PARIWARA IPB - Biopharmaca Biof IPB 2016 Vol 317.pdf · menyelenggarakan pelatihan “Diagnosa Ultrasonography…

  • Published on
    09-Mar-2019

  • View
    212

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

<p>Terbit Mingguan PARIWARA IPB/Mei 2016/ Volume 317</p> <p>PARIWARA IPB</p> <p>Penanggung Jawab : Yatri Indah Kusumastuti Pimpinan Redaksi: Siti Nuryati Redaktur Pelaksana: Ahsan Saifurrohman Editor : Nunung Munawaroh Reporter : Siti Zulaedah, Dedeh H, Awaluddin, Waluya S, Aris Solikhah </p> <p>Fotografer: Cecep AW, Bambang A Layout : A Saifurrohman Sirkulasi: Agus Budi P, Endih M, Untung </p> <p>Alamat Redaksi: Humas IPB Gd. Andi Hakim Nasoetion, Rektorat Lt. 1, Kampus IPB Darmaga Telp. : (0251) 8425635, </p> <p>Email: humas@apps.ipb.ac.idMedia Komunikasi InternalInstitut Pertanian Bogor</p> <p>Penanaman Perdana dan Peluncuran Start Up Industri Benih Padi IPB 3S</p> <p>Menteri Riset Teknologi dan P e n d i d i k a n T i n g g i (Menristekdikti) RI, Prof.Dr. Mohamad Nasir melakukan penanaman perdana benih padi varietas IPB 3S di Desa T e g a l r a s a K e c a m a t a n Ta n j u n g s a r i K a b u p a t e n Bogor, Senin (25/4). Kegiatan ini diinisiasi oleh Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB), yang didukung Direktorat Jenderal P e n g u a t a n I n o v a s i Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi RI, PT. B L S T I P B , s e r t a penangkar/produsen benih ASBENINDO. Penanaman ini </p> <p>s e k a l i g u s p e l u n c u r a n program Star Up Industri B e n i h P a d i 3 S u n t u k P e n g e m b a n g a n S i s t e m P r o d u k s i P a d i d a l a m Mendukung Swasembada Pangan Nasional.</p> <p>Rektor IPB, Prof.Dr. Herry Suhardiyanto mengatakan, program start up industri benih dikembangkan sebagai salah satu solusi atas kendala ketersediaan sumber benih dalam sistem produksi benih d i I n d o n e s i a y a n g b e r p e n g a r u h l a n g s u n g terhadap ketersediaan benih bermutu untuk petani. (Awl)</p> <p>FEM IPB Gelar Jembatan Agribisnis Indonesia di Malaysia </p> <p>Departemen Agribisnis, Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) Institut Pertanian Bogor (IPB) melaksanakan program Jembatan Agribisnis Indonesia (JAI) dan kegiatan Widyakarya mahasiswa ke perkebunan dan pabrik pengolahan kelapa sawit di Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu-Kalimantan Barat dan Khucing, Sarawak-Malaysia, (15-17/4). Kegiatan ini diinisasi oleh Dr. Bayu Krisnamurthi. </p> <p>Dr Bayu mengatakan program ini berupaya menjembatani kegiatan akademik di kampus (perkuliahan, penelitian) dengan kondisi sebenarnya di lapangan (sisi praktisi). Dengan demikian, terangnya, peserta dan khususnya mahasiswa diharapkan lebih memahami bagaimana manfaat dan perkembangan bisnis sawit bagi masyarakat dan perekonomian negara (menyerap tenaga kerja, penyumbang devisa, penyedia bahan industri dan lain-lain). ***</p> <p>Akses berita dan foto IPB terkini pada laman:</p> <p>www.ipb.ac.id, www.humas.ipb.ac.id, www.ipbmag.ipb.ac.id www.media.ipb.ac.id</p> <p>2</p> <p>Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Badan POM RI jalin kerjasama untuk tingkatkan ketahanan pangan. Hal ini mer upakan t o n g g a k p e n t i n g t e r o b o s a n penanganan keamanan pangan di </p> <p>Indonesia. Penandatanganan kerjasama dilaksanakan Jumat (15/4) di Jakarta. Pejabat yang menandatangani adalah kepala BPOM, Dr. Roy Sparringa, rektor IPB, Prof. Herry Suhardiyanto dan kepala Southeast Asian Food and A g r i c u l t u r a l S c i e n c e a n d Technology (SEAFAST) Center, Prof. Nuri Andarwulan.</p> <p>IPB dan Badan POM berkomitmen untuk mengembangkan joint-c e nt e r b e r u p a P u s a t Ka j i a n Kebijakan Keamanan Pangan - Center for Food Safety Policy Study </p> <p>(PK3P). Pembentukan pusat ini merupakan langkah nyata, tidak h a n y a u n t u k m e n i n g k a t k a n kesehatan masyarakat Indonesia tetapi juga daya saing produk pangan Indonesia. Pusat ini akan d i f u n g s i k a n s e b a g a i m o t o r penggerak dalam pelaksanaan k aj i a n keb i ja k a n ke a ma na n pangan melalui riset, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat ya ng i n ovat i f d a n mu t a k h i r dengan pendekatan public private partnership bersama mitra di t i n g k a t n a s i o n a l m a u p u n internasional. (dh)</p> <p>Kerjasama IPB dan Badan POM Bentuk Pusat Kajian Kebijakan Keamanan Pangan </p> <p>RSHP FKH IPB Gelar Pelatihan USG </p> <p>Ru ma h Sa k i t He w a n Pe n d i d i k a n Fa ku l t a s Kedokteran Hewan (FKH) Institut Pertanian Bogor (IPB) bekerjasama dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Jawa Barat m e n y e l e n g g a r a k a n p e l a t i h a n D i a g n o s a Ultrasonography (USG) Abdomen Anjing dan Kucing Tingkat Dasar Angkatan V, (20-22/4). Kegiatan yang digelar di Gedung Rumah Sakit Hewan FKH IPB ini diikuti oleh peserta dari Bogor, Jakarta dan Surabaya. </p> <p>Ketua pelaksana, Dr. Arni Diana Fitri menjelaskan tujuan pelatihan ini adalah untuk menambah profesionalisme dokter hewan, terutama untuk meningkatkan kualitas dokter hewan Indonesia. Melatih skill dokter hewan untuk memeriksa organ-organ di dalam perut, seperti hati, ginjal, pembuluh darah, kantong kencing, dan pada hewan bunting (anjing dan kucing). (Awl)</p> <p>Institut Pertanian Bogor (IPB), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, WWF Indonesia, dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia menggelar Simposium Nasional Dugong dan Habitat Lamun 2016. Acara bertajuk Inisiatif Bersama untuk Pelestarian Populasi Dugong dan Habitat Lamun di Indonesia ini digelar di IPB International Convention Center, Bogor (20-21/4).</p> <p>Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB, Dr. Luky Adrianto mengatakan bahwa aksi konservasi terhadap dugong dan habitat lamun di Indonesia perlu dikaitkan dengan peran dan fungsi strategis lamun dalam menyediakan sumberdaya ikan secara berkelanjutan. Acara ini menghadirkan para ahli untuk bersama menyusun pedoman monitoring lamun dan dugong. Dalam seminar ini terdapat sekira 74 abstak terkait riset dugong dan lamun. (Dh)</p> <p>DugongdanHabitatnyaButuhPerhatianMendesak</p> <p>PARIWARA IPB</p> <p>PARIWARA IPB 3</p> <p>Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2016 dibuka Senin (25/4). Hal ini disampaikan Ketua Panitia Lokal (Panlok) 33, Prof. Dr. Yonny Koesmaryono dalam jumpa pers di Kampus IPB Baranangsiang Bogor (21/4). Jumpa Pers ini juga dihadiri Humas Panlok 33, Dr. Fadjar Satrija, perwakilan Bank Mitra SBMPTN yakni Bank BNI dan Bank Mandiri. </p> <p>Pendaftaran online SBMPTN dimulai 25 April dan akan ditutup 20 Mei 2016. Sementara itu, pengumuman Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) akan dilakukan tanggal 10 Mei 2016.</p> <p>Kami perkirakan peminat SBMPTN naik, karena beberapa faktor. Pertama, adanya penurunan pelamar SNMPTN sebesar 10 persen. Penurunan ini karena adanya pembatasan pelamar SNMPTN </p> <p>berdasarkan akreditasi sekolah. Nah, 10 persen yang belum tertampung ini kemungkinan besar akan ikut dalam SBMPTN, ujar Prof. Yonny yang juga Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Institut Pertanian Bogor (IPB) ini.