Peralatan – Peralatan Distribusi Tenaga Listrik

  • Published on
    02-Jul-2015

  • View
    696

  • Download
    22

Embed Size (px)

Transcript

<p>Peralatan Peralatan Distribusi Tenaga Listrik</p> <p>Era Kurniasari Putri Febryani 2208039001 Yudistira Chandra Barus 2208039016</p> <p>Pembangkit.. Generator Set (Genset)</p> <p> Generator Set (Genset) Pada pembangkit..Genset dihubungkan dengan Turbin,turbin yang berputar akan memutar rotor generator,putaran rotor pada generator akan menghasilkan tegangan yang selanjutnya akan di transmisikan ke gardu induk untuk dinaikkan lagi.</p> <p>Gardu Induk.</p> <p>Gardu Induk. Gardu Induk merupakan sub sistem dari sistem penyaluran (transmisi) tenaga listrik, atau merupakan satu kesatuan dari sistem penyaluran (transmisi).</p> <p>Gardu Induk.Fungsi : Mentransformasikan daya listrik : Dari tegangan ekstra tinggi ke tegangan tinggi (500 KV/150 KV). Dari tegangan tinggi ke tegangan yang lebih rendah (150 KV/ 70 KV). Dari tegangan tinggi ke tegangan menengah (150 KV/ 20 KV, 70 KV/20 KV). Dengan frequensi tetap (di Indonesia 50 Hertz).</p> <p>Gardu Induk. Untuk pengukuran, pengawasan operasi serta pengamanan dari sistem tenaga listrik. Pengaturan pelayanan beban ke gardu indukgardu induk lain melalui tegangan tinggi dan ke gardu distribusi-gardu distribusi, setelah melalui proses penurunan tegangan melalui penyulangpenyulang (feeder- feeder) tegangan menengah yang ada di gardu induk.</p> <p>Gardu Induk. Gardu Induk yang menggunakan isolasi gas SF 6 : Gardu induk yang menggunakan gas SF 6 sebagai isolasