PENGARUH CITRA MEREK, KUALITAS PRODUK, DAN ILMIAH.pdf · PENGARUH CITRA MEREK, KUALITAS PRODUK, DAN…

  • Published on
    13-Jun-2019

  • View
    212

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

PENGARUH CITRA MEREK, KUALITAS PRODUK, DAN HARGA TERHADAP

NIAT BELI HANDPHONE ANDROID SMARTFREN DI SURABAYA

ARTIKEL ILMIAH

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat PenyelesaianProgram Pendidikan Strata Satu

Jurusan Manajemen

Oleh :

ANDRE ARGANATA GUNAWAN

NIM : 2011210318

SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI PERBANAS

SURABAYA

2015

PENGESAHAN ARTIKEL ILMIAH

N a m a : Andre Arganata Gunawan

Tempat, Tanggal Lahir : Surabaya, 22 November 1993

N.I.M : 2011210318

Jurusan : Manajemen

Program Pendidikan : Strata 1

Konsentrasi : Manajemen Pemasaran

J u d u l : Pengaruh Citra Merek, Kualitas Produk Dan Harga Terhadap

Niat Beli Handphone Android Smartfren Di Surabaya

Disetujui dan diterima baik oleh :

Dosen Pembimbing,Tanggal : 11 September 2015

(Dr. Basuki Rahmat, S.E., MM)

Ketua Program Sarjana Manajemen,Tanggal : 11 September 2015

(Dr. Muazaroh, S.E., M.T.)

1

THE INFLUENCE OF BRAND IMAGE, PRODUCT QUALITY ANDPRICE ON PURCHASE INTENTION ANDROID PHONE

SMARTFREN IN SURABAYA

Andre Arganata GunawanStudent of Marketing Management

STIE Perbanas SurabayaEmail: andrearganatag@gmail.com

ABSTRACT

The purpose of this study was to propose and test the effect of brand image, product qualityand price of the purchase intention android phone Smartfren in Surabaya. Models andhypotheses were tested with a sample of 120 respondents. Data were Analyzed using multiplelinear regression analysis. Results of the the data found that the brand image, product qualityand price has a significant positive influence on purchase intentions. This paper shows thatthe brand image plays an important role towards a product. so pila equipped with goodproduct quality and the price offered Obtained According to the product.

Keywords: Brand Image, Product Quality, Price, Purchase Intention, multiple linierregression analysis

PENDAHULUAN

Teknologi informasi telah mengubahkomunikasi dunia dalam kurun waktusingkat. Pemanfaatan teknologi sudahsedemikian luas hingga menyentuh hampirseluruh aspek kehidupan. Sehubungandengan berkembangnya teknologiinformasi, semua orang kini dapatberinteraksi dengan seluruh masyarakatseluruh dunia. Informasi seolah menjadibagian dari kehidupan yang sangat pokokdan tidak bisa diabaikan begitu saja. Olehkarena itu, masyarakat jaman sekarangmembutuhkan media komunikasi yangdapat menyampaikan informasi denganbegitu cepat. Salah satu alat penunjangadalah ponsel atau telepon genggam. Kiniponsel tidak hanya dipandang sebagai alatkomunikasi semata, namun sebagai gayahidup. Banyak perusahaan-perusahaanmemproduksi jenis-jenis ponsel denganberbagai vitur yang lengkap dan canggih.Bahkan orang menggunakan ponsel bukankarena fungsi dasarnya, melainkan fasilitas

yang mulai dipertimbangkan oleh parakonsumen. Obyek yang dipilih dalampenelitian ini adalah ponsel androidSmartfren.

PT. Smartfren Telecom, Tbkdengan lini bisnis penjualan ponselAndroid, Andromax berhasil melakukanpenetrasi ke pasar gadget Indonesiadengan menjual lebih dari 1,2 juta unitAndromax. Tercatat, dari tujuh serismartphone Andromax, seri Andromax Cdiklaim memberikan sumbangan penjualanpaling besar disusul Andromax I dan U.Seri C paling besar penjualannya karenaharganya terbilang murah dan fiturnyasetara ponsel lain, kata SukacaPurwokardjono, Kepala Produk PonselPintar Smartfren.

Djoko Tata Ibrahim, Deputy ChiefExecutive Officer Commercial Smartfrenmenyatakan ponsel yang paling banyakdiminati konsumen Indonesia ada dikisaran harga Rp 1,2 juta. Smartfren

2

mencatat bahwa penjualan Andromax ditahun 2014 tumbuh tiga sampai empat kalilipat dibandingkan tahun 2013. Tahun2014 ini, Smartfren berencana akanmengeluarkan 20 seri Andromaxterbarunya untuk semua segmen. Untukmemenuhi ketersediaan ponsel Andromax,Smartfren menjalin kerjasama denganvendor asal China, antara lain Hisense,ZTE, Innos dan Huawei. Saat iniSmartfren tercatat menjadi importirsmartphone terbesar kedua di Indonesiapada kuartal ketiga 2013, menurut datalembaga riset IDC.