</p> <p>Tahun ini juga ada dua macam tes yang dilakukan yakni Computer Based Testing (CBT) dan Paper Based Testing (PBT). Tidak ada perbedaan soal dan sistem pengacakannya, yang berbeda hanya yang satu digital menggunakan komputer. (zul)</p> <p>PendaftaranSBMPTNTelahDibuka</p> <p>Menyambut peringatan Hari Otonomi Daerah 25 April, dua Guru Besar Institut Pertanian B o g o r ( I P B ) m e m b e r i k a n s u m b a n g a n p e m i k i r a n n y a melalui IPB Afternoon Brief di Kafe Taman Koleksi Kampus IPB Baranangsiang Bogor, (23/4). Keduanya adalah Guru Besar Tetap dari Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) yakni Prof.Dr. Hermanto Siregar dan Prof.Dr. Bambang Juanda. </p> <p>M e n u r u t P r o f . H e r m a n t o , kebijakan dari pusat cenderung kurang efektif ditindaklanjuti oleh daerah. Untuk menyambungkan keduanya, pemerintah daerah perlu melibatkan pakar dari p e r g u r u a n t i n g g i u n t u k menterjemahkan program atau kebijakan pemerintah pusat. Kita lihat saja, saat ini yang tertangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kebanyakan adalah pimpinan pemerintah daerah. Mungkin tidak semuanya berniat jahat untuk korupsi, bisa jadi mereka menjadi tersangka karena salah mengelola keuangannnya, ujar Prof. Hermanto.</p> <p>Sementara itu, dengan judul materi Reformasi Kebijakan D e s e nt ra l i sa s i Fi s ka l u ntu k Memantapkan Otonomi Daerah </p> <p>( O t d a ) d a l a m M e n g h a d a p i Tantangan Masyarakat Ekonomi A S E A N , P r o f . J u a n d a memberikan beberapa solusi. </p> <p>Menurutnya, Otda belum berhasil m e n u r u n k a n k e s e n j a n g a n perekonomian antar daerah. K e s e n j a n g a n i n i b a h k a n meningkat pada tahun 2014. </p> <p>U n t u k m e m p e r b a i k i n y a , pemerintah sudah menerapkan kebijakan Dana Alokasi Umum ( D A U ) . T u j u a n n y a a d a l a h p e m e r a t a a n k e m a m p u a n keuangan antar daerah untuk mendanai kebutuhan daerah. Namun formulasi DAU jangan menggunakan satu formula saja k a r e n a d a e r a h - d a e r a h d i Indonesia sangat heterogen.(zul) </p> <p>Dua Dekade Otonomi Daerah, Kebijakan Pusat Tidak Nyambung dengan Daerah</p> <p>PARIWARA IPB4</p> <p>L e m b a g a P e n e l i t i a n d a n Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Pertanian Bogor ( I P B ) m e n g a d a k a n k u l i a h perdana pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik, Sabtu (23/4) di Graha Widya Wisuda (GWW) Kampus IPB Darmaga Bogor. Ketua panitia KKN Tematik Dr. Yayat Hidayat menjelaskan, KKN IPB telah dilaksanakan sejak tahun 1970-an. KKN Tematik merupakan metamorfosis dari KKN dan Kuliah Kerja Profesi (KKP). </p> <p>KKN Tematik tahun 2016 ini diikuti oleh 1.559 mahasiswa, yang terdiri dari 444 mahasiswa Fakultas Pertanian (Faperta), 206 Mahasiswa Fakultas Peternakan (Fapet), 514 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM), 264 mahasiswa Fakultas Ekologi Manusia (Fema), 1 mahasiswa Fakultas Kehutanan (Fahutan), 4 mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), dan 26 mahasiswa dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK). </p> <p>Lokasi KKN Tematik IPB 2016 dilaksanakan di enam provinsi, 23 kabupaten/kota, 66 kecamatan, 266 desa, dan melibatkan 127 dosen pembimbing lapang. (Awl)</p> <p>IPB Lepas 1.559 Mahasiswa Peserta KKN Tematik</p> <p>LAPAN-IPB Satellite Siap Diluncurkan </p> <p>Tim Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) dan tim Institut Pertanian Bogor (IPB) m e n y e l e n g g a r a k a n s o s i a l i s a s i p e r s i a p a n peluncuran satelit LAPAN-A3/LAPAN-IPB Satellite (LISAT) dan empat bulan hasil operasi satelit L A PA N- A 2 / L A PA N- O R A R I . K e g i a t a n i n i berlangsung pada Senin, 25 April 2016 di Pusat Teknologi Satelit LAPAN, Jl. Cagak Satelit KM 04 Rancabungur Bogor, Jawa Barat. </p> <p>LAPAN-IPB merupakan satelit yang memiliki berat 1 1 5 k i l o g r a m . S a t e l i t i n i m e m b a w a m i s i penginderaan jauh eksperimental untuk memantau sumberdaya pangan. Dengan kemampuannya, LAPAN-IPB akan mampu mengidentifikasi tutupan dan penggunaan lahan s er ta pemantauan l ingkungan. Satel i t juga mengemban misi pemantauan kapal laut. Satelit ini rencananya akan diluncurkan pada 10 Juni 2016 dari Shriharikota, India.(RF)</p> <p>Institut Pertanian Bogor (IPB) kembali menerima visitasi akreditasi internasional dari Asesor ASEAN University Network-Quality Assurance (AUN-QA). Visitasi Tim Asesor dari AUN-QA ini dalam rangka Akreditasi Internasional Fakultas Kedokteran Hewan, Departemen Manajemen Sumberdaya P e r a i r a n s e r t a D e p a r t e m e n K o n s e r v a s i Sumberdaya Hutan dan Ekowisata. Tim Asesor ini diterima secara resmi di Ruang Sidang Rektor Kampus IPB Darmaga (26/4). </p> <p>Kepala Kantor Manajemen Mutu IPB Dr. Fredinan Yulianda mengatakan proses asesmen ini di lakukan untuk mendapatkan Ser t i f ikasi Internasional AUN-QA. Sertifikasi Internasional berbasis penjaminan mutu (Quality Assurance) ini menekankan pada sistem manajemen pendidikan yang mencakup seluruh aspek seperti kurikulum, proses pembelajaran, pelayanan pendidikan, penelitian, kontribusi kepada masyarakat, dan fasilitas pendidikan.(dh)</p> <p>Asesor AUN-QA Kembali Melakukan Asesmen pada Empat Program Studi di IPB</p> <p>PARIWARA IPB 5</p> <p>Dalam rangka merayakan ulang tahunnya yang ke-15, Departemen Ilmu Ekonomi (IE) Fakultas Eknomi dan Manajemen (FEM) Institut Pertanian Bogor (IPB) mengadakan acara IE Days dengan tema Sehat dan Gembira Bersama Departemen Ilmu Ekonomi, yang diikuti oleh dosen, staf dan mahasiswa IE, Minggu (24/4). Acara dimulai </p> <p>dengan sepeda sehat berkeliling IPB yang dipimpin langsung oleh Ketua Departemen IE Dr. Dedi Budiman Hakim, dimulai dari Gedung Andi Hakim Nasoetion, dan berakhir di gedung baru FEM Kampus IPB Darmaga. </p> <p>Dekan FEM IPB Dr. Yusman Syaukat menjelaskan tentang gedung baru FEM serta agenda peresmian Program Studi Ekonomi Syariah yang akan menjadi Departemen Ekonomi Syariah. Sementara Ketua D epar temen IE Dr. D e di Budiman Hakim menyampaikan tujuan acara kali ini adalah menjalin silaturahmi bersama seluruh keluarga Ilmu Ekonomi. Ia pun mengucapkan terimakasih kepada mahasiswa yang telah ikut mengenalkan IE kepada masyarakat dan berharap semoga ke depannya IE Day ini dapat terlaksana lebih meriah lagi.</p> <p>Pada kesempatan ini turut hadir Wakil Rektor Bidang Sumberdaya dan Kajian Strategis IPB Prof.Dr. Hermanto Siregar. Saya atas nama IPB mengucapkan selamat ulang tahun kepada Departemen IE dan berharap dalam usia yang ke-15 ini IE dapat semakin berprestasi terutama dalam meningkatkan publikasi internasionalnya, ujarnya.(RF) </p> <p>PMDSU,Pendidikan,Kerjasama,danRisetBerkelasInternasional</p> <p>Program Pendidikan Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) merupakan program percepatan mahasiswa lulusan sarjana untuk disiapkan m e n j a d i c a l o n d o s e n a t a u peneliti dengan gelar doktor. Program ini mengedepankan o u t p u t m a h a s i s w a d e n g a n pengalaman yang sinergi antara pendidikan dan riset dengan waktu tempuh yang optimal yakni selama empat tahun. Oleh karena itu dibutuhkan atmosfer penelitian yang baik dengan </p> <p>d i b i m b i n g o l e h d o s e n berpengalaman beserta rekam jejak panjang dan bereputasi di tingkat internasional, sehingga akan dihasilkan lulusan yang memiliki wawasan penelitian y a n g l u a s , m e m p u n y a i networking internasional, dan menghasilkan penelitian yang bermutu tinggi.</p> <p>Institut Pertanian Bogor (IPB) m e n j a d i s a l a h s a t u penyelenggara program PMDSU bersama sembilan perguruan tinggi lain di Indonesia, bercita-c i t a m e n j a d i s a l a h s a t u perguruan tinggi kelas dunia yang mengedepankan riset dan p e n g e m b a n g a n i l m u p e n g e t a h u a n . T i g a o r a n g mahasiswa PMDSU dari Program S t u d i Te k n o l o g i Ke l a u t a n , Fakultas Perikanan dan Ilmu K e l a u t a n ( F P I K ) I P B y a n g </p> <p>dibimbing oleh promotor Dr. Henry Manik melakukan riset dalam bidang akustik di Selat L e m b e h , S u l a w e s i U t a r a . Mahasiswa tersebut antara lain Angga Dwinovantyo, Steven Solikin, dan Rina Nurkhayati. Riset yang dilakukan merupakan penelitian pe...</p>