pedoman hidup muhammadiyah

  • Published on
    06-Aug-2015

  • View
    1.517

  • Download
    2

Embed Size (px)

Transcript

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Allah telah menetapkan bahwa kejayaan, kesuksesan dan kebahagiaan hidup manusia, baik di dunia yang sementara maupun di Akhirat yang selama-lamanya hanyalah dengan amal Agama yang sempurna, sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW, yang telah dilaksanakan oleh para sahabat. Saat ini kehidupan rakyat Indonesia yang merupakan Negara terbesar di dunia dengan jumlah penduduk Islam terbesar sangat terpuruk dan menyedihkan, karena kita sudah sangat jauh dari suasana kehidupan Agama yang sempurna sebagaimana yang telah dicontohkan Rasulullah SAW. Setiap hari kita saksikan begitu banyak kejahatan dan kebathilan baik di media cetak maupun elektronik seperti, korupsi, minuman keras, narkoba, perampokan, pencurian, perampokan, penipuan, pemalsuan, penyuapan, pembunuhan, pemerkosaan, perselingkuhan, perzinahan dan kejahatan lainnya. Kasus korupsi Kasus korupsi yang sangat menarik perhatian kita dalam beberapa bulan terakhir adalah Kasus Bank Century, kasus penggelapan pajak oleh Gayus Tambunan, seoarng pegawai Golongan III A Ditjen Pajak Kementerian Keuangan, yang mempunyai kekayaan haram lebih dari Rp. 100 miliar itu, yang melibatkan para pejabat di insatansi penegak hukum baik Kepolisian, Kejaksaan, Kehakiman, Pengusaha dan para Advokat. Masalah berat lainnya yang banyak terjadi adalah masalah minuman keras dan narkoba. Betapa banyak korban yang jatuh, yang menyebakan kematian puluhan orang karena minum minuma keras oplosan yang mengandung alcohol melebihi batas yang dapat dikonsumsi manusia.

Disamping minuman keras yang telah banyak memakan korban, adalah masalah narkoba. Indonesia saat ini merupakan salah satu Negara yang menjadi target utama pemasaran barang haram tersebut. Disamping diproduksi di dalam negeri, juga begitu seringnya usaha penyelundupan narkoba dari berbagai Negara, terutama Malaysia. Kasus penyelundupan narkoba terakhir terjadi dilakukan oleh seoarng wanita Filipina yang membawa narkoba dengan nilai miliaran rupiah. Sebelumnya para penyelundup narkoba melibatkan warga Negara Australia, India, Iran, dan Malaysia dan warga negara lainnya, disamping warga Indonesia sendiri. Kerusuhan Masal Belum lagi masalah kerusuhan masal yang melibatkan banyak orang di banyak daerah di Indonesia, terutama dalam kegiatan Pemilu Kepala Daerah baik untuk Pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur maupun Bupati dan Wakil Bupati atau Walikota dan Wakil Walikota, yang masih juga penuh dengan kecurangan dan politik uang. Tawuran masal juga terjadi antar mahasiswa di Kampus baik antar Fakultas dalam satu Universitas maupun antar Universitas yang satu dengan yang lain, yang bukan hanya mengakibatkan korbam jiwa, tetapi juga merusak dan menghancurkan sarana dan fasilitas Kampus. Belum lagi tawuran masal antar kampung yang sering disebabkan oleh masalah yang sangat sepele. Penyebab Segala Jenis Kejahatan Itu semua bisa terjadi karena kita sudah tidak peduli lagi dengan pedoman hidup yang Islami. Banyak orang yang sudah tidak peduli lagi dengan moral dan kehidupan beragama yang suci. Banyak manusia hanya mengejar kebahagiaan hidup di dunia yang sangat singkat dan sementara ini, lupa bahwa mereka akan mati. Dan kematian itu adalah hal yang pasti. Rasulullah bersabda, bahwa setiap jiwa pasti akan mengalami kemattian. Dan itu sangat benar sekali.

