanjutanDukungan Menyeluruh dari industri jasa keuangan untukpertumbuhan berkelajutan yang dihasilkan dari keselarasanantara kepentingan ekonomi, sosial dan lingkungan hidup

    Tujuan1. Menjabarkan kondisi yang akan dicapai terkait

    keuangan berkelanjutan untuk jangka menengah (5tahun) dan panjang (10 tahun) untuk SJK di bawahotoritas OJK;

    2. Menentukan dan menyusun tonggak perbaikan terkaitkeuangan berkelanjutan.

    Prinsip1. Prinsip Pengelolaan Risiko;2. Prinsip Pengembangan Sektor Ekonomi Prioritas

    Berkelanjutan;3. Prinsip Tata Kelola Sosial Lingkungan Hidup dan

    Pelaporan;4. Prinsip Peningkatan Kapasitas dan Kemitraan

    Kolaboratif.

  • 3 Fokus area: Melalui roadmap ini diharapkan akan terjadi peningkatanpenyediaan pendanaan dari LJK bagi green project, Peningkatan permintaanterhadap green financial product and services, Peningkatan pengawasan dankoordinasi implementasi keuangan berkelanjutan.

    Strategi Roadmap:

    Jangka Menengah (2015-2019); Peningkatan supply pendanaan ramah lingkunganhidup, Peningkatan demand bagi produk keuangan ramah lingkungan hidup,peletakan kerangka dasar pengaturan dan sistem pelaporan, peningkatanpemahaman, pengetahuan serta kompetensi sumberdaya manusia pelaku industrijasa keuangan, pemberian insentif serta koordinasi dengan instansi terkait.

    Jangka panjang (2020-2024), difokuskan pada integrasi manajemen risiko, tatakelola perusahaan, penilaian tingkat kesehatan bank dan pembangunan sisteminformasi terpadu keuangan berkelanjutan.

    ROADMAP KEUANGAN BERKELANJUTAN

  • Website : http://www.ojk.go.id/keuangan-berkelanjutan

    PENTAHAPAN ROADMAP KEUANGAN BERKELANJUTAN 2015 - 2019

  • 1. PBI 14/15/2012 tentang Penilaian Kualitas Aktiva Bank Umum

    1.Potensi pertumbuhan usaha;2.Kondisi pasar dan posisi debitur

    dlm persaingan;3.Kualitas manajemen dan

    permasalahan tenaga kerja;4.Dukungan dari group/afiliasi; dan

    5.Upaya yg dilakukan debitur dlm rangka memelihara lingkungan hidup (bagi debitur yg wajib melakukan upaya pengelolaan LH sesuai peraturan perundangan yg berlaku)

    1.Perolehan laba;2.Struktur permodalan;3.Arus kas; dan4.Sensitivitas terhadap

    risiko pasar.

    1.Ketepatan pembayaran pokok dan bunga;

    2.Ketersediaan dan keakuratan informasi keuangan debitur;

    3.Kelengk