Ox Sist Reprod,2009

  • Published on
    08-Dec-2015

  • View
    220

  • Download
    5

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Ox Sist reprod 2009

Transcript

<ul><li><p>FARMAKOTERAPIFATHIYAH SAFITHRI</p><p>LABORATORIUM FARMAKOLOGI FAKULTAS KEDOKTERAN-UMM2009 </p></li><li><p>ESTROGENEstrogen endogen : estradiol (terbanyak), estron, dan estriol.</p><p>Potensi estradiol &gt; estron&gt;estriolTempat sintesa : ovarium (90%), hepar, korteks adrenal, lemak, plasenta, testis</p></li><li><p>BIOSINTESA ESTROGEN</p></li><li><p>Regulasi Sintesa Estrogen</p></li><li><p>Efek Fisiologi EstrogenSistem Reproduksi- pertumbuhan &amp; perkembangan seks primer : tuba falopii, uterus,serviks, dan vagina- sekret kelenjar serviks &amp; vagina : lebih &gt;, lebih cair, proliferasi kelenjar &amp; pembuluh darah endometrium - Pertumbuhan &amp; perkembangan seks sekunder : mamae, penimbunan lemak, kulit halus, pertumbuhan rambut, hiperpigmentasi areola dan genetalia</p></li><li><p>Efek Fisiologi EstrogenMetabolisme : Protein : anabolismeLemak : HDL , LDL , TG , kolesterol total Tulang : menghambat proses resorbsi tulang mempengaruhi pertumbuhan tulang dan penutupan epifise pd &amp; endothel vaskuler : NO dan prostasiklin vasodilatasiRetensi air dan garam (mel. Angiotensin II) edemarasa kencang pd mamaehati , CNS: pe ringan COP, jantung</p><p>Siklus menstruasi</p></li><li><p>Reproductive hormonal &amp; endometrial patterns</p></li><li><p>1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28</p><p>GnRH</p><p>Prl-RF</p><p>HIPOTALAMUS</p><p>HIPOFISIS</p><p>GnRH-R</p><p>Prl-R</p><p>FSH</p><p> LH</p><p>Prolaktin</p><p>OVARIUM</p><p>Estradiol</p><p>EstradiolProgesteron</p></li><li><p> Mekanisme Kerja Estrogen</p></li><li><p>Farmakokinetik EstrogenAbsorbsi :- Mudah diabsorbsi lewat sal. cerna, mukosa atau kulit bisa peroral, parenteral, trans dermal, topikal.- Tidak larut dalam air- Absorbsi cepat, metabolisme cepat masa kerja singkatDistribusi : - sebagian besar terikat kuat dg protein (SHBG)- mengalami sirkulasi enterohepatikMetabolisme : di hepar, estradiol estron estriol. Konjugasi dg asam sulfat atau glukoronat konjugat sebagian alami enterohepatic cycle.(bakt usus enz hidrolitik ubah konjugat menj hormon bebas lg diabsorbsi lg o/ usus sirkulasi). Konjugat yg tdk alami enterohepatic cyc diekskresi lwt faecesEkskresi : lewat ginjal dalam bentuk terkonjugasi dg asam sulfat atau glukoronat</p></li><li><p>Estrogen SintetikEstrogen sintetik : diethylstilbestrol, ethynil estradiol, mestranol metabolisme lebih lambat sehingga mempunyai masa kerja lebih panjang dan potensinya lebih besar daripada estrogen alami. Larut dalam lemak sehingga dapat disimpan dalam jaringan lemak dan secara lambat dilepaskan.</p></li><li><p>Penggunaan Terapi EstrogenMengganti produksi estrogen yg kuranghipogonadisme primer ( terapi pengganti pada wanita yang mengalami defisiensi estrogen. Terapi hormonal pada post-menopause : osteoporosis, gangguan vasomotor, mencegah penyakit kardiovaskuler, vaginitisMenekan produksi estrogen endogen (kontraseptif)sebagai kontrasepsi oral (kombinasi bersama progesterone).sebagai morning after pill (DES atau ethinyl estradiol)Mengatasi keadaan / penyakit yang dipengaruhi hormon estrogendismenorrhoe yang berat (diberikan bersama dengan progesterone)karsinoma prostat (DES)endometriosis ( estrogen &amp; progesterone digunakan untuk mensupresi ovulasi secara jangka panjang sehingga menghasilkan endometrium yang atropi.</p></li><li><p>EFEK SAMPING TERAPI ESTROGENAbnormal menstrual bleedingRetensi cairanMualPeningkatan sintesa hormon-binding globulin oleh heparPeningkatan kadarTGPeningkatan blood clottingMeningkt resiko Ca mamae &amp; uterine</p></li><li><p>SERMs (Selective Estrogen Receptor Modulators)Yaitu senyawa yang mempunyai memiliki aktivitas estrogenik pada jaringan tertentu. Tujuan : menghasilkan obat yang memberikan efek estrogenik pada jaringan tertentu dimana efek tersebut menguntungkan, mis : tulang, otak, hepar (Raloksifen parsial agonis pd tulang tp tdk menstimuli proliferasi endometrium Tx. osteoporosis)tidak berefek atau berefek antagonis pada jaringan seperti mamae dan endometrium efek proliferatif hilang (Tamoksifen, Toremifene). Tamoksifen sitrat efek antagonis thd transkripsi gen ttt pada jar. mamae RE di sitoplasma hamb proliferasi sel yg dependent estrogen (Tx. Ca mamae)</p></li><li><p>ANTIESTROGENSenyawa yang bersifat antagonis murni terhadap hampir semua jaringanMekanisme kerja : kompetitif antagonis thd reseptor estrogen (RE)Mis : klomifen, ICI 182,780Klomifen hambat feedback (-) pd pituitari FSH, LH ovulasi (Tx. Infertilitas)ICI 182,780 mengikat RE dan , menekan transaktivasi, me degradasi RE tapi melindungi RE dari degradasi hamb proliferasi Ca mamae yang resisten thd tamoksifen.</p></li><li><p>PROGESTINSintesa sekresi di : ovarium (korpus luteum, fase luteal, stimulasi oleh LH), korteks adrenal, testis, plasenta</p><p>Efek Fisiologi :Fase sekresi endometrium, sekret kelenjar endoserviks lbh pekat &amp; jml berkurang penetrasi sperma ke cervix lbh sulit. Hamil (progestin ): hambat kontraksi uterus, implantasi, cegah reaksi penolakan thd fetus, mempertahankan kehamilan, proliferasi kelenj asiniMenyebabkan withdrawl bleeding ketika kdr P tiba-tiba turunEfek termogenik (suhu tubuh naik 10 F</p><p>Farmakokinetik : mirip estrogen</p></li><li><p>PROGESTIN SINTETIKDerivat progesteron : medroxyprogesteron acetate (parenteral)Derivat testosteron : norethindrone, norgestrel, ethynodiol diacetate, levonogestrel (peroral)</p><p>Progestin terbaru ( efek androgenik minimal) : desogestrel, norgestimate, gestodeneEfek androgenik progestin : me HDL, me LDL, toleransi glukosa.Desogestrel (inaktif), metabolitnya aktif</p></li><li><p>Penggunaan ProgestinKontrasepsi. Umumnya digunakan dalam bentuk kombinasi dengan estrogen. Progestin bekerja sebagai kontrasepsi dengan cara menurunkan kemungkinan terjadinya konsepsi dan implantasi melalui efeknya pada mucus cervical, uterus dan endometrium serta motilitas uterus. Pada dosis &gt;&gt;&gt; (mis. depot medroxyprogesterone) progesterone juga menghambat pelepasan GnRH sehingga kontrasepsi menjadi lebih efektif. Mengontrol perdarahan disfungsional dari uterus (DUB). Terapi endometriosis (ectopic endometrial tissue) &amp; dysmenorrhea Mengatur haidSupresi laktasi pada post partum </p></li><li><p>EFEK SAMPING PROGESTINBB Gangg toleransi glukosa(efek diabetogenik) me kebut OAD/insulinHDL, LDL resiko IMA UdemHT, sakit kepalaMual, muntahEksaserbasi acneme fakt koagulasi VII, VIII, IX, X&amp; XII, me fakt antikoagulasi prot C, prot S &amp; antitrombin III pembekuan drh &gt;&gt;&gt; resiko trombemboli</p></li><li><p>KONTRASEPSI HORMONALORALa. Kombinasi (camp E &amp; P dg rasio dosis tetap=monophasic) : microgynon, b. Sekuensial (rasio E &amp; P mirip keadaan normal)biphasic ; hari 5-15 , 16-25triphasic : hari ke 5-12 E &amp; P rendah hari ke 13-18 E tinggi, P sedikit meningkat hari ke 19-25 E &amp; P tinggic. Mini pill (hanya P): utk yang KI thd Estrogen, mis. ibu menyusui (excluton)d. Post-coital / Kontrasepsi Darurat </p></li><li><p>KONTRASEPSI