Korupsi di Indonesia sudah demikian kronis dan menggurita di seluruh Kemeterian dan Non Kementerian, baik di Pusat maupun daerah, yang melibatkan banyak pejabat, tidak terkecuali Menteri, Pejabat Eselon I, Gubernur, Bupati, walikota, anggota DPR dan DPRD dan banyak lagi

Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah adalah seperangkat nilai dan norma Islami yang bersumber Al-Quran dan Sunnah menjadi pola bagi tingkah laku warga Muhammadiyah dalam menjalani kehidupan sehari-hari sehingga tercermin kepribadian Islami menuju terwujudnya masyarakat utama yang diridloi Allah SWT. Landasan dan sumber Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah ialah Al- Quran dan Sunnah Nabi yang merupakan pengembangan dan pengayaan dari pemikiranpemikiran formal (baku) dalam Muhammadiyah seperti Matan Keyakinan dan Cita-Cita Hidup Muhammadiyah, Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah, Matan Kepribadian Muhammadiyah, Khittah Perjuangan Muhammadiyah, serta hasil-hasil Keputusan Majelis Tarjih.

B. Masalah Baagaimana pedoman hidup islami warga muhammadiyah ?

C. Ruang Lingkup Pedoman hidup islamiwarga Muhammadiyah . D. Tujuan Untuk mengetahui pedoman hidup islami warga Muhammadiyah .

BAB II PEDOMAN KEHIDUPAN ISLAMI WARGA MUHAMMADIYAH

A. Pendahuluan 1. Pemahaman Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah adalah seperangkat nilai dan norma Islami yang bersumber pada Al-Quran dan Sunnah untuk menjadi pola bagi tingkah laku warga Muhammadiyah dalam menjalani kehidupan sehari-hari sehingga tercermin kepribadian Islami menuju terwujudnya masyarakat Islam yang sebenarbenarnya. Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah merupakan pedoman untuk menjalani kehidupan dalam lingkup pribadi, keluarga, bermasyarakat, berorganisasi, mengelola amal usaha, berbisnis, mengembangkan profesi, berbangsa dan bernegara, melestarikan lingkungan, mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan mengembangkan seni dan budaya yang menunjukkan perilaku uswah hasanah (teladan yang baik).

2. Landasan dan Sumber Landasan dan sumber Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah ialah AlQuran dan Sunnah Nabi yang merupakan pengembangan dan pengayaan dari pemikiran-pemikiran formal (baku) dalam Muhammadiyah seperti Matan Keyakinan dan Cita-Cita Hidup Matan Muhammadiyah, Kepribadian Muqaddimah Anggaran Khittah Dasar

Muhammadiyah,

Muhammadiyah,

Perjuangan

Muhammadiyah, serta hasil-hasil Keputusan Majelis Tarjih.

3.

Kepentingan

a. Warga Muhammadiyah dewasa ini makin memerlukan pedoman kehidupan yang bersifat panduan dan pengayaan dalam menjalani berbagai kegiatan sehari-hari. Tuntutan ini didasarkan atas perkembangan situasi dan kondisi antara lain: b. Kepentingan akan adanya pedoman yang dijadikan acuan bagi segenap anggota Muhammadiyah sebagai penjabaran dan bagian dari Keyakinan Hidup Islami Dalam Muhammadiyah yang menjadi amanat Tanwir Jakarta 1992 yang lebih merupakan konsep filosofis. c. Perubahan-perubahan sosial-politik dalam kehidupan nasional di era reformasi yang menumbuhkan dinamika tinggi dalam kehidupan umat dan bangsa serta mempengaruhi kehidupan Muhammadiyah, yang memerlukan pedoman bagi warga dan pimpinan Persyarikatan bagaimana menjalani kehidupan di tengah gelombang perubahan itu. d. Perubahan-perubahan alam pikiran yang cenderung pragmatis (berorientasi pada nilai-guna semata), materialistis (berorientasi pada kepentingan materi semata), dan hedonistis (berorientasi pada pemenuhan kesenangan duniawi) yang menumbuhkan budaya inderawi (kebudayaan duniawi yang sekular) dalam kehidupan modern abad ke-20 yang disertai dengan gaya hidup modern memasuki era baru abad ke-21. e. Penetrasi budaya (masuknya budaya asing secara meluas) dan multikulturalisme (kebudayaan masyarakat dunia yang majemuk dan serba melintasi) yang dibawa oleh globalisasi (proses hubungan-hubungan sosialekonomipolitik-budaya yang

membentuk tatanan sosial yang mendunia) yang akan makin nyata dalam kehidupan bangsa. f. Perubahan orientasi nilai dan sikap dalam bermuhammadiyah karena berbagai faktor (internal dan eksternal) yang memerlukan standar nilai dan norma yang jelas dari Muhammadiyah sendiri.

4. Sifat a. Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah memiliki beberapa sifat/kriteria sebagai berikut:

b. Mengandung hal-hal yang pokok/prinsip dan penting dalam bentuk acuannilai dan norma. c. Bersifat pengayaan dalam arti memberi banyak khazanah untuk membentuk keluhuran dan kemulian ruhani dan tindakan. d. Aktual, yakni memiliki keterkaitan dengan tuntutan dan kepentingan kehidupan sehari-hari. e. Memberikan arah bagi tindakan individu maupun kolektif yang bersifat keteladanan. f. Ideal, yakni dapat menjadi panduan umum untuk kehidupan sehari-hari yang bersifat pokok dan utama. g. Rabbani, artinya mengandung ajaran-ajaran dan pesan-pesan yang bersifat akhlaqi yang membuahkan kesalihan. h. Taisir, yakni panduan yang mudah difahami dan diamalkan oleh setiap muslim khususnya warga Muhammadiyah.

5. Tujuan Terbentuknya perilaku individu dan kolektif seluruh anggota Muhammadiyah yang menunjukkan keteladanan yang baik (uswah hasanah) menuju terwujudnya Masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.

6. Kerangka Materi Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah dikembangkan dan dirumuskan dalam kerangka sistematika sebagai berikut: 1. 2. 3. Bagian Umum : Pendahuluan Bagian Kedua : Islam dan Kehidupan Bagian Ketiga : Kehidupan Islami Warga Muhammadiyah a. b. c. d. e. f. Kehidupan Pribadi Kehidupan dalam Keluarga Kehidupan Bermasyarakat Kehidupan Berorganisasi Kehidupan dalam Mengelola Amal usaha Kehidupan dalam Berbisnis

g. h. i. j. k.

Kehidupan dalam Mengembangkan Profesi Kehidupan dalam Berbangsa dan Bemegara Kehidupan dalam Melestarikan Lingkungan Kehidupan dalam mengembangkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kehidupan dalam Seni dan Budaya

4. Bagian Keempat : Tuntunan Pelaksanaan 5. Bagian Kelima : Penutup

B. Pandangan Islam Tentang Kehidupan Islam adalah Agama Allah yang diwahyukan kepada para Rasul, sebagai hidayah dan rahmat Allah bagi umat manusia sepanjang masa, yang menjamin kesejahteraan hidup materiil dan spirituil, duniawi dan ukhrawi. Agama Islam, yakni Agama Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad sebagai Nabi akhir zaman, ialah ajaran yang diturunkan Allah yang tercantum dalam Al-Quran dan Sunnah Nabi yang shahih (maqbul) berupa perintah-perintah, larangan-larangan, dan petunjuk-petunjuk untuk kebaikan hidup manusia di dunia dan akhirat. Ajaran Islam bersifat menyeluruh yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisah-pisahkan meliputi bidang-bidang aqidah, akhlaq,

Recommended

View more >