Operasional BMT

  • View
    1.366

  • Download
    24

Embed Size (px)

Transcript

Konsep Konsep Dasar Dasar Operasional OperasionalBaitul Baitul MalMal wat wat Tamwil Tamwil (BMT) (BMT)ModelModel Lembaga Lembaga Keuangan Keuangan Mikro Mikro Syariah SyariahMandiri Mandiri && Mengakar Mengakar di di Masyarakat Masyarakat Berbadan hukumBerbadan hukum Koperasi KoperasiDan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan sorga yang luasnya seluas langit dan bumi, disediakan bagi orang-orang yang bertakwa."(QS, Ali-Imran: 133). DD 4DDDDDDDDDDD DDODDDDD DDDDDDD4D DDD4DDDDOODDDDDDDDDD4DDDDDD4DDDDDDD DDDD D DD4DDDDD4D DDDD DDDDDDDDDDD4DTAUHIDTauhid UluhiyahDDDDDDDDDDDDDDSang SesembahanSatu satunya berhak Yang DisembahQ.S 20:14Tauhid MulkiyahDDDDDDDD DDDD4DSang Maha Raja/PenguasaPelindung Q.S 5:55Pembuat Hukum Q.S 6:57, 12:40, 6:114Pembuat AturanTauhid RububiyahDDDDDDDD DD4DDSang Maha PenciptaPemberi Rizqi QS. 11:6Menghidupkan & MematikanQS. 30:40Pemberi Manfaat & BahayaQS 6:17/ 35:55Pembangkang :TakhayulChurafat (mitos), FengSui, Zodiak, Angka Keramat 13, Rumah Tusuk Sate, dsbPembangkang :SekularismePluralismeLiberalisme SinkretismePembangkang :Ibadah Riya,Tuhankan Hawa Nafsu,Tuhankan AkalAl-KhaliqInsanDirinya SendiriOrang Lainaqidahibadah mahdhahdoaUrusan :-Makan-Minum-BerpakaianMuamalah :-Akhlak terhadap tamu, tetangga, istri, suami, dsb.- Munakahat- Mawaris- Iqtishodiyah- Siyasiyah- Jinayah- UqubatSISTEM SYARIAH ADALAH SISTEM TERBAIKCIPTAAN ALLAH YANG HARUS DIIKUTI Kemudian kami menjadikan bagi kamu suatu syariah,Maka ikutilah syariah itu,Jangan ikuti hawa nafsu orang-orangyang tidak memahami syariah (Q.S.Al-Jatsiyah : 18)SEMPURNAAL-MAIDAH:3 AL-ANAM:38 AN-NAHL:89Komprehensif Al-KhaliqInsanManusiaDirinya SendiriOrang LainAqidahibadah mahdhahDoaUrusan :-Makan-Minum-Berpakaian-Kebersihan-KesehatanMuamalah :-Akhlak terhadap orang tua, tamu, tetangga, istri/suami, non muslim, dsb.- Munakahat- Mawaris- Iqtishodiyah- Siyasiyah- Jinayah- Uqubat- Jihad & QitalPendahuluanD Saat ini telah berdiri lebih dari 3.000 BMT di seluruhIndonesia.D BMT diartikan Balai-usaha Mandiri Terpadu yangisinya berintikan Baitul Maal wat Tamwil.D Kegiatan BAITUT TAMWIL adalah mengem-bangkan tabungan untuk pembiayaan usaha-usahaproduktif dan investasi dalam meningkatkan kualitaskegiatan ekonomi anggota.D Kegiatan BAITUL MAAL berupa penggalangantitipan dana zakat, infaq dan shadaqah yangkemudian mengelolanya sesuai dengan aturansyari'ah dan amanahnya.Baitul Maal dalam Sistem IslamD Baitul Maal ada sejak zaman Nabi, mulaidilembagakan pada masa Khalifah Umaratas nasehat ahli fiqh Walid Bin Hisyam.D Baitul Maal adalah pos khusus harta kaummuslimin untuk penyelenggaraanpemerintahan & kesejahteraan ummat.D Sumber Baitul Maal adalah fai', ghanimah, anfal, kharaj, jizyah, dan pemasukan milik umum, milik negara, usyur, khumus, rikaz, tambang, serta zakat.D Zakat diletakkan pada account khusus untuk diberikan bagi delapan kelompok (ashnaf).RUMAH BMTD ATAPPrinsip syariah dan pengelolaIslamiD TIANG PENYANGGASehat danProfesionalD PONDASIKeswadayaan dan mengakarBMTDidirikan untuk implementasi muamalah syariahdan pemberdayaan ekonomi ummat.Menciptakan iklim agar potensi masyarakatberkembang secara berkesinambungan dalamsuasana akibat:4 Keterbelakangan pendidikan dan ekonomi4 Rendahnya semangat ekonomi dan kewirausahaan4 Feodalisme akibat penjajahan4Pemahaman ibadah yang sempit4 Sistem dan birokrasi yang tidak memihak secaraseimbang dan proporsional.STRUKTUR USAHA MIKRO,KECIL DAN MENENGAHDI INDONESIAPersenTotalUsaha MenengahUsaha KecilUsaha Mikro39,12 Juta0,05 Juta2,70 Juta36,37 Juta100 %0,13 %6,90 %92,97 %Pengentasan Kemiskinan EQUIVALENT/sebanding dengan Pengembangan Usaha Mikro karena usaha mikro meliputi 93% dari semua pengusaha;dan jugaLEBIH DARI 97% PENGUSAHA TANI DI PEDESAAN, TERMASUKADALAH PENGUSAHA MIKROKarena sangat banyaknya unit usahayang dihadapi (lebih dari 30 juta/lebih dari 92 %), maka Mikrofin memilih mengembangkan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) : BMT (Baitul Maal wat Tamwil), Balai-usaha Mandiri TerpaduModel LKM yang Mandiri, Profesional, dan Mengakar di masyarakat.sebagai sarana kelembagaan pertama & strategis dalam pengembangan pengusaha mikro dan kecil. Penanggulangan kemiskinan harus dilakukan dengan cara berkelanjutan. Proporsi terbesar orang miskin (92,7%) adalah pengusaha mikro (economically active poor) Kebutuhan terbesar pengusaha mikro adalah akses pada pelayanan keuangan. Bank tidak mungkin mampu langsung mencapai usaha mikro kecuali melalui LKMS. Di Indonesia, keuangan mikro sudah mempunyai sejarah panjang. Rakyat sebenarnya memiliki potensi untuk mengembangkan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (potensi simpanan dan pinjaman). Sebagai ilustrasi data BRI 2002 : Simpedes 24 T, Kupedes 12 T, artinya desa memiliki potensi dana yang jauh lebih besar dari daya serap pembiayaannya.ALASAN PENTING / NILAI STRATEGIS LKMSBPR/BPRS(data september 2001) Total =2.419unitPengaturan :UU Perban kan No 10 / 1998 Volume usaha =Rp 6,4 T Perijinan :Bank Indonesia Kredit =Rp4,8 TPengawasan:Bank IndonesiaDeposit =Rp4,1 TBRI Unit(data September 2001)Total =3.821 unitPengaturan :UU PerbankanNo. 10 / 98 Kredit =Rp 9,8TPerijinan :Bank Indonesia Deposit =Rp 21,8 TPengawasan :BRI cabangBank Indonesia utk BRI Secara keseluruhan BKD(data september 2001) Total =5345 unitPengaturan :UU Perbankan NO 10 / 98volume usaha =Rp 0,29 TPerijinan :Bank Ind onesia Kredit =Rp 0,174 TPengawasan :BRI atas nama Bank Indonesia Deposit =Rp 0,04 TKOPERASI (KSP/USP) (data april 2000)Total KSP/USP =1.097 / 35.218 unitPengaturan :UU Koperasi no 25/ 1992 Volume Usaha =Rp 0,4 T/ 5,3 TPerijinan :Kem entrian Negara Kop & PKM Kredit=Rp 0,5 T / 3,6 TPengawasan :Kementrian Negara Kop & PKM Deposit =Rp 0,17 T / 1,2 TLDKP( data juni 2000) Total =2272 unitPengaturan: - Kredit = Rp 0,36 TPerijinan :Gubernur setiap provinsi Deposit = Rp 0,33 TPengawasan :Pemerintah PropinsiLSM, KSMBMT : 3037LEPP - M3 (Total256 Unit)ArisanBankNon BankFormalNon FormalLKMSCiri Pokok BMT1. Didirikan dan dimiliki masyarakat setempat (swadaya)2. Profesional dan berorientasi laba bersama3. Pengelolaan berprinsip syari'ah4. Pengelola berjiwa Islam5. Mundukung usaha kecil - bawah6. Sesuai budaya masyarakat setempatKHARAKTERISTIK BMT MANDIRISwadaya & mampu membiayai usahanya sendiri (Cost Recovery) PROFESIONALO Dikelola dg PENUH WAKTU, bukan pekerjaan sambilan (full time).O Adanya fasilitasi pendampingan & PELATIHAN BERJENJANG dilengkapi modul-modul aplikatif (Continous Training & Technical Assistance)OProduk simpanan dan pembiayaan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat (Demands