Penyajian Pokok-pokok Hasil RISKESDAS 2013

  • Published on
    08-Dec-2016

  • View
    216

  • Download
    0

Transcript

  • Penyajian Pokok-Pokok HasilRiset Kesehatan Dasar 2013

    Badan Penelitian dan Pengembangan KesehatanKementerian Kesehatan RI

  • Riskesdas 2013: Pengertian

    Riset berbasis masyarakat untuk menyediakan informasi indikator pembangunan kesehatan dengan menggunakan sampel rumah tangga yang mewakili wilayah nasional, provinsi, kabupaten/kota

  • Manfaat Riskesdas

    DATA

    RISKESDAS

    (Public Domain)

    ANALISIS/LAPORAN

    INPUTKEBIJAKAN

    PERENCANAANIMPLEMENTASIPROGRAMEVALUASI

  • Input ProsesOutput

    Dampak

    Persyaratan

    B E R B A S I S B U K T I

  • Pertanyaan Riskesdas 2013*)

    1. Bagaimanakah pencapaian status kesehatan masyarakat di tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten tahun 2013?

    2. Apa dan bagaimana karakteristik yang melatarbelakangi status kesehatan masyarakat di tingkat nasional, provinsi, dan kab/kota?

    3. Apakah telah terjadi perubahan masalah kesehatan spesifik di setiap provinsi, dan kabupaten/kota?

    4. Faktor apa yang menyebabkan terjadinya perubahan masalah kesehatan?

    5. Bagaimana korelasi antar faktor terhadap status kesehatan?

    5

    *) 1,2, 3 dijawab tahun 2013; 4 dan 5 dijawab tahun 2014

  • Metodologi

    Disain dan Lokasi Potong lintang menggunakan kerangka sampel

    Blok Sensus (BS) dari BPS Populasi sampel adalah rumah tangga di

    Indonesia, dari 25 Bangunan sensus di BS terpilih untuk mendapatkan 25 rumah tangga (RT)

    Seluruh provinsi dan kabupaten/kota tercakup (33 Provinsi, 497 kab/kota)

    6

  • VALIDASI

    Sampel Riskesdas 2013 (oleh BPS)

    Kabupaten - 12.000 BSpenyajian sampai domain

    kabupaten/kota.

    Provinsi - 3000 BSpenyajian sampai domain

    provinsi.

    Nasional 1000 BSpenyajian level nasional

    Validasi - 150 BS

    Kabupaten

    Provinsi Nasional

    Validasi

    7

  • KERANGKA SAMPEL

    Kerangka sampel pemilihan tahap pertama adalah daftarprimary sampling unit (PSU) dalam master sampel. PSU adalah gabungan dari beberapa blok sensus Jumlah PSU dalam master sampel adalah 30000 PSU PSU juga dilengkapi informasi jumlah dan daftar

    nama kepala rumah tangga, alamat, tingkatpendidikan KRT berdasarkan klasifikasi wilayahurban/rural.

    Kerangka sampel pemilihan tahap kedua adalah seluruhbangunan sensus yang di dalamnya terdapat rumahtangga biasa (tidak termasuk institutional household).Bangunan sensus terpilih dan rumah tangga biasa dalambangunan sensus terpilih terlebih dahulu dilakukanpengecekan keberadaan & pemutakhiran.

  • DESAIN SAMPLING (1)

    Modul IPKM (Untuk estimasi kabupaten/kota)Metode Sampling: Sampling empat tahap berstrata

    Tahap pertama, memilih sejumlah psu dari psu terpilih secarasistematik pada setiap kab/kota sesuai alokasi domain.

    Tahap kedua, dari PSU terpilih, dipilih 2 blok sensus secara ppsdengan size jumlah rumah tangga sesuai alokasi domain.Selanjutnya dipilih secara acak satu blok untuk Riskesdas dan satublok sensus untuk Susenas.

    Tahap ketiga, dari setiap blok sensus terpilih Riskesdas, dipilih 25bangunan sensus secara sistematik berdasarkan data bangunansensus hasil SP2010-C1.

    Tahap keempat, dari setiap bangunan sensus terpilih dipilih saturumah tangga biasa secara acak, setelah terlebih dahulumengidentifikasi rumah tangga yang sekarang tinggal di bangunansensus tsb (dimutakhirkan).

  • DESAIN SAMPLING (2)

    Modul untuk estimasi provinsiMetode Sampling: Sampling tiga tahap berstrata,subsampel dari estimasi kab/kota. Tahap pertama, memilih sejumlah BS secara sistematik

    dari BS terpilih estimasi kab/kota sesuai alokasi domainkab/kota.

    Tahap Kedua, dari setiap blok sensus sampel, dipilih 25bangunan sensus secara sistematik berdasarkan datahasil SP2010-C1.

    Tahap Ketiga, dari setiap bangunan sensus terpilihprovinsi, rumah tangga sampel adalah sama denganrumah tangga modul IPKM (estimasi Kab)

  • DESAIN SAMPLING (3)

    Modul Biomedis (untuk estimasi nasional)Metode Sampling: Sampling dua tahap berstrata, subsampel dariestimasi provinsi.

    Tahap 1: Memilih 250 kabupaten/kota secara probability proportionalto size with replacement (pps wr). Dari hasil penarikan sampel,jumlah realisasi sampel yang efektif (effective sample size) sebanyak177 kabupaten/kota.

    Tahap 2: Dari setiap kabupaten/kota terpilih, dilakukan pemilihan bloksensus secara systematic sampling dari daftar blok sensus sampelRiskesdas Modul untuk estimasi provinsi.

    Rumah tangga yang menjadi sampel dalam Riskesdas Modul Biomedisadalah sama dengan rumah tangga yang terpilih pada Modul IPKM dlmblok sensus sampel Modul Biomedis.

  • 12

    33 Provinsi, 497 Kabupaten/Kota

    12.000 11.986 Blok Sensus (BS) 99,9%

    294.959 Rumah Tangga (RT) (98,3%) mencakup 1.027.763 anggota rumah tangga (ART)(93%)

    300.000 Bangunan Sensus294.959 Rumah/dwelling293.125 (99.4%)

    rumah dengan 1 KK; 0.6 % rumah dengan 2 KK+

    RISKESDAS 2013

    Response Rate*):

    *) Lihat pada penjelasan umum

  • Riskesdas 2007 vs 2013

    2007 2013

    Sampel RT 280 ribu 295 ribu

    Representasi Kab, prov, nasional Kab, prov, nasional

    Sampel BS 18000 12000

    Jml BS biomedis

    971 (perkotaan)1000 (Kota danDesa)

    Pemilihan Sampel BS

    Sama BS susenasTerpisah denganBS Susenas

    Jumlah Ruta per BS

    16 25

    Data yg dikumpulkan

    Lengkap: Perilaku, Gizi, PM, PTM, disabilitas, Biomedis, Gizi, sanitasi, KIA

    Lengkap: samaada penambahandan pengurangan

    Biomedis lengkap lengkap

  • Data yang dikumpulkan (wawancara), Riskesdas 2013

    TOPIK UNIT SAMPEL: RT & ART (Kabupaten)

    AKSES DAN PELAYANAN KESEHATAN RT

    FARMASI & PELAYANAN KES. TRADISIONAL RT

    GANGGUAN JIWA BERAT DALAM KELUARGA RT

    KESEHATAN LINGKUNGAN RT

    PEMUKIMAN DAN EKONOMI RT

    PENYAKIT MENULAR ART (SEMUA UMUR)

    PENYAKIT TIDAK MENULAR ART (SEMUA UMUR,

    15 + TH, 30 +)

    14sudah

  • Data yang dikumpulkan (wawancara), Riskesdas 2013

    TOPIK UNIT SAMPEL: RT & ART (Kabupaten)

    CEDERA ART (SEMUA UMUR)

    KESEHATAN GIGI DAN MULUT ART (SEMUA UMUR)

    DISABILITAS/KETIDAKMAMPUAN ART (15 + TH)

    KESEHATAN JIWA ART (15 + TH)

    PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU ART (10+ TH)

    PEMBIAYAAN KESEHATAN ART (SEMUA UMUR)

    KESEHATAN REPRODUKSI ART (10-54 TAHUN)

    KESEHATAN ANAK & IMUNISASI ART (0-5 TH, PRP. 0-11 TH)

    15

  • Data pengukuran dan pemeriksaan yang dikumpulkan,Riskesdas 2013

    TOPIK UNIT SAMPEL: RT & ART (Kabupaten)

    BERAT BADAN ART (SEMUA UMUR)

    TINGGI BADAN/PANJANG BADAN ART (SEMUA UMUR)

    LINGKAR PERUT ART (15+ TH, KECUALI HAMIL)

    LINGKAR LENGAN ATAS ART (PRP. 15-49 TH, TERMASUK HAMIL

    TEKANAN DARAH ART (15 + TH)

    16

  • Data pengukuran/pemeriksaan yang dikumpulkan, Riskesdas 2013

    TOPIK UNIT SAMPEL: RT & ART Keterwakilan

    KESEHATAN INDERA

    PENGLIHATAN

    ART (SEMUA UMUR,

    VISUS 6+ THKabupaten

    KESEHATAN INDERA

    PENDENGARANART (2+ TH) Kabupaten

    STATUS GIGI PERMANEN ART (12+ TH) Provinsi

    SAMPEL DARAH ART (1 + TH) Nasional

    SAMPEL URINART (ANAK 6-12 TH,

    WUS 15-49 TH)Nasional

    SAMPEL AIR RT (3 RT/BS BIOMEDIS) Nasional

    SAMPEL GARAM BERIODIUM RT (SEMUA) Kabupaten

    SAMPEL GARAM TITRASI RT (SEMUA) Nasional17

  • Proses: Riskesdas

    Persiapan 2012 Pelaksanaan 2013

    Pertemuan: BPS, klinisi, universitas

    Uji coba Protokol

    Riskesdas Etik Sosialisasi Recruitment

    tenaga

    Pencanangan Sosialisasi Pelatihan Enumerator:

    10.000 ; PJT Prov/Kab

    525 Manajemen

    logistik & keuangan

    Manajemen data, analisis, lab, laporan

    Diseminasi hasil nasional, prov, kab/kota

    Translasi hasil kebijakan(2014)

    Analisis lanjut(2014)

  • Jumlah sampel riskesdas 2013 yang dianalisis menurut

    kelompok umur & jenis kelamin

  • Sampel Balita

    Anak BalitaLaki-laki Perempuan Laki +

    PerempuanN % N %

    0 - 5 bulan 3.801 51,3 3.613 48,7 7.414

    6 -11 bulan 3.818 50,6 3.724 49,4 7.542

    12 -23 bulan 8.086 50,6 7.891 49,4 15.977

    24 - 35 bulan 8.043 50,7 7.831 49,3 15.874

    36 - 47 bulan 9.009 51,5 8.484 48,5 17.493

    48 - 59 bulan 9.470 51,6 8.896 48,4 18.361

    Total 42.227 51,1 40.439 48,9 82.666

  • Sampel Umur 5-18 tahunAnak Usia

    Sekolah (tahun)Laki-laki Perempuan

    Laki+PerempuanN % N %

    5 10.618 52.3 9.699 47.7 20.3176 11.679 52.5 10.556 47.5 22.2357 11.315 52.7 10.171 47.3 21.4868 11.457 51.4 10.842 48.6 22.2999 12.088 51.4 11.416 48.6 23.50410 12.164 51.8 11.328 48.2 23.49211 11.451 52.1 10.542 47.9 21.99312 12.144 51.5 11.454 48.5 23.59813 12.211 51.6 11.465 48.4 23.67614 10.232 50.7 9.936 49.3 20.16815 9.898 50.7 9.611 49.3 19.50916 9.487 50.8 9.197 49.2 18.68417 9.317 51.2 8.899 48.8 18.21618 8.450 51.9 7.845 48.1 16.295Total 152.511 51.6 142.961 48.4 295.472

  • Sampel Umur 19 (Tahun)

    Usia Dewasa(tahun)

    Laki-laki PerempuanLaki+Perempuan

    N % N %

    19 7.122 52,7 6.396 473 13.51820-24 31.796 50,6 31.082 49.4 62.87825-29 29.497 45,5 35.402 54.5 64.89930-34 35.303 45,2 42.723 54.8 78.02635-39 36.807 46,2 42.924 53.8 79.73140-44 38.811 48,0 42.107 52.0 80.91845-49 33.626 48,0 36.370 52.0 69.99650-54 30.452 49,9 30.549 50.1 61.00155-59 23.504 49,5 23.965 50.5 47.46960-64 17.406 50,6 17.000 49.4 34.40665-69 10.400 47,8 11.358 52.2 21.75870-74 8.418 47,9 9.173 52.1 17.59175+ 7.529 43,2 9.905 56.8 17.434Total 310.671 47,8 338.954 52.2 649.625

  • Sampling Garam, Urine dan Airuntuk Status Iodium

    Sampel Responden

    Garam

    Tes cepat di lokasi Semua RT sampel (294.959 RT)

    Kabupaten/Kota

    Titrasi iodium di laboratorium

    25.000 RT Nasional

    Urin

    Pemeriksaan Ekskresiiodium dalam urin (EIU) di laboratorium

    WUS 1549 th(18.000 sampel)Anak 612 th(8.000 sampel)

    Nasional

    Air Pemeriksaan iodium air di laboratorium

    3000 sampel RT Nasional

  • Sampling Pemeriksaan Specimen Darah

    92.000

    56.719

    50.912

    49,931

    Target

    Bersedia

    Datang ke Lab

    DiperiksaHb

    48.404Malaria46.394

    1 thn

    Glukosa39,202

    K. Klinis39.377

    15 thn

    Link Kesmas46.953

    Hb

    46.428

    Malaria

    44.731

    Glukosa

    38.136

    K.Klinis

    35.609

    Serum47.746 40.250

  • Outline Presentasi Hasil

    Kerangka konsep

    Lingkungan

    Perilaku

    Pelayanankesehatan

    Kecacatan

    Status kesehatan

  • Proses pemodelanpengembangan Kuintil Indeks Kepemilikan Riskesdas 2013

    untuk menjadi alternatif kuintil indeksPengeluaran Rumah tangga sebagai

    proxy status ekonomi

  • Indeks Kesejahteraan Rumah Tangga

    Status Sosial Ekonomi

    Tingkat Kesejahteraan RT

    Penghasilan per bulan

    Pendapatan per bulan

    Kepemilikan barang

  • Kuintil Indeks Kepemilikan, 2013

    Susenas 2010

    Pengeluaran RT

    Kepemilikan Barang

    PCA: indeks dg 9 variabel Susenas

    2010

    Riskesdas 2013

    PCA: indeks dg 12 variabel Riskesdas

    2013

    Kuintil Indeks Kepemilikan

  • Distribusi Kuintil Indeks Kepemilikan berdasarkan Tempat Tinggal, 2013

    15%

    19%

    22%

    24%

    20%

    Distribusi Kuintil

    TerbawahMenengah Bawah Menengah Menengah AtasTeratas

    4,4

    26,9

    11,6

    27,1

    22,1 21,3

    32,1

    15,2

    29,7

    9,5

    Perkotaan Perdesaan

    Terbawah Menengah Bawah Menengah Menengah AtasTeratas

  • Persentase Rumah Tangga Memanfaatkan Pelayanan Kesehatan Gratis menurut Kuintil Indeks Kepemilikan, 2013

    37,1

    32,3

    26,7

    20,0

    14,3

    Terbawah Menengah Bawah Menengah Menengah Atas Teratas

  • Persentase Rumah Tangga Penerima Beras Miskin menurut Kuintil, 2013

    80,375,5

    62,9

    41,9

    19,5

    Terbawah Menengah Bawah Menengah Menengah Atas Teratas

  • Status Kesehatan

  • Berat Lahir dan Panjang Badan Lahir

  • Proporsi Berat Badan Lahir: 2010-2013*)

    11,1%

    82,5%

    6,4%10,2%

    85,0%

    4,8%

    0,0%

    20,0%

    40,0%

    60,0%

    80,0%

    100,0%

    2500 - 3999 gr > 4.000 gr

    2010 2013

    *) Berdasarkan 52,6% sampel balita yang punya catatan

  • Proporsi BBLR: 2010-2013 menurut Provinsi

    11,1

    10,2

    0,0

    5,0

    10,0

    15,0

    20,0

    25,0

    Sul

    teng

    Pap

    uaN

    TTK

    alba

    rK

    alte

    ngG

    oron

    talo

    Sul

    sel

    NTB

    Sul

    bar

    Mal

    utM

    aluk

    uJa

    timK

    altim

    Jaba

    rP

    abar

    Indo

    nesi

    aK

    alse

    lB

    engk

    ulu

    Jate

    ngB

    ante

    nS

    ultra

    Bab

    elD

    IYS

    umse

    lK

    ep.R

    iau

    DK

    IB

    ali

    Ace

    hR

    iau

    Jam

    biLa

    mpu

    ngS

    ulut

    Sum

    bar

    Sum

    ut

    2010 2013

  • 20,2

    76,4

    3,30,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    52 cm

    Proporsi Panjang Badan Lahir: 2013*)

    *) Berdasarkan 45% sampel balita yang punya catatan

  • Proporsi Bayi Lahir Pendek (

  • Proporsi Anak dengan Berat Badan

  • Proporsi Kecacatan pada Anak 24-59 bulan, 2010-203

    0,09

    0,15

    0,12

    0,17

    0,08

    0,53

    0,17

    0,14

    0,13

    0,08

    0,08

    0,07

    0

    0,1

    0,2

    0,3

    0,4

    0,5

    0,6

    Minimal satu jenis cacat

    Tuna netra Tuna wicara Down syndrome

    Tuna daksa Bibir sumbing Tuna rungu

    2010 2013

  • Status Gizi

  • Kecenderungan Nasional: 2007-2013Proporsi Gizi Kurang & Pendek*) pada Balita

    18,8 18,018,5 17,118,019,2

    0,0

    5,0

    10,0

    15,0

    20,0

    25,0

    Sangat Pendek Pendek

    TB/U

    2007 2010 2013

    5,4

    13,0

    4,9

    13,0

    5,7

    13,9

    0,0

    5,0

    10,0

    15,0

    20,0

    25,0

    Gizi Buruk Gizi Kurang

    BB/U

    2007 2010 2013

    *) Gizi Buruk (BB/U

  • 6,27,4

    6,07,3

    5,36,8

    0,0

    5,0

    10,0

    15,0

    20,0

    25,0

    Sangat Kurus Kurus

    2007 2010 2013

    12,214,0

    11,9

    0,0

    5,0

    10,0

    15,0

    20,0

    25,0

    Gemuk

    2007 2010 2013

    Kecenderungan Nasional: 2007-2013Proporsi Kurus & Gemuk*) pada Balita

    *) Sangat kurus (BB/TB

  • Proporsi balita 0-59 bulan menurut Status Gizi (TB/U & BB/TB) 2007-2013

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    2007 2010 2013

    2,3 2,1 2,5

    29,1 25,3 27,4

    7,47,6 6,8

    11,411,1 9,6

    45,9 49,1 48,6

    3,9 4,8 5,1

    Pendek-kurus Pendek-Normal Pendek-GemukNormal-kurus Normal-normal Normal-gemuk

  • Kecenderungan Provinsi: 2007-2013Proporsi Balita Gizi Kurang

    18,4

    19,6

    0,0

    5,0

    10,0

    15,0

    20,0

    25,0

    30,0

    35,0

    40,0

    Bal

    iD

    KI

    Bab

    elK

    ep.R

    iau

    Jaba

    rD

    IYS

    ulut

    Kal

    timB

    ante

    nJa

    teng

    Sum

    sel

    Ben

    gkul

    uLa

    mpu

    ngJa

    timIn

    done

    sia

    Jam

    biS

    umba

    rP

    apua

    Sum

    utR

    iau

    Kal

    teng

    Sul

    traS

    ulte

    ngM

    alut

    Sul

    sel

    NTB

    Gor

    onta

    loA

    ceh

    Kal

    bar

    Kal

    sel

    Mal

    uku

    Sul

    bar

    Pab

    arN

    TT

    2007 2010 2013

  • 36,8

    37.2

    0,0

    10,0

    20,0

    30,0

    40,0

    50,0

    60,0

    70,0

    Kep

    .Ria

    uD

    IYD

    KI

    Kal

    timB

    abel

    Bal

    iB

    ante

    nS

    ulut

    Jaba

    rJa

    timS

    umse

    lJa

    teng

    Ria

    uIn

    done

    sia

    Jam

    biK

    alba

    rG

    oron

    talo

    Sum

    bar

    Ben

    gkul

    uP

    apua

    Mal

    uku

    Sul

    sel

    Mal

    utS

    ulte

    ngK

    alte

    ngA

    ceh

    Sum

    utS

    ultra

    Lam

    pung

    Kal

    sel

    Pab

    arN

    TBS

    ulba

    rN

    TT

    2007 2010 2013

    Kecenderungan Provinsi: 2007-2013Proporsi Balita Pendek

  • Kecenderungan Provinsi: 2007-2013Proporsi Balita Kurus

    13,6

    12,1

    0,0

    5,0

    10,0

    15,0

    20,0

    25,0

    Bal

    iS

    ulte

    ng DIY

    Sul

    utD

    KI

    Bab

    elS

    ulba

    rJa

    bar

    Sul

    sel

    Jate

    ngJa

    timS

    ultra

    Kal

    timG

    oron

    talo

    Lam

    pung

    NTB

    Indo

    nesi

    aM

    alut

    Kep

    .Ria

    uK

    alte

    ngS

    umse

    lS

    umba

    rK

    alse

    lJa

    mbi

    Ban

    ten

    Pap

    uaB

    engk

    ulu

    Sum

    utP

    abar

    NTT

    Ria

    uA

    ceh

    Mal

    uku

    Kal

    bar

    2007 2010 2013

  • Proporsi Balita Gizi Kurang, Pendek, Kurus, Gemuk*) menurut Umur & Jenis kelamin, 2013

    12,5

    16,4

    19,3

    23,0

    22,5

    21,6

    27,6

    29,8

    41,2

    43,0 39,4 37,8

    14,6

    16,0

    15,3 12,7 10,9

    10,4

    22,3

    16,4

    10,0

    10,0

    10,9

    11,4

    0,0

    5,0

    10,0

    15,0

    20,0

    25,0

    30,0

    35,0

    40,0

    45,0

    50,0

    0-5 bl 6-11 bl 12-23 bl 24-35 bl 36-47 bl 48-59 bl

    Laki-laki

    Gizi Kurang Pendek Kurus Gemuk

    9,9

    10,5

    15,0

    21,6

    22,9

    24,422,4

    27,3

    36,1

    40,9

    39,9

    38,7

    11,5

    12,2

    12,1

    11,0

    11,4

    11,0

    21,4

    15,6

    11,1 9,6

    10,0

    10,0

    0,0

    5,0

    10,0

    15,0

    20,0

    25,0

    30,0

    35,0

    40,0

    45,0

    50,0

    0-5 bl 6-11 bl 12-23 bl 24-35 bl 36-47 bl 48-59 bl

    Perempuan

    Gizi Kurang Pendek Kurus Gemuk

    *) Gizi Kurang (BB/U), Pendek (TB/U), Kurus (BB/TB2SD

  • Proporsi Anak Pendek Umur 5-18 tahun menurut Jenis Kelamin, 2013

    29,0

    27,7

    27,6

    28,1 3

    0,8 32,3 3

    5,1 37

    ,7 40,

    2

    36,7

    35,9

    36,5 3

    8,9

    37,4

    27,5

    25,5

    25,1 27

    ,8 30,

    7 33,7 35

    ,8

    34,9

    34,1

    32,8

    29,7

    26,0

    23,3 2

    6,2

    0,0

    5,0

    10,0

    15,0

    20,0

    25,0

    30,0

    35,0

    40,0

    45,0

    50,0

    5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18

    Laki-laki Perempuan

  • Rata-rata Tinggi Badan Anak Umur 5-18 tahun dibanding Rujukan (WHO 2007) : 2007-2013

    100,0

    110,0

    120,0

    130,0

    140,0

    150,0

    160,0

    170,0

    180,0

    190,0

    5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18

    Rat

    a2 T

    ingg

    i Bad

    an (c

    m)

    Umur (tahun)

    Laki-laki

    Rujukan 2007 2010 2013

    100,0

    110,0

    120,0

    130,0

    140,0

    150,0

    160,0

    170,0

    180,0

    190,0

    5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18

    Rat

    a2 T

    ingg

    i Bad

    an (c

    m)

    Umur (tahun)

    Perempuan

    Reference 2007 2010 2013

    Beda 12,5 cm

    Beda 9,8 cm

  • Rata-rata Tinggi Badan Anak Umur 5-18 tahun dibanding Rujukan (WHO 2007) menurut Tempat tinggal, 2013

    100,0

    110,0

    120,0

    130,0

    140,0

    150,0

    160,0

    170,0

    180,0

    190,0

    5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18

    Rat

    a-ra

    ta T

    ingg

    i Bad

    an (c

    m)

    Umur (Tahun)

    Laki-laki

    Reference Kota Desa

    100,0

    110,0

    120,0

    130,0

    140,0

    150,0

    160,0

    170,0

    180,0

    190,0

    5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18

    Rat

    a2 T

    ingg

    i Bad

    an (c

    m)

    Umur (tahun)

    Perempuan

    Rujukan Kota Desa

    Kota & Desa,beda 2,7 cm Kota & Desa,

    beda 1,7 cm

  • Proporsi Laki-laki Obese (IMT>25) Umur >18 tahun: 2007-2013

    13,9

    19,7

    0,0

    10,0

    20,0

    30,0

    40,0

    50,0

    NTT

    NTB

    Lam

    pung

    Sul

    bar

    Sum

    sel

    Kal

    bar

    Sum

    bar

    Sul

    sel

    Jate

    ngB

    engk

    ulu

    Jam

    biK

    alte

    ngK

    alse

    lS

    ultra

    Jaba

    rB

    ante

    nM

    aluk

    uIn

    done

    sia

    Ace

    hR

    iau

    Sul

    teng

    Bab

    elJa

    tim DIY

    Mal

    utG

    oron

    talo

    Kep

    .Ria

    uS

    umut

    Pab

    arB

    ali

    Kal

    timP

    apua DK

    IS

    ulut

    Laki-laki >18 tahun

    2007 2010 2013

  • Proporsi Perempuan Obese (IMT>25) Umur >18 tahun: 2007-2013

    14,8

    32,9

    0,0

    10,0

    20,0

    30,0

    40,0

    50,0

    NTT

    Lam

    pung

    Kal

    bar

    NTB

    Sum

    sel

    Sul

    bar

    Sul

    traJa

    mbi

    Kal

    teng Bal

    iP

    apua

    Jate

    ngS

    umba

    rM

    aluk

    uB

    ante

    nK

    alse

    lB

    engk

    ulu

    DIY

    Sul

    sel

    Ria

    uIn

    done

    sia

    Jatim

    Jaba

    rA

    ceh

    Pab

    arS

    umut

    Sul

    teng

    Kep

    .Ria

    uM

    alut

    DK

    IB

    abel

    Kal

    timG

    oron

    talo

    Sul

    ut

    Perempuan >18 tahun

    2007 2010 2013

  • Proporsi Obesitas Sentral: 2007-2013(Lingkar Perut: Lk>90 cm, Prp>80cm)

    18,8

    26,6

    0,0

    10,0

    20,0

    30,0

    40,0

    50,0

    NTT

    Lam

    pung

    Kal

    bar

    Jam

    biK

    alte

    ngN

    TBS

    umse

    lS

    ulba

    rB

    engk

    ulu

    Jate

    ngK

    alse

    lB

    ante

    nA

    ceh

    Sul

    traJa

    bar

    Indo

    nesi

    aJa

    tim Bal

    iR

    iau

    DIY

    Sul

    teng

    Mal

    uku

    Mal

    utK

    ep.R

    iau

    Sum

    bar

    Sum

    utS

    ulse

    lP

    abar

    Kal

    timB

    abel

    Pap

    uaG

    oron

    talo

    Sul

    utD

    KI

    2007 2013

  • Proporsi Penduduk Dewasa >18 Tahun berdasarkan Komposit TB dan IMT,2007-2013

    0,010,020,030,040,050,060,070,080,090,0

    100,0

    2007 2010 2013

    5,6 5,3 4,8

    30,0 28,2 25,9

    8,8 9,6 10,9

    6,9 6,9 6,3

    38,4 37,7 36,8

    10,3 12,2 15,4

    Pendek-kurus Pendek-Normal Pendek-Gemuk Normal-kurus Normal-normal Normal-gemuk

  • Proporsi Wanita Usia Subur Risiko KurangEnergi Kronis (KEK)*) : 2007 & 2013

    31,3

    23,8

    16,1

    12,7

    12,6

    10,3

    5,6

    30,9

    18,2

    13,1

    10,2

    8,9

    7,9

    8,1

    0,0

    10,0

    20,0

    30,0

    40,0

    50,0

    15-19 20-24 25-29 30-34 35-39 40-44 45-49

    2007

    Hamil Tidak Hamil

    38,5

    30,1

    20,9

    21,4

    17,3

    17,6 2

    0,7

    46,6

    30,6

    19,3

    13,6

    11,3

    10,7 11,8

    0,0

    10,0

    20,0

    30,0

    40,0

    50,0

    15-19 20-24 25=29 30-34 35-39 40-44 45-49

    2013

    Hamil Tidak Hamil

    *) Risiko KEK jika Lingkar lengan atas (LILA)

  • Penyakit Menular

  • Kecenderungan Period Prevalence ISPA Semua Umur*) menurut Provinsi, 2007-2013

    24,0

    25,0

    0,0

    10,0

    20,0

    30,0

    40,0

    50,0

    Jam

    biR

    iau

    Mal

    utLa

    mpu

    ngK

    alba

    rK

    ep.R

    iau

    Sum

    utS

    umse

    lB

    engk

    ulu

    Sul

    bar

    Sul

    tra Bal

    iK

    altim

    Gor

    onta

    loD

    IYB

    abel

    Sul

    teng

    Sul

    utJa

    bar

    Sul

    sel

    Mal

    uku

    Kal

    teng

    Indo

    nesi

    aD

    KI

    Sum

    bar

    Ban

    ten

    Pab

    arJa

    teng

    Kal

    sel

    Jatim

    NTB

    Ace

    hP

    apua

    NTT

    2007 2013

    *) Kejadian ISPA sebulan terakhir

  • Incidence & Period Prevalence Diare Semua Umur, 2013*)

    *) Insidence kejadian diare 2 minggu terakhirPeriod Prevalence kejadian diare sebulan terakhir

    3,5 7,0

    0,0

    4,0

    8,0

    12,0

    16,0

    Lam

    pung

    Kep

    .Ria

    uM

    alut

    Kal

    bar

    Jam

    biB

    abel

    Sum

    sel

    Ben

    gkul

    uP

    abar

    Ria

    uK

    altim

    Kal

    teng Bal

    iM

    aluk

    uS

    ulut

    DIY

    Sum

    bar

    Jate

    ngS

    umut

    Kal

    sel

    Sul

    traIn

    done

    sia

    Ban

    ten

    Gor

    onta

    loJa

    timJa

    bar

    NTB NTT DK

    IS

    ulte

    ngS

    ulba

    rA

    ceh

    Sul

    sel

    Pap

    ua

    Insidence Period Prevalence

  • Incidence Diare pada Balita menurut Provinsi, 2013

    3,3

    6,7

    10,2

    0,0

    4,0

    8,0

    12,0

    16,0

    Kal

    timK

    ep.R

    iau

    Lam

    pung

    Bab

    elJa

    mbi

    Sul

    utK

    alba

    rM

    alut

    Sum

    sel

    Bal

    iD

    IYR

    iau

    Kal

    teng

    Kal

    sel

    Pab

    arG

    oron

    talo

    Sul

    traB

    engk

    ulu

    Jate

    ngJa

    timM

    aluk

    uN

    TB NTT

    Indo

    nesi

    aS

    umut

    Sul

    teng

    Sum

    bar

    Sul

    bar

    Jaba

    rB

    ante

    nS

    ulse

    lD

    KI

    Pap

    uaA

    ceh

  • Kecenderungan Period Prevalence Diare*) menurut Provinsi, 2007-2013

    9,0

    3,5

    0,0

    5,0

    10,0

    15,0

    20,0

    25,0

    30,0

    Bab

    elK

    ep.R

    iau

    Lam

    pung

    Kal

    bar

    Sum

    sel

    Bal

    iK

    alte

    ngB

    ante

    nJa

    mbi

    Mal

    utK

    altim

    Pab

    arK

    alse

    lM

    aluk

    uB

    engk

    ulu

    Ria

    uJa

    teng

    Sum

    utD

    IYS

    umba

    rG

    oron

    talo

    Indo

    nesi

    aJa

    bar

    Jatim

    Sul

    utS

    ultra

    Ace

    hD

    KI

    NTB

    Sul

    teng

    Sul

    sel

    Sul

    bar

    NTT

    Pap

    ua

    2007 2013

    *) Waktu pelaksanaan survei riskesdas 2007 tidak bersamaan, 2013 serentak pada bulan Mei-Juni

  • Kecenderungan Period Prevalence Pneumonia semua Umur*) menurut Provinsi, 2007-2013

    2,1

    2,7

    0,0

    2,0

    4,0

    6,0

    8,0

    10,0

    Ria

    uS

    umse

    lK

    alba

    rB

    ali

    Lam

    pung

    Ben

    gkul

    uK

    ep.R

    iau

    Sum

    bar

    Sum

    utB

    abel

    Kal

    timJa

    mbi

    Gor

    onta

    loB

    ante

    nK

    alse

    lK

    alte

    ngJa

    timM

    alut

    Mal

    uku

    Indo

    nesi

    aA

    ceh

    NTB

    Pab

    arD

    IYS

    ultra

    Jaba

    rS

    ulba

    rJa

    teng

    Sul

    utD

    KI

    Sul

    teng

    Sul

    sel

    Pap

    uaN

    TT

    2007 2013

    *) Kejadian pneumonia sebulan terakhir

  • Period Prevalence Pneumonia per 1000 Balita menurut Provinsi, 2013

    6,6

    18,5

    38,5

    0,0

    10,0

    20,0

    30,0

    40,0

    50,0

    Kal

    timLa

    mpu

    ngR

    iau

    Bal

    iB

    engk

    ulu

    Jam

    biS

    umba

    rG

    oron

    talo

    Sum

    sel

    Sum

    utP

    abar

    Kal

    bar

    Jatim

    Jaba

    rIn

    done

    sia

    Mal

    utJa

    teng

    Ban

    ten

    DK

    IN

    TBP

    apua

    Kep

    .Ria

    uS

    ulut

    Kal

    sel

    DIY

    Mal

    uku

    Sul

    traS

    ulte

    ngS

    ulse

    lK

    alte

    ngS

    ulba

    rB

    abel

    Ace

    hN

    TT

  • Incidence dan Prevalence Malaria menurut Provinsi, 2013

    1,96,0

    0,0

    5,0

    10,0

    15,0

    20,0

    25,0

    30,0

    35,0

    Ria

    uLa

    mpu

    ngK

    ep.R

    iau

    Bal

    iK

    altim

    Sum

    sel

    Jam

    biS

    umut

    Sum

    bar

    Kal

    bar

    DIY

    Ban

    ten

    Kal

    teng

    Jate

    ngJa

    bar

    Jatim

    Gor

    onta

    loS

    ultra

    Indo

    nesi

    aD

    KI

    Ben

    gkul

    uA

    ceh

    Bab

    elS

    ulut

    Kal

    sel

    Sul

    bar

    NTB

    Sul

    sel

    Mal

    utM

    aluk

    uS

    ulte

    ngP

    abar

    NTT

    Pap

    ua

    Insidence Prevalence

  • Kecenderungan Insiden Malaria*) menurutProvinsi 2007-2013

    2,91,9

    0,0

    5,0

    10,0

    15,0

    20,0

    25,0

    30,0

    Ria

    uLa

    mpu

    ngK

    ep.R

    iau

    Bal

    iK

    altim

    Sum

    sel

    Jam

    biS

    umut

    Sum

    bar

    Kal

    bar

    DIY

    Ban

    ten

    Kal

    teng

    Jate

    ngJa

    bar

    Jatim

    Gor

    onta

    loS

    ultra

    Indo

    nesi

    aD

    KI

    Ben

    gkul

    uA

    ceh

    Bab

    elS

    ulut

    Kal

    sel

    Sul

    bar

    NTB

    Sul

    sel

    Mal

    utM

    aluk

    uS

    ulte

    ngP

    abar

    NTT

    Pap

    ua

    2007 2013

    *) Kejadian malaria 1bulan

  • Kecenderungan Prevalensi TB*) semuaUmur menurut Provinsi 2007-2013

    *) 12 bulan terakhir berdasarkan diagnosis tenaga kesehatan

    0,4

    0,4

    0,0

    0,2

    0,4

    0,6

    0,8

    1,0

    1,2

    Bal

    iR

    iau

    Lam

    pung

    Jam

    biB

    engk

    ulu

    Sul

    traK

    ep.R

    iau

    Sum

    sel

    Mal

    utK

    alba

    rS

    umut

    Kal

    timS

    ulte

    ngJa

    timS

    umba

    rK

    alte

    ngM

    aluk

    uS

    ulba

    rD

    IYS

    ulse

    lN

    TBB

    abel

    Kal

    sel

    NTT

    Ace

    hS

    ulut

    Jate

    ngIn

    done

    sia

    Pab

    arB

    ante

    nG

    oron

    talo

    DK

    IP

    apua

    Jaba

    r

    2007 2013

  • Kecenderungan Prevalensi Hepatitis*) semua Umur menurut Provinsi, 2007-2103

    0,6

    1,2

    0,0

    1,0

    2,0

    3,0

    4,0

    5,0

    Kal

    timB

    ante

    nB

    ali

    Jam

    biR

    iau

    Sum

    sel

    Lam

    pung DK

    IK

    alba

    rB

    abel

    Jate

    ngK

    ep.R

    iau

    DIY

    Ben

    gkul

    uJa

    timP

    abar

    Jaba

    rG

    oron

    talo

    Indo

    nesi

    aS

    ulba

    rS

    umba

    rK

    alse

    lS

    umut

    Kal

    teng

    Mal

    utN

    TBA

    ceh

    Sul

    utS

    ultra

    Mal

    uku

    Sul

    teng

    Sul

    sel

    Pap

    uaN

    TT

    2007 2013

    *) 12 bulan terakhir berdasarkan diagnosis tenaga kesehatan

  • Penyakit Tidak Menular

  • 4,5

    0,0

    2,0

    4,0

    6,0

    8,0

    10,0

    Lam

    pung

    Ria

    uB

    engk

    ulu

    Sum

    utJa

    mbi

    Sum

    sel

    Sum

    bar

    Kal

    bar

    Pab

    arK

    ep. R

    iau

    Ban

    ten

    Ace

    hK

    altim

    Bab

    elJa

    teng

    Indo

    nesi

    aS

    ulut

    Jaba

    rM

    alut

    Jatim

    NTB DK

    IS

    ultra

    Mal

    uku

    Gor

    onta

    loK

    alte

    ngS

    ulba

    rP

    apua Bal

    iK

    alse

    lS

    ulse

    lD

    IYN

    TTS

    ulte

    ng

    Prevalensi Asma Semua Umur berdasarkan Wawancara menurut Provinsi, 2013

  • Prevalensi PPOK Umur >30 tahun berdasarkan Wawancara menurut Provinsi, 2013

    3,7

    0,0

    2,0

    4,0

    6,0

    8,0

    10,0

    12,0

    Lam

    pung

    Jam

    biK

    ep. R

    iau

    Ria

    uB

    engk

    ulu

    Pab

    arB

    ante

    nD

    KI

    Kal

    timS

    umse

    lS

    umba

    rD

    IYJa

    teng Bal

    iK

    alba

    rB

    abel

    Jatim

    Sum

    utIn

    done

    sia

    Jaba

    rS

    ulut

    Ace

    hK

    alte

    ngM

    aluk

    uS

    ultra

    Kal

    sel

    Gor

    onta

    loM

    alut

    NTB

    Pap

    uaS

    ulba

    rS

    ulse

    lS

    ulte

    ngN

    TT

  • Prevalensi Kanker per 1000*) menurut Provinsi, 2013

    1,4

    0,0

    1,0

    2,0

    3,0

    4,0

    5,0

    Gor

    onta

    loN

    TBP

    abar

    Ria

    uS

    umse

    lLa

    mpu

    ngK

    alte

    ngK

    alba

    rS

    umut

    Jaba

    rB

    ante

    nN

    TTS

    ulte

    ngM

    aluk

    uS

    ultra

    Sul

    bar

    Pap

    uaB

    abel

    Mal

    utA

    ceh

    Indo

    nesi

    aJa

    mbi

    Kep

    . Ria

    uJa

    timK

    alse

    lS

    ulut

    Sum

    bar

    Kal

    timS

    ulse

    lB

    engk

    ulu

    DK

    IB

    ali

    Jate

    ng DIY

    *) Prevalensi kanker untuk semua umur berdasarkan diagnosis dokter

  • Kecenderungan Prevalensi DM*) menurut Provinsi, 2007-2013

    1,1

    2,1

    0,0

    1,0

    2,0

    3,0

    4,0

    5,0

    Lam

    pung

    Ben

    gkul

    uK

    alba

    rR

    iau

    Jam

    biP

    abar

    Sum

    sel

    NTB

    Kep

    ,Ria

    uB

    ali

    Ban

    ten

    Kal

    teng

    Sum

    bar

    Jate

    ngS

    ultra

    Jaba

    rK

    alse

    lS

    ulba

    rM

    aluk

    uIn

    done

    sia

    Mal

    utS

    umut

    Pap

    uaB

    abel

    Jatim

    Ace

    hK

    altim

    Gor

    onta

    loD

    KI

    DIY

    NTT

    Sul

    sel

    Sul

    utS

    ulte

    ng

    2007 2013

    *) Diabetes Melitus (DM) responden 15+ berdasarkan wawancara menurut diagnosis dokter dan gejala

  • Prevalensi Hyperthyroid > 15 tahun berdasarkan diagnosis dokter menurut Provinsi, 2013

    0,4

    0,0

    0,1

    0,2

    0,3

    0,4

    0,5

    0,6

    0,7

    0,8

    Kal

    bar

    Sum

    sel

    Ria

    uLa

    mpu

    ngK

    alte

    ngK

    alse

    lM

    aluk

    uB

    engk

    ulu

    Mal

    utN

    TBK

    ep.R

    iau

    Pab

    arP

    apua

    Jam

    biS

    ulba

    rS

    ultra

    Ace

    hS

    umba

    rK

    altim

    Sum

    utS

    ulte

    ngG

    oron

    talo

    Bab

    elB

    ante

    nB

    ali

    NTT

    Indo

    nesi

    aS

    ulut

    Jate

    ngJa

    bar

    Sul

    sel

    Jatim DK

    ID

    IY

  • Kecenderungan Prevalensi Hipertensi berdasarkanWawancara*) menurut Provinsi, 2007 - 2013

    7,6

    9,5

    0,0

    4,0

    8,0

    12,0

    16,0

    20,0

    Pap

    uaP

    abar

    Ria

    uS

    umut

    NTB

    Mal

    uku

    Sum

    sel

    Mal

    utJa

    mbi

    Lam

    pung

    NTT

    Sul

    traS

    umba

    rB

    engk

    ulu

    Kal

    bar

    Ban

    ten

    Kep

    . Ria

    uB

    ali

    Jate

    ngIn

    done

    sia

    Sul

    bar

    Ace

    hB

    abel

    DK

    IK

    altim

    Sul

    sel

    Jaba

    rK

    alte

    ngJa

    timG

    oron

    talo

    Sul

    teng DIY

    Kal

    sel

    Sul

    ut

    *) Diagnosis Nakes dan obat

  • Prevalensi Hipertensi berdasarkan Pengukuran 2007-2013*)

    31,7

    25,8

    0,0

    10,0

    20,0

    30,0

    40,0

    50,0

    Pap

    ua Bal

    iD

    KI

    Pab

    arR

    iau

    Mal

    utA

    ceh

    Ben

    gkul

    uK

    ep. R

    iau

    Sul

    traS

    ulba

    rS

    umba

    rB

    ante

    nN

    TTM

    aluk

    uN

    TBJa

    mbi

    Sum

    utLa

    mpu

    ng DIY

    Indo

    nesi

    aS

    umse

    lJa

    timJa

    teng

    Kal

    teng

    Sul

    utS

    ulse

    lK

    alba

    rS

    ulte

    ngG

    oron

    talo

    Jaba

    rK

    altim

    Kal

    sel

    Bab

    el

    2007 2013

    *) Batas ambang systole 140 mmHg, diastole 90mmHg: Perubahan Prevalensi diasumsikan karena beda alat ukur 2007 (IA2)discontinue, 2013 (IA1);

  • Prevalensi PJK*) umur 15 tahun berdasarkan Wawancara menurut Provinsi, 2013

    1,5

    0,0

    1,0

    2,0

    3,0

    4,0

    5,0

    Ria

    uLa

    mpu

    ngJa

    mbi

    Ben

    gkul

    uS

    umse

    lK

    alba

    rB

    ante

    nK

    altim

    Sum

    utK

    ep. R

    iau

    Sum

    bar

    Bab

    elP

    abar

    DIY

    Jatim Bal

    iP

    apua

    Jate

    ngIn

    done

    sia

    DK

    IJa

    bar

    Kal

    teng

    Sul

    utM

    aluk

    uM

    alut

    Sul

    traG

    oron

    talo

    NTB

    Kal

    sel

    Ace

    hS

    ulba

    rS

    ulse

    lS

    ulte

    ngN

    TT

    *) PJK : Penyakit Jantung Koroner

  • Prevalensi Gagal Jantung > 15 tahun menurut Provinsi, 2013

    0,3

    0,0

    0,1

    0,2

    0,3

    0,4

    0,5

    0,6

    0,7

    0,8

    0,9

    Jam

    biB

    abel

    Lam

    pung

    Ben

    gkul

    uK

    altim

    Ban

    ten

    Kal

    bar

    Ria

    uS

    ultra

    Sum

    sel

    Gor

    onta

    loM

    alut

    Kal

    teng

    NTB

    Pab

    arB

    ali

    Sum

    utD

    KI

    Indo

    nesi

    aJa

    timK

    ep.R

    iau

    Jate

    ngS

    ulba

    rJa

    bar

    Kal

    sel

    Sum

    bar

    Ace

    hD

    IYM

    aluk

    uS

    ulut

    Pap

    uaS

    ulse

    lS

    ulte

    ngN

    TT

  • Prevalensi Gagal Ginjal Kronis > 15 tahun berdasarkan Diagnosis Dokter menurut Provinsi, 2013

    0,2

    0,0

    0,1

    0,2

    0,3

    0,4

    0,5

    0,6

    DK

    IK

    ep.R

    iau

    Bab

    elS

    umse

    lN

    TBR

    iau

    Kal

    timK

    alba

    rP

    apua

    Kal

    sel

    Ban

    ten

    Sum

    utP

    abar

    Bal

    iS

    ulba

    rM

    aluk

    uB

    engk

    ulu

    Jam

    biM

    alut

    Sum

    bar

    Sul

    traIn

    done

    sia

    Kal

    teng

    Jate

    ngS

    ulse

    lD

    IYJa

    tim NTT

    Lam

    pung

    Jaba

    rS

    ulut

    Gor

    onta

    loA

    ceh

    Sul

    teng

  • 0,6

    0,0

    0,2

    0,4

    0,6

    0,8

    1,0

    1,2

    1,4

    Bab

    elS

    ulba

    rR

    iau

    Sum

    sel

    NTB

    Sum

    utP

    abar

    Kep

    .Ria

    uJa

    mbi

    Kal

    teng

    Ben

    gkul

    uS

    umba

    rK

    alse

    lB

    ante

    nK

    altim

    Pap

    uaK

    alba

    rM

    alut

    Lam

    pung

    Mal

    uku

    Sul

    traS

    ulse

    lS

    ulut

    DK

    IIn

    done

    sia

    Gor

    onta

    loJa

    tim NTT Bal

    iJa

    bar

    Sul

    teng

    Jate

    ngA

    ceh

    DIY

    Prevalensi Batu Ginjal > 15 tahun berdasarkan Diagnosis Dokter menurut Provinsi, 2013

  • Kecenderungan prevalensi Rematik*) 15 tahun menurut Provinsi, 2007 - 2013

    30,3

    24,7

    0,0

    9,0

    18,0

    27,0

    36,0

    45,0

    Ria

    uK

    epri

    Jam

    biP

    abar

    Sum

    sel

    Kal

    timB

    engk

    ulu

    Mal

    utG

    oron

    talo

    Bab

    elM

    aluk

    uLa

    mpu

    ngS

    ulut

    Sum

    utB

    ante

    nS

    ultra

    Sum

    bar

    DK

    IK

    alte

    ngK

    alba

    rS

    ulba

    rD

    I YN

    TBIn

    done

    sia

    Ace

    hJa

    teng

    Kal

    sel

    Pap

    uaS

    ulte

    ngJa

    timS

    ulse

    lB

    ali

    Jaba

    rN

    TT

    *) menurut diagnosis Tenaga Kesehatan

  • Kecenderungan Prevalensi Stroke per 1000*) menurut Provinsi 2007-2013

    8,3

    12,1

    0,0

    4,0

    8,0

    12,0

    16,0

    20,0

    Ria

    uJa

    mbi

    Lam

    pung

    Pab

    arS

    umse

    lK

    alba

    rK

    ep.R

    iau

    Mal

    uku

    Sul

    tra Bal

    iP

    apua

    Ben

    gkul

    uB

    ante

    nN

    TBK

    altim

    Sum

    utA

    ceh

    Mal

    utJa

    bar

    Indo

    nesi

    aN

    TTK

    alte

    ngS

    umba

    rJa

    teng

    Gor

    onta

    loK

    alse

    lB

    abel

    DK

    IS

    ulut

    Sul

    bar

    Jatim

    Sul

    teng DIY

    Sul

    sel

    2007 2013

    *) Ditentukan menurut jawaban responden yang pernah didiagnosis oleh nakes dan gejala

  • Kesehatan Mata dan Telinga

  • Prevalensi Kebutaan*) Penduduk Umur 6 Tahun menurut Provinsi 2007-2013

    *) Tanpa/Dengan Koreksi Optimal

  • 1,0

    2,9 2,8

    4,1

    9,5

    12,711,6

    9,7

    0,03 0,06 0,13 0,30

    1,00

    3,00

    7,60

    13,90

    0,010,03 0,07 0,10

    0,301,10

    3,50

    8,40

    0,0

    2,0

    4,0

    6,0

    8,0

    10,0

    12,0

    14,0

    16,0

    6-14 15-24 25-34 35-44 45-54 55-64 65-74 75+

    Pakai Kacamata/Lensa Kontak Severe Low vision Kebutaan

    Prevalensi Pemakaian Kaca Mata/Lensa kontak, Severe Low Vision, & Kebutaan menurut Kelompok Umur, 2013

  • Prevalensi Pemakaian Kaca Mata/Lensa kontak, Severe Low Vision, & Kebutaan menurut Pendidikan, 2013

    2,3 2,23,6 4,0

    7,0

    15,9

    2,9

    1,1 1,20,4 0,3 0,3

    1,70,5 0,4 0,1 0,1 0,1

    0,0

    4,0

    8,0

    12,0

    16,0

    20,0

    Tidak sekolah Tidak tamat SD Tamat SD Tamat SMP Tamat SMA Tamat PT

    Pakai Kacamata/Lensa Kontak Severe Low vision Kebutaan

  • Prevalensi Pemakaian Kaca Mata/Lensa Kontak, Severe Low Vision, & Kebutaan menurut Tempat Tinggal, 2013

    6,6

    0,80,4

    2,6

    1,10,5

    0,0

    2,0

    4,0

    6,0

    8,0

    10,0

    Pakai Kacamata/Lensa Kontak Severe Low vision Kebutaan

    Perkotaan Perdesaan

  • Prevalensi Pemakaian Kaca Mata/Lensa Kontak, Severe Low Vision, & Kebutaan menurut Kuintil Indeks Kepemilikan, 2013

    1,42,2

    3,5

    5,5

    9,2

    1,4 1,41,0

    0,6 0,50,7 0,6 0,4 0,3 0,20,0

    2,0

    4,0

    6,0

    8,0

    10,0

    Terbawah Menengah bawah Menengah Menengah atas Teratas

    Pakai Kacamata/Lensa Kontak Severe Low vision Kebutaan

  • 8,35,5

    0,0

    5,0

    10,0

    15,0

    20,0

    25,0

    30,0

    DK

    IB

    ante

    nLa

    mpu

    ngS

    umse

    lK

    alte

    ngP

    abar

    Kep

    .Ria

    uS

    umut

    Jam

    biK

    alba

    rJa

    bar

    Ria

    uK

    altim

    Jate

    ngS

    ultra

    Sum

    bar

    NTT

    Indo

    nesi

    aB

    engk

    ulu

    Kal

    sel

    Pap

    uaA

    ceh

    Gor

    onta

    loB

    abel

    Sul

    bar

    Jatim

    Sul

    utS

    ulse

    lS

    ulte

    ng DIY

    Mal

    utN

    TBM

    aluk

    uB

    ali

    Pterygium Kekeruhan Kornea

    Prevalensi Pterygium & Kekeruhan KorneaPenduduk Semua Umur menurut Provinsi, 2013

  • Prevalensi Katarak Penduduk semua Umur menurut Provinsi, 2013

    1,8

    0,0

    0,5

    1,0

    1,5

    2,0

    2,5

    3,0

    3,5

    4,0

    DK

    IS

    ulba

    rS

    umut

    Kep

    . Ria

    uP

    abar

    Sum

    sel

    Lam

    pung

    Jaba

    rR

    iau

    Gor

    onta

    loJa

    timB

    engk

    ulu

    Kal

    timB

    ante

    nD

    IYP

    apua

    IND

    ON

    ES

    IAS

    ultra

    Sum

    bar

    Mal

    uku

    Bab

    elK

    alse

    lK

    alba

    rN

    TB NTT

    Kal

    teng

    Jate

    ngS

    ulse

    lS

    ulte

    ngM

    alut

    Ace

    hB

    ali

    Jam

    biS

    ulut

  • 51,9

    11,94,5

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Ben

    gkul

    uSu

    lbar

    Mal

    utK

    alte

    ngM

    aluk

    uSu

    lteng

    Lam

    pung

    Gor

    onta

    loB

    ante

    nK

    altim D

    IYSu

    mse

    lK

    alba

    rJa

    teng Bal

    iSu

    lsel

    DK

    IJa

    timSu

    ltra

    Sum

    bar

    Bab

    elPa

    pua

    IND

    ON

    ESIA

    Ria

    uN

    TTPa

    bar

    Kal

    sel

    Kep

    . Ria

    uJa

    bar

    Aceh

    Sum

    utSu

    lut

    NTB

    Jam

    bi

    Tidak tahu kalau katarak Tidak mampu membiayai Takut Operasi

    Tiga Alasan Utama Terbanyak PendudukBelum Operasi Katarak menurut Provinsi, 2013

  • Prevalensi Gangguan Pendengaran*) Umur 5 tahun menurut Provinsi, 2013

    2,6

    0,0

    0,5

    1,0

    1,5

    2,0

    2,5

    3,0

    3,5

    4,0

    DK

    IB

    ante

    nB

    abel

    Kep

    .Ria

    uP

    abar

    NTB

    Ben

    gkul

    uB

    ali

    Kal

    teng

    Ria

    uK

    alse

    lK

    alba

    rA

    ceh

    Sum

    bar

    Jam

    biK

    altim

    Sul

    utS

    ulte

    ngS

    ultra

    Gor

    onta

    loJa

    bar

    Mal

    uku

    Sum

    utP

    apua

    Indo

    nesi

    aD

    IYS

    ulba

    rJa

    timM

    alut

    Sum

    sel

    Sul

    sel

    Jate

    ngLa

    mpu

    ngN

    TT

    *) Sesuai tes Konversasi

  • Prevalensi Gangguan Pendengaranmenurut Kelompok Umur, 2013

  • 8,0

    3,2 2,9

    1,3 1,1 1,2

    3,4 3,3

    1,61,0

    2,2

    4,13,4

    2,61,9 1,6

    0,0

    2,0

    4,0

    6,0

    8,0

    10,0

    Prevalensi Gangguan Pendengaranmenurut Karakteristik, 2013

  • Prevalensi Ketulian*) Umur 5 tahunmenurut Provinsi, 2013

    0,09

    0,00

    0,10

    0,20

    0,30

    0,40

    0,50

    Kal

    timB

    abel

    Ban

    ten

    Sum

    utK

    alba

    rS

    ulba

    rA

    ceh

    DK

    IB

    ali

    Sum

    sel

    Kep

    .Ria

    uJa

    bar

    Kal

    teng

    Sul

    teng

    Lam

    pung

    Pap

    uaB

    engk

    ulu

    Mal

    utIn

    done

    sia

    Sum

    bar

    Jam

    biN

    TBP

    abar

    Jate

    ngN

    TTK

    alse

    lS

    ulut

    Sul

    sel

    Sul

    traR

    iau

    DIY

    Jatim

    Gor

    onta

    loM

    aluk

    u

    *) Sesuai tes Konversasi

  • Prevalensi Ketulian menurut Kelompok Umurdan Pendidikan, 2013

  • Kesehatan Jiwa

  • Prevalensi Gangguan Jiwa Berat*), 2013

    *) psikosis/skizofrenia : semua umur

    0,7

    1,7

    2,7

    0,0

    0,5

    1,0

    1,5

    2,0

    2,5

    3,0K

    alb

    arSu

    lut

    Lam

    pu

    ng

    Ria

    uK

    alte

    ng

    Jam

    bi

    Sum

    ut

    Ban

    ten

    Sum

    sel

    DK

    ISu

    ltra

    Pap

    ua

    Kep

    .Ria

    uK

    alti

    mK

    alse

    lSu

    lbar

    Go

    ron

    talo

    NT

    TPa

    bar

    Jab

    arM

    alu

    kuIn

    do

    nes

    iaM

    alu

    tB

    engk

    ulu

    Sult

    eng

    Sum

    bar

    NTB

    Bab

    elJa

    tim

    Jate

    ng

    Bal

    iSu

    lsel

    Ace

    hD

    IY

    Pe

    r 1

    00

    0

  • Proporsi RT dengan ART Mengalami Gangguan Jiwa Berat yang Pernah Dipasung*) menurut Tempat Tinggal, 2013

    10,7

    18,2

    14,3

    0,0

    4,0

    8,0

    12,0

    16,0

    20,0

    Kota Desa Indonesia

    *) Keterangan tambahan lihat Penjelasan umum

  • Prevalensi Gangguan Mental Emosional*)

    Umur 15+ tahun menurut Provinsi, 2013

    1,2

    6,0

    11,6

    0,0

    2,0

    4,0

    6,0

    8,0

    10,0

    12,0

    14,0

    Lam

    pung

    Jam

    biB

    engk

    ulu

    Kal

    bar

    Pab

    arK

    ep.R

    iau

    Ria

    uK

    alte

    ngK

    altim

    Sul

    traP

    apua Bal

    iS

    umut

    Sum

    bar

    Sum

    sel

    Jate

    ngG

    oron

    talo

    Mal

    uku

    Ban

    ten

    Kal

    sel

    Mal

    utD

    KI

    Sul

    utB

    abel

    Indo

    nesi

    aS

    ulba

    rN

    TBJa

    timA

    ceh

    NTT DIY

    Jaba

    rS

    ulse

    lS

    ulte

    ng

    *) berdasarkan Self Reporting Questionnaire-20, dengan Nilai Batas Pisah (Cut off Point) 6

  • 11,6

    6,00,0

    5,0

    10,0

    15,0

    20,0

    25,0

    Lam

    pung

    Jam

    biB

    engk

    ulu

    Kal

    bar

    Pab

    arK

    ep.R

    iau

    Ria

    uK

    alte

    ngK

    altim

    Sul

    traP

    apua Bal

    iS

    umut

    Sum

    bar

    Sum

    sel

    Jate

    ngG

    oron

    talo

    Mal

    uku

    Ban

    ten

    Kal

    sel

    Mal

    utD

    KI

    Sul

    utB

    abel

    Indo

    nesi

    aS

    ulba

    rN

    TBJa

    timA

    ceh

    NTT DIY

    Jaba

    rS

    ulse

    lS

    ulte

    ng

    2007 2013

    Prevalensi Gangguan Mental Emosional*)

    Umur 15+ tahun menurut Provinsi, 2007 & 2013

    *) Lihat catatan perbedaan prevalensi 2007 dan 2013 pada Penjelasan Umum

  • Disabilitas

  • N0 DISABILITAS TidakAda Ringan Sedang BeratSangatBerat

    I Domain Kognisi

    Mempelajari/mengerjakan hal-halbaru

    90.4% 4.9% 2.6% 1.6% 0.4%

    Memusatkan pikiran selama 10 menit 90,9% 5,1% 2,5% 1,1% 0,3%

    Masalah kesehatanmempengaruhi emosi 90,1% 5,5% 3,0% 1,1% 0,3%

    II Domain MobilitasBerdiri dalam waktu lama, misal30 menit 88,9% 5,3% 3,1% 2,2% 0,5%

    Berjalan jauh, misal 1 kilometer 88,5% 4,6% 2,9% 2,9% 1,0%

    Proporsi Disabilitas menurut Domain Kehidupan, 2013

  • III Domain Perawatan diri TidakAda Ringan Sedang BeratSangatBerat

    Membersihkan seluruhtubuhnya/mandi 94,1% 4,1% 1,1% 0,5% 0,2%

    Mengenakan pakaian 94,5% 3,9% 1,0% 0,4% 0,2%

    IV Domain MempertahankanPersahabatanBerinteraksi/bergaul denganorang yang belum dikenalsebelumnya

    92,9% 4,6% 1,7% 0,6% 0,2%

    Memelihara persahabatan 93,3% 4,5% 1,5% 0,5% 0,2%

    Proporsi Disabilitas menurut Domain Kehidupan, 2013

  • V Domain Kegiatan Sehari-hari TidakAda RinganSedang BeratSangatBerat

    Mengerjakan pekerjaan rumahtangga sebagai ART 90,1% 5,3% 2,8% 1,5% 0,4%

    Mengerjakan pekerjaan sehari-hari 91,9% 4,7% 1,9% 1,0% 0,4%

    VI Domain Partisipasi

    Berperan serta dalam kegiatan kemasyarakatan 91,3% 4,8% 2,2% 1,2% 0,4%

    Proporsi Disabilitas menurut Domain Kehidupan, 2013

  • Kecenderungan Disabilitas di Indonesia menurut Komponen 2007 dan 2013*)

    *)Dibandingkan komponen yang sama antara WHODAS 2 RKD 2013 dan Washington Group RKD 2007

    !. Sulit mengenakan pakaian2.Sulit membersihkan tubuh3.Sulit memelihara persahabatan

    4. Sulit bergaul dgn orang yg belum dikenal

    5. Sulit mengerjakan pekerjaan sehari hari

    6. Sulit berperan serta dlm kegiatan kemasyarakatan

    7.Sulit memusatkan pikiran selama 10 menit

    8.Besar masalah kesehatan yg mempengaruhi emosi

    9. Sulit mengerjakan kegiatan rumah tangga

    10. Sulit untuk berdiri dalam waktu lama

    11.Sulit berjalan jarak jauh

    Ket: Komponen disabilitas

    2,5 2,8

    5,4

    6,6

    5,2

    8,29,2

    6,9 6,8

    8,8

    11,6

    1,6 1,82,2 2,5

    3,3 3,93,9 4,4

    4,6

    5,86,8

    0,0

    2,0

    4,0

    6,0

    8,0

    10,0

    12,0

    14,0

    1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

    Jenis Disabilitas

    2007 2013

  • Prevalensi Disabilitas Penduduk 15 tahun menurut Provinsi, 2013*)

    *) 2013 menggunakan WHODAS dengan 12 item

    11,0

    0,0

    5,0

    10,0

    15,0

    20,0

    25,0

    Pab

    arLa

    mpu

    ngB

    ante

    nJa

    mbi

    Ben

    gkul

    uK

    alba

    rK

    ep.R

    aiu

    Pap

    uaK

    altim

    Kal

    teng DK

    IS

    umse

    lM

    aluk

    uR

    iau

    Sum

    utS

    ulut

    Bab

    elJa

    teng Bal

    iIn

    done

    sia

    Mal

    utD

    IYJa

    timJa

    bar

    Ace

    hS

    ultra

    Sum

    bar

    Sul

    abr

    Kal

    sel

    NTB

    Gor

    onta

    loN

    TTS

    ulte

    ngS

    ulse

    l

  • Prevalensi Disabilitas Penduduk 15 tahun menurut Karakteristik*), 2013

    *) 2013 menggunakan WHODAS dengan 12 item

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Per

    kota

    anP

    erde

    saan

    Laki

    -laki

    Per

    empu

    an

    15-2

    4 ta

    hun

    25-3

    4 ta

    hun

    35-4

    4 ta

    hun

    45-5

    4 ta

    hun

    55-6

    4 ta

    hun

    65-7

    4 ta

    hun

    75+

    tahu

    n

    Tida

    k se

    kola

    hTi

    dak

    Tam

    at S

    DTa

    mat

    SD

    Tam

    at S

    LTP

    Tam

    at S

    LTA

    Tam

    at D

    1-D

    3/P

    T

    Tida

    k be

    rker

    jaP

    etan

    i/Nel

    ayan

    /Bur

    uhW

    irasw

    asta

    Peg

    awai

    Lain

    nya

    terb

    awah

    men

    egah

    baw

    ahm

    enen

    gah

    men

    egah

    ata

    ste

    rata

    s

  • Skor disabilitas Riskesdas 2013 Versus Populasi Rujukan WHO di beberapa Negara

    40,0

    50,0

    60,0

    70,0

    80,0

    90,0

    100,0

    0,0 10,0 20,0 30,0 40,0 50,0 60,0 70,0 80,0 90,0 100,0

    Per

    cent

    il

    Skor WHODAS 2

    Indonesian population percentile WHODAS population percentile

    *) Status free disability penduduk Indonesia lebih baik dari populasi rujukan WHO83 versus 50 percentil

  • Rerata Skor Disabilitas menurut Karakteristik, 2013

    25,2

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Per

    kota

    anP

    erde

    saa

    Laki

    -laki

    Per

    empu

    an

    15-2

    4 ta

    hun

    25-3

    4 ta

    hun

    35-4

    4 ta

    hun

    45-5

    4 ta

    hun

    55-6

    4 ta

    hun

    65-7

    4 ta

    hun

    75+

    tahu

    n

    Tida

    k be

    rker

    jaP

    egaw

    aiW

    irasw

    asta

    Pet

    ani/N

    elay

    an/B

    uruh

    Lain

    nya

    Tida

    k se

    kola

    hTi

    dak

    Tam

    at S

    DTa

    mat

    SD

    Tam

    at S

    LTP

    Tam

    at S

    LTA

    Tam

    at D

    1-D

    3/P

    T

    Terb

    awah

    Men

    enga

    h ba

    wah

    Men

    enga

    hM

    enen

    gah

    atas

    Tera

    tas

    IND

    ON

    ES

    IA

  • Rerata Skor Disabilitas menurut Provinsi, 2013

    25,2

    0,0

    10,0

    20,0

    30,0

    40,0

    50,0

    DIY

    DK

    IP

    apua

    Pab

    arJa

    bar

    Ban

    ten

    Bab

    elK

    alba

    rK

    ep R

    iau

    Jatim

    Kal

    sel

    Mal

    utB

    ali

    IND

    ON

    ES

    IAS

    ulut

    Sul

    bar

    Jam

    biM

    aluk

    uJa

    teng

    Kal

    teng

    Kal

    timR

    iau

    Sul

    teng

    Lam

    pung

    Sum

    sel

    NTT

    Ace

    hS

    ulut

    Sul

    sel

    Sul

    traS

    umba

    rB

    engk

    ulu

    NTB

    Gor

    onta

    lo

  • Rerata Hari Produktif Hilang karena Disabilitas menurut Karakteristik, 2013

    6,7

    0,02,04,06,08,0

    10,012,014,016,0

    Per

    kota

    anP

    erde

    saan

    Laki

    -laki

    Per

    empu

    an

    15-2

    4 ta

    hun

    25-3

    4 ta

    hun

    35-4

    4 ta

    hun

    45-5

    4 ta

    hun

    55-6

    4 ta

    hun

    65-7

    4 ta

    hun

    75+

    tahu

    n

    Tida

    k be

    rker

    jaP

    egaw

    aiW

    irasw

    asta

    Pet

    ani/N

    elay

    an/B

    uruh

    Lain

    nya

    Tida

    k se

    kola

    hTi

    dak

    Tam

    at S

    DTa

    mat

    SD

    Tam

    at S

    LTP

    Tam

    at S

    LTA

    Tam

    at D

    1-D

    3/P

    T

    Terb

    awah

    Men

    enga

    h ba

    wah

    Men

    enga

    hM

    enen

    gah

    atas

    Tera

    tas

    IND

    ON

    ES

    IA

  • 6,7

    0,0

    4,0

    8,0

    12,0

    16,0

    20,0

    Pap

    uaM

    alut

    Sum

    sel

    Sul

    traB

    ante

    nR

    iau

    Kal

    timG

    oron

    talo

    Jaba

    rJa

    mbi

    Pab

    arS

    ulse

    lN

    TBK

    alte

    ngA

    ceh

    DK

    IS

    ulte

    ngK

    alse

    lM

    aluk

    uK

    alba

    rB

    abel

    NTT

    IND

    ON

    ES

    IAS

    ulut

    Ben

    gkul

    uK

    ep R

    iau

    Sul

    utS

    umba

    rS

    ulba

    rLa

    mpu

    ngJa

    timJa

    teng DIY

    Bal

    i

    Rerata Hari Produktif Hilang karena Disabilitas menurut Provinsi, 2013

  • Jumlah Hari Produktif Hilang*) karena Disabilitas menurut Karakteristik, 2013

    *) Jumlah hari produktif hilang: jumlah hari tidak mampu melakukan kegiatan rutin secara optimal rerata hari produktif hilang X jumlah penduduk dengan disabilitas.

    **) Maksimal hari produktif dalam 1 bulan = 30 hari X 175 jt penduduk

    195.166.215

    0

    50.000.000

    100.000.000

    150.000.000

    200.000.000

    250.000.000

    Per

    kota

    anP

    erde

    saan

    Laki

    -laki

    Per

    empu

    an

    15-2

    4 ta

    hun

    25-3

    4 ta

    hun

    35-4

    4 ta

    hun

    45-5

    4 ta

    hun

    55-6

    4 ta

    hun

    65-7

    4 ta

    hun

    75+

    tahu

    n

    Tida

    k be

    rker

    jaP

    egaw

    aiW

    irasw

    asta

    Pet

    ani/N

    elay

    an/B

    uruh

    Lain

    nya

    Tida

    k se

    kola

    hTi

    dak

    Tam

    at S

    DTa

    mat

    SD

    Tam

    at S

    LTP

    Tam

    at S

    LTA

    Tam

    at D

    1-D

    3/P

    T

    Terb

    awah

    Men

    enga

    h ba

    wah

    Men

    enga

    h M

    enen

    gah

    atas

    Tera

    tas

    IND

    ON

    ES

    IA

  • Jumlah Hari Produktif Hilang*) karena Disabilitas menurut Provinsi, 2013

    0

    5.000.000

    10.000.000

    15.000.000

    20.000.000

    25.000.000

    30.000.000

    35.000.000

    40.000.000

    45.000.000P

    abar

    Mal

    utB

    engk

    ulu

    Gor

    onta

    loB

    abel

    Mal

    uku

    Kep

    Ria

    uK

    alte

    ngS

    ulba

    rP

    apua

    Jam

    biS

    ultra

    Kal

    timS

    ulut

    Kal

    bar

    Ria

    uS

    ulte

    ngK

    alse

    lB

    ante

    nS

    umse

    lLa

    mpu

    ngA

    ceh

    NTB DIY

    Sum

    bar

    Bal

    iN

    TT DK

    IS

    umut

    Sul

    sel

    Jate

    ngJa

    bar

    Jatim

    *) Jumlah hari produktif hilang: jumlah hari tidak mampu melakukan kegiatan rutin secara optimal rerata hari produktif hilang X jumlah penduduk dengan disabilitas.

    **) Maksimal hari produktif dalam 1 bulan = 30 hari X 175 jt penduduk

  • Cedera

  • Prevalensi Cedera Penduduk Semua Umur menurut Provinsi, 2013

    4,5

    8,2

    12,8

    0,0

    4,0

    8,0

    12,0

    16,0

    Jam

    biS

    umse

    lLa

    mpu

    ngK

    alba

    rR

    iau

    Sum

    bar

    Ben

    gkul

    uK

    ep.R

    iau

    Mal

    utM

    aluk

    uS

    ulba

    rS

    umut

    Ace

    hP

    apua

    Jate

    ngP

    abar

    Bab

    elK

    alte

    ngIn

    done

    sia

    Sul

    utJa

    bar

    Bal

    iK

    altim

    Sul

    teng

    NTB

    Ban

    ten

    Gor

    onta

    loJa

    timK

    alse

    lD

    KI

    Sul

    traN

    TT DIY

    Sul

    sel

  • Prevalensi Cedera menurutKarakteristik, 2013

    1,9

    8,2 9

    ,711

    ,77,

    36,

    66,

    46,

    6 6,9 8

    ,5 10,

    16,

    4

    8,6

    8,8

    7,9 9,

    18,

    36,

    2

    8,4

    8,4

    7,8

    8 8,2 8,

    77,

    8 8,3

    8,4

    8,4 8,7

    7,5

    0,0

    4,0

    8,0

    12,0

    16,0

    20,0

    < 1 1-4

    5-14

    15-2

    4 25

    -34

    35-4

    4 45

    -54

    55-6

    4 65

    -74

    75+

    Laki

    -laki

    Per

    empu

    an

    Tida

    k se

    kola

    hTi

    dak

    tam

    at S

    D/M

    ITa

    mat

    SD

    /MI

    Tam

    at S

    LTP

    /MTS

    Tam

    at S

    LTA

    /MA

    Tam

    at D

    iplo

    ma

    / Per

    guru

    an

    Tida

    k B

    eker

    jaP

    egaw

    aiW

    irasw

    asta

    Pet

    ani/n

    elay

    an/b

    uruh

    Lain

    nya

    Per

    kota

    anP

    erde

    saan

    Terb

    awah

    Men

    enga

    h ba

    wah

    Men

    enga

    hM

    enen

    gah

    atas

    Tera

    tas

  • Kecenderungan Prevalensi Cederamenurut Provinsi 2007 - 2013

    7,5

    8,2

    0,0

    4,0

    8,0

    12,0

    16,0

    Jam

    biS

    umse

    lLa

    mpu

    ngK

    alba

    rR

    iau

    Sum

    bar

    Ben

    gkul

    uK

    ep.R

    iau

    Mal

    utM

    aluk

    uS

    ulba

    rS

    umut

    Ace

    hP

    apua

    Jate

    ngP

    abar

    Bab

    elK

    alte

    ngIn

    done

    sia

    Sul

    utJa

    bar

    Bal

    iK

    altim

    Sul

    teng

    NTB

    Ban

    ten

    Gor

    onta

    loJa

    timK

    alse

    lD

    KI

    Sul

    traN

    TT DIY

    Sul

    sel

    2007 2013

  • 40,9 40,6

    7,3 7,12,5 0,7 0,5 0,4 0,02

    0,0

    10,0

    20,0

    30,0

    40,0

    50,0

    60,0

    Proporsi Penyebab Cedera, 2013

  • 25,9

    47,7

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Pap

    uaN

    TTP

    abar

    Mal

    uku

    Mal

    utS

    umut

    Kal

    timK

    alte

    ngJa

    bar

    Sul

    traLa

    mpu

    ngJa

    timR

    iau

    IND

    ON

    ES

    IAS

    ulba

    rJa

    teng Bal

    iD

    IYK

    alba

    rS

    ulse

    lD

    KI

    Sul

    utG

    oron

    talo

    NTB

    Kal

    sel

    Ban

    ten

    Jam

    biS

    ulte

    ngK

    epri

    Sum

    bar

    Bab

    elA

    ceh

    Sum

    sel

    Ben

    gkul

    u

    2007 2013

    Kecenderungan Proporsi CederaAkibat Transportasi Darat,*) 2013

    *) Transportasi darat = sepeda motor + darat lain

  • Proporsi Jenis Cedera*), 2013

    70,9

    27,523,2

    5,81,8 0,6 0,4 0,3

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    *) Satu orang bisa lebih dari 1 jenis cedera (multiple injuries)

  • Proporsi Tempat Cedera, 2013

    42,8

    36,5

    6,9 5,43,5 2,3 1,8 0,8

    0,0

    10,0

    20,0

    30,0

    40,0

    50,0

    Jalan raya Rumah Area pertanian

    Sekolah Area olahraga

    Area umum Area industri

    Lainnya

  • Status Gigi

  • Proporsi Penduduk semua umur bermasalah Gigi & Mulut, mendapat perawatan, & EMD*), 2013

    25,9

    74,1

    Bermasalah Tidak bermasalah

    31,1

    68,9

    Dirawat

    Tidak dirawat

    8.1%(EMD)

    *) EMD = Effective Medical Demand:menggambarkan kemampuan atau keterjangkauan untuk mendapat pelayanan dari tenaga medis gigi

  • Kecenderungan Prevalensi Penduduk Bermasalah Gigi & Mulut 12 bulan Terakhirmenurut Provinsi, 2007-2013

    23,2

    25,9

    0,0

    10,0

    20,0

    30,0

    40,0

    50,0

    Lam

    pung

    Ria

    uJa

    mbi

    Ben

    gkul

    uP

    apua

    Sum

    utS

    umse

    lK

    alba

    rP

    abar

    Sum

    bar

    Bab

    elK

    ep.R

    iau

    Ban

    ten

    Bal

    iK

    altim

    Kal

    teng

    Jate

    ngIn

    done

    sia

    NTB

    Mal

    utN

    TTM

    aluk

    uJa

    bar

    Jatim

    Sul

    tra DK

    IG

    oron

    talo

    Ace

    hS

    ulut

    DIY

    Sul

    bar

    Sul

    teng

    Kal

    sel

    Sul

    sel

    2007 2013

    *) Data diperoleh dengan cara wawancara responden pada semua umur

  • Proporsi Penduduk Bermasalah Gigi & Mulut yang Menerima Perawatan/Pengobatanmenurut Provinsi, 2007-2013

    29,7

    31,1

    0,0

    10,0

    20,0

    30,0

    40,0

    50,0

    Sul

    teng

    Mal

    utK

    alte

    ngK

    alse

    lS

    ulba

    rM

    aluk

    uS

    ulut

    Sum

    utN

    TTG

    oron

    talo

    Kal

    bar

    Sul

    sel

    Sum

    sel

    Jatim

    Bab

    elJa

    teng

    Ben

    gkul

    uIn

    done

    sia

    DK

    IS

    ultra DIY

    Kep

    .Ria

    uB

    ante

    nR

    iau

    Lam

    pung

    Jaba

    rP

    abar

    NTB

    Sum

    bar

    Pap

    uaJa

    mbi

    Kal

    tim Bal

    iA

    ceh

    2007 2013

  • Proporsi Effective Medical Demand *) menurut Provinsi, 2007-2013

    6,9

    8,1

    0,0

    4,0

    8,0

    12,0

    16,0

    20,0

    Sum

    utLa

    mpu

    ngK

    alte

    ngM

    alut

    Ria

    uS

    umse

    lB

    engk

    ulu

    Kal

    bar

    Jam

    biS

    ulte

    ngM

    aluk

    uP

    apua

    Pab

    arB

    abel

    NTT

    Kep

    .Ria

    uS

    umba

    rB

    ante

    nJa

    teng

    Sul

    utS

    ulba

    rK

    alse

    lIn

    done

    sia

    Gor

    onta

    loJa

    timK

    altim

    Sul

    tra DK

    IN

    TB Bal

    iJa

    bar

    DIY

    Sul

    sel

    Ace

    h

    2007 2013

    Effective Medical Demand menggambarkan kemampuan atau keterjangkauan untuk mendapat pelayanan dari tenaga medis gigi

  • Kecenderungan Indeks DMF-T*)

    menurut Provinsi, 2007-2013

    *) DMF-T adalah penjumlahan komponen D-T, M-T dan D-T , yangmenunjukkan kerusakan gigi yg dialami penduduk umur 12 tahun

    5,4

    4,5

    0,0

    2,0

    4,0

    6,0

    8,0

    10,0P

    abar

    Mal

    utN

    TBP

    apua

    NTT

    Ben

    gkul

    uS

    umut

    Ban

    ten

    DK

    IR

    iau

    Ace

    hJa

    bar

    Bal

    iS

    ultra

    Gor

    onta

    loJa

    teng

    Mal

    uku

    Lam

    pung

    Indo

    nesi

    aS

    umba

    rK

    altim

    Kep

    .Ria

    uK

    alte

    ngS

    umse

    lS

    ulut

    Jatim

    Jam

    biS

    ulte

    ngS

    ulba

    rD

    IYS

    ulse

    lK

    alba

    rK

    alse

    lB

    abel

    2007 2013

  • Kesehatan Lingkungan

  • 66,8

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Kep

    riK

    altim

    Bab

    elR

    iau

    Pap

    uaA

    ceh

    Kal

    teng

    Sum

    bar

    Kal

    sel

    Pap

    bar

    Sum

    utJa

    mbi

    Sul

    sel

    Sul

    utD

    KI J

    ktB

    ante

    nJa

    bar

    Sum

    sel

    Sul

    bar

    Ben

    gkul

    uS

    ulte

    ngIn

    done

    sia

    Kal

    bar

    Mal

    uku

    NTT

    Gor

    onta

    loLa

    mpu

    ngN

    TBS

    ultra

    Mal

    utJa

    teng

    Jatim

    DI Y

    ogkr

    tB

    ali

    Proporsi RT yang Akses ke Sumber Air Minum Improved*) menurut Provinsi, 2013

    *) JMP WHO Unicef 2006Air ledeng/PDAM, sumur bor/pompa, sumur gali terlindung, mata air terlindung, penampungan airhujan, air kemasan (HANYA JIKA sumber air utk keperluan RT lainnya improved)

  • 62,0

    66,8

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Kep

    riK

    altim

    Bab

    elR

    iau

    Pap

    uaA

    ceh

    Kal

    teng

    Sum

    bar

    Kal

    sel

    Pap

    bar

    Sum

    utJa

    mbi

    Sul

    sel

    Sul

    utD

    KI J

    ktB

    ante

    nJa

    bar

    Sum

    sel

    Sul

    bar

    Ben

    gkul

    uS

    ulte

    ngIn

    done

    sia

    Kal

    bar

    Mal

    uku

    NTT

    Gor

    onta

    loLa

    mpu

    ngN

    TBS

    ultra

    Mal

    utJa

    teng

    Jatim

    DI Y

    ogkr

    tB

    ali

    2007 2010 2013

    Kecenderungan RT yang Akses ke Sumber Air Minum Improved *) menurut Provinsi, 2007 - 2013

  • Proporsi RT menurut ART yang Mengambil Air, 2013

    38,4

    59,5

    1,1 1,0

    Dewasa P Dewasa L Anak P Anak L

  • Kecenderungan RT yang Memiliki Akses ke Fasilitas Sanitasi Improved*) 2007-2013

    40,3

    59,8

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    NTT

    Pap

    uaN

    TBS

    ulba

    rG

    oron

    talo

    Sum

    bar

    Kal

    teng

    Sul

    teng

    Ace

    hM

    aluk

    uK

    alse

    lS

    ulse

    lM

    alut

    Pab

    arK

    alba

    rJa

    timS

    ultra

    Jaba

    rS

    umse

    lJa

    mbi

    Indo

    nesi

    aLa

    mpu

    ngB

    engk

    ulu

    Jate

    ngS

    ulut

    Ria

    uS

    umut

    Ban

    ten

    DIY

    Bal

    iB

    abel

    Kal

    timK

    ep.R

    iau

    DK

    I

    2007 2010 2013

    *) JMP WHO Unicef 2006: Fasilitas sendiri, sarana jamban leher angsa dan atau plengsengan, pembuangan akhir tinja di tangki septik

  • Proporsi RT yang Akses terhadap Sanitasi Improved menurut Karakteristik, 2013

    1,5

    30,1

    69,3

    85,593,6

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    72,5

    46,9

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Kota Desa

  • Proporsi RT menurut Pengelolaan Sampah, 2013

    24,9

    3,9 0,9

    50,1

    10,4 9,7

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Diangkut Ditimbun Kompos Dibakar Kali/parit/laut Sembarangan

  • Proporsi RT dengan Pengelolaan Sampah Dibakar menurut Provinsi, 2013

    5,3

    50,1

    79,5

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    DK

    IM

    alut

    Mal

    uku

    Kep

    riK

    altim NTB Bal

    iS

    ulse

    lP

    apua

    Pap

    bar

    Kal

    sel

    Sul

    traK

    alte

    ngS

    ulba

    rB

    ante

    nS

    ulut

    Jaba

    rB

    abel

    Sum

    sel

    Indo

    nesi

    aS

    ulte

    ng DIY

    Ben

    gkul

    uN

    TTJa

    timJa

    teng

    Jam

    biS

    umut

    Sum

    bar

    Kal

    bar

    Ria

    uLa

    mpu

    ngA

    ceh

    Gor

    onta

    lo

  • Proporsi RT dengan Penggunaan/PenyimpananPestisida/Insektisida/Pupuk Kimia menurut Provinsi, 2013

    8,5

    20,2

    57,6

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    NTT

    Mal

    utK

    ep.R

    iau

    Sul

    utB

    ante

    nP

    abar

    Lam

    pung

    Ace

    hR

    iau

    Sul

    bar

    Pap

    ua Bal

    iN

    TBJa

    bar

    Jate

    ngS

    ultra

    Jam

    biK

    alte

    ngM

    aluk

    uS

    umut

    Sum

    bar

    Indo

    nesi

    aB

    engk

    ulu

    Jatim DK

    ID

    IYS

    umse

    lB

    abel

    Sul

    sel

    Kal

    bar

    Kal

    timS

    ulte

    ngG

    oron

    talo

    Kal

    sel

  • Proporsi RT berdasarkan Penggunaan Bahan Bakar*) menurut Provinsi, 2013

    64,1

    35,9

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    NTT

    Pap

    uaM

    alut

    Pap

    bar

    Mal

    uku

    Sul

    teng

    Sul

    traK

    alte

    ngS

    umba

    rN

    TBK

    alse

    lG

    oron

    talo

    Sul

    utS

    ulba

    rLa

    mpu

    ngB

    abel

    Jam

    biB

    engk

    ulu

    Ace

    hIn

    done

    sia

    Jatim

    Ria

    uJa

    teng DIY

    Sum

    utK

    epri

    Bal

    iK

    alba

    rS

    ulse

    lS

    umse

    lJa

    bar

    Kal

    timB

    ante

    nD

    KI

    Aman Tdk aman

    *) Bahan bakar aman: Tidak berpotensi menimbulkan pencemaran (Listrik, gas)Bahan bakar tidak aman: berpotensi menimbulkan pencemaraan (minyak tanah ,arang, kayu bakar)

  • Pemukiman dan Ekonomi

  • Kecenderungan Persentase RT dengan Kepadatan Hunian 8 m2/orang menurut Provinsi, 2007-2013

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Pap

    uaN

    TT DK

    IG

    oron

    talo

    Mal

    uku

    NTB

    Pab

    arS

    ulut

    Sul

    bar

    Sum

    sel

    Bal

    iS

    ulte

    ngS

    umba

    rS

    ultra

    Sum

    utK

    alba

    rJa

    bar

    Ace

    hK

    ep.R

    iau

    Kal

    teng

    Kal

    sel

    Indo

    nesi

    aR

    iau

    Ben

    gkul

    uB

    ante

    nM

    alut

    Kal

    timS

    ulse

    lJa

    timJa

    mbi

    Bab

    elLa

    mpu

    ng DIY

    Jate

    ng

    2007 2013

  • Persentase RT menurut Kondisi Ruang Tidur, Ruang Masak, dan Ruang Keluarga, 2013

    92,4 92,485,6

    77,869,7

    78,5

    47,942,3

    49,842,1 40,2

    47,8

    69,8 68,978,5

    Ruangan tidur Ruangan masak/dapur Ruangan keluarga

    Terpisah Bersih Jendela dibuka tiap hari Ventilasi cukup Pencahayaan Cukup

  • Kecenderungan Persentase RT dengan Lantai Bukan Tanah menurut Provinsi, 2007-2013

    87,493,1

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    NTT

    Jate

    ngJa

    timP

    apua

    Lam

    pung

    Mal

    utM

    aluk

    uIn

    done

    sia

    Ace

    hS

    ulut

    DIY

    Sum

    sel

    NTB

    Sul

    teng

    Sul

    bar

    Ban

    ten

    Gor

    onta

    loB

    engk

    ulu

    Jaba

    rS

    ultra

    Jam

    biS

    umut

    Bal

    iP

    abar

    Sul

    sel

    Ria

    uS

    umba

    rK

    alse

    lK

    alte

    ngK

    altim

    Kal

    bar

    DK

    IB

    abel

    Kep

    .Ria

    u

    2007 2013

  • Persentase RT dengan Sumber Penerangan Listrik menurut Provinsi, 2013

    97,4

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Pap

    uaN

    TTM

    aluk

    uG

    oron

    talo

    Mal

    utS

    ulte

    ngP

    abar

    Sul

    bar

    Kal

    bar

    Sul

    traK

    alte

    ngS

    umba

    rS

    ulse

    lB

    engk

    ulu

    Ria

    uJa

    mbi

    Sum

    utN

    TBIn

    done

    sia

    Ace

    hS

    umse

    lK

    altim

    Kep

    .Ria

    uLa

    mpu

    ngK

    alse

    lB

    abel

    Sul

    utB

    ali

    Jatim

    Jate

    ng DK

    IJa

    bar

    Ban

    ten

    DIY

  • Persentase RT berdasarkan Jenis Dinding Terluas Rumah menurut Provinsi, 2013

    69,6

    23,3

    0,6

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Kal

    sel

    Kal

    teng

    Pap

    uaK

    altim NTT

    Sul

    bar

    Sul

    sel

    Sul

    traA

    ceh

    Sul

    teng

    Sum

    sel

    Ria

    uK

    alba

    rJa

    mbi

    Pab

    arS

    umut

    Gor

    onta

    loS

    ulut

    Ben

    gkul

    uK

    ep.R

    iau

    Mal

    uku

    Indo

    nesi

    aM

    alut

    Sum

    bar

    Lam

    pung

    Bab

    elJa

    teng

    NTB

    Jaba

    rJa

    timB

    ante

    nD

    IYD

    KI

    Bal

    i

    Seng Bambu Kayu/papan/triplek Tembok

  • Persentase RT menurut Jenis Plafon/Langit-langit Terluas, 2013

    40,6

    26,3

    14

    8,96,6

    3,6

    0,0

    10,0

    20,0

    30,0

    40,0

    50,0

    Tidak ada Kayu/tripleks Asbes/GRC board

    Anyaman bambu

    Gypsum Beton

  • Persentase RT menurut Penggunaan Fasilitas Buang Air Besar, 2007-2013

    58,9

    12,14,2

    24,8

    69,7

    8,3 6,215,8

    76,2

    6,7 4,212,9

    Milik sendiri Milik bersama Umum Tidak ada

    2007 2010 2013

  • Kecenderungan Persentase RT menurut Pembuangan Akhir Tinja,2010-2013

    59,3

    2,9 4,3

    16,411,7

    4 1,5

    66

    4 4,4

    13,98,6

    2,7 0,4

    Tangki septik SPAL Kolam/ sawah

    Sungai/ danau/laut

    Lubang tanahPantai/ kebun Lainnya

    2010 2013

  • Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku

  • Kecenderungan Proporsi ART 10 tahun yang Berperilaku Benar BAB *) menurut Provinsi, 2007-2013

    71,1

    82,6

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Pap

    uaS

    ulba

    rA

    ceh

    Sul

    teng

    NTB

    Sum

    bar

    Kal

    teng

    Kal

    sel

    Kal

    bar

    Sum

    sel

    Jatim

    Mal

    uku

    NTT

    Gor

    onta

    loS

    ultra

    Ben

    gkul

    uJa

    mbi

    Indo

    nesi

    aJa

    teng

    Sul

    sel

    Pab

    arB

    ante

    nM

    alut

    Lam

    pung

    Sum

    utR

    iau

    Bab

    elJa

    bar

    Sul

    utB

    ali

    Kal

    timK

    ep.R

    iau

    DIY

    DK

    I

    2007 2013

    *) Perilaku benar dalam BAB bila BAB di jamban

  • Kecenderungan Proporsi ART 10 tahun yang Berperilaku Benar Cuci Tangan*) menurut Provinsi, 2007-2013

    *) bila cuci tangan pakai sabun sebelum menyiapkan makanan, setiapkali tangan kotor (memegang uang, binatang dan berkebun), setelah buang air besar, setelah menceboki bayi/anak, dan setelah menggunakan pestisida/insektisida, sebelum menyusui bayi. sebelum makan, dan setelah memegang unggas/binatang

    23,2

    47,0

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Sum

    bar

    Pap

    uaK

    alse

    lS

    umut

    Ace

    hB

    engk

    ulu

    Ria

    uN

    TTN

    TBJa

    mbi

    Sul

    teng

    Sum

    sel

    Jaba

    rLa

    mpu

    ngIn

    done

    sia

    Jatim

    Ban

    ten

    Jate

    ng DIY

    Mal

    uku

    Kal

    timP

    abar

    Sul

    sel

    Sul

    traK

    ep.R

    iau

    Bab

    elK

    alte

    ng DK

    IM

    alut

    Kal

    bar

    Sul

    bar

    Gor

    onta

    loS

    ulut

    Bal

    i

    2007 2013

  • Proporsi penduduk 10 tahun dengan Perilaku Menyikat Gigi Setiap Hari menurut Provinsi, 2007-2013

    91,1

    94,2

    40,0

    50,0

    60,0

    70,0

    80,0

    90,0

    100,0

    2007 2013

  • Proporsi penduduk 10 tahun Perilaku Menyikat Gigi dengan Benar*) menurut Provinsi, 2007-2013

    *) Menyikat gigi dengan benar jika melakukan setiap hari, setelah makan pagi dan sebelum tidur malam

    5,4

    2,30,0

    10,0

    20,0

    30,0

    40,0

    50,0

    2007 2013

  • Kecenderungan Proporsi Penduduk 15 tahun yang Mengkonsumsi Tembakau Hisap & Kunyah menurut Provinsi 2007-2013

    34,234,7

    36,3

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Bal

    iK

    alse

    lD

    IYS

    ulse

    lJa

    mbi

    Sul

    bar

    Sul

    traK

    altim

    Jate

    ng DK

    IJa

    timP

    apua

    Kal

    teng

    Ria

    uK

    ep.R

    iau

    Kal

    bar

    Bab

    elIn

    done

    sia

    Sul

    utB

    engk

    ulu

    Sum

    sel

    Lam

    pung

    Ban

    ten

    Sum

    bar

    Sul

    teng

    Sum

    utJa

    bar

    NTB

    Gor

    onta

    loA

    ceh

    Mal

    uku

    Pab

    arM

    alut

    NTT

    2007 2010 2013

  • Kecenderungan Proporsi Hisap & Tembakau berdasarkan Jenis Kelamin dari Survei GATS 2011 & Riskesdas 2013

    Hisap Kunyah

    67,0

    2,7

    64,9

    2,10,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Laki-laki Perempuan

    GATS 2011 Riskesdas 2013

    1,5 2,73,9 4,8

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Laki-Laki Perempuan

    GATS 2011 Riskesdas 2013

    Catatan: GATS : Global Adult Tobacco Survey

  • Proporsi Mengunyah Tembakau Penduduk 10 tahun menurut Provinsi, 2013

    2,04,1

    29,8

    0,0

    5,0

    10,0

    15,0

    20,0

    25,0

    30,0

    35,0

    Kep

    . Ria

    uLa

    mpu

    ngK

    alse

    lJa

    mbi

    Jaba

    rB

    ante

    nJa

    teng

    Jatim

    Kal

    timS

    ulse

    lS

    ulba

    rD

    IYR

    iau

    Bab

    elS

    ulut

    Gor

    onta

    loS

    ultra

    Ben

    gkul

    uIn

    done

    sia

    Sum

    sel

    Sul

    teng Bal

    iS

    umba

    rN

    TBK

    alba

    rK

    alte

    ngS

    umut

    Mal

    uku

    Ace

    hP

    apua

    Mal

    utP

    abar

    NTT

  • Proporsi Merokok Saat ini Penduduk 10 tahun menurut Karakteristik, 2013

    1,4

    18,3

    34,0

    34,8 38

    ,537

    ,436

    ,436

    ,936

    ,835

    ,332

    ,426

    ,7

    56,7

    1,9

    23,4

    21,5

    29,7

    31,4 35

    ,224

    ,5

    9,9

    41,0 4

    6,3 51

    ,338

    ,3

    32,3

    32,1

    30,6

    28,6

    24,3

    0,0

    10,0

    20,0

    30,0

    40,0

    50,0

    60,0

    70,0

    10 -

    1415

    -19

    20 -

    2425

    -29

    30 -

    3435

    -39

    40 -

    4445

    -49

    50 -5

    455

    -59

    60 -6

    465

    +

    Laki

    -laki

    Per

    empu

    an

    Tida

    k se

    kola

    hTi

    dak

    Tam

    at S

    DTa

    mat

    SD

    Tam

    at S

    LTP

    Tam

    at S

    LTA

    Tam

    at D

    1-D

    3/P

    T

    Tida

    k be

    rker

    jaP

    egaw

    aiW

    irasw

    asta

    Pet

    ani/N

    elay

    an/B

    uruh

    Lain

    nya

    Terb

    awah

    Men

    enga

    h B

    awah

    Men

    enga

    hM

    enen

    gah

    Ata

    sTe

    rata

    s

  • Rerata Jumlah Batang Rokok yang Dihisap per Hari Penduduk 10 tahun menurut Provinsi, 2013

    12,3

    0,0

    5,0

    10,0

    15,0

    20,0

    25,0

    DIY

    Jate

    ngN

    TTJa

    bar

    Jatim

    NTB DK

    IM

    aluk

    uB

    ali

    Lam

    pung

    IND

    ON

    ES

    IAB

    ante

    nM

    alut

    Gor

    onta

    loP

    apba

    rP

    apua

    Sul

    utS

    umse

    lS

    ulte

    ngB

    engk

    ulu

    Sul

    traS

    ulba

    rJa

    mbi

    Sul

    sel

    Kal

    bar

    Sum

    utK

    alte

    ngK

    ep. R

    iau

    Ace

    hK

    altim

    Sum

    abr

    Ria

    uK

    alse

    lB

    abel

  • Rerata Jumlah batang rokok yang dihisap perhari Populasi 10 tahun menurut Karakteristik, 2013

