Ozen Pembaca Runtah

  • Published on
    06-Aug-2015

  • View
    781

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

Ozen Pembaca runtah.com Ozen Syrup, Informasi obat kali ini akan menjelaskan jenis obat alergi Cetirizine HCL, yang diantaranya menjelaskan dosis obat, komposisi atau kandungan obat Ozen Syrup, manfaat atau kegunaan dan khasiat atau dalam bahasa medis indikasi, aturan pakai Ozen Syrup, cara minum/makan atau cara menggunakannya, juga akan menerangkan efek samping atau kerugian, pantangan atau kontra indikasi serta bahayanya, over dosis atau keracunan, dan farmakologi serta meknisme kerja dari obat Ozen Syrup, dan inilah penjelasannya: KOMPOSISI Cetirizine HCL. INDIKASI Rinitis alergi musiman dan tahunan, urtikaria kronik idiopatik. KONTRA INDIKASI Hipersensitif terhadap komponen obat atau hidroksizin. PERHATIAN Dapat mengganggu kemampuan mengemudi atau menjalankan mesin, hamil, laktasi. EFEK SAMPING Gangguan sistim saraf otonom, kardiovaskular, sistim saraf pusat dan saraf tepi, gastrointestinal, saluran kemih dan kelamin. Gangguan pendengaran dan keseimbangan, metabolik dan nutrisi, muskuloskeletal, gangguan psikiatrik, sistim pernapasan, reproduksi, retikuloendotelial, kulit, indera pengecapan dan penciuman, penglihatan. INDEKS KEAMANAN PADA WANITA HAMIL Baik penelitian reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko pada janin maupun penelitian terkendali pada wanita hamil atau hewan coba tidak memperlihatkan efek merugikan (kecuali penurunan kesuburan) dimana tidak ada penelitian terkendali yang

mengkonfirmasi risiko pada wanita hamil semester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trisemester selanjutnya). KEMASAN Sirup 5 mg / 5 ml x 60 ml. DOSIS Dewasa dan anak usia 12 tahun atau lebih : 1 kali sehari 1 2 sendok teh. Anak usia 6 11 tahun : 1 kali sehari 1 2 sendok teh. Anak usia 2 5 tahun : 1 kali sehari sendok teh. PENYAJIAN Dikonsumsi bersamaan dengan makanan atau tidak OZEN

GOLONGAN GENERIK Cetirizine HCL. INDIKASI Rinitis alergi musiman dan tahunan, urtikaria kronik idiopatik.

KONTRA INDIKASI

Hipersensitif terhadap komponen obat atau hidroksizin.

PERHATIAN

Dapat mengganggu kemampuan mengemudi atau menjalankan mesin, hamil, laktasi.

EFEK SAMPING

Gangguan sistim saraf otonom, kardiovaskular, sistim saraf pusat dan saraf tepi, gastrointestinal, saluran kemih dan kelamin. Gangguan pendengaran dan keseimbangan, metabolik dan nutrisi, muskuloskeletal, gangguan psikiatrik, sistim pernapasan, reproduksi, retikuloendotelial, kulit, indera pengecapan dan penciuman, penglihatan.

KEMASAN Tablet salut selaput 10 mg x 3 x 10's.

DOSIS

# #

Dewasa dan anak usia 12 tahun atau lebih : 1 kali sehari 5 10 mg. Anak usia 6 - 11 tahun : 1 kali sehari 5 - 10 mg.

Home Obat Alergi CETIRIZINE 10 MG INF CETIRIZINE 10 MG INF

Lihat Gambar Ukuran Besar CODE: A58 Harga Per Satuan Terkecil: Rp500.00 Stock hubungi cs kami: 1 item(s) Quantity: BELI Add to Wish List Deskripsi Kirim Ke Teman Anda Harga Tersebut diatas Tidak Mengikat, Sewaktu-Waktu Dapat Berubah Tanpa Pemberitahuan Terlebih Dahulu

CETIRIZINE 10 mg Tablet Salut Selaput

KOMPOSISI : Tiap tablet salut selaput mengandung Cetirizine diHCl FARMAKOLOGI :