HORMONALPARENTERALa. Kombinasi E &amp; P : IM, 1bulan/x . mis: cyclofem (25 mg depotmedroxyprogesterone acetate dan 5 mg estradiol cypionate), mesigyna ( 50 mg norethindrone enanthate dan 5 mg estradiol valerate) b. P saja : IM, 3 bulan / x mis : Depo Provera (depot-medroxyprogesterone acetat )IMPLANTcontoh : Norplant (levonogestrel), 5th/x</p></li><li><p>Mekanisme kerja kontrasepsi oral kombinasi:Estrogen : hambat release FSH, LH (cegah ovulasi), menebalkan mukosa cerviks (cegah penetrasi sperma), perub. endometrium (cegah implantasi), perub motilitas tuba, up-regulasi R/progesteron, counteract efek androgenik progestin sintetik Progestin : supresi GnRH (cegah ovulasi), menebalkan mukus cerviks</p><p>Keuntungan penggunaan kontrasepsi oral :- siklus mens teratur, dismenorrhea , endometriosis - me insiden Ca ovarium, Ca endometrium, fibroadenoma mamae, fibrocystic disease, kiste fungsional, kehamilan ektopik- me densitas tulang</p><p>Kerugian : me insiden Ca mamae, me resiko peny kardiovask, mengganggu toleransi glukosa</p></li><li><p>Interaksi dengan Obat LainObat yang bisa menurunkan effikasi kontrasepsi : Induksi metab :dilantin (fenitoin), primidone, karbamazepin, barbiturate, rifampisin,fenilbutazon, griseofulvin ,terbinafinMembunuh bakt usus: penisilin, tetra, kloramp, sulfonamid Obat yg effikasinya dipengaruhi kontrasepsi oral : asetaminofen(), antikoagulan(), hipoglikemia oral (), metil dopa , guanetidin, steroid()Obat yang mengalami potensiasi jika diberikan bersama kontrasepsi oral : antidepressant, benzodiazepine, beta bloker, kortikosteroid, teofilin, vitamin C</p></li><li><p>Kontraindikasi Kontrasepsi OralKI : hamil, &lt; 6 minggu post partum, riwayat iskemia jantung / stroke, riwayat gangguan pembekuan darah, perokok berat, usia &gt; 35 tahun, hipertensi (180/110), DM (lebih dari 20 tahun), migren, penderita Ca mamae, tumor hepar. Hati-hati penggunaannya pada : riwayat perdarahan pervaginam, hipertensi (160/100 dan &lt; 180/110), pernah menderita Ca mamae, sedang terapi epilepsy (fenitoin) atau TBC (rifampicin). </p></li><li><p>KONTRASEPSI DARURATIUD / AKDR (T Cu380A, Multiload, Nova-T). dipasang 3-5 hr pascasanggama.Pil Kombinasi (Diberikan dlm 3 hr pascasanggama). microgynon 50, ovral, neogynon, nordiol, eugynon. Microgynon 30, nordett, mikrodiol. Progestin : PostinorEstrogen : Lynoral, Premarin, Progynova</p></li><li><p>Obat Penunda MenstruasiKomposisi : Progestin onlyContoh : norethisterone (Primolut N), lynesterol (Endometril), Luthenyl</p><p>Pemakaian : dimulai 7-10 hari sebelum hr I menstruasi yg akan dtg , diminum 2-3x1 tab dan dihentikan 3 hari sebelum waktu yang diinginkan utk haid. 2-3 hr stlh obat dihentikan withdrawl bleeding </p><p>Efek samping : perdarahan terus menerus, spottingKI : hamil, gangguan faal hepar</p></li><li><p>Obat yang Mempengaruhi Motilitas Uterus</p></li><li><p>Obat yang Me Motilitas UterusDigunakan u/a. induksi persalinan - Oksitosin - Agonis Muskarinik, Agonis -1 adrenergik (minor excitatory)b. kontrol perdarahan post-partum - Oksitosin- 5-HT (ergot alkaloid :ergonovine, methylergonovine) vasokonstriksi, supresi laktasi- PGF 2 (carboprost)- PGE2 (dinoprostone)c. aborsi- RU 486 (mifeprostone) : progesteron antagonis- PGE2 atau PGF 2 </p></li><li><p>Obat yg Me Motilitas UterusMencegah persalinan prematurSupresi kontraksi uterus u/ mperlambat persalinan (meresiko fetal distress slm pjlnan ke RS, persiapan operasi)</p><p>Agonis 2 adrenergik (terbutalin, ritodrine) ES : takikardi, COP , hiperglikemiCalcium Channel Blocker (nifedipin)</p></li></ul>