    7,7 9

    ,611

    ,5 12,2 12,9

    13,0

    13,0

    13,0

    12,8

    12,4

    11,7

    10,3 1

    2,4

    8,2

    11,5

    12,0

    12,0

    12,3

    12,7

    12,9

    12,1

    12,4

    10,7 1

    2,5

    13,3

    12,2

    12,7

    12,0

    11,8

    11,9

    12,4 13

    ,5

    0,0

    5,0

    10,0

    15,0

    20,0

    25,0

    10 -

    1415

    -19

    20 -

    2425

    -29

    30 -

    3435

    -39

    40 -

    4445

    -49

    50 -5

    455

    -59

    60 -6

    465

    +

    Laki

    -laki

    Per

    empu

    an

    Tida

    k se

    kola

    hTi

    dak

    Tam

    at S

    DTa

    mat

    SD

    Tam

    at S

    LTP

    Tam

    at S

    LTA

    Tam

    at D

    1-D

    3/P

    T

    Per

    kota

    anP

    erde

    saan

    Tida

    k be

    rker

    jaP

    egaw

    aiW

    irasw

    asta

    Pet

    ani/N

    elay

    an/B

    uruh

    Lain

    nya

    Terb

    awah

    Men

    enga

    h B

    awah

    Men

    enga

    hM

    enen

    gah

    Ata

    sTe

    rata

    s

  • Proporsi Aktivitas Fisik Penduduk 10 tahun, 2013

    28,0

    45,9

    26,1

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    AKTIFITAS FISIK BERAT AKTIFITAS FISIK SEDANG AKTIFITAS FISIK RINGAN

  • Proporsi Aktivitas Fisik Kurang Penduduk 10 tahun menurut Provinsi, 2013

    14,2

    26,1

    44,2

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Bal

    iK

    alse

    lB

    abel

    Jate

    ng DIY

    Jatim

    Ban

    ten

    Sum

    utLa

    mpu

    ngK

    alte

    ngJa

    bar

    IND

    ON

    ES

    IAS

    umse

    lS

    ulte

    ngS

    ulba

    rN

    TTS

    umba

    rB

    engk

    ulu

    Ria

    uS

    ulse

    l Ja

    mbi

    Sul

    utM

    alut

    Gor

    onta

    loK

    alba

    rK

    ep. R

    iau

    NTB

    Kal

    timM

    aluk

    uA

    ceh

    Sul

    traP

    abar

    Pap

    ua DK

    I

  • Proporsi Aktivitas Fisik Kurang Penduduk 10 tahun menurut Karakteristik, 2013

    49,6

    35,4

    26,1

    19,8

    16,9

    15,7

    15,6

    16,5 18,3 21

    ,5 26,1

    42,7

    26,3

    25,8 3

    2,9

    33,0

    23,2

    23,9

    24,8 28

    ,2

    28,2

    23,9

    35,9

    23,3

    18,3

    13,4 1

    9,1 23

    ,823

    ,624

    ,2 27,0 30

    ,8

    0,0

    10,0

    20,0

    30,0

    40,0

    50,0

    60,0

    70,0

    10 -

    1415

    -19

    20 -

    2425

    -29

    30 -

    3435

    -39

    40 -

    4445

    -49

    50 -5

    455

    -59

    60 -6

    465

    +

    Laki

    -laki

    Per

    empu

    an

    Tida

    k se

    kola

    hTi

    dak

    Tam

    at S

    DTa

    mat

    SD

    Tam

    at S

    LTP

    Tam

    at S

    LTA

    Tam

    at D

    1-D

    3/P

    T

    Per

    kota

    anP

    erde

    saan

    Tida

    k be

    rker

    jaP

    egaw

    aiW

    irasw

    asta

    Pet

    ani/N

    elay

    an/B

    uruh

    Lain

    nya

    Terb

    awah

    Men

    enga

    h B

    awah

    Men

    enga

    hM

    enen

    gah

    Ata

    sTe

    rata

    s

  • Proporsi Aktivitas Sedentari*) Penduduk 10 tahun menurut jumlah jam/hari, 2013

    33,9

    42,0

    24,1

    0,0

    10,0

    20,0

    30,0

    40,0

    50,0

    60,0

    6 jam/hari

    *) Lihat penjelasan Umum, definisi cut off points

  • Proporsi Aktivitas Sedentari > 6 jam/hari Penduduk 10 tahun menurut Provinsi, 2013

    3,5

    24,1

    39,1

    0,0

    10,0

    20,0

    30,0

    40,0

    50,0

    NTT

    Sul

    traK

    alba

    rP

    abar

    Pap

    uaA

    ceh

    Lam

    pung DK

    IK

    alte

    ngB

    engk

    ulu

    NTB

    Sum

    utJa

    mbi

    DIY

    Sul

    sel

    Sum

    sel

    Kep

    . Ria

    uS

    ulut

    Kal

    timK

    alse

    lS

    ulba

    rJa

    teng

    Ban

    ten

    Indo

    nesi

    aB

    abel

    Mal

    uku

    Bal

    iS

    umba

    rS

    ulte

    ngG

    oron

    talo

    Jaba

    rJa

    timM

    alut

    Ria

    u

  • Proporsi Penduduk 10 tahun yang mengkonsumsi Makanan berisiko, 2013

    53,1

    26,2

    40,7

    4,4

    4,3

    77,3

    29,3

    5,6

    0,0 20,0 40,0 60,0 80,0 100,0

    Makanan Manis

    Makanan Asin

    Berlemak

    Dibakar

    Hewani berpengawet

    Bumbu Penyedap

    Kopi

    Kafein Selain Kopi

  • 4,9

    24,5

    65,2

    77,8

    4,4

    26,2

    53,1

    77,3

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    DIBAKAR ASIN MANIS BUMBU PENYEDAP

    2007 2013

    Kecenderungan Proporsi makanan berisiko Penduduk 10 tahun, 2007 - 2013

  • Proporsi Penduduk 10 tahun menurut Frekuensi Makanan bersumber Tepung Terigu 1kali/hari, 2013

    15,6

    13,4

    0,0

    4,0

    8,0

    12,0

    16,0

    20,0

    Roti Biskuit

    10,1

    3,8

    0,0

    4,0

    8,0

    12,0

    16,0

    20,0

    Mie Instan Mie Basah

  • Proporsi Penduduk mengkonsumsi Produk Mie menurut Frekuensi dan Umur, 2013

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    10 - 14 15 - 19 20 - 24 25 - 29 30 - 34 35 - 39 40 - 44 45 -49 50 -54 55 -59 60 -64 65 +

    15,4 15,0 13,8 12,1 10,8 9,5 8,4 8,1 6,6 6,2 5,3 4,8

    35,6 34,5 34,1 32,0 29,3 28,1 26,6 24,5 23,7 21,2 20,0 17,7

    39,6 39,3 39,4 41,0 43,0 43,1 43,0 42,6 41,5 40,5 40,136,3

    7,9 9,1 10,2 12,1 13,8 15,7 16,8 18,6 20,3 22,9 23,425,6

    1,6 2,0 2,5 2,9 3,1 3,6 5,1 6,2 7,9 9,3 11,2 15,7

    Umur (Tahun)

    1 kali per hari; 3 - 6 kali per minggu; 1 - 2 kali per minggu; < 3 kali per bulan Tidak pernah

  • Proporsi Penduduk 10 tahun yang Kurang Konsumsi Sayur-Buah menurut Provinsi 2007-2013

    93,6

    93,5

    80,0

    84,0

    88,0

    92,0

    96,0

    100,0

    DIY

    Lam

    pung

    Pap

    uaN

    TTJa

    timJa

    teng

    Pab

    arM

    aluk

    uM

    alut

    Gor

    onta

    loS

    umut

    Ace

    hK

    alte

    ngK

    altim

    Indo

    nesi

    aK

    ep. R

    iau

    Bal

    iS

    ulut

    Sul

    traS

    ulte

    ngN

    TB DK

    IB

    engk

    ulu

    Kal

    bar

    Jam

    biB

    ante

    nJa

    bar

    Bab

    elS

    umse

    lS

    ulse

    lS

    umba

    rS

    ulba

    rR

    iau

    Kal

    sel

    2007 2013

  • Proporsi RT mengkonsumsi Garam Iodiummenurut Provinsi, 2013

    77,1

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0A

    ceh

    Bal

    iN

    TTN

    TBM

    aluk

    uS

    umba

    rS

    ulse

    lJa

    bar

    Sul

    bar

    Jatim

    Indo

    nesi

    aS

    ultra

    Ban

    ten

    Jate

    ngK

    ep.R

    iau

    DK

    ILa

    mpu

    ngP

    apua

    Sum

    utR

    iau

    DIY

    Jam

    biK

    alte

    ngK

    alba

    rM

    alut

    Kal

    sel

    Sul

    teng

    Sum

    sel

    Ben

    gkul

    uK

    altim

    Sul

    utG

    oron

    talo

    Pab

    arB

    abel

    Cukup (biru tua/ungu tua) Tidak cukup (biru muda/ungu muda) Tidak ada Iodium

  • Kecenderungan RT mengkonsumsi Garam Iodium Cukup menurut Provinsi, 2007-2013

    62,3

    77,1

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Ace

    hB

    ali

    NTT

    NTB

    Mal

    uku

    Sum

    bar

    Sul

    sel

    Jaba

    rS

    ulba

    rJa

    timIn

    done

    sia

    Sul

    traB

    ante

    nJa

    teng

    Kep

    .Ria

    uD

    KI

    Lam

    pung

    Pap

    uaS

    umut

    Ria

    uD

    IYJa

    mbi

    Kal

    teng

    Kal

    bar

    Mal

    utK

    alse

    lS

    ulte

    ngS

    umse

    lB

    engk

    ulu

    Kal

    timS

    ulut

    Gor

    onta

    loP

    abar

    Bab

    el

    2007 2013

  • Kecenderungan RT mengkonsumsi Garam Iodium Cukup menurut Tempat Tinggal, 2007-2013

    70,4

    56,362,3

    82,0

    72,377,1

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Perkotaan Perdesaan Kota+Desa

    2007 2013

  • Proporsi RT melakukan PHBSmenurut 10 indikator, 2013

    *) Perbedaan angka pada indikator PHBS dengan cakupan pada pelayanan kesehatan lihat pada penjelasan umum

    10,7

    38,0

    47,2

    52,8

    68,0

    77,4

    78,8

    81,9

    82,2

    87,6

    0,0 20,0 40,0 60,0 80,0 100,0

    Konsumsi sayur dan buah tiap hari

    Memberi ASI eksklusif

    Cuci tangan dengan benar

    Aktifitas fisik tiap hari

    Menimbang balita

    Perilaku cegah jentik

    Tidak merokok di dalam rumah

    BAB di jamban

    Sumber air bersih baik

    Persalinan nakes

  • Proporsi RT Memenuhi Kriteria PHBS menurut Provinsi, 2013

    32,3

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Pap

    uaA

    ceh

    NTT

    Sum

    bar

    Lam

    pung

    Jam

    biK

    alba

    rB

    engk

    ulu

    Ria

    uS

    ultra

    Sum

    sel

    Kal

    teng

    NTB

    Sum

    utS

    ulte

    ngM

    aluk

    uK

    alse

    lS

    ulba

    rM

    alut

    Pab

    arIN

    DO

    NE

    SIA

    Bab

    elJa

    timJa

    bar

    Kep

    .Ria

    uB

    ante

    nK

    altim

    Gor

    onta

    loS

    ulse

    lJa

    teng

    Sul

    utD

    IYB

    ali

    DK

    I

  • Proporsi RT Sehat menurut Karakteristik, 2013

  • Pelayanan Kesehatan

  • Pelayanan Kesehatan Anak

  • Kecenderungan Imunisasi Anak12-23 bulan, 2007-2013

    41,649,2

    9,1

    53,8

    33,5

    12,7

    59,2

    32,1

    8,7

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Lengkap Tidak lengkap Tidak diimunisasi

    2007 2010 2013

  • Alasan Tidak diimunisasi*), 2013

    *) Dari 8,7 Persen yang tidak diimunisasi

    28,826,3

    21,9

    16,3

    6,8 6,7

    0,0

    5,0

    10,0

    15,0

    20,0

    25,0

    30,0

    35,0

    Takut panas Keluarga tidak mengijinkan

    Tempat imunisasi jauh

    Sibuk/repot Sering sakit Tidak tahu tempat

    imunisasi

  • Kecenderungan Imunisasi DasarAnak 12-23 bulan, 2007-2013

    86,9

    70,3

    81,677,9

    61,966,7

    74,479,1

    87,6

    75,6 77,082,1

    0

    20

    40

    60

    80

    100

    Hb-0 BCG DPT-HB Polio Campak

    2007 2010 2013

  • Kecenderungan NasionalKunjungan Neonatus, 2010-2013

    71,4

    61,3

    38,031,8

    20,8

    71,3

    61,3

    47,5

    39,3

    21,5

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    KN1 (6-48 jam) KN2 (3-7 hari) KN3 (8-28 hari) KN lengkap Tidak KN

    2010 2013

  • Kecenderungan KN1 menurutProvinsi 2010-2013

    71,4

    71,3

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Pab

    arP

    apua

    Mal

    uku

    Mal

    utN

    TTK

    ep.R

    iau

    Kal

    bar

    Sum

    sel

    Kal

    teng

    Sul

    teng

    Sul

    bar

    Ban

    ten

    Jaba

    rS

    umba

    rS

    ultra

    Sum

    utB

    abel

    Indo

    nesi

    aLa

    mpu

    ngK

    altim

    Ria

    uS

    ulse

    lK

    alse

    lA

    ceh

    Sul

    utG

    oron

    talo

    Jate

    ngJa

    mbi

    NTB

    Jatim

    Ben

    gkul

    uD

    IYB

    ali

    DK

    I

    2010 2013

  • Kecenderungan KN Lengkap menurutProvinsi 2007-2013

    31,8

    39,3

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Pab

    arP

    apua

    Kal

    bar

    Sul

    sel

    Sul

    bar

    Mal

    uku

    Bab

    elR

    iau

    Mal

    utK

    alte

    ngS

    umut

    Sum

    sel

    NTT

    Sum

    bar

    Sul

    teng

    Kal

    sel

    Kep

    .Ria

    uS

    ultra

    Ben

    gkul

    uA

    ceh

    Kal

    timJa

    mbi

    Lam

    pung

    Indo

    nesi

    aB

    ante

    nG

    oron

    talo

    Sul

    utJa

    bar

    NTB

    Jate

    ng Bal

    iJa

    tim DK

    ID

    IY

    2010 2013

  • Kecenderungan Balita menurut Perawatan Tali Pusar pada Saat Lahir, 2010-2013

    78,9

    11,68,0

    1,5

    67,7

    22,2

    8,21,9

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Betadine/alkohol Tidak diberi apa-apa Ramuan/obat tradisional

    Obat tabur

    2010 2013

  • Kecenderungan Proses Mulai Menyusui (Inisiasi Menyusu Dini), 2010-2013

  • ASI saja 24 Jam Terakhir menurut Umur Bayi 0-6 bulan, 2013

    52,748,7 46,0

    42,2 41,936,6

    30,2

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    0 1 2 3 4 5 6

    Per

    sen

    Umur ( bulan)

  • Kecenderungan Cakupan Pemberian Kapsul Vitamin A pada Anak 6-59 bulan, 2007-2013

    71,5

    75,5

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Sum

    utP

    apua

    Sul

    bar

    Ria

    uP

    abar

    Mal

    utM

    aluk

    uK

    alte

    ngS

    umse

    lK

    alba

    rS

    ulse

    lK

    ep.R

    iau

    Bab

    elS

    ulte

    ngS

    umba

    rN

    TTK

    alse

    lS

    ultra

    Lam

    pung

    Ace

    hB

    engk

    ulu

    Ban

    ten

    Jam

    biD

    KI

    Indo

    nesi

    aB

    ali

    Kal

    timS

    ulut

    Jaba

    rG

    oron

    talo

    Jatim

    Jate

    ng DIY

    NTB

    2007 2013

  • Kecenderungan Frekuensi Pemantauan PertumbuhanBalita dalam 6 bulan Terakhir: 2007-2013

    45,4

    29,125,5

    44,6

    21,1

    34,3

    0,0

    10,0

    20,0

    30,0

    40,0

    50,0

    60,0

    4 kali 1 3 kali Tidak Pernah

    2007 2013

  • Kecenderungan Frekuensi Pemantauan Pertumbuhan Balita 4 kali dalam 6 bulan Terakhir menurut Provinsi, 2007-2013

    45,4

    44,6

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Sum

    utB

    engk

    ulu

    Pap

    uaS

    umse

    lLa

    mpu

    ngR

    iau

    Kal

    teng

    Jam

    biS

    ulte

    ngS

    ultra

    Kal

    sel

    Sul

    sel

    Kal

    bar

    Pab

    arK

    ep.R

    iau

    Ace

    hS

    ulut

    Sul

    bar

    Mal

    uku

    Ban

    ten

    Mal

    utK

    altim

    Bab

    elS

    umba

    rIn

    done

    sia

    Bal

    iG

    oron

    talo

    DK

    IJa

    bar

    NTT

    Jate

    ngJa

    tim NTB DIY

    2007 2013

  • Proporsi Perempuan 0-11 tahunyang Disunat, 2013

    51,248,8

    Disunat

    Ya Tidak5,3

    72,4

    5,1

    13,9

    3,30,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    0 bulan 1- 5 bulan

    6 - 11 bulan

    1 - 4 tahun

    5 - 11 tahun

    Per

    sen

    Umur ketika disunat

  • Pelayanan Kesehatan Ibu

  • Proporsi Perempuan Kawin 15-49 tahun Menggunakan KB Saat ini, 2010-2013

    55,8

    59,7

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Pap

    uaM

    aluk

    uN

    TTP

    abar

    Kep

    .Ria

    uS

    umut

    Mal

    utA

    ceh

    Sul

    bar

    Sul

    sel

    Sul

    traS

    umba

    rD

    KI

    DIY

    Ria

    uK

    altim NTB

    Sul

    teng

    IND

    ON

    ES

    IAB

    ante

    nJa

    timJa

    teng Bal

    iJa

    bar

    Bab

    elG

    oron

    talo

    Sul

    utK

    alse

    lS

    umse

    lB

    engk

    ulu

    Kal

    teng

    Jam

    biK

    alba

    rLa

    mpu

    ng

    2010 2013

  • Distribusi Persentase Penggunaan KB Hormonal1 versus Non Hormonal, 2013

    1) Hormonal = jenis KB susuk, suntik dan pil KB diantara cara modern. Total cara modern 59.3

    51,8

    7,5

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0P

    apua

    NTT DIY

    Kep

    .Ria

    uM

    aluk

    uS

    umut

    Pab

    arB

    ali

    DK

    IS

    umba

    rA

    ceh

    Sul

    sel

    Mal

    utS

    ulba

    rS

    ultra

    Ria

    uK

    altim

    Jate

    ngIN

    DO

    NE

    SIA

    *Ja

    timN

    TBS

    ulte

    ngB

    ante

    nJa

    bar

    Bab

    elG

    oron

    talo

    Sul

    utB

    engk

    ulu

    Sum

    sel

    Kal

    sel

    Jam

    biLa

    mpu

    ngK

    alba

    rK

    alte

    ng

    Hormonal Non Hormonal

  • Distribusi Penggunaan KB MKJP1

    versus Non MKJP, 2013

    49,1

    10,2

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Pap

    uaN

    TTM

    aluk

    uS

    umut

    DIY

    Pab

    arK

    ep.R

    iau

    Bal

    iM

    alut

    Sum

    bar

    Sul

    bar

    DK

    IS

    ulse

    lA

    ceh

    Sul

    traG

    oron

    talo

    NTB

    Jate

    ngR

    iau

    IND

    ON

    ES

    IAK

    altim

    Sul

    utJa

    timS

    ulte

    ngB

    engk

    ulu

    Ban

    ten

    Jaba

    rB

    abel

    Sum

    sel

    Lam

    pung

    Kal

    sel

    Jam

    biK

    alte

    ngK

    alba

    r

    NON MKJP MKJP

    1) MKJP =Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (susuk, sterilisasi pria dan wanita, spiral/IUD) diantara cara modern (59,3%)

  • Cakupan ANC, 2010-2013*)

