Pembersih wajah

  • View
    202

  • Download
    5

Embed Size (px)

Transcript

Pembersih wajah

Bahan yang terkandung didalamnya adalah bahan yang sealami mungkin, mengingat wajah adalah sesuatu yang sangat sensitif. Bahan-bahan yang terkandung dalam pembersih wajah sebagian besar terdiri atas bahan-bahan yang mengandung vitamin, ekstrak tumbuh-tumbuhan tertentu yang berkhasita bagi kehalusan dan kesehatan wajah. Bahan-bahan

AirAir, biasanya kemasan kosmetik mencantumkan air dengan istilah asing yaitu triple purified water. Air menjadi pelarut dan membuat kosmetik lebih mudah diterapkan pada kulit.

vitaminBahan lain yang bisa menjadi pilihan adalah vitamin. Jenis vitamin yang sering terkandung di dalam produk perawatan kulit adalah vitamin B, C dan vitamin E. Vitamin B dan C dapat memberi efek pemutih bagi kulit, jika Anda ingin kulit tampak lebih cerah. Sementara itu, vitamin E merupakan anti oksidan yang membuat kulit menjadi lebih sehat.

Kadar pHpH adalah singkatan dari percentage of hidrogen yang artinya adalah takaran keasaman kandungan zat kimia pada produk kosmetik. Kadar pH yang tinggi bisa sangat berbahaya bagi kulit Anda. Pada awalnya produk yang mengandung pH tinggi bisa menyembuhkan tapi kemudian malah akan menjadi boomerang. Demi keamanan, lebih baik gunakan produk kosmetik yang mengandung tingkat keasaman rendah.

Alpha hydroxylJika Anda membutuhkan zat yang bisa mengelupas kulit mati sekaligus melembutkan kulit baru sebaiknya Anda menggunakan produk kecantikan yang mengandung zat alpha hydroxy. Zat ini paling banyak terdapat pada produk perawatan wajah yang berbentuk scrub atau pembersih wajah.

AstringentAstringent adalah cairan khusus berupa toner yang berfungsi mengontrol minyak di kulit dan biasa dipakai setelah membersihkan wajah. Biasanya terdapat pada penyegar wajah.

Benzoyl Peroxide Zat ini banyak terkandung pada obat jerawat. Zat yang mengandung antibakteri ini berguna mendinginkan wajah dan mengeringkan jerawat.

Pemutih Wajah

Pemutih wajah biasanya adalah bahan aktif yang terkandung didalamnya adalah bahan-bahan alami, karena wajah sangat sensitive terhadap zat-zat kimia. Bahan kimia aktif yang terkandung didalamnya antara lain, hidroquinon dalam batas yang telah ditentukan, yakni 2%.

MINYAK MINERALMinyak mineral, zat ini biasanya terkandung di dalam produk perawatan kulit jenis pelembab. Minyak mineral berfungsi untuk melenturkan dan melembutkan kulit kering. Tetapi zat ini tidak cocok untuk jenis kulit berminyak, karena akan membuat minyak semakin menumpuk di permukaan kulit sehingga dapat menutup pori-pori kulit. Pilihan untuk jenis kulit berminyak adalah pelembab yang mengandung

AntioxidantAntioxidant biasa ditemui pada produk yang berhubungan dengan kulit. Zat khusus ini bisa melindungi kulit dari bahaya zat-zat kimia dari lingkungan sekitar. Misalnya asap knalpot ataupun asap pembakaran sampah dan lainlain. Zat ini biasa terdapat pada sunblock ataupun pelembab. Antioxidant bisa juga terdapat pada buah-buahan yang

Berikut beberapa bahan berbahaya yang sering dijumpai pada kosmetik dan produk perawatan kulit lainnya. Bahan berikut adalah bahan sintetik yang sudah terbukti berbahaya bagi kesehatan menurut beberapa penelitian.

Berikut beberapa bahan berbahaya yang sering dijumpai pada kosmetik dan produk perawatan kulit lainnya. Bahan berikut adalah bahan sintetik yang sudah terbukti berbahaya bagi kesehatan menurut beberapa penelitian.

Sodium Lauryl Sulfate (SLS) and Ammonium Lauryl Sulfate (ALS) Zat ini sering dikatakan berasal dari sari buah kelapa untuk menutupi racun alami yang terdapat di dalamnya. Zat ini sering digunakan untuk campuran shampoo, pasta gigi, sabun wajah, pembersih badan dan sabun mandi. SLS dan ALS dapat menyebabkan iritasi kulit yang hebat dan kedua zat ini dapat dengan mudah diserap ke dalam tubuh. Setelah terserap, endapan zat ini akan terdapat pada otak, jantung, paru paru dan hati yang akan menjadi masalah kesehatan jangka panjang. SLS dan ALS juga berpotensi menyebabkan katarak dan menganggu kesehatan mata pada anak anak.

Bahan Pengawet Paraben Paraben digunakan terutama pada kosmetik, deodoran, dan beberapa produk perawatan kulit lainnya. Zat ini dapat menyebabkan kemerahan dan reaksi alergi pada kulit. Penelitian terakhir di Inggris menyebutkan bahwa ada hubungan antara penggunaan paraben dengan peningkatan kejadian kanker payudara pada perempuan. Disebutkan pula terdapat konsentrasi paraben yang sangat tinggi pada 90% kasus kanker payudara yang diteliti.

Propylene Glycol Ditemukan pada beberapa produk kecantikan, kosmetik dan pembersih wajah. Zat ini dapat menyebabkan kemerahan pada kulit dan dermatitis kontak. Studi terakhir juga menunjukan bahwa zat ini dapat merusak ginjal dan hati.

Isopropyl Alcohol Alkohol digunakan sebagai pelarut pada beberapa produk perawatan kulit. Zat ini dapat menyebabkan iritasi kulit dan merusak lapisan asam kulit sehingga bakteri dapat tumbuh dengan subur. Disamping itu, alkohol juga dapat

DEA (Diethanolamine), TEA (Triethanolamine) and MEA (Monoethanolamine)Bahan ini jamak ditemukan pada kosmetik dan produk perawatan kulit. Bahan bahan berbahaya ini dapat menyebabkan reaksi alergi dan penggunaan jangka panjang diduga dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker ginjal dan hati.

AluminiumAluminium sering digunakan pada produk penghilang bau badan. Aluminium diduga berhubungan dengan penyakit pikun atau Alzheimers.

Minyak MineralMinyak mineral dibuat dari turunan minyak bumi dan sering digunakan sebagai bahan dasar membuat krim tubuh dan kosmetik. Baby oil dibuat dengan 100% minyak mineral. Minyak ini akan melapisi kulit seperti mantel sehingga pengeluaran toksin dari kulit menjadi terganggu. Hal ini akan menyebabkan terjadinya jerawat dan keluhan kulit lainnya.

Polyethylene Glycol (PEG)Bahan ini digunakan untuk mengentalkan produk kosmetik. PEG akan menganggu kelembaban alami kulit sehingga menyebabkan terjadinya penuaan dini dan kulit menjadi rentan terhadap bakteri.

Bagaimana cara menghindari bahan berbahaya ini?

Pelajari dengan baik daftar kandungan yang terdapat pada label setiap produk kosmetik. Lihatlah apakah jenis jenis zat diatas terkandung di dalamnya, bila anda masih kurang yakin, anda bisa mencarinya di internet tentang bahayanya bahan tersebut. Jangan pernah dibodohi oleh kata kata natural dan organic pada kemasan produk. Memang produk tersebut mengandung satu atau dua bahan organik, tetapi kandungan bahan berbahayanya bisa berkali lipat jumlahnya.