Sebanyak 339.000 unit smartphonetelah didatangkan oleh Smartfren pada

kuartal ketiga 2013. Bahkan, Smartfrenberhasil menjadi brand nomor dua palingpopuler dan laris setelah Samsung menurutdata dari IDC tahun 2013 lalu. IDCmencatat, Smartfren memproduksi339.000 unit ponsel pintar ke Indonesiapada kuartal ketiga 2013. Prestasi inimengalahkan BlackBerry yang menempatiperingkat ketiga produsen ponsel pintarterbesar ketiga di Indonesia, denganpengiriman 330.000 unit ponsel pintar.Hingga kuartal ketiga 2013, Smartfrenmemiliki total pelanggan sebanyak 12,5juta dengan 5,5 juta di antaranya adalahpelanggan data. www.tekno.kompas.com

Tabel 1.1Data Top Brand Index Tahun 2013 dan 2015

Tahun Merek TBI Top

2013

Blackberry 59,1 % TopSamsung 14 % Top

Nokia 9,7 %Iphone 8,1 %Sony 1,9 %

Smartfren 1,6 %Cross 1,3 %

Sony Xperia 1,1 %

2015

Samsung 29,7 % TopBlackberry 24,7 % Top

Nokia 16,7 % TopIphone 4,5 %

Smartfren 3,8 %Cross 3 %Advan 2,9 %Mito 2,5 %

Lenovo 2,4 %Oppo 2,2 %

Sumber : http://www.topbrand-award.com dan Diolah

Walaupun data penjualan ponselSmartfren selalu meningkat, bukan berartitidak ada sebuah permasalahandidalamnya. Yayasan Lembaga KonsumenIndonesia (YLKI) menerima 143pengaduan konsumen Smartfren antaralain melalui email, surat pembaca, sertajejaring sosial. "Ada dugaan Smartfrenhanya mampu melayani data dengan

kapasitas 10 persen dari kapasitas normal,"Ketua Pengurus Harian Yayasan LembagaKonsumen Indonesia (YLKI) Sudaryatmo,dalam konferensi pers di kantornya.

Pada 23-25 Maret 2013, Smartfrenmengalami gangguan akibat putusnyajaringan kabel bawah laut antara Bangkadan Batam. Dengan adanya gangguanterhadap layanan itu, Yayasan Lembaga

3

Konsumen Indonesia (YLKI) telahmengirim surat kepada Smartfren pada 28Maret 2013 dan membuka bulanpengaduan konsumen provider itu.Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia(YLKI) menerima 150 pengaduan yangterbagi dalam tujuh kategori permasalahan.Sebanyak 60 pelanggan mengadukanterputusnya akses internet sementara.Sedangkan untuk kegagalan total fungsiinternet dilaporkan 46 pengguna.Berdasarkan data Yayasan LembagaKonsumen Indonesia (YLKI) 20pelanggan menyatakan klaim iklan tidaksesuai.

Sebanyak sepuluh pelangganmengeluhkan tidak adanya informasi saatgangguan. Menurut sembilan pelanggan,Kementerian Komunikasi dan Informatikatidak memberi sanksi kepada Smartfren.Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia(YLKI) pun menerima tiga pengaduantentang informasi penggunaan pulsainternet. Sementara itu juga ada duapengaduan menyangkut sistem auditpenghitungan volume pemakaian internet.

Atas pengaduan-pengaduan itu,Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia(YLKI) menyatakan secara garis besar adadua dugaan pelanggaran yang dilakukanSmartfren. Pertama, Smartfren didugamelanggar Undang-Undang Nomor 8Tahun 1999 tentang PerlindunganKonsumen dan Undang-Undang Nomor 36Tahun 1999 tentang Telekomunikasi.Smartfren diduga melanggar Pasal 8 ayat 1huruf a dan f, Pasal 9 ayat 1 huruf e dan k,serta Pasal 62 (pidana) UU Nomor 8Tahun 1999.

Sudaryatmo menambahkanpelaku usaha yang melakukanpelanggaran ketentuan Pasal 8 dan 9 UUNomor 8 Tahun 1999, diancam pidanapenjara paling lama lima tahun atau dendamaksimal Rp 2 miliar. Yayasan LembagaKonsumen Indonesia (YLKI) punmenyebut empat analisa kasus Smartfren.

Pertama, Smartfren barumelakukan konferensi pers pada 27 Maret2013, padahal gangguan sudah terjadi

empat hari sebelumnya. "Ini menunjukkantidak adanya sikap responsifketidakpedulian terhadap konsumen,"ujar Sudaryatmo.

Kedua, saat gangguan terjadi,Smartfren tetap memasang iklan "antileletSmartfren".

Ketiga, menurut YLKI, seharusnyaKementerian Komunikasi dan Informatikamemberi sanksi kepada Smartfren.

Keempat, YLKI mempertanyakansyarat konsumen harus melakukan isipulsa atau memperpanjang masalangganan untuk memperoleh kompensasiberupa tambahan kuota 50 persen.Sudaryatmo mengungkapkan, berdasarkandata 2012, keuntungan Smartfren darilayanan data tercatat Rp 1.229 triliun.Sedangkan kerugian konsumen selama tigahari masa gangguan diperkirakanmencapai Rp 10,1 miliar.

Terhadap gugatan tersebut,Smartfren menyatakan telahmenyelesaikan gangguan layanan data."Saat ini layanan data sudah dapatdinikmati pelanggan seperti semula karenakerusakan jaringan kabel sudahdiperbaiki," kata Deputy Chief ExecutiveOfficer Smartfren, Djoko Tata Ibrahim. Iamengungkapkan, Smartfren pun memberipenjelasan kepada pelanggan melaluiSMS, jejaring sosial, email, situs resmi,serta media massa. Menurut dia, gangguanterjadi akibat putusnya beberapa jaringankabel yang hampir bersamaan di semuajalur. Djoko menuturkan, semua keluhanpelanggan yang diterima setelah 27 Maretsilam tidak berhubungan dengan gangguanjaringan pada 23-25 Maret 2013. www.tempo.co

KERANGKA TEORITIS YANGDIPAKAI DAN HIPOTESIS

Citra MerekMenurut Suryani (2013: 86)mendefiniskan bahwa citra merek sebagaiberikut :

Segala hal yang berkaitandengan merek yang ada dibenak

4

ingatan konsumen. Citra merekmerupakan persepsi konsumenterhadap mereksecara menyelruruhini dibentuk oleh informasi yangditerima dan pengalamankonsumen atas merek tersebut. Apayang muncul ketika konsumenditanya tentang citra suatu merek?Konsumen akan mengungkapkankesan dan keyakinannya terhadapmerek tertentu. Citra merekmempunyai peran pentiung dalammempengaruhi perilaku pembelian.Konsumen yang mempunyai citrapositif terhadap merek cenderungmemilih merek tersebut dalampembelian.

Terbentuknya Citra merek, citraperusahaan, dan citra produk memerlukanwaktu dan prosesyang panjang karenaterbentuk dari hasil persepsi terhadapobjek dalam kurun waktu yang panjang(Suryani, 2013: 86).

Kualitas ProdukProduk adalah segala suatu (barang, jasa,tempat, ide, orang, informasi, organisasi)yang dapat ditawarkan untuk memuaskankebutuhan dan keinginan. Fandy Tjiptono(2009 : 465).

Menurut Fandy Tjiptono (2011: 25), dimensi kualitas produk meliputi:

1. Kinerja (performance)2. Keistimewahan tambahan3. Keandalan4. Kesesuaian dengan spesifikasi5. Daya tahan6. Estetika

HargaMenurut Fandy Tjiptono (2009 : 465)harga adalah sebuah uang (satuan moneter)dan aspek lain (non-moneter) yangmengandung utilitas atau kegunaantertentu yang diperlukan untukmendapatkan suatu produk.Menurut Tatik Suryani (2008 : 257) hargayang ditetapkan agar kompetitif dan sesuaidengan daya beli pasar sasaran perluditetapkan secara cermat. Suatu produk

bisa tidak menarik menurut ibu-ibu karenaharganya terlalu mahal. Jika pengambilkeputusan adalah ibu dan sasarannyaadalah ibu ibu dari kalangan mengeahkebawah, maka sensitifitas harga perludiperhatikan

Niat BeliProses pembelian oleh konsumenmerupakan sebuah pendekatanpenyesuaian masalah yang terdiri dari 5tahap yang dilalui konsumen (Kotler danKeller, 2013 : 188), kelima tahap tersebutadalah :1. Pengenalan masalah/kebutuhan

Pembeli menyadari antara keadaansebenarnya dan keadaan yangdiinginkannya. Kebutuhan itu dapatdigerakkan oleh rangsangan daridalam diri pembeli atau dari luar.Pemasar perlu mengenal berbagai halyang dapat menggerakkan kebutuhanatau minat tertentu konsumen danmeneliti konsumen untuk memperolehjawaban, apakah kebutuhan yangdirasakan atau masalah yang timbul,apa yang menyebabkan semua itumuncul, dan bagaimana kebutuhanatau masalah itu menyebabkanseseorang mencari produk tertentu.

