Pelaku-Pelaku Ekonomi Dalam Sistem Perekonomian Indonesia

  • View
    978

  • Download
    1

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Pelaku-Pelaku Ekonomi Dalam Sistem Perekonomian Indonesia . Oleh : Anggita Rachmanantya (VIII C/03) Celia Asrida Della Devara (VIII C/08) Marizka Aviana P (VIII C/17) Mutiara Riezky Amiaji (VIII C/20). Sistem Ekonomi. - PowerPoint PPT Presentation

Transcript

Pelaku-Pelaku Ekonomi Dalam Sistem Perekonomian Indonesia

Pelaku-Pelaku Ekonomi Dalam Sistem Perekonomian Indonesia Oleh :Anggita Rachmanantya (VIII C/03)Celia Asrida Della Devara (VIII C/08)Marizka Aviana P (VIII C/17)Mutiara Riezky Amiaji (VIII C/20)Sistem Ekonomi 21. Pengertian Sistem Ekonomi

Kelangkaan timbul sebagai akibat ketidakseimbangan antara keinginan manusia untuk mendapatkan barang dan jaaa dengan kemampuan faktor-faktor produksi menghasilkan barang dan jasa untuk memenuhi keinginan tersebutPara ahli ekonomi membagi masalah pokok ekonomi yang dihadapi menjadi :Apakah barang dan jasa yang harus diproduksi (what)Bagaimana caranya memproduksi barang dan jasa tersebut (how)Untuk siapakah barang dan jasa tersebut diproduksi (for whom)3SiSTem Ekonomi :

Suatu aturan dan tata cara untuk mengoordinasikan perilaku masyarakat dalam menjalankan kegiatan ekonomi untuk mencapai suatu tujuan.

Setiap negara memiliki sistem perekonomian yang berbeda-beda.tetapi pada dasarnya mengarah pada tujuan-tujuan yang sama.yaitu :a. Mencapai tingkat kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.b. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi.c. Mencapai kestabilan ekonomi dengan kesempatan kerja yang luas.d. Mengurangi jumlah pengangguran .e. Pemerataan pendapatandi antara berbagai golongan dan lapisan masyarakat.

4Macam macam sistem ekonomi

Perekonomian suatu negara :a. Sistem perekonomian liberal Sistem perekonomian yang memberikan kebebasan sepenuhnya dalam segala bidang perekonomian kepada masing-masing individu untuk memperoleh keuntungan yang sebesar-besranya. Ideologi yang menjadi lanadasan kepada sistem ekonomi liberal adalah bahwa setiap unit pelaku kegiatan ekonomi diberi kebebasan untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang memberikan keuntungan kepada dirinya.Peletak dasar liberalisme ekonomi adalah Adam Smith dalam bukunya yang berjudul The Wealth Of Nation tahun 1776yang menunjukan bahwakebebasan berusaha didorong oleh kepentingan ekonomi pribadi merupakan pendorong kuat menuju kemakmuran bangsa.5Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Liberal Setiap orang bebas memiliki alat-alat produksiAdanya kebebasan berusaha dan kebebasan bersaing.Campur tangan pemerintah dibatasiPara produsen bebeas menentukan apa dan berapa yang akan diproduksikan.Harga-harga dibentuk di pasar bebasProduksi dilaksanakan dengan tujuan mendapatkan laba.

KELEBIHAN SISTEM EKONOMI LIBERALSetiap individu diberi kebebasan memiliki kekayaan dan sumber daya produksi.Individu bebas memilih lapangan pekerjaan dan bidang usaha sendiri.Adanya persaingan yang menyebabkan kreatifitas dari setiap individu dapat berkembang.Produksi barang dan jasa didasarkan pada kebutuhan masyarakat.

Kekurangan Sistem Ekonomi Liberal1. Muncul kesenjangan yang besar antara yang kaya dan miskin.2. Munculnya monopoli dalam masyarakat.3. Kebebasan mudah disalahgunakan.4. Sulit terjadi pemerataan pendapat.

