Opp dahsyat melianature

  • View
    4.266

  • Download
    1

Embed Size (px)

DESCRIPTION

semoga kalian semua joint dgn kami karna apabila anda joint anda akan terancam

Transcript

  • 1. SELAMAT DATANG Di OPP OPEN PLAN PRESENTATION PT. MELIANATURE INDONESIA

2. MENU PRESENTASI

  • PARADIGMA MLM
    • Konsep dasar MLM
    • Kehebatan MLM
    • Keburukan MLM
    • Kiat memilih MLM
  • PRODUK
  • MARKETING PLAN
  • PT. MNI MEMANG MLM YANG LAYAK
  • KIAT SUKSES
  • CLOSSING

3. ADAKAH PROFESI YANG MENJAMIN SEMUA HAL BERIKUT?

  • Kesehatan prima & Awet Muda
  • Income Rp 100.000,- s/d Rp 6.000.000,-/Hari dan secara eksponensial (amal jariah) dengan modal yang tidak melebihi modal dagang bakso pikul
  • Persahabatan & Penghargaan yang tulus dan lintas batas apapun
  • Sharing tanggung jawab
  • Waktu semakin banyak
  • Tidak mengenal batasan usia, syarat pendidikan, KKN
  • Banyak pemimpin dan siapapun bisa jadi pemimpin
  • Resep sukses dibeberkan

4. ADA !!! Yaitu MLM (MULTI LEVEL MARKETING) 5. MLM (APA SIH?) PARADIGMAMLM 6. MLM (APAKAH ANDA ALERGI?) 7. MLM SECARA KONSEP BAGUS, TETAPI KENYATAANYA KITA HARUS TELITI SEBELUM BERGABUNG!

  • MLM BENAR
    • Keluar uang, mendapat produk senilai dengan uang yang dikeluarkan
    • MLM yang benar belum tentu layak dikerjakan masyarakat
  • MLM YANG TIDAK BENAR (MONEY GAME)
    • Keluar uang, mendapat produk, namun tidak sesuai dengan uang yang dikeluarkan
    • Keluar uang dan tidak mendapatkan apa-apa
  • MLM YANG BENAR DAN LAYAK DIKERJAKAN MASYARAKAT
    • Keluar uang, mendapat produk senilai dengan uang yang dikeluarkan
    • Konsep kerjanya Amal Jariah, Defose, Dana Punia

8. SETIAP HARI ORANG MELAKUKAN MLM TETAPI TIDAK MERASA & TIDAK DIBAYARPUN MAU

  • Cukup banyak orang (A) yang bercerita kepada orang lain (B) sebab habis makan enak di sebuah restaurant, nonton film tertentu yang bagus, membaca buku yang dahsyat dll, kemudian si B mengikuti A. Meski omzet pengusaha restaurant, film, buku bertambah berkat jasa A, namun A sama sekali tidak mendapatkan apapun. Itulah bisnis KONVENSIONAL atau TRADISIONAL
  • Andaikata hal serupa dilakukan didalam rangka bisnis MLM, niscaya A mendapat bonus.

9. MLM ITU APA?

  • Salah satu metode pemasaran, dimana user sekaligus promotor dan distributor
  • Pola kerja bisnis konvensional atau tradisional adalah Belanja-Konsumi-Habis (Belanja Konsumtif = Belanja berarti keluar uang), pola kerja bisnis MLM adalah Belanja-Konsumsi-Cerita kepada orang lain-mendapat bonus (Belanja Produktif = Orang mendapatkan penghasilan dengan melakukan belanja)
  • Pelaku Bisnis NM adalah Networker/Network Builder (Bukan sales, bukan berjualan)
  • Prinsip kerja: Amal Jariah (dalam Islam), Dana Punia (dalam Hindu Bali), Defose (Dalam Katholik/Protestan) maka income berdasarkan kerja pribadi dan seluruh jaringannya
  • Melalui MLM seseorang
    • Mendapat Produk dengan kualitas yang bagus,
    • dengan Harga yang lebih murah dari harga sejenis di pasaran bebas atau setidaknya sama,
    • sekaligus mendapatkan peluang usaha (Belanja Produktif)

10. BISNIS KONVENSIONAL VS JARINGAN USER / PEMAKAI Rp5,000

  • -Distribusi
  • Promosi
  • TOTAL Rp 2,500
  • Biaya Produksi
  • Administrasi
  • Bunga Bank
  • Keuntungan
  • TOTAL Rp 2,500

PABRIK == PRODUK PABRIK == PRODUK

  • Biaya Produksi
  • Administrasi
  • Bunga Bank
  • Keuntungan
  • TOTAL Rp 2,500

PERUSAHAAN MLM (Ngurus Management,Produk,& Marketing Plan) USER / PEMAKAI Rp5,000 DISTRIBUTOR / MEMBER(Pemakai Produk,Mengajak/Mempromosikan) Rp 2,500 11. Rantai Distribusi Konvensional Menurut statistik, biaya distribusi rata-rata perusahaan berskala internasional berkisar 60-80% PABRIK IMPORTIR DISTRIBUTOR WILAYAH DISTRIBUTOR KOTA SALES EXECUTIVE GROSIRAN TOKO KONSUMEN + IKLAN + SAYEMBARA 12. Efisiensi Distribusi MLM PABRIK DISTRIBUTOR / MEMBER KONSUMEN PERSH. MLM 13. MLM (APA HEBATNYA?) 14. KENAPA MLM? (1)