2. Pencarian informasiJika dorongan konsumen kuat danobyek yang dapat memuaskankebutuhan itu tersedia, konsumenakan membeli obyek itu. Konsumenmungkin tidak berusaha untukmemperoleh informasi lebih lanjutatau sangat aktif mencari informasisehubungan dengan kebutuhan itu.Yang menjadi pusat perhatian parapemasar adalah sumber-sumberinformasi pokok yang akan diperlukankonsumen dan pengaruh relatif darisetiap informasi terhadap rangkaiankeputusan membeli.

3. Evaluasi berbagai alternatifSetelah melakukan pencarianinformasi sebanyak mungkin tentangbanyak hal, selanjutnya konsumenharus melakukan penilaian tentang

5

beberapa alternatif yang ada danmenentukan langkah selanjutnya.Penilaian ini tidak dapat dipisahkandari pengaruh sumber-sumber yangdimiliki oleh konsumen (waktu, uang,dan informasi) maupun risiko kelirudalam penilaian.

4. Keputusan pembelianSekarang tiba saatnya bagi pembeliuntuk menentukan pengambilankeputusan apakah jadi membeli atautidak, yang menyangkut jenis, bentuk,merek, penjual, kualitas dansebagainya. Perusahaan perlumengetahui jawaban atas pertanyaankonsumen, faktor apakah yangmenentukan kesan terhadap sebuahproduk dan motif langganan yangsering menjadi latar belakangkonsumen.

5. Perilaku pasca pembelianSetelah membeli suatu produk,konsumen akan mengalami beberapatingkat kepuasan atau ketidakpuasan.Ada kemungkinan bahwa pembelimengalamai ketidakpuasan setelahmelakukan pembelian, karenamungkin tidak sesuai dengankeinginan atau gambaran sebelumnyadan sebagainya

Pengaruh Citra Merek Terhadap NiatBeliCitra Merek yang dibangun dapat menjadiidentitas dan cerminan dari visi,kesungguhan, standar kualitas, pelayanandan komitmen dari pelaku uasaha ataupemiliknya. Beberapa keunggulan dankeunikan yang dimiliki suatu produkmenciptakan citra merek tersendiri yangmemiliki dampak besar terhadap niat belikonsumen. Menurut Tatik Suryani (2013 :86) citra merek mempunyai peran pentingdalam mempengaruhi perilaku pembelian.Konsumen yang mepunyai citra positifterhadap suatu merek cenderung memilihmerek tersebut dalam pembelian, makasecara langsung citra merek dapat secaralangsung mempengaruhi niat belikonsumen terhadap suatu produk dengan

merek tertentu. Menurut Jalilvand danNada Samiei (2012) citra merekmempengaruhi niat pembelian sehinggacitra merek mengindikasikan terjadinyaniat pembelian karena sebelum terjadinyaniat pembelian dari pelanggan terlabihdahulu citra merek harus di munculkanatau dikuatkan. Berdasarkan uraiantersebut maka dalam penelitian ini dapatdirumuskan hipotesis sebagai berikut :Hipotesis 1 : Citra Merek berpengaruhsignifikan positif terhadap Niat Belihandphone android Smartfren di Surabaya

Pengaruh Kualitas Produk TerhadapNiat BeliMenurut Tariq et,. al (2013) menyatakanbahwa kualitas produk memliki hbunganyang signifikan terhadap niat beli. Kualitasproduk juga dapat menjadi bahanpertimbangan setelah citra merek atas niatbeli suatu produk yang ditawarkan.Berdasarkan uraian tersebut maka dalampenelitian ini dapat dirumuskan hipotesissebagai berikut :Hipotesis 2 : Kualitas Produk berpengaruhsignifikan positif terhadap Niat Belihandphone android Smartfren di Surabaya

Pengaruh Harga Terhadap Niat BeliHarga dalam kegiatan ekonomi sangatlahberperan penting dalam hal mempengaruhiniat pembelian maupun keputusanpembelian. Apabila harga suatu produk itusendiri sangat mahal, niat konsumen untukmembeli produk tersebut juga akanberpengaruh. Akan tetapi harga sangatmurah juga dapat mempengaruhi niatkonsumen untuk membeli suatu produktertentu. Sehingga dalam menentukanharga perkirakan kegunaan atau manfaatdan nilai yang didapat para kon...

Recommended

View more >