    92,7

    95,2

    50,0

    60,0

    70,0

    80,0

    90,0

    100,0P

    apua

    Pab

    arM

    aluk

    uN

    TTM

    alut

    Sul

    bar

    Kal

    bar

    Kal

    teng

    Sum

    utR

    iau

    Sum

    sel

    Sul

    teng

    Kal

    sel

    Jam

    biS

    ultra

    Lam

    pung

    Ace

    hIN

    DO

    NE

    SIA

    Sul

    sel

    Ban

    ten

    Jaba

    rS

    ulut

    Sum

    bar

    Ben

    gkul

    uK

    ep.R

    iau

    Kal

    timG

    oron

    talo

    Jatim

    Bab

    elD

    KI

    NTB

    Jate

    ng DIY

    Bal

    i

    2010 2013

    *)Periode 3 tahun terakhir

  • Cakupan ANC Pertama pada Trimester 1, 2010-2013*

    72,3

    81,3

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0P

    apua

    Mal

    uku

    Pab

    arS

    ulba

    rM

    alut

    Sul

    teng

    Gor

    onta

    loS

    ultra

    NTT

    Kal

    teng

    Sul

    sel

    Sul

    utK

    alse

    lK

    alba

    rB

    engk

    ulu

    Sum

    utS

    umse

    lIN

    DO

    NE

    SIA

    Kal

    timJa

    bar

    Bab

    elR

    iau

    Ban

    ten

    Jam

    biK

    ep.R

    iau

    Sum

    bar

    Jatim NTB

    Ace

    hJa

    teng DK

    ILa

    mpu

    ng DIY

    Bal

    i

    2010 2013

    * Periode 3 tahun terakhir

  • Cakupan K4, 2010-2013*

    61,4

    70,0

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0M

    aluk

    uP

    apua

    Pab

    arM

    alut

    Sul

    bar

    Sul

    teng

    Kal

    teng

    Sul

    traG

    oron

    talo

    NTT

    Sul

    sel

    Kal

    bar

    Sum

    sel

    Sum

    utJa

    mbi

    Sul

    utK

    alse

    lA

    ceh

    Ben

    gkul

    uS

    umba

    rR

    iau

    Kal

    timB

    ante

    nIN

    DO

    NE

    SIA

    Bab

    elN

    TBJa

    bar

    Jatim

    Lam

    pung

    Kep

    .Ria

    uD

    KI

    Jate

    ng Bal

    iD

    IY

    2010 2013

    * Periode 3 tahun terakhir

  • Proporsi Konsumsi Fe 90+ hariselama Hamil, 2010-2013*

    18,0

    33,2

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0La

    mpu

    ngK

    alte

    ngA

    ceh

    Mal

    uku

    Sul

    bar

    Sul

    teng

    Pap

    uaS

    umut

    Ria

    uP

    abar

    Kal

    bar

    Ben

    gkul

    uS

    ulse

    lK

    alse

    lS

    ultra

    Sum

    sel

    Kal

    timM

    alut

    Sul

    utS

    umba

    rG

    oron

    talo

    Jam

    biB

    abel

    IND

    ON

    ES

    IAN

    TTJa

    timJa

    teng

    Ban

    ten

    Jaba

    rD

    KI

    NTB

    Kep

    .Ria

    uB

    ali

    DIY

    2010 2013

    * 2010 = untuk konsumsi semua tablet Fe; 2013 = untuk konsumsi semua tablet Fe, termasuk yg dijual bebas;

  • Proporsi Tenaga yang Melakukan Pelayanan ANC, menurut Tempat Tinggal dan Pendidikan, 2013*

    *) Periode kelahiran 1 Januari 2010 sd wawancara

    TenagaKesehatan

    Tempat Tinggal Pendidikan

    Perkotaan Perdesaan TidaksekolahTidak

    tamat SD Tamat SDTamatSMP

    TamatSMA Tamat PT

    Dokter kandungan 17.6 4.5 2.9 3.3 3.0 5.0 16.4 47.7

    Dokter umum 0.8 0.7 0.6 0.9 0.7 0.6 0.9 1.1

    Bidan 81.4 94.1 95.3 95.0 95.8 94.1 82.5 51.1

    Perawat 0.2 0.6 1.2 0.8 0.5 0.3 0.2 0.1

  • Proporsi Tenaga yang Melakukan Pelayanan ANC, menurut Kuintil Indeks Kepemilikan, 2013*

    *) Periode kelahiran 1 Januari 2010 s.d wawancara

    Tenaga Kesehatan

    Kuintil Indeks Kepemilikan

    Terendah Menengah bawah Menengah Menengah atas Teratas

    Dokter kandungan 1.5 2.6 4.9 11.8 31.4

    Dokter umum 0.8 0.8 0.5 0.6 1.1

    Bidan 96.5 95.9 94.4 87.4 67.3

    Perawat 1.2 0.6 0.2 0.2 0.2

  • Proporsi Penolong Persalinan olehTenaga Kesehatan1, 20102-20133

    79,0

    86,9

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Pap

    uaM

    aluk

    uM

    alut

    Sul

    bar

    NTT

    Pab

    arK

    alte

    ngS

    ulte

    ngK

    alba

    rS

    ultra

    Sul

    sel

    Sul

    utJa

    bar

    Ban

    ten

    Kal

    sel

    Ria

    uIN

    DO

    NE

    SIA

    Jam

    biS

    umse

    lLa

    mpu

    ngK

    altim

    Bab

    elA

    ceh

    Gor

    onta

    loN

    TBS

    umba

    rS

    umut

    Jatim

    Ben

    gkul

    uK

    ep.R

    iau

    Jate

    ng DK

    IB

    ali

    DIY

    2010 2013

    1) Dr kandungan, dr umum dan bidan2) Periode 3 tahun terakhir, penolong terakhir3) Periode 3 tahun terakhir, jika > 1 penolong dipilih kualifikasi tertinggi

  • Proporsi Tempat Melahirkan menurut Provinsi, 2013*

    *) Kelahiran Periode 1 Januari 2010 - wawancara

    76,1

    23,7

    0%

    20%

    40%

    60%

    80%

    100%M

    aluk

    uM

    alut

    Kal

    teng

    Pap

    uaJa

    mbi

    Sul

    traP

    abar

    Ben

    gkul

    uK

    alba

    rS

    ulte

    ngK

    alse

    lS

    ulba

    rR

    iau

    Sum

    utN

    TTS

    ulut

    Ace

    hS

    ulse

    lS

    umse

    lLa

    mpu

    ngB

    ante

    nIN

    DO

    NE

    SIA

    Jaba

    rB

    abel

    Kal

    timG

    oron

    talo

    Sum

    bar

    NTB

    Jatim

    Jate

    ngK

    ep.R

    iau

    DK

    IB

    ali

    DIY

    Faskes dan Polindes/Poskesdes Rumah dan Lainnya

  • Proporsi Kepemilikan Buku KIA dan Isian P4K1 dari Hasil Observasi Buku KIA pada Lembar Amanat Persalinan, 20132

    1) P4K = Program Perencanaan Persalinan dan Penanganan Komplikasi2) Periode 1 Januari 2010 sd wawancara

    19,2

    40,4 40,4

    Tidak memiliki Buku KIAMemiliki Buku KIA-Tidak bisa menunjuk kanMemiliki Buku KIA- dapat menunjukkan

    35,5

    17,514,6

    19,2

    12,210,7

    0

    5

    10

    15

    20

    25

    30

    35

    40

    Penolong persalinan

    Dana persalinan

    Kendaraan/ ambulans

    desa

    Metode KB

    Donor Darah

    Isian Lengkap

    5 Komponen Kelengkapan

  • Cakupan Pelayanan KontakIbu Nifas / KF11, 2010-20132

    46,8

    81,7

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Mal

    uku

    Pap

    uaP

    abar

    NTT

    Mal

    utS

    ulba

    rK

    alba

    rK

    alte

    ngS

    ulte

    ngJa

    bar

    Kep

    .Ria

    uLa

    mpu

    ngS

    umse

    lS

    ultra

    Ban

    ten

    Sul

    utS

    ulse

    lIN

    DO

    NE

    SIA

    Bab

    elS

    umba

    rK

    alse

    lR

    iau

    Kal

    timS

    umut

    Ace

    hJa

    mbi

    Jatim

    NTB

    Gor

    onta

    loJa

    teng DK

    IB

    ali

    Ben

    gkul

    uD

    IY

    2010 2013

    1) Dikunjungi/mengunjungi nakes 6 jam sd 3 hr setelah melahirkan2) Periode 3 tahun terakhir

  • Persen Cakupan Continuum of Care, 2010-2013*)

    *) periode 3 tahun sebelum wawancara

    72,3

    61,4

    79

    46,8

    0

    81,3

    70

    86,981,7

    58,6

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    K1-Trimester 1 K4 Linakes KF1 KB Pasca Salin

    2010 2013

  • Pelayanan Kesehatan Lainnya

  • Proporsi Penggunaan Oralit dan Zn pada Balita Diare menurut Provinsi, 2013

    33,3

    16,9

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Jate

    ngS

    umut

    DK

    IK

    alse

    lK

    alte

    ng DIY

    Ban

    ten

    Jatim

    Mal

    uku

    Sul

    sel

    Ben

    gkul

    uS

    ulte

    ngIn

    done

    sia

    Gor

    onta

    loA

    ceh

    Jaba

    rR

    iau

    Sul

    utS

    ulba

    rB

    ali

    Mal

    utS

    umba

    rB

    abel

    Kal

    bar

    Sum

    sel

    Sul

    traK

    altim

    Kep

    .Ria

    uLa

    mpu

    ngJa

    mbi

    NTT

    Pab

    arN

    TBP

    apua

    Oralit Zinc

  • Proporsi Penduduk Mendapat Pengobatan dari Program TB, 2013

    56,2

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Ria

    uJa

    mbi

    Kep

    .Ria

    uS

    umba

    rB

    ali

    Sum

    utK

    alse

    lS

    umse

    lD

    KI

    Sul

    teng

    Lam

    pung

    Kal

    teng

    Bab

    elJa

    timB

    engk

    ulu

    Jate

    ngA

    ceh

    Sul

    utJa

    bar

    Kal

    bar

    Sul

    sel

    Pap

    uaS

    ulba

    rD

    IYB

    ante

    nG

    oron

    talo

    Kal

    timM

    alut

    Mal

    uku

    Sul

    traN

    TBIn

    done

    sia

    NTT

    Pab

    ar

  • 46,6

    76,3

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Kal

    bar

    Ace

    hLa

    mpu

    ngN

    TTB

    engk

    ulu

    Kal

    teng

    Mal

    uku

    Sum

    sel

    Sul

    teng

    Sul

    utK

    alse

    lN

    TBG

    oron

    talo

    Pap

    uaS

    ultra

    Jam

    biS

    ulba

    rP

    abar

    Sum

    bar

    Sum

    utJa

    teng

    Mal

    utIn

    done

    sia

    Bab

    elJa

    bar

    Ria

    uJa

    timS

    ulse

    lK

    ep.R

    iau

    Bal

    iD

    IYK

    altim

    Ban

    ten

    DK

    I

    Proporsi Penduduk Bermasalah Gigi yang Memanfaatkan Dokter Gigi menurut Provinsi, 2013

  • Proporsi Penduduk Bermasalah Gigi yang Memanfaatkan Perawat Gigimenurut Provinsi, 2013

    19,3

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    DK

    ID

    IYK

    ep.R

    iau

    Ria

    uS

    umut

    Ben

    gkul

    uM

    alut

    Ban

    ten

    Jatim

    Sum

    bar

    Bal

    iM

    aluk

    uS

    ulba

    rK

    altim

    Jate

    ngS

    ulte

    ngIn

    done

    sia

    Pap

    uaJa

    bar

    Sum

    sel

    Bab

    elS

    ulse

    lS

    ultra

    Lam

    pung

    Kal

    teng

    Gor

    onta

    loK

    alse

    lP

    abar

    Jam

    biA

    ceh

    Sul

    utN

    TB NTT

    Kal

    bar

  • Penggunaan obat, Obat Tradisional/OT, Obat Generik/OG &

    Pelayanan Kesehatan Tradisional/Yankestrad

  • 35,2

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    NTT

    Pap

    uaLa

    mpu

    ngS

    ulba

    rB

    engk

    ulu

    Mal

    utS

    umba

    rN

    TBP

    abar

    Ria

    uG

    oron

    talo

    Mal

    uku

    Sul

    traA

    ceh

    Jate

    ngS

    umse

    lS

    umut

    Jam

    biK

    alba

    rB

    ali

    Indo

    nesi

    aJa

    bar

    Jatim

    Ban

    ten

    Sul

    utS

    ulte

    ngK

    alte

    ngS

    ulse

    lK

    altim

    Bab

    elK

    ep.R

    iau

    DIY

    Kal

    sel

    DK

    I

    Proporsi RT Menyimpan Obat dan OT menurut Provinsi, 2013

  • Rerata Jumlah Obat yang Disimpandi RT, 2013

    2,0

    2,9

    4,4

    0,0

    1,0

    2,0

    3,0

    4,0

    5,0

    Lam

    pung

    Ria

    uB

    engk

    ulu

    Jam

    biK

    alba

    rJa

    teng

    Sul

    bar

    Sum

    utK

    altim

    Sum

    sel

    Bal

    iS

    ultra

    Ban

    ten

    Kep

    .Ria

    uP

    apua

    Ace

    hN

    TTS

    umba

    rB

    abel

    Kal

    teng DK

    IIn

    done

    sia

    NTB

    Jaba

    rD

    IYS

    ulse

    lJa

    timK

    alse

    lP

    abar

    Sul

    teng

    Sul

    utM

    alut

    Mal

    uku

    Gor

    onta

    lo

  • 35.2%64.8%

    Menyimpan Obat/OT

    Tidak Menyimpan Obat/OT

    35,7

    82,0

    27,8

    15,7

    6,4

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    OK OB AB OT OTT

    OK = Obat KerasOB = Obat BebasAB = AntibiotikOT = Obat TradisionalOTT = Obat Tidak Teridentifikasi

    Proporsi RT yang Menyimpan Obat dan Jenis Obat yang Disimpan, 2013

  • 35,5 35,9 35,7

    83,679,2 82,0

    26,430,1 27,8

    17,213,2 15,7

    6,2 6,8 6,4

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Perkotaan Perdesaan IndonesiaObat Keras Obat Bebas Antibiotika Obat Tradisional Obat Tidak Teridentifikasi

    Proporsi RT berdasarkan Jenis Obat yang Disimpan menurut Tempat Tinggal, 2013

  • Proporsi RT yang menyimpan Obat Keras tanpa Resep menurut Provinsi, 2013

    70,8

    81,990,5

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Gor

    onta

    loS

    ulut

    Sul

    sel

    NTB NTT DIY

    Mal

    uku

    Jatim

    Kal

    timS

    ulte

    ngK

    ep.R

    iau

    Bal

    iJa

    bar

    Ace

    hS

    umba

    rIn

    done

    sia

    Jate

    ngP

    apua

    Sul

    bar

    Mal

    utB

    ante

    nS

    ultra

    Bab

    elS

    umse

    lD

    KI

    Sum

    utP

    abar

    Ben

    gkul

    uK

    alse

    lJa

    mbi

    Ria

    uK

    alba

    rK

    alte

    ngLa

    mpu

    ng

    *Termasuk obat keras dari puskesmas & RS tertentu yg diberikan langsung tanpa menggunakan resep

  • Proporsi RT yang Menyimpan Antibiotikatanpa Resep menurut Provinsi, 2013

    74,7

    86,1

    93,4

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Go

    ron

    talo

    NT

    TN

    TBSu

    lsel

    Mal

    uku

    Sulu

    tSu

    lbar

    Sult

    eng

    Sult

    raJa

    bar

    Ban

    ten

    Sum

    bar

    Pap

    ua

    Jati

    mSu

    mse

    lPa

    bar

    Ace

    hM

    alu

    tIn

    do

    nes

    iaB

    abel

    Sum

    ut

    Jate

    ng

    Bal

    iK

    alti

    mK

    ep.R

    iau

    Jam

    bi

    DK

    IR

    iau

    Ben

    gku

    luD

    IYK

    alb

    arK

    alse

    lLa

    mp

    un

    gK

    alte

    ng

    *Termasuk obat keras dari puskesmas & RS tertentu yg diberikan langsung tanpa menggunakan resep

  • Proporsi RT berdasarkan Sumber Obat menurut Karakteristik, 2013

    50,2

    25,5

    35,3 4

    0,5

    16,9

    16,618

    ,7

    31,5

    4,2 4,9

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Perkotaan Perdesaan

    Apotek Toko Obat Yankes Formal Nakes Lainnya

    15,4

    25,0

    35,7

    45,5

    55,5

    43,1

    41,3

    39,1

    37,0

    32,3

    19,7

    17,3

    18,3

    16,8

    14,7

    30,5

    28,7

    24,4

    22,3

    19,2

    5,8

    4,5

    4,8

    3,8

    4,3

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Terbawah Menengah Bawah

    Menengah Menengah Atas

    Teratas

    Apotek Toko Obat Yankes Formal Nakes Lainnya

  • 31,1 33

    ,8

    46,7

    34,4

    46,3

    48,1

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Perkotaan Perdesaan

    Sedang digunakan Untuk Persediaan Obat Sisa

    35,2

    34,9

    33,3

    31,4

    29,7

    29,8

    51,3

    48,1

    48,0

    48,1

    47,1

    45,1

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Terbawah Menengah Bawah

    Menengah Menengah Atas

    Teratas

    Sedang digunakan Untuk Persediaan Obat Sisa

    Proporsi RT berdasarkan Status Obat yang Disimpan menurut Karakteristik, 2013

  • Proporsi RT yang Mengetahui dan Berpengetahuan Benar*) tentang OG menurut Karakteristik, 2013

    *) Berpengetahuan benar tentang OG jika menyatakan OG adalah obat yang khasiatnya Sama dengan obat bermerk dan obat tanpa merek dagang

    46,1

    17,4

    6,2

    15,2

    27,1

    43,1

    60,2

    14,912,1

    9,2 10,811,9 13,4

    17,1

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Perkotaan Perdesaan Terbawah Menengah bawah

    Menengah Menengah atas

    Teratas

    Mengetahui OG Pengetahuan OG benar

  • Proporsi RT berdasarkan Persepsitentang OG menurut Tempat Tinggal, 2013

    41,1

    84,7

    43,8

    22,7

    21,6

    46,0

    73,4

    47,6

    75,8

    44,0

    21,7

    19,1

    34,5

    67,8

    42,9

    82,3

    43,9

    22,4

    21,0

    42,9

    71,9

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Obat Gratis Obat Murah Obat bagi Pasien Miskin

    Dapat dibeli di Warung

    Obat tanpa Merek Dagang

    Khasiat sama dg Obat

    Bermerek

    Obat Program Pemerintah

    Perkotaan Perdesaan Indonesia

  • Proporsi RT berdasarkan Sumber Informasi OG menurut Tempat Tinggal , 2013

    26,5

    57,4 62

    ,9

    15,4 20

    ,0

    8,3

    22,9

    52,3

    63,4

    20,0 22,6

    8,3

    25,6

    56,0 6

    3,1

    16,6 20

    ,7

    8,3

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Media cetak Media elektronik

    Tenaga kesehatan

    Kader, toma Teman, kerabat Pendidikan

    Perkotaan Perdesaan INDONESIA

  • Proporsi RT Memanfaatkan Yankestrad dalam 1 tahun Terakhir menurut Provinsi, 2013

    5,9

    30,4

    61,3

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Pab

    arP

    apua

    Sul

    bar

    Mal

    utS

    ulse

    lS

    ulut

    Kal

    bar

    Sul

    traM

    aluk

    uA

    ceh

    Lam

    pung

    NTB NTT

    Ria

    uB

    engk

    ulu

    Kep

    .Ria

    uJa

    bar

    Bal

    iS

    ulte

    ngS

    umut

    Sum

    sel

    Jate

    ngK

    altim

    Bab

    elJa

    mbi

    Kal

    teng

    Indo

    nesi

    aD

    KI

    Sum

    bar

    Ban

    ten

    DIY

    Gor

    onta

    loJa

    timK

    alse

    l

  • 30,469,6

    Memanfaatkan Yankestrad

    Tidak Memanfaatkan Yankestrad

    77,8

    49,0

    7,12,6

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Keterampilan Tanpa Alat

    Ramuan Keterampilan Dengan Alat

    Keterampilan Dengan Pikiran

    Proporsi RT Memanfaatkan Yankestrad dan Jenisnya, 2013

  • Proporsi RT berdasarkan Alasan Memanfaatkan Yankestrad, 2013

    0,0 10,0 20,0 30,0 40,0 50,0 60,0

    Tradisi

    Putus asa

    Lebih manjur

    Penyakit belum parah

    Lebih aman

    Biaya murah

    Coba-coba

    Menjaga kesehatan

    Keterampilan dengan pikiran Keterampilan tanpa alatKeterampilan dengan alat Ramuan

