Panduan Compre Jiwa Fixed

  • View
    16

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

paduan kode raga jiwa

Transcript

PANDUAN COMPREJIWABISMILLAHIRRAHMANIRRAHIIM

- Anamnesis Psi- Tulis Diagnosis Multiaxial- Diagnosis: Skizofrenia Paranoid- Tx: Haloperidol

2006Pendapat 1:- Anamnesis kriteria diagnosis- Diagnosis: Depresi- Tx: TxPendapat 2:- Px. Simtomatologi (Waham & Halusinasi)- Diagnosis: Skizofrenia

2007Pendapat 1- Anam Psikiatri- Px Status mental Diagnosis multiaksial- Diagnosis: DepresiTerapi :Depresi dan skizofren

2008 Anamnesis Psikiatri Px Status mental (simptomatologi) Diagnosis dan Terapi Depresi Skizofrenia Cemas menyeluruh Diagnosis multiaksial

PROSES DIAGNOSIS1. ANAMNESIS RIWAYAT PSIKIATRI2. PEMERIKSAAN FISIKA. PEMERIKSAAN FISIK UMUMa. Keadaan umumb. Kesadaranc. Tanda vitald. Kepala (mata, THT)e. Thorak/ dada (jantung, paru)f. Abdomen (hepar, lien)g. Urogenitalh. Ekstremitas B. PEMERIKSAAN NEUROLOGIa. Kaku kudukb. N. cranialc. Motorikd. Sensorike. Reflex fisiologisf. Reflex patologis3. PEMERIKSAAN PENUNJANG/ TAMBAHANTes psikologi/ psikiatri, EEG, EKG, Rontgen, CT scan, Lab, dll4. FORMULASI DIAGNOSIS (Intisari dari: pemeriksaan riwayat psikiatri, pemeriksaan status mental, PF, Pemeriksaan penunjang)5. DIAGNOSIS MULTI AKSIALAksis I: Gangguan Klinis Kondisi lain yang menjadi fokus perhatian klinis Aksis II: Gangguan kepribadian (onset > 18 tahun) Retardasi Mental ( onset < 18 tahun)Aksis III: Kondisi medik umum Aksis IV : Masalah psikososial dan lingkungan/stresorAksis V : Penilaian Fungsi secara global 6. TERAPI Farmakoterapi Psikoterapi7. TINDAK-LANJUT Evaluasi terapi Evaluasi diagnosis

GANGGUAN JIWA DIBAGI MENJADI 2A. BERAT ( PSIKOTIK) - FUNGSIONAL- ORGANIKB. RINGAN (NEUROSIS) - CEMAS - SOMATOFORM

DIAGNOSIS GANGGUAN JIWA DAPAT DITEGAKKAN APABILA1. ADA GEJALA KLINIS BERMAKNA BERUPA SINDARIOM/ POLA PERILAKU/ POLA PSIKOLOGIK2. GEJALA KLINIS TERSEBUT MENGAKIBATKAN PENDERITAAN (CEMAS, NYERI, MENGGANGGU)3. MENIMBULKAN HENDAYA FUNGSI/ KESULITAN DALAM BERAKTIVITAS SEHARI-HARI

PEMERIKSAAN RIWAYAT PSIKIATRIAlloanamnesis: dengan siapa? Apa hubungan dengan penderita?No Item yang dinilaiNilai

210

1.Mengucapkan salam dan memperkenalkan diri

2.Menjelaskan pemeriksaan yang akan dilaksanakan

3.Menanyakan Identitas penderitaa. Nama Pasienb. Umurc. Status perkawinand. Jenis kelamine. Pekerjaan f. Latar Belakang etnis/agama

4. Menanyakan Keluhan utama

5.Riwayat Penyakit Sekaranga. Onsetb. Gejala Klinis/ gejala lainc. Factor Pencetusd. Hendaya 4 fungsi (peran,waktu luang,pekerjaan dan perawatan diri)e. Perjalanan penyakit (perkembangan/durasi)f. Stressorg. Faktor memperberat dan memperingan

6. RPADAa. PsikiatrikPernah mengalami sakit seperti ini? Obatnya apa?b. Medis Pernah mempunyai penyakit medis atau bedah yang berat atau trauma berat yang memerlukan perawatan di RS?c. Riwayat Penggunaan Alkohol dan zat lain.Jumlah dan frekuensi pemakaian

7.Riwayat Pribadia. Kehamilan dan Persalinan Apakah terdapat masalah dengan kehamilan dan persalinan ibu. Apakah terdapat cidera saat kelahiran Bagaimana keadaan emosi dan fisik ibu saat pasien lahir. Apakah terdapat masalah kesehatan saat ibu hamil. Apakah ibu menggunakan alkohol dan zat saat hamil.

b. Masa anak anak awal ( usia 1 s/d 3 tahun) Kebiasaan makan Minum ASI atau botol Masalah makan Perkembangan awal Berjalan Berbicara Perkembangan bahasa Perkembangan motorik Pola tidur Toilet training Usia Sikap orang tua Gejala masalah perilaku Menghisap ibu jari ngompol Kepribadian saat anak- anak Pemalu Overaktif

c. Masa anak anak tengah (usia 3 s/d 11 tahun) Bagaimana prestasi belajarnya? Dan bagaimana hubungan dengan teman sebaya nya?

d. Masa anak anak akhir (pubertas sampai masa remaja) Hubungan sosial Riwayat sekolah Perkembangan kognitif dan motorik Maslah emosional dan fisik Seksualitas

e. Masa dewasai. Riwayat pekerjaan jumlah dan lama pekerjaan alasan pindah kerja perubahan status pekerjaan

ii. Riwayat perkawinan Sudah pernah menikah sebelumnya? Hubungan dengan istri/ suami bagaimana?

iii. Riwayat militer Pernah masuk akademi militer?

iv. Riwayat pendidikan Pendidikan terakhir apa? Ada kendala tidak?

v. Keagamaan Mengikuti aliran agama tertentu tidak?

vi. Aktivitas sosial Sering mengikuti kegiatan sosial atau tidak?

vii. Situasi hidup sekarang

viii. Riwayat hukum

f. Riwayat Psikoseksual

g. Riwayat Keluarga

h. Riwayat mimpi dan fantasi Tema mimpi yang paling sering apa?

PEMERIKSAAN STATUS MENTAL PASIEN AutoanamnesaA. Gambaran umuma. Penampilan: postur, ketenangan, pakaian, dandanan, rambut, kuku tampak sehat, tampak sakit, agak sakit, seimbang, kelihatan tua, kelihatan muda, kusut, seperti anak-anak, kacau, cemas (tangan lembab, keringat di dahi, postur tegang, mata lebar)b. Tingkah laku: manerisme, tiks, gerakan isyarat, stereotipik, ekopraksia, hiperaktivitas, dll. Cara berjalan, ketangkasan, kegelisahan, dan manifestasi fisik lainnya harus digambarkan