Driven)O Menerapkan sistim, prosedur, administrasi dan akuntansi standar Lemb. Keuangan yg dirancang sedemikian rupa sehingga sederhana, efisien dan efektif (Simplicity)OPengelolaan & laporan keuangan secara terbuka (Transparancy) MENGAKAR DI MASYARAKATODiinisiasi, dimiliki dan dikelola oleh masyarakat setempat sehingga tumbuh rasa memiliki & tanggung jawab (Sense Of Belonging & Responsibility) BERKELANJUTANOMampu meningkatkan aset dan menghasilkan laba sehingga tumbuh dan berkembang (Sustainability)SEGITIGA AKTIVITAS BMTSEGITIGA AKTIVITAS BMTBMT Sebagai :1. Lembaga Keuangan Syariah, tetapi bukan bank2. Lembaga Sosial untuk menyantuni kaum dhuafa3. Lembaga bisnis riil, sebagai usaha demi keuntunganbersamaSosialBisnis riilLKSPRINSIP OPERASIONAL BMTD WADIAH/TitipanD MUDHARABAH/Bagi HasilD JUAL BELI (Murabahah, Salam, Istishna')D SYIRKAH (Mudharabah, Musyarakah)D IJARAH/SewaPENGHIMPUNAN DANA(Funding Product)PENYALURAN DANA(Lending Product)D Agency/wakalah D Jasa/UjrahFEE BASED INCOME(Services Product)DESKRIPSI AQAD KETERANGAN APLIKASIPRODUKTIFMODAL KERJAPEMBIAYAAN LIKUIDITASQARDH TIMBAL BALIK REKENING KORANPEMBIAYAANPIUTANGQARDHANJAK PIUTANG HIWALAHPEMBIAYAANPERSEDIAAN MURABAHAHPEMBIAYAAN BAHAN BAKUISTISHNA PEMBIAYAAN PRODUKSIBAI AS SALAM PEMBIAYAAN PERTANIANMUDHARABAHPEMBIAYAAN EVERGREENPERDAGANGAN UMUMMUDHARABAHPERDAGANGAN PESANANWAKALAH, MUSYARAKAH, MUDHARABAH, MURABAHAHL/CINVESTASIMUSYARAKAHIJARAHKONSUMTIFBAI BITSAMAN AJILIJARAHMUSYARAKAH AMLAKRAHNQARDH HASANProduk & Jasa BMTSimp. BerjangkaoSimpanan BerjangkaOperasional BMTPenghimpunan DanaPenggunaan DanaJasa Layanan BMTWadiah (Yad Dhamanah)MudharabahEquity FinancingDebt FinancingIjarohQordSimpananSimpananProduk Pembiayaan (Financing)Equity FinancingMudharabahMusyarakahMutlaqah (tidak bersyarat)Muqayyadah (bersyarat)Musyarakah (kerjasama dua pihak atau lebih)Produk Pembiayaan (Financing) lanjutanDebt FinancingBarang- barangBarang - uangBarterDUang - Barang Uang - uang Jual Beli (Bai) Murabahah (margin) Bithaman Ajil (cicil)Sewa Menyewa (Ujro) Ijarah (sewa) Ijarah Wa Iqtina (sewa beli)Salam(indent-> pertanian) Istishna (indent -> manufacture)Sharf (tukar valas)X (tidak boleh)Aneka Sumber Dana BMT1. Modal (Simpoksus, Simpok, Simwa)2. Tabungan (Simsuka) :- Akad Titipan (wadiah) D SimpananSimp. Berjangka- Akad Investasi (mudharabah)D SimpananSimp. Berjangka3. Dana Pinjaman/Penyertaan :- Penyertaan dari LK/LKS lain Produk Tabungan Titipan/WadiahPrinsip Wadiah Yad adh-Dhamanah (1-A) Aqad titipan atau menyimpan uang atau barang untuk dijaga oleh BMT. BMT meminta izin menggunakan dana (Wadiah Yad Dhamanah) Segala keuntungan dan risiko penggunaan dana ditanggung pihak BMT. BMT dapat memberikan bonus kepada pemilik dana tanpa perjanjian di mukaPemilik dana bebas mengambil dana tanpa waktu yang ditentukanSkema Wadiah Yad adh-DhamanahAnggota(penitip)BMT(Penyimpan)Anggotapengguna dana1.Titip dana4. Beri bonus3. Bagi hasil2. PemanfaatandanaPrinsip Wadiah Yad al-AmanahOBMT tidak boleh memanfaatkan & menyalurkan dana / barang yg disimpan / dititip OMenjamin bahwa dana / barang tsb dapat ditarik setiap saat oleh pemilik danaODapat mengenakan biaya administrasiProduk Tabungan Titipan/WadiahSkema Wadiah Yad al-AmanahAnggotaMuwaddi(penitip)BMTMustawda(penyimpan)1. Titip uang/barang2. Bebankan biayapenitipanRukun WadiahPenitip / pemi