  • Akses Pelayanan Kesehatan

  • Proporsi RT yang Mengetahui Keberadaan RS Pemerintah & RS Swasta menurut Provinsi, 2013

    69,6

    53,9

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    NTT

    Sul

    traB

    engk

    ulu

    Sul

    teng

    Pab

    arP

    apua

    Ria

    uM

    aluk

    uK

    alba

    rS

    umut

    Sul

    utLa

    mpu

    ngK

    alte

    ngN

    TBJa

    mbi

    Sul

    sel

    Kep

    Ria

    uB

    ante

    nS

    umse

    lM

    alut

    Indo

    nesi

    aJa

    bar

    Gor

    onta

    loS

    umba

    rJa

    timK

    alse

    lK

    altim

    Bab

    elD

    KI J

    akar

    taD

    IYJa

    teng

    Sul

    bar

    Ace

    hB

    ali

    RS Pemerintah RS Swasta

  • Proporsi RT yang Mengetahui Keberadaan Bidan Praktek menurut Provinsi, 2013

    66,3

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Pap

    uaN

    TTP

    abar

    Mal

    uku

    Sul

    traS

    ulut

    Mal

    utS

    ulba

    rS

    ulte

    ngG

    oron

    talo

    NTB

    Sul

    sel

    Kal

    bar

    Kal

    teng

    Ace

    hB

    engk

    ulu

    Kal

    timK

    ep R

    iau

    Bab

    elK

    alse

    lJa

    mbi

    Ria

    uD

    IYIn

    done

    sia

    DK

    IS

    umba

    rS

    umut

    Sum

    sel

    Ban

    ten

    Lam

    pung

    Jatim

    Jaba

    rJa

    wa

    Teng

    ah Bal

    i

  • Proporsi RT yang Mengetahui Keberadaan Posyandu menurut Provinsi, 2013

    65,2

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Ben

    gkul

    uP

    abar

    Pap

    uaK

    alte

    ngS

    ulut

    NTT

    Sul

    teng

    Kal

    bar

    Jam

    biR

    iau

    Sul

    sel

    Kep

    Ria

    uS

    umut

    Lam

    pung

    Sul

    traM

    aluk

    uB

    abel

    Gor

    onta

    loS

    umba

    rS

    umse

    lK

    alse

    lA

    ceh

    Kal

    timM

    alut

    Indo

    nesi

    aB

    ante

    nJa

    tim DIY

    Jaw

    a Te

    ngah

    Sul

    bar

    NTB DK

    IB

    ali

    Jaba

    r

  • Proporsi Moda Transportasi ke RS Pemerintah berdasarkan Karakteristik, 2013

    0,0

    10,0

    20,0

    30,0

    40,0

    50,0

    60,0

    70,0

    Perkotaan Perdesaan Terbawah Menengah bawah

    Menengah Menengah Atas

    Teratas

    Kendaraan Umum Lebih dari 1 Alat Transportasi Sepeda Motor Mobil Pribadi Lainnya

  • Proporsi Moda Transportasi ke Puskesmasberdasarkan Karakteristik, 2013

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    Perkotaan Perdesaan Terbawah Menengah bawah

    Menengah Menengah Atas

    Teratas

    Kendaraan Umum Lebih dari 1 Alat Transportasi Sepeda Motor Mobil Pribadi Lainnya

  • Waktu Tempuh Ke Fasilitas Kesehatan Terdekat menurut Pengetahuan RT, 2013

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    < 16 menit 16-30 menit 31-60 menit > 60 menit

  • Waktu Tempuh ke RS Pemerintah berdasarkan Karakteristik, 2013

    0,0

    10,0

    20,0

    30,0

    40,0

    50,0

    Perkotaan Perdesaan Terbawah Menengah bawah

    Menengah Menengah Atas

    Teratas

    < 16 menit 16-30 menit 31-60 menit > 60 menit

  • Biaya Transportasi menuju Fasilitas Kesehatan Terdekat, 2013

    0,0 10,0 20,0 30,0 40,0 50,0 60,0 70,0 80,0 90,0 100,0

    RS Pemerintah

    RS Swasta

    Puskesmas/Pustu

    Praktek Dokter/Klinik

    Praktek bidan

    Poskesdes

    Polindes

    Posyandu

    > 50.000 >10.000 - 50.000,-

  • Jaminan dan Pembiayaan Kesehatan

  • Proporsi Penduduk menurut Kepemilikan Jaminan Kesehatan, 2013

    6,0 4,41,7 1,7

    28,9

    9,6

    50,5

    0,0

    10,0

    20,0

    30,0

    40,0

    50,0

    60,0

    Askes Sosial Jamsostek Askes Swasta

    Tunj perusahaan

    Jamkesmas Jamkesda Tidak punya

  • Proporsi Penduduk menurut Kepemilikan Jaminan Kesehatan & Tempat Tinggal, 2013

    8,4 7,13,1 2,8

    22,1

    8,4

    51,3

    3,5 1,7 0,3 0,6

    35,7

    10,8

    49,8

    0,0

    10,0

    20,0

    30,0

    40,0

    50,0

    60,0

    Askes Sosial Jamsostek Askes Swasta

    Tunj perusahaan

    Jamkesmas Jamkesda Tidak punya

    Perkotaan Perdesaan

  • Proporsi Penduduk menurut Kepemilikan Jaminan Kesehatan & Kuintil Indeks Kepemilikan, 2013

    0,0

    10,0

    20,0

    30,0

    40,0

    50,0

    60,0

    Askes Sosial Jamsostek Askes Swasta

    Tunj perusahaan

    Jamkesmas Jamkesda Tidak punya

    Terbawah Menengah Bawah Menengah Menengah Atas Teratas

  • Proporsi Penduduk yang Mengobati Diri Sendiri Sebulan Terakhir menurut Provinsi, 2013

    26,4

    0,0

    10,0

    20,0

    30,0

    40,0

    50,0

    Pap

    uaB

    engk

    ulu

    Lam

    pung

    Ria

    uS

    umba

    rK

    alba

    rJa

    mbi

    Bal

    iS

    umse

    lS

    umut

    Pab

    arN

    TTS

    ulba

    rK

    altim

    Sul

    traK

    ep.R

    iau

    NTB

    Sul

    utM

    aluk

    uA

    ceh

    Kal

    teng

    Mal

    utIn

    done

    sia

    Bab

    elB

    ante

    nJa

    teng

    Sul

    sel

    Jaba

    rD

    IYD

    KI

    Sul

    teng

    Jatim

    Kal

    sel

    Gor

    onta

    lo

  • 0,0 10,0 20,0 30,0 40,0 50,0

    PapuaBengkuluLampung

    RiauSumbar

    KalbarJambi

    BaliSumselSumutPabar

    NTTSulbarKaltimSultra

    Kep.RiauNTB

    SulutMaluku

    AcehKalteng

    MalutIndonesia

    BabelBantenJatengSulselJabar

    DIYDKI

    SultengJatim

    KalselGorontalo

    Mengobati diri sendiri

    0 5.000 10.000 15.000 20.000 25.000

    PapuaBengkuluLampung

    RiauSumbar

    KalbarJambi

    BaliSumselSumutPabar

    NTTSulbarKaltimSultra

    Kep.RiauNTB

    SulutMaluku

    AcehKalteng

    MalutIndonesia

    BabelBantenJatengSulselJabar

    DIYDKI

    SultengJatim

    KalselGorontalo

    Biaya

    Proporsi Penduduk Yang Mengobati Sendiri Beserta Biaya yang Dikeluarkan dalam 1 Bulan Terakhir menurut Provinsi, 2013

  • Proporsi Penduduk Rawat Jalan Beserta Biaya yang Dikeluarkan dalam 1 Bulan Terakhir menurut Provinsi, 2013

    10,4

    0,0 5,0 10,0 15,0 20,0

    Bengkulu

    Jambi

    Riau

    Lampung

    Sumut

    Malut

    Sulteng

    Sulut

    Kaltim

    DKI

    Banten

    Babel

    Sulsel

    NTT

    Jateng

    Jatim

    Papua

    Rawat Jalan

    35.000

    0 20.000 40.000 60.000 80.000 100.000 120.000

    Bengkulu

    Jambi

    Riau

    Lampung

    Sumut

    Malut

    Sulteng

    Sulut

    Kaltim

    DKI

    Banten

    Babel

    Sulsel

    NTT

    Jateng

    Jatim

    Papua

    Biaya

  • Proporsi Penduduk Rawat Inap Beserta Biaya yang Dikeluarkan dalam 12 Bulan Terakhir menurut Provinsi, 2013

    2,3

    0,0 1,0 2,0 3,0 4,0 5,0

    BengkuluLampung

    KalbarRiau

    JambiSulbarSumut

    SumselKalteng

    SultraMaluku

    SumbarMalut

    BantenPapuaJabarKalselKaltimPabarBabel

    DKINTT

    IndonesiaAcehSulut

    BaliKep.Riau

    SultengGorontalo

    NTBJateng

    JatimSulsel

    DIY

    Rawat Inap

    1.700.000

    0 1.000.0002.000.0003.000.0004.000.0005.000.0006.000.000

    BengkuluLampung

    KalbarRiau

    JambiSulbarSumut

    SumselKalteng

    SultraMaluku

    SumbarMalut

    BantenPapuaJabarKalselKaltimPabarBabel

    DKINTT

    IndonesiaAcehSulut

    BaliKep.Riau

    SultengGorontalo

    NTBJateng

    JatimSulsel

    DIY

    Biaya

  • Proporsi Penduduk Menurut Sumber biaya untuk Rawat Jalan dan Rawat Inap, 2013

    67,9

    3,2

    2,0

    0,7

    14,2

    5,8

    1,8

    3,3

    1,1

    53,5

    5,4

    3,5

    1,8

    15,6

    6,4

    4,0

    4,8

    4,9

    0 10 20 30 40 50 60 70 80

    Biaya sendiri

    Askes/ASABRI

    Jamsostek

    Asuransi Swasta

    Jamkesmas

    Jamkesda

    Perusahaan

    Sumber lainnya

    Lebih dari 1 sumber

    Rawat inap Rawat jalan

  • Biomedis

  • Status Iodium

  • Persen Kategori Kandungan Iodium Dalam Garam RT Berdasarkan Metode Titrasi, 2013*)

    *) Dilakukan untuk konfirmasi hasil test cepat garam beriodium,Tdk beriodium:80 ppmKIO3

    7,8

    67,7

    23,4

    1,11,0

    50,8

    43,2

    5,0

    0,0

    10,0

    20,0

    30,0

    40,0

    50,0

    60,0

    70,0

    80,0

    Tdk beriodium Kurang Cukup Lebih

    2007 2013

  • Nilai Median Ekskresi Iodium dalam Urine/EIU Anak 6-12 tahun menurut Tempat Tinggal, 2013

    224 225 224237

    201215

    0

    50

    100

    150

    200

    250

    300

    Perkotaan Perdesaan Kota+Desa (mcg/L)

    Med

    ian

    EIU

    (mcg

    /L)

    2007 2013

  • Kecenderungan EIU*) Anak 6-12 tahun, 2007-2013

    *) EIU Ekskresi Iodium dalam Urine:

  • Nilai Median EIU (mcg/L) pada Anak, WUS, Ibu Hamil & Menyusui menurut Tempat Tinggal, 2013

    237

    203179 169

    201176

    151 159

    215190

    163 164

    0

    50

    100

    150

    200

    250

    300

    Anak 6-12 tahun WUS 15 -49 tahun Ibu Hamil Ibu Menyusui

    Med

    ian

    EIU

    (mcg

    /L)

    Perkotaan Perdesaan Kota+Desa

  • Persen Penduduk menurut Klasifikasi EIU (mcg/L), 2013

    14,9

    29,9

    24,8

    30,4

    22,1

    30,6

    22,4 24

    ,9

    24,2

    36,9

    17,6 2

    1,323

    ,9

    36,9

    21,1

    18,1

    0,0

    10,0

    20,0

    30,0

    40,0

    50,0

    =300

    Anak 6-12 tahun WUS 15-49 tahun Ibu hamil Ibu menyusui

  • Persen Kategori Kandungan Iodium dalam Air minum RT*) menurut Tempat Tinggal, 2013

    38,0

    52,5

    7,4

    1,6

    0,5

    42,3

    51,5

    4,6

    1,3

    0,3

    40,1

    52,0

    6,0

    1,5

    0,4

    0,0

    10,0

    20,0

    30,0

    40,0

    50,0

    60,0

    70,0

    Perkotaan Perdesaan Kota+Desa

    *) < 10 ppm= Tak beriodium, 10.0-49.9 ppm= Rendah iodium, 50.0-99.9 ppm= Cukup iodium, 100.0-199.9 ppm= Lebih dari cukup, >=200 ppm= Tinggi iodium

  • Hasil Pemeriksaan Spesimen Darah

  • Proporsi DM pada Umur 15 Tahun Menurut Jenis Kelamin & Tempat Tinggal, 2013

    *) DM : Diabetes Mellitus menurut hasil lab dan gejala**) Nilai rujukan menurut American Diabetes Association (ADA) 2011; ***) Gula Darah Sewaktu 200 mg/dL dengan gejala khas DM;****) Gula Darah Puasa 126 mg/dL dengan gejala khas DM****) Gula Darah 2 jam pasca pembebanan 200 mg/dL

    5,6

    7,76,8 7,0 6,9

    0,0

    2,0

    4,0

    6,0

    8,0

    10,0

    Laki laki Perempuan Perkotaan Perdesaan INDONESIA

  • Proporsi GDP Terganggu Umur 15 Tahun menurut Jenis Kelamin & Tempat Tinggal, 2013

    *) GDP : Glukosa Darah Puasa**) Nilai rujukan menurut American Diabetes Association (ADA) 2011; ***) Cut off points GDP terganggu adalah 100-125 mg/dl

    40,4

    34,4 34,938,2 36,6

    0,0

    10,0

    20,0

    30,0

    40,0

    50,0

    Laki laki Perempuan Perkotaan Perdesaan INDONESIA

  • Proporsi TGT Umur 15 Tahun menurut Jenis Kelamin &Tempat Tinggal, 2013

    *) TGT : Toleransi Glukosa Terganggu**) Nilai rujukan menurut American Diabetes Association (ADA) 2011***) Cut off points TGT adalah 140-199 mg/dL

    25,0

    32,729,9 29,8 29,9

    0,0

    10,0

    20,0

    30,0

    40,0

    50,0

    Laki laki Perempuan Perkotaan Perdesaan INDONESIA

  • Proporsi DM Umur 15 Tahun yang Didiagnosa oleh Nakes menurut Jenis Kelamin & Tempat Tinggal, 2013

    *) DM : Diabetes Mellitus

    2,22,5

    3,3

    1,5

    2,4

    0,0

    1,0

    2,0

    3,0

    4,0

    5,0

    Laki laki Perempuan Perkotaan Perdesaan INDONESIA

  • Proporsi Anemia menurut Umur, Jenis Kelamin dan Tempat Tinggal, 2013

    28,1 26,4

    18,4 16,9 18,320,1

    25,0

    34,2

    46,0

    18,4

    23,920,6

    22,8 21,7

    0,0

    10,0

    20,0

    30,0

    40,0

    50,0

    *) Nilai rujukan menurut WHO/MNH/NHD/MNN/11.1,2011 dan Kemenkes,1999

  • Proporsi Anemia pada Ibu Hamilmenurut Tempat Tinggal, 2013

    36,4 37,8 37,1

    0,0

    10,0

    20,0

    30,0

    40,0

    50,0

    Perkotaan Perdesaan INDONESIA

    *) Nilai rujukan menurut WHO/MNH/NHD/MNN/11.1,2011 dan Kemenkes,1999**) Cut off points anemia Ibu Hamil, Hb < 11,0 g/dl

  • Proporsi Malaria dengan Pemeriksaan RDT menurut Umur, Jenis Kelamin dan Tempat Tinggal, 2013

    *) RDT : Rapid Diagnostic Test

    1,9

    1,11,2

    1,9

    1,6

    1,1

    0,8

    1,7

    0,6

    1,3

    0,0

    0,5

    1,0

    1,5

    2,0

    2,5

  • Proporsi Malaria dengan Pemeriksaan RDT Sesuai Spesies Parasit menurut Umur, Jenis Kelamin dan Tempat Tinggal, 2013

    *) RDT : Rapid Diagnostic Test

    1,2

    0,5

    0,5

    1,3

    0,6

    0,5

    0,3

    0,8

    0,50,

    6

    0,4 0,

    5

    0,4 0,

    5

    0,4 0,

    5

    0,5

    0,5

    0,1 0,2 0,

    3

    0,2 0

    ,4

    0,1

    0,1

    0,4

    0,2

    0,0

    0,5

    1,0

    1,5

    2,0

    2,5

    P. falciparum P. vivax Mix

  • Proporsi Kolesterol Abnormal pada Umur 15 Tahun menurut Jenis Kelamin dan Tempat Tinggal, 2013

    30,0

    39,6 39,5

    32,135,9

    0,0

    10,0

    20,0

    30,0

    40,0

    50,0

    Laki-laki Perempuan Perkotaan Perdesaan INDONESIA

    *) Nilai rujukan : NCEP ATP III (National Cholesterol Education Program Adult Treatment Panel III)**) Klasifikasi kolesterol abnormal mencakup kategori borderline (200-239 mg/dL) dan tinggi (240 mg/dL)

  • Proporsi HDL Rendah pada Umur 15 Tahun menurut Jenis Kelamin dan Tempat Tinggal, 2013

    34,8

    15,3

    21,524,4 22,9

    0,0

    10,0

    20,0

    30,0

    40,0

    50,0

    Laki-laki Perempuan Perkotaan Perdesaan INDONESIA

    *) Nilai rujukan : NCEP ATP III (National Cholesterol Education Program Adult Treatment Panel III)**) Cut off points HDL rendah adalah < 40 mg/dL

  • Proporsi LDL Tidak Optimal pada Umur 15 Tahun menurut Jenis Kelamin dan Tempat Tinggal, 2013

    59,2 60,9 59,8 60,7 60,3

    13,417,6 17,9 14,0 15,9

    0,0

    20,0

    40,0

    60,0

    80,0

    100,0

    Laki-laki Perempuan Perkotaan Pedesaan INDONESIA

    Near Optimal dan Borderline Tinggi Tinggi dan Sangat Tinggi

    *) Nilai rujukan : NCEP ATP III (National Cholesterol Education Program Adult Treatment Panel III)**) Klasifikasi LDL tidak optimal mencakup kategori near optimal (100-129 mg/dL),

    borderline tinggi (130-159 mg/dL), tinggi (160-189 mg/dL) dan sangat tinggi (190 mg/dL)

  • Proporsi Trigliserida Abnormal pada Umur 15 Tahun menurut Jenis Kelamin dan TempatTinggal, 2013

    15,1

    11,713,1 12,9 13,0

    14,7

    10,2

    13,2

    10,611,9

    0,0

    4,0

    8,0

    12,0

    16,0

    20,0

    Laki-laki Perempuan Perkotaan Pedesaan INDONESIA

    Borderline tinggi Tinggi & Sangat Tinggi

    *) Nilai rujukan : NCEP ATP III (National Cholesterol Education Program Adult Treatment Panel III)**) Klasifikasi Trigliserida abnormal mencakup kategori borderline tinggi (150-199 mg/dL),

    tinggi (200-499 mg/dL)dan sangat tinggi (500mg/dL)

  • Proporsi Kreatinin Abnormal pada Umur 15 Tahun menurut Jenis Kelamin dan Tempat Tinggal, 2013

    10,4

    3,1

    6,1 5,8 6,0

    0,0

    4,0

    8,0

    12,0

    16,0

    20,0

    Laki-laki Perempuan Perkotaan Pedesaan INDONESIA

    *) Nilai rujukan : International Federation of Clinical Chemistry/IFCC**) Klasifikasi kreatinin abnormal (pria > 1,18 mg/dL, wanita > 1,0 mg/dL)

  • Terima kasih

Recommended

View more >