Macam-macam Tingkah laku yang bisa diamati pada pasien :a. Stereotype : Gerakan yang bertahan dalam satu atau dua macam type gerakan yang terus menerus diulang untuk waktu yang lama tanpa tujuan yang jelasb. Manireren : grakan bermacam macam tapi kesemuanya aneh dan keanehannya sering menarik perhatian di sekelilingnyac. Echolalia : selalu menirukan apa yang diucapkan orang laind. Echopraxia : selalu menirukan apa yang dilakukan orang lain.c. Sikap terhadap pemeriksa: bekerja sama, bersahabat, penuh perhatian, tertarik, datar, merendahkan, kebingungan, apatis, bermusuhan, menyenagkan, mengelak, berlindung, rigid, curiga, tegang, aktif, pasif, katalepsi ( sikap yang berlebihan dalam satu kedudukan saja untuk jangka waktu lama , aneh, tidak ada tujuan dan tidak masuk akal)B. Emosi : Afek dan Mooda. Afek: sesuai, tidak sesuai, terbatas, tumpul, datar, sejalan mood, tidak sejalan mood disimpulkan oleh pemeriksa dari ekspresi wajah pasienb. Mood- Mood disforik: Mood yang tidak menyenangkan- Mood eutimik : Mood dalam rentang normal- Mood yang meluap luap (expansive mood)- Anhedonia : Hilangnya minat dan terhadap aktivitas rutin- Mood yang irritable : Mudah diganggu dan dibuat marahc. Kesesuaian : afek sesuai/ tidak sesuai. Cotoh ketidaksesuaian afek: afek datar sambil berbicara tentang dorongan pembunuhanC. Pembicaraan (kualitas dan kuantitas)a. Kualitas: berespon normal terhadap petunjuk dari wawancara, fasih, suka mengomel, cepat, lambat, ragu-ragu, emosional, dariamatis, emosionalb. Kuantitas: banyak bicara (logorrhea), sedikit bicara (poverty of speech)c. Gangguan bicara : tergagap-gagap (disartria), spontan/tidakD. Gangguan persepsia. IlusiAdalah suatu persepsi panca indera disebabkan adanya rangsang panca indera yang ditafsirkan salah. Seperti contoh seorang penderita dengan perasaan yang bersalah menginterpretasikan suara gesekan daun dengan suara yang mendekatinya. 5 jenis ilusi yaitu ilusi visual, akustik, olfaktorik, gustatorik dan taktil.b. HalusinasiAdalah pesepsi panca indera tanpa rangsang rangsang reseptor dari panca indera.Jenis halusinasi yaitu :a. Halusinasi akustik dibedakan 2 yaitu akoasma (suara berisik) dan phonema (membentuk kata jelas)b. Halusinasi penglihatan (visual)c. Halusinasi gustatorik (pengecapan)d. Halusinasi taktil (perabaan)e. Halusinasi haptik (seolah bersinggungan secara fisik)c. DepersonalisasiAdalah suatu gangguan persepsi berupa merasa dirinya berubahd. Derealisasi Adalah suatu gangguan persepsi berupa merasa dirinya/sekelilingnya atau lingkungannya berubah. E. Proses pikiran a. Bentuk pikirDibagi menjadi 2 yaitua. Realistik : Berpikir sesuai kenyataan dan realitas yang adab. Autistik: Pikiran yang tidak realistis / dereistikb. Arus pikir Macam macamnya yaitu :a. Flight of Ideas: Pikiran yang meloncat loncat. Pokok fikiran susul menyusul dengan cepat.b. Inkoherensi : Dalam satu kalimat hanya kumpulan kata kata dan tidak ada artinya.c. Blocking : Sering dijumpai pada skizofrenia, tiba-tiba arus fikiran terhenti tapi setelah itu kembali seperti semulad. Dst masih banyak lagi baca di simptomatologi kuningc. Isi pikir Macam-macamnya yaitu :- Delusi/ waham : suatu keyakinan atau fikiran yang salah, bertentangan dengan kenyataan , dibangun di atas unsure yang tidak berdasarkan logika, individu tidak mau melepaskannya.Sifat waham ada 5 yaitu :1. Selalu mengenai diri sendiri (egosentris)2. Selalu bertentangan dengan realitas3. Selalu bertentangan dengan logika / fikiran sehat4. Penderita percaya seratus persen kepada kebenarannya fikirannya5. Tidak dapat dirubah oleh orang lain, sekali pun dengan jalan yang logis dan rasional.Macammacam waham yang biasa muncul dan dikenali:1. Waham kebesaran2. Waham berdosa3. Waham dikejar/ presekutorik4. Waham curiga/ rujukan5. Waham cemburu6. Waham hypochondarii- ObsesiAdalah suatu fikiran yang bersifat terpaku, terus menerus mengganggu, mendesak ke taraf kesadaran dan timbulnya tidak dapat dielakkan penderita sendiri- FobiaAdalah suatu keadaan ketakutan atau kegelisahan yang bersifat irrasional yang diakui ketidakbenarannya oleh penderita tetapi tetap menguasai jalan pikirannya. Biasanya tertuju pada objek dan situasi tertentu.F. Sensorium dan kognisia. Kesadaran: komposmentis, somnolen, stupor, koma, letargi, kewaspadaan, keadaan fuga (fugue state)b. Orientasi (tempat, waktu, personal, situasi)c. Daya ingati. Tingkat daya ingat (segera, baru saja, agak lama, lama/jauh)ii. Gangguan daya ingat: hypermnesia, amnesia, dan paramnesia (konfabulasi, de javu dan jamais vu)d. Konsentrasie. Perhatian kemampuan berhitung atau mengeja kata secara mundur, atau menyebutkan 5 benda yang dimulai huruf tertentu (sesuaikan dengan latar pendidikan), mengeja kata DUNIA dibalik hypervigilitas (perhatian yang berpindah-pindah obyek), hypovigilitas (kurang perhatian terhadap sekitarnya), autisme (hidup dalam fikirannya sendiri dan tidak ada perhatian terhadap sekelilingnya)f. Kemampuan baca-tulis pasien d