Pengertian Iq

  • Published on
    24-Nov-2015

  • View
    21

  • Download
    1

Embed Size (px)

DESCRIPTION

susilo

Transcript

MAKALAH PENGETIAN IQ, EQ DAN SQ

Disusun Oleh :NAMA: RIZAL DIAKMAIL

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATANBHAKTI MANDALA HUSADA SLAWI(STIKES BHAMADA SLAWI)Jln. Cut Nyak Dhien No. 16, Desa Kalisapu, Kec. Slawi Kab. Tegal 52416Telp. (0283) 6197570, 6197571 Fax. (0283) 6198450 Homepage. http://stikesbhamada.ac.id, email stikes_bhamada@yahoo.com2014

KATAPENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan kita berbagai macam nikmat, sehingga aktifitas hidup yang kita jalani ini akan selalu membawa keberkahan, baik kehidupan di alam dunia ini, lebih-lebihlagi pada kehidupan akhirat kelak, sehingga semua cita-cita serta harapan yang ingin kita capai menjadi lebih mudah dan penuh manfaat.Terima kasih sebelum dan sesudahnya kami ucapkan kepadaDosen serta teman-teman sekalian yang telah membantu, baik bantuan berupa moril maupun materil, sehingga makalah ini terselesaikandalam waktu yang telah ditentukan.Kami menyadari sekali, didalam penyusunan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan serta banyak kekurangan-kekurangnya, baik dari segi tata bahasa maupun dalam hal pengkonsolidasiankepada dosen serta teman-teman sekalian, yang kadangkala hanyamenturuti egoisme pribadi, untuk itu besar harapan kami jika ada kritik dan saranyang membangun untuk lebih menyempurnakan makalah-makah kami dilain waktu.Harapan yang paling besar dari penyusunan makalah ini ialah, mudah-mudahan apa yang kami susun ini penuh manfaat, baik untuk pribadi, teman-teman, serta orang lain yang ingin mengambil atau menyempurnakan lagi atau mengambil hikmah dari judul ini(Hubungan Iq Sq dan Eq) sebagai tambahan dalam menambah referensi yang telah ada.

Slawi, April 2014

Penyusun

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDULiKATA PENGANTARiiDAFTAR ISIiiiBAB I PENDAHULUAN1A. Latar Belakang2B. Rumusan Masalah2BAB II PEMBAHASAN3A. Pengertian IQ,EQ, dan SQ3B. Hubungan IQ,EQ, dan SQ8C. Penerapan IQ, EQ, dan SQ dalam Kehidupan10D. Peran IQ, EQ, dan SQ pada Kesuksesan13BAB III PENUTUP15A. Kesimpulan15B. Saran16

DAFTAR PUSTAKA

iii

BAB IPENDAHULUAN

A. Latar BelakangDalam rentang waktu dan sejarah yang panjang, manusia pernah sangat mengagungkan kemampuan otak dan daya nalar (IQ), bahkan sampai saat ini. Kemampuan berfikir dianggap sebagai primadona. Potensi diri yang lain diabaikan. Pola pikir dan cara pandang yang demikian telah melahirkan manusia terdidik dengan otak yang cerdas tetapi sikap, perilaku dan pola hidup sangat kontras dengan kemampuan intelektualnya. Banyak orang yang cerdas secara akademik tetapi gagal dalam pekerjaan dan kehidupan sosialnya. Mereka memiliki kepribadian yang terbelah.Di mana tidak terjadi integrasi antara otak dan hati. Kondisi tersebut pada gilirannya menimbulkan krisis multi dimensi yang sangat memprihatinkan.Fenomena tersebut telah menyadarkan kita bahwa kesuksesan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan otak dan daya pikir semata, malah lebih banyak ditentukan oleh kecerdasan emosional (EQ) dan kecerdasan spiritual (SQ). Tentunya ada yang salah dalam pola pembangunan SDM selama ini, yakni terlalu mengedepankan IQ dengan mengabaikan EQ dan SQ. Oleh karena itu kondisi demikian sudah waktunya diakhiri, di mana pendidikan harus diterapkan secara seimbang, dengan memperhatikan dan memberi penekanan yang sama kepada IQ, EQ dan SQ. Hal inilah yang melatarbelakangi pembuatan makalah ini, dimana seseorang harus mengenal IQ, EQ, SQ dan kemudian menerapkannya dalam kehidupan. Oleh karena itu, kami mengangkat makalah dengan judul Mengenal IQ, EQ, dan SQ, serta Penerapannya dalam Kehidupan ditujukan semata-mata untuk memberikan gambaran bagaimana mengenal IQ, EQ, dan SQ,serta bagaimana menyeimbangkan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.B. Rumusan MasalahSehubungan dengan latar belakang tersebut, maka masalahnya akan dirumuskan secara terperinci untuk mempermudah dalam merumuskan tujuan penulisan yang hendak dicapai. Adapun rumusan masalah penulisan adalah sebagai berikut :1. Apa pengertian IQ, EQ, dan SQ ?2. Bagaimana hubungan antara IQ, EQ, dan SQ ?3. Bagaimana penerapan IQ, EQ, dan SQ dalam kehidupan ?4. Bagaimana peran IQ, EQ, dan SQ pada kesuksesan seseorang ?

BAB IIPEMBAHASAN

A. Pengertian IQ, EQ, dan SQ1.Intelligent Quotient ( IQ )Kecerdasan Intelektual atau Inteligensi adalah kemampuan potensial seseorang untuk mempelajari sesuatu dengan menggunakan alat-alat berpikir. Kecerdasan ini ditemukan pada tahun 1912 oleh William Stem yang digunakan sebagai pengukur kualitas seseorang. Kecerdasan ini terletak di otak bagianCortex(kulit otak ). Kecerdasan ini adalah sebuah kecerdasan yang memberikan kita kemampuan untuk berhitung, beranalogi, berimajinasi, dan memiliki daya kreasi serta inovasi.Ada dua faktor inteligensi yang terdapat pada seseorang, yaitu :a. General Ability : Kemampuan yang terdapat pada semua individu tapi dengan tingkatan yang berbeda satu sama lainnya.b. Special Ability : Kemampuan yang berkaitan dengan bidang tertentu.Klasifikasi Inteligensi terdiri dari :a. Tes InteligensiUntuk mengetahui IQ (Intelligence Quotient) seseorang, dilakukan tes inteligensi. Tes inteligensi menghasilkan IQ. IQ menggambarkan tingkat inteligensi. Cara penentuan IQ adalah berdasar CA (chronological age, usia kronologis) dan MA (mental age, umur mental). MA adalah skor mentah yang diperoleh berdasar tes inteligensi.b. Inteligensi rata-rata orangInteligensi sebagian besar orang tergolong average (rata-rata). Mereka dapat memperoleh penjelasan yang rasional. Dalam keadaan sakit, kecerdasan orang tak dapat berfungsi penuh. Perlu petunjuk yang praktis, tanpa penafsiran yang macam-macam. Banyak yang mempengaruhi intelegensi, antara lain: amnesia (lupa terhadap pengetahuan masa lalu). Orang yang kecelakaan dimungkinkan untuk menurun inteligensinya serta stroke juga mempengaruhi inteligensi seseorang.2.Emotional Quotient ( EQ )Kecerdasan emosi adalah kapasitas, kemampuan, dan ketrampilan untuk menangkap atau menilaisertamengendalikan emosidirisendiri, orang lain, dan kelompok. Akan tetapi, definisi akurat kecerdasan emosi masihmerupakanrahasia yang belum terungkap dan masih berubah-ubah. Kecerdasan emosi merupakan suatu bangunan yang tersusun atas lima dimensi. Kelima dimensi itu adalah pengetahuan, pengelolaan hubungan, motivasi diri, empati dan pengendalian perasaan atau emosi. Kecerdasan ini di otak berada pada otak belakang manusia. Kecerdasan ini memang tidak mempunyai ukuran pasti seperti IQ, namun kita bisa merasakan kualitas keberadaannya dalam diri seseorang. Oleh karena itu EQ lebih tepat diukur denganfeeling.Kecerdasan emosipentinguntuk menangani situasi yang bermuatan emosi, suatu kondisi yang sering terjadi. Ini barangkali adalah bagian yang paling sulit dalam pengembangan kecerdasan seseorang. Muatan dari emosi negatif serta dampak dari kepercayaan diri, keberanian, dan kejujuran dapat diperoleh denganbaik melalui kecerdasan emosi. Keterampilan mengembangkan dan memanfaatkan kecerdasan emosi akan membentuk seperangkatkemampuan pokok yang mempengaruhi banyak isu bisnis yang vital bagi sensasi individu serta keberhasilan organisasi.Kecerdasan emosi merupakan faktor yang paling jelas mengatur pola kehidupan. Kecerdasan ini penting dalam pengelolaan emosi yang diperlukan untuk dapat membangun pola yang berhasil. Pengembangan kecerdasan emosi sangat penting bagi keberhasilan tingkah laku dan organisasi. Kecerdasan emosi merupakan penentu dalam pembentukan serta keberhasilan hubungan di masyarakat. Kecerdasan ini juga dapat menghilangkan perasaan takut, cemas, dan marah yang menghambat dalam pengendalian emosi.Kompetensi utama kecerdasanemosiyang membuatseseorang memiliki kepribadian yang utuh adalah sebagai berikut :1. Kesadaran- diri emosionalSeberapa jauh kitamampu mengenaliperasaan sendiri.2. Ekspresi emosionalKemampuanmengekspresikan perasaandannaluri.3. Kesadaran akan emosioranglainKemampuan mendengarkan, merasakan atau mengintuisikan perasaan orang lain dari kata, bahasa tubuh, maupun petunjuk lain.4. KreativitasBerhubungan dengan berbagai sumberdaya non-kognitif yang dapat membantu menyalurkan ide baru, menemukan solusi alternatif dan cara efektif melakukan sesuatu.5. Kegigihan/fleksibilitas/adaptabilitasUlet dan tetap berhasrat serta berharap walaupun ada halangan.