10 mg

Cetirizine adalah antihistamin, pada dosis farmakologi aktif, mempunyai efek mengantuk yang lebih kecil, dengan tambahan sifat antialergi. Cetirizine adalah reseptor H1-antagonis selektif dan pada reseptor lain efeknya dapat diabaikan, bebas dari efek anticholinergik dan antiserotonin. Cetirizine menghambat mediator histamin fase awal dari reaksi alergi, juga menurunkan migrasi sel inflamasi dan melepaskan mediator yang berhubungan dengan respon alergi yang sudah lama. FARMAKOKINETIK : - Puncak level darah untuk 0,3 ug/ml dicapai antara 30- 60 menit setelah pemberian Cetirizine 10 mg. - Waktu paruh plasma kira-kira 11 jam. - Absorpsi sangat konsisten pada semua subjek. Pengeluaran melalui ginjal 30 ml/menit dan waktu paruh ekskresi kira-kira 9 jam. - Cetirizine terikat kuat pada protein plasma.

INDIKASI : - Pengobatan perennial rinitis, alergi rinitis musiman dan kronik idiopatik urtikaria.

POSOLOGI :

- Dewasa dan anak-anak diatas atau sampai 12tahun: 1 tablet (10 mg) perhari. - Pada saat ini tidak cukup data klinik untuk direkomendasikan penggunaan Cetirizine pada anak-anak di bawah atau sampai 12 tahun. - Pada saat ini tidak ada data, yang menyarankan penurunan dosis untuk penderita lansia. 0 Pada penderita kerusakan ginjal, dosis harus dikurangi menjadi 1/2 tablet perhari.

OVER DOSIS : Mengantuk dapat menjadi gejala overdosis, akibat mengkonsumsi 50 mg sebagai dosis tunggal. Pada anak-anak, bisa terjadi agitasi (gelisah). Apabiia terjadi overdosis, pengobatan diiakukan pada gejalanya atau pendukungnya, bisa disarankan untuk menggunakan obat pencernaan secara bersamaan. Hingga saat ini, tidak ada antidot yang khusus. Cetirizine tidak efektif untuk dihilangkan dengan cara dialysis, dan dialysis akan tidak efektif kecuali zat yang dapat didiaiisa sama-sama dicerna. KONTRA INDIKASI : Penderita dengan pengalaman hipersensitif pada Cetirizine. Cetirizine kontraindikasi pada ibu menyusui karena diekskresikan melalui ASI. PERINGATAN DAN PERHATIAN : - Penelitian dengan ukuran objektif tidak menunjukkan adanya efek cetirizine pada fungsi kognitif, kinerja motorik atau mengantuk. Walaupun demikian, adanya efek terhadap system syaraf pusat telah diamati pada beberapa individu penderita,

karenanya hati-hati bila mengendarai mobil atau mengoperasikan mesin. - Penggunaan pada kehamilan Cetirizine hanya boleh diberikan kepada wanita hamil, bila benar-benar diperhitungkan keuntungan lebih besardari kerugiannya. - Hati-hati penggunaan pada penderita epilepsi.

EFEK SAMPING : Ada beberapa laporan terjadinya efek samping ringan dan sementara, misalnya sakit kepala, pusing, mengantuk, gelisah, kering mulut dan ketidaknyamanan pada pencernaan. Pada beberapa individu terjadi reaksi hipersensitif, termasuk reaksi kulit dan mungkin terjadi angiodema. INTERAKSI : Pada saat ini tidak ada interaksi dengan obat lain. Penelitian Diazepam dan Cetirizine tidak memperlihatkan interaksi. Seperti pemakaian antihistamin lainnya, disarankan untuktidak mengkonsumsi alkohol. KEMASAN : Dus berisi 3 strip @ 10 tablet salut selaput No. Reg. GKL0412421717A1 Simpan pada suhu kamar (25- 30 C), terlindung dari cahaya.