  • Realisasi Prinsip Ekonomi Dengan Modal sekecil-kecilnya, mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya
  • Penemuan baru dibidang pemasaran yang paling spektakuler di abad 20 (modal kecil, paling demokratis, tidak menuntut tingkat pendidikan, pengalaman kerja dll)
  • Pekerjaan dengan kenaikan income secara eksponensial, jam kerja sebanyak downline yang aktif
  • Bisa mencapai posisi Uang bekerja untuk kita

15. KENAPA MLM? (2)

  • Anda adalah Bos diri Anda sendiri yang bisa diwariskan, dalam profesi konvensional bos tidak bisa diwariskan
  • Anda mendapatkan bukan saja kesehatan, tapi juga uang dan waktu untuk menikmatinya serta persahabatan dengan tanpa batas
  • Semua sistem telah tersedia dan teruji Anda tinggal menjalankannya
  • Anda tidak perlu mengurusi semua urusan administrasi dan birokrasi
  • Anda menjadi sukses dengan membantu semakin banyak orang untuk sukses

16. KENAPA MLM? (3)

  • Menjanjikan kebebasan finansial, kebebasan waktu serta keringanan tanggung jawab, dengan modal, keahlian, tingkat pendidikan yang relatif minim

Pensiun U M I 17. PERMASALAHAN UMUM (KONDISI EKONOMI) MASYARAKAT INDONESIA Kebutuhan ( 2 juta) Penghasilan ( 1,5 juta) MASYARAKAT DALAM KONDISI EKONOMI DIATAS, MUDAH TERGIUR DENGAN BERBAGAI IMING-IMING 18. MLM, ANTARA HARAPAN & REALITAS

  • Selama ini masyarakat,DISURUH KERJA KERAS, DIBAYAR DENGAN BONUS YANG KECIL DAN LAMA (1,5 s/d 2 bulan lebih), SYARAT MACAM-MACAM (TUTUP POINT, KUALIFIKASI BEBERAPA BULAN, TOTAL GROUP SALES, SIDE VOLUME, HILANG OMZETDLL) dan dilengkapi dengan TIDAK TRANSPARAN, anehnya MASYARAKAT MASIH BISA FANATIK!!!
  • Masyarakat selama ini DIBERI KEMBANG GULA TETAPI BERISI RACUN (PERINGKAT, REWARD, BONUS TERPANDING DLL). Hanya SUPERMAN saja yang mampu menimkati KEMBANG GULA BERISI RACUN ITU.
  • Network Marketing merupakan terobosan baru dibidang bisnis yang dahsyat, tetapi realitasnya kebanyakan orang gagal
  • GAGAL, FRUSTASI, JENUH dll DALAM MLM bukannya karena member TIDAK KERJA KERAS, TIDAK KOMITMEN, TIDAK PENUH INTEGRITAS, TIDAK FOCUS DLL, melainkan
    • Leader buta MLM menuntun member buta MLM
    • MARKETING PLAN YANG TERLALU MEMIHAK KE PERUSAHAAN

19. MLM DALAM REALITAS

  • Janji dan iming iming kemewahan di bisnisMLMpada tahap awal
    • Peringkat
    • Reward
    • Pasive Income dan Bonus Sharing
  • MarketingP lan yang berpihak kepada pengusaha dimana member menjadi objek
    • Pembayaran Bonus Yang Terlalu Lama
    • Tutup Poin Sebagai Syarat Untuk Memperoleh Bonus
    • Perhitungan Bonus Yang RumitSehingga Menimbulkan Banyak Jebakan
  • MLM menyimpang kemoney game
  • MLM banyak mengakibatkan masyarakat frustasi & terpaksa menjadi petualang

20. 1.JANJI&IMING IMING KEMEWAHAN DI BISNISMLMPADA TAHAP AWAL

  • Peringkat
  • Reward
  • Pasive Income dan Bonus Sharing

21. PERINGKAT (1)

  • Kontradiksi dengan konsep MLM yang modal kecil, tidak ada syarat pendidikan, pengalaman kerja dll layaknya profesi konvensional
  • KARENA KONTRADIKSI MAKA ADA AKIBAT:
  • Tidak bisa menikmati bonus peringkat diatasnya
  • Menuntut banyak syarat (tutup point setiap bulan, omzet dengan jumlah tertentu, PV, TGS, Kualified 3 bulan, Syarat kaki dll)
  • Peringkat mengakibatkan POSISI PIRAMIDA SAMPAI KAPANPUN (Orang yang diuntungkan yang paling atas dan yang paling memenuhi syarat). Perusahaan menunda pembayaran bonus jika menerapkan peringkat yang tinggi (Peringkat yang belum dicapai oleh member)
  • Semakin tinggi peringkat, maka semakin besar persentasi bonus dari total omzet group, tetapi tidak otomatis bonus semakin besar, sebab masih tergantung omzet yang diciptakan dan berbagai syarat lain.
  • Semakin banyak peringkat didalam MLM, semakin banyak BONUS TERPANDING dan selanjutnya bonus yang diterima member justru semakin kecil, sebab setiap peringkat senantiasa ada syarat.
  • Anekdot Pangkat Jendral, Gajih Kopral (Jika peringkat tinggi, tetapi jaringan rontok)
  • Setinggi apapun peringkat seseorang, tetaplah seorang DISTRIBUTOR!
  • Peringkat adalah MOTIVASI SEMU (Kembang Gula berisi Racun)

22. KERUGIAN DALAM PERINGKAT 23. KERUGIAN DALAM PERINGKAT 24. REWARD (HADIAH-HADIAH) (1)

  • Reward biasanya dalam bentuk motor, mobil, rumah, tour dll
  • Reward pada hakekatnya hasil keringat member yang diberikannya ditunda (Bonus yang terpanding), tetapi bonus yang terpandi