6. Hubungan antar pribadiMenciptakan dan mempertahankan hubungan dengan orang-orang yang bersama kita supaya menjadi realitas yang utuh.7. Ketidakpuasan konstruktifKemampuan tetap tenang dan fokus dengan emosi yang tidak meningkat sekalipun dalam perselisihan.8. Wawasan/ OptimismePositif dan optimistik.9. Belas kasihan/ empatiKemampuan berempati dan menghargai perasaan orang lain.10. Intuisi:Kemampuan mengenali, mempercayai, dan menggunakan perasaan kuat yang muncul dari dalam, serta respons kognitif lain yang dihasilkan oleh indera, emosi, pikiran, dan tubuh.11. KesengajaanMengatakan apa maksud dan tekad untuk melaksanakan apa yang kita katakan; bersedia tahan terhadap gangguan dan godaan agar dapat bertanggung jawab atas segala tindakan dan sikap.12. Radius kepercayaanMempercayai bahwa seseorang itu baik, namun tidak juga terlalu mempercayai seseorang.13. Kekuatan pribadiYakin dapat menghadapi segala tantangan dan hidup sesuai dengan pilihan.

3.Spiritual Quotient ( SQ )Kata spiritual memiliki akar kata spirit yang berarti roh. Kata ini berasal dari bahasa Latin, spiritus, yang berarti napas. Roh bisa diartikan sebagai energi kehidupan, yang membuat manusia dapat hidup, bernapas dan bergerak. Spiritual berarti pula segala sesuatu di luar fisik, termasuk pikiran, perasaan, dan karakter kita.Kecerdasan spiritual berarti kemampuan seseorang untuk dapat mengenal dan memahami diri seseorang sepenuhnya sebagai makhluk spiritual maupun sebagai bagian dari alam semesta. Dengan memiliki kecerdasan spiritual berarti bisa memahami sepenuhnya makna dan hakikat kehidupan yang kita jalani dan ke manakah kita akan pergi.Kecerdasan spiritual di