Pariwara Vol 004 Tahun IPB Vol 004 Tahun...PARIWARA IPB Terbit Harian Fakultas Peternakan (Fapet) Institut Pertanian Bogor ... Katulampa 2, PAUD Citra Bangsa Sejahtera, SD dan SMA Bina Insani, serta SD

  • Published on
    28-Apr-2018

  • View
    219

  • Download
    7

Embed Size (px)

Transcript

<ul><li><p>Media Komunikasi InternalInstitut Pertanian Bogor</p><p>Penanggung Jawab : Yatri Indah Kusumastuti Pimpinan Redaksi: Siti Nuryati Redaktur Pelaksana: D Ramdhani </p><p>Editor : Nunung Munawaroh Reporter : Siti Zulaedah, Dedeh H, Awaluddin Fotografer: Cecep AW, Bambang A </p><p>Layout : D Ramdhani Sirkulasi: Agus Budi P, Endih M, Untung Alamat Redaksi: Humas IPB Gd. Andi Hakim Nasoetion, </p><p>Rektorat Lt. 1, Kampus IPB Dramaga Telp. : (0251) 8425635, Email: humas@apps.ipb.ac.id</p><p>Volume 004/ Tahun 2018</p><p>PARIWARA IPB</p><p>Terbit Harian</p><p>Fakultas Peternakan (Fapet) Institut Pertanian Bogor (IPB) turut mempelopori berdirinya organisasi Asosiasi Dewan Editor Indonesia (ADEI). Acara launching Kongres Asosiasi Dewan Editor Indonesia I (ADEI) dilaksanakan di Balai Penelitian Ternak, Bogor (26/1). Peresmian dilakukan oleh Direktur Pengelolaan Kekayaan Intelektual Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) RI, Prof.Sanjuga.</p><p>ADEI akan menjadi perwakilan resmi Council of Asian Science Editors (CASE) di Indonesia dalam mengelola jurnal dan manuskrip. CASE merupakan asosiasi dewan editor jurnal tingkat regional Asia yang berpusat di Korea Selatan, bertujuan meningkatkan kualitas jurnal yang diterbitkan di Asia untuk berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan kesejahteraan manusia.</p><p>ADEI adalah organisasi non-pemerintah, non-partisan dan non-profit. Sebagai wadah berkumpulnya para dewan editor jurnal ilmiah nasional di Indonesia. Organisasi ini memiliki visi untuk menjadi organisasi yang berkontribusi terhadap pengembangan </p><p>ilmu pengetahuan, teknologi dan seni di Indonesia. Organisasi ini memiliki misi untuk meningkatkan kualitas dan keterbacaan jurnal Indonesia, serta mempromosikan ke tingkat internasional.</p><p>Ketua ADEI yang juga Guru Besar Fapet IPB, Prof. Dr. Komang G Wiryawan, menyampaikan terbentuknya ADEI diharapkan dapat mewadahi kerja sama, komunikasi dan informasi antar anggota maupun organisasi profesi lain pada tingkat nasional, regional dan internasional. Selain itu diharapkan dapat meningkatkan kualitas jurnal ilmiah Indonesia dengan berbagi informasi dan konsultasi tentang editing dan publikasi; melakukan pembinaan guna menjaga kualitas jurnal ilmiah di Indonesia; mengupayakan keterbacaan jurnal Indonesia di tingkat nasional, regional dan internasional.</p><p>ADEI akan menjadi tuan rumah untuk kegiatan The 5th Asian Science Editor Conference and Workshop bekerja sama dengan Asia Pacific Association of Medical Journal Editors (APAME) pada tanggal 18-19 Juli 2018. Akan dihadiri oleh sekira 250 peserta dari Dewan Editor di Asia Pasifik. Kami berharap ADEI dapat menjadi mitra pemerintah dan ke depan hasil kongres dapat menjadi pondasi yang baik, ujar Prof Komang.</p><p>Peserta kongres merupakan perwakilan editor di bawah naungan perguruan tinggi, himpunan dan asosiasi profesi, badan litbang pertanian, badan litbang kesehatan, dan LIPI yang berasal dari berbagai bidang ilmu, antara lain kesehatan, pertanian, teknik, bahasa, seni, budaya dan lain-lain yang jumlahnya 60 jurnal baik dari Jawa maupun luar Jawa.</p><p>Wakil Rektor Bidang Sumberdaya dan Kajian Strategis IPB, Prof. Dr. Hermanto Siregar menyampaikan dukungan IPB terhadap organisasi ini. Sementara, Kepala Pusat Litbang Peternakan (Puslitbangnak), Dr. Atien Priyanti Sudarjo Putri menyambut gembira adanya ADEI. Sebagai peneliti, saya bergembira dan sangat bangga, kantor Puslitbangnak akan tercatat dalam sejarah sebagai tempat kongres pertama ADEI, ujarnya.(dh)</p><p>Fapet IPB Turut Pelopori Berdirinya Asosiasi Dewan Editor Indonesia</p></li><li><p>2</p><p>1. Senin- Jumat, 29 Januari- 9 February 2018Summer CourseIndonesian Agri-innovation and Agribusiness : Opportunites for Domestic and Global Markets</p><p>Waktu : 09.00 WIB - selesai </p><p>Tempat : Departemen Agribisnis, FEM IPB Dramaga Bogor</p><p>Unit Penanggung Jawab : Dept. Agribisnis FEM IPB </p><p>CP : 0251-8629654</p><p>2. Rabu, 31 Januari 2018 Sosialisasi SNMPTN -SBMPTN dan IPB Expo 2018 </p><p>Waktu : 07.00 - 11.30 WIB </p><p>Tempat : Graha Widya Wisuda, Kampus IPB Dramaga Bogor </p><p>Unit Penanggung Jawab : WR. AK IPB </p><p>CP: 0251-8622642 ex. 207</p><p>3. Kamis, 1 Februari 2018 </p><p>Lokakarya Sekolah Pascasarjana (Sps)</p><p>Waktu : 08.00- 13.00 WIB </p><p>Tempat : Auditorium Andi Hakim Nasoetion, Kampus IPB Dramaga Bogor</p><p>Unit Penanggung Jawab : Sekolah Pascasarjana IPB </p><p>CP : 0251- 8622640</p><p>4. Jumat, 2 Februari 2018 </p><p>Pelatihan Ibadah Haji dan Umroh "Haji Rasulullah SAW</p><p>Waktu : 09.00 - 11.00 WIB </p><p>Tempat : Ruang Rapat, Lantai 1 Masjid Al-Hurriyyah IPB, Kampus IPB Dramaga Bogor</p><p>Unit Penanggung Jawab : DKM Al- Hurriyyah IPB </p><p>CP : 0251-8621746</p><p>5. Jumat, 2 Februari 2018 </p><p>Pelantikan Wakil Rektor IPB </p><p>Waktu : 09.00 WIB - selesai </p><p>Tempat : Lobby Gedung Andi Hakim Nasoetion, Kampus IPB Dramaga Bogor</p><p>Unit Penanggung Jawab : Dit, SDM IPB </p><p>CP : 0251-8622642 ex. 411</p><p>6. Sabtu, 3 Februari 2018 </p><p>Shinnenkai 2018 </p><p>Waktu : 09.00- 17.00 WIB </p><p>Tempat : Auditorium Common Class Room, Kampus IPB Dramaga Bogor</p><p>Unit Penanggung Jawab : Panitia Shinnenkai IPB </p><p>CP : Roza (08128600535)</p><p>7. Kamis- Jumat, 8- 9 Februari 2018 </p><p>Workshop dan Seminar Nasional Jabatan Fungsional dengan tema "Strategi Peningkatan Profesionalisme dan Kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Jabatan Fungsional</p><p>Waktu : 08.00 - 16.00 WIB Tempat : Gedung Auditorium FMIPA, Kampus IPB Dramaga Bogor</p><p>Unit Penanggung Jawab : Dit. SDM IPB </p><p>CP : 0251-8622642 ex. 411</p><p>Update Agenda Institut Pertanian Bogor Periode 29 Januari - 9 Februari 2018 </p><p>Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Association internationale des tudiants en sciences conomiques et commerciales (AIESEC)/International Association of Students in Economic and Commercial Sciences) Institut Pertanian Bogor (IPB) melaksanakan proyek sosial Waste Not Bogorsejak tanggal 2 Desember 2017 hingga 20 Januari 2018. Proyek sosial ini memiliki objek untuk meningkatkan kepedulian masyarakat dan partisipan dari proyek mengenai pengelolaan sampah. Partisipan dari proyek ini merupakanwarga negara asing (WNA) dari berbagai negara, seperti Belanda, India, Kolombia, Vietnam, India, dan Australia. Selama berlangsungnya proyek sosial ini turut serta para relawan lokal yang menemani para WNA.</p><p>Agar tercapai tujuan, proyek Waste Not Bogor memiliki beberapa fase, yaitu inspire, educate, impact. Fase inspire memberikan kesempatan kepada para </p><p>partisipan untuk bertemu dan mengenal tokoh maupun komunitas yang akan memberikan pandangan baru dan lebih dalam mengenai pengelolaan sampah. Pada fase ini kamibekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI; Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB; dan Majestic Buana Group,ujar Ketua UKM AIESEC IPB, Christyana Henrietta</p><p>Fase berikutnya adalah educate yang bertujuan mempelajari cara mengelola dan mendaur ulang sampah. Pada fase ini mereka bekerja sama dengan beberapa komunitas dan organisasi yaitu WABE, Perpustakaan Sampah, Clean Action dan WWF.</p><p>Fase terakhir yaitu impact, merupakan saat bagi para partisipan untuk turun ke lapangan dan mengimplementasikan segala hal yang telahdipelajari mengenai pengelolaan sampah. Kegiatan dalam fase ini berupa School Roadshow dan kunjungan ke desa/kelurahan binaan yang berlokasi di Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan.Selama di desa binaan, para partisipan diberikan kebebasan untuk menyelesaikan masalah mengenai pengelolaan sampah pada desa tersebut.School Roadshow dilaksanakan pada empat sekolah,yaitu SD Katulampa 2, PAUD Citra Bangsa Sejahtera, SD dan SMA Bina Insani, serta SD Pertiwi.</p><p>Selain beragam kegiatan mengenai pengelolaan sampah, para partisipan yang merupakan WNA mendapatkan kegiatan budaya untuk mengetahui lebih dalam mengenai Indonesia, dan khususnya Bogor. Kegiatan ini berupa A Day in Bogor, Global Village dan Belajar Membatik dengan Batik Bogor Tradisiku. Para partisipan sangat puas dengan projek sosial ini karena telah mengenal lebih jauh mengenai pengelolaan sampah dan langsung dapat mencoba mengeksekusinya, kata Christyana.***</p><p>UKM AIESEC IPB Libatkan Warga Negara Asing dalam Proyek Sosial</p><p>Akses berita dan foto IPB terkini pada laman:</p><p>www.ipb.ac.id, www.humas.ipb.ac.id, www.ipbmag.ipb.ac.id www.media.ipb.ac.id</p><p>Page 1Page 2</p></li></ul>