SISTEM EKONOMI SOSIALIS

Sistem ekonomi yang segala sesuatunya diatur oleh negara dan dikomandokan dari pusat.Dasar yang digunakan dalam sistem ekonomi sosialis adalah ajaran Karl Marx bahwa apabila pemikiran pribadi dihapuskan maka tidak akan memunculkan masyarakat yang berkelas-kelas sehingga menguntungkan semua pihak.Negara yang menganut sistem ekonomi sosialis yaitu Rusia,Kuba,Korea Utara,dan negara komunis lainnya.Ciri-Ciri Sistem Ekonomi SosisalisSemua sumber daya ekoomi dimilikidan dikuasai oleh negara.Seluruh kegiatan ekonomi harus diusahakan bersama.Segala keputusan mengenai jumlah dan jenis barang ditentukan oleh pemerintah.Harga-harga dan pengendalian barang dikendalikan oleh negara.Semua warga masyarakat adalah karyawan bagi negara.

Kelebihan Sistem Ekonomi Sosialis

Pemerintah mudah melakukan pengawasan terhadap jalannya perekonomian.Tidak ada kesenjagan ekonomi karena distribusi pemerintah dapat dilakukan secara merataPemerintah lebih mudah melakukan pengaturan terhadap barang dan jasa yang akan diproduksi.Pemerintah lebih mudah ikut campur dalam pembentukan harga.

Kekurangan Sistem Ekonomi SosialisMematikan kreatifitas dan inovasi setiap individuIdak ada kebebasan untuk memiliki sumber dayaKurang adanya variasi dalam memproduksi barang.

SISTEM EKONOMI CAMPURAN

Perpaduan antara sistem ekonomi liberaldan sistem ekonomi sosialis.Ciri-Ciri SistemEkonomi CampuranSumber-sumber daya yang vital dikuasai oleh pemerintah.Pemerintah menyusun peraturan,perencanaan, dan menetapkan kebijaksanaan di bidang ekonomi.Swasta diberi kebebasan di bidang-bidang ekonomi dalam bataskebijaksanaan ekonomi yang ditetapkan pemerintah.Hak milik swasta atas alat produksi diakui Pemerintah bertanggung jawab atas jaminan sosial danpemerataan pendapatan.Jenis dan jumlah barang diproduksi ditentukan oleh mekanisme pasar.

Sistem Ekonomi Indonesia Sistem yang dianut oleh setiap bangsa berbeda-beda, dipengaruhi oleh ideologi masing-masing negara.Setiap Ekonomi Indonesia :Awalnya menganut sistem ekonomi liberalMasa orba sistem demokrasi ekonomiReformasi sistem demokrasi ekonomiStlh masa reformasi sistem ekonomi kerakyatan

sIstem ekonomi indonesia

Sistem Ekonomi DemokrasiSistem perekonomian di Indonesia berdasarkan Pancasila.Sistem Perekonomian Indonesia yang berdasarkan pancasila dan UUD45 disebut sistem ekonomi demokrasi.Sistem Ekonomi suatu sistem perekonomian nasional yang merupakan perwujudan dari falsafah pancasila dan UUD45Pada sistem demokrasi ekonomi ini :pemerintah dan rakyat baik golongan ekonomi lemah maupun pengusaha, aktif dalam usaha mencapai kemakmuran. Ciri-ciri Positif Sistem ekonomi DemokrasiPerekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas kekeluargaan .Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.Hak milik perorangan diakui dan pemanfaatanya tak boleh bertentangan dengan kepentingan rakyat.Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.

Ciri-ciri negatif sistem ekonomi demokrasi :Sistem free fight liberalism sistem persaingan bebas yang saling menghancurkan.2. Sistem etatismenegara beserta aparatur ekonomi negara bersifat dominan serta mendesak dan mematikan potensi daya kreasi unit-unit ekonomi.3. Persaingan tidak sehat dan pemusatan kekuatan ekonomi.

2. Sistem Ekonomi KerakyatanBerlaku di Indonesia pada tahun 1998. Pemerintah melakasanakan sistem ekonomi kerakyatan berdasarkan ketetapan MPR Nomor IV/MPR/1999.Pada sistem ini masyarakat memegang aktif dalam kegiatan ekonomi, sedangkan pemerintah menciptakan iklim yang sehat bagi pertumbuhan dan perkembangan dunia usaha.Ciri-ciri sistem ekonomi kerakyatan :Bertumpu pada mekanisme pasar yang berkeadilan dengan prinsip persaingan yang sehat.Mampu mewujudkan pembangunan berwawasan lingkungan berkelanjutan.Menjamin kesahatan yang sama dalam berusaha dan bekerja.

PELAKU UTAMA DALAM SISTEM PEREKONOMIAN INDONESIA

Peran dari BUMN:Mengelola cabang-cabang produksi.Sebagai pengelola kekayaan alam Indonesia secara efektif dan efisien.Menunjang kebijaksanaan di bidang ekonomiMenyediakan lapangan kerja bagi masyarakatKegiatan KonsumsiPemerintah membutuhkan barang dan jasa untuk menjalankan tugasnya. Seperti halnya ketika menjalankan tugasnya dalam rangka menjalani tugasnya.Kegiatan DistribusiKegiatan distribusi yang dilakuakn pemerintah dalam rangka menyalurkan barang-barang yang telah diproduksi oleh perusahaan-perusahaan negara kepada masyarakat. Kegiatan distribusi yang dilakukan pemerintah harus lancer, apabila tidak lancer dapat mempengaruhi banyak factor.b) Pemerintah sebagai Pengatur Kegiatan EkonomiKebijaksanaan dalam Dunia UsahaKebijaksanaan-kebijaksanaan pemerintah:

Pemerintah mengeluarkan UU No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian.Pemerintah mengeluarkan UU No. 7 Tahun 1992 tantang Usaha Perbankan.Pemerintah mengubah beberapa bentuk perusahaan negara agar tidak menderita kerugian.Kebijaksanaan di Bidang PerdanganganPemerintah mengeluarkan kebijakan ekspor dan impor. Kebiajakan ekspor ditetapkan dengan tujuan untuk memperluas pasar di luar negeri dan meningakatkan daya saing terhadap barang-barang luar negeri. Sedangkan tujuan kebijakan impor untuk menyediakan barang-barang yang tidak bisa diproduksi dalam negeri, pengendalian impor, dan meningkatkan daya saing.Kebijaksanaan dalam Mendorong Kegiatan MasyarakatMeningkatkan pembangunan sarana dan prasarana umum.Kebijaksanaan menyalurkan kredit kepada pengusaha kecil dan petani.

Kebijaksanaan untuk memperlancar distribusi hasil produksi.2)Swasta (BUMS)BUMS adalah salah satu kekuatan ekonomi di Indionesia, serta merupakan badan usaha yang didirikan dan dimiliki oleh pihak swasta. Tujuan BUMS untuk memperoleh laba sebesar-besarnya dan agar dapat ikut mengelola sumber daya alam Indonesia.Pemerintah melakukan kebijakan kepada BUMS, antara lain:Menumbuhkan daya kreasi dan partisipasi masyarakat.Modal yang terbatas, sehingga memerlukan kegairahan swasta dalam menggali dan mengolah sumber daya alam Indonesia.Memberi kesempatan agar perusahaan swasta dapat memperluas kesempatan kerja.Mencukupi akan kebutuhan tenaga ahli.

Peran penting BUMS dalam perekonomian Indonesia:Membantu meningkatkan produksi nasional.Menciptakan kesempatan dan lapangan kerja.Membantu pemerintah dalam usaha pemerataan pendapatan.Membantu mengurangi angka pengangguran.Menambah sumber devisaMeningkatkan sumber pendapatan negara melalui pajak.Membantu pemerintah memakmurkan bangsa.

3. KoperasiSejarah KoperasiDi mulai pada penghujung abad 19 Tahun 1895.Di pelopori oleh : R. Aria Wiraatmajo (patih di purwokerto)Gerakan ini mendapat respon baik dari masyarakat akibatnya Belanda memplagiati gerakan ini kemudian ikut mendirikan gerakan sejenis ini.Pada tahun 1908 R. Sotomo mengembangkan koperasi rumah tangga, namun gagal karena kurangnya kesadaran masyarakat akan manfaat koperasi.Tahun 1913 Serikat Dagang Islam (Serikat Is