FARTOLIN SYRUP

KOMPOSISI

:

Per 5 mL : Salbutamol Sulfat 1,2 mg, Guaifenesin 50 mg. INDIKASI Asma bronkhial, bronkhitis kronis, & : emfisema. :

PERHATIAN

Hipertiroidisme, penyakit koroner termasuk hipertensi, gangguan koroner & diabetes melitus. Penggunaan bersama dengan -bloker. Interaksi obat : penghambat mono amin oksidase dan antidepresan trisiklis bisa mempotensiasi aksi Salbutamol pada sistem pembuluh darah. EFEK SAMPING :

Gemetar yang halus pada otot rangka, terutama tangan, takhikardia ringan, berdebar, & vasodilatasi perifer. Sakit kepala. Gangguan saluran pencernaan & mengantuk. KEMASAN :

Sirup DOSIS

1,2

mg/5

mL

x

100

mL. :

Dewasa & anak berusia lebih dari 12 tahun : 2-3 kali sehari 2-4 sendok teh. Anak berusia 6-12 tahun : 2-3 kali sehari 2 sendok teh. PENYAJIAN :

Dikonsumsi pada perut kosong (1 atau 2 jam sebelum/sesudah makan) PABRIK Fahrenheit .: Farmakologi :. SALBRON (Salbutamol) merupakan suatu obat agonis beta-2 adrenergik yang selektif. Pada bronkus SALBRON akan menimbulkan relaksasi otot polos bronkus secara langsung. Maka SALBRON efektif untuk mengatasi gejala-gejala sesak napas pada penderita-penderita yang mengalami bronkokonstriksi seperti : asma bronkial, bronkitis asmatis dan emfisema pulmonum, baik untuk penggunaan akut maupun kronik. SALBRON menghambat pelepasan mediator dari pulmonary mast cell, mencegah kebocoran kapiler dan udema bronkus serta merangsang pembersihan mukosiliar. Sebagai agonis beta-2 SALBRON pengaruhnya terhadap adrenoseptor beta-1 pada sistem kardiovaskuler adalah minimal. Ratio stimulasi beta-2/beta1 salbutamol lebih besar dari obat-obat simpatomimetik lainnya. :

SALBRON dapat digunakan oleh anak-anak maupun dewasa. SALBRON juga bekerja langsung pada otot polos uterus yaitu menurunkan kontraktilitasnya. Efek SALBRON dapat dihambat oleh obat-obat penghambat reseptor beta, maka SALBRON tidak boleh diberikan bersama-sama dengan obat tersebut. SALBRON diabsorpsi dengan baik melalui saluran pencernaan sehingga efeknya akan tampak setelah 15 menit dan berlangsung selama 4 8 jam. Waktu paruh eliminasinya berkisar dari 2,7 sampai 5 jam. SALBRON tidak dimetabolisme oleh enzim-enzim COMT maupun sulfatase dari dinding intestin. Di hati akan berkonjugasi dengan sulfat. Diekskresi melalui urin dalam bentuk utuh. .: Indikasi :. SALBRON merupakan obat bronkodilator untuk menghilangkan gejala sesak napas pada penderita asma bronkial, bronkitis asmatis dan emfisema pulmonum. .: Kontra Indikasi :. Penderita yang hipersensitif terhadap Salbutamol. .: Dosis :. Untuk tablet :

Dewasa : sehari 3-4 kali 2-4 mg. Anak diatas 6 tahun : sehari 3-4 kali 2 mg. Anak 2-6 tahun : sehari 3-4 kali 1 mg-2 mg.

Untuk sirup :

Dewasa : sehari 3-4 kali 1-2 sendok teh. Anak diatas 6 tahun : sehari 3-4 kali 1 sendok teh. Anak 2-6 tahun : sehari 3-4 kali -1 sendok teh.

Dosis anak adalah 0,3 mg/kg.bb./hari, dibagi dalam 3 dosis. .: Efek Samping :. Berupa nausea, sakit kepala, palpitasi, tremor, vasodilatasi periferal, takikardi dan hipokalemi yang kadangkadang timbul sesudah pemberian dosis tinggi. .: Peringatan dan Perhatian :. Agar diberikan secara hati-hati pada pasien

tirotoksikosis. Karena data-data penggunaan pada triwulan pertama dari kehamilan masih terbatas, maka sebaiknya penggunaannya dihindari. Hindari penggunaan pada penderita dengan hipertensi, penyakit jantung iskemik dan pasien yang sudah tua. .: Lain-lain :. Penyimpanan: Simpan pada suhu di baw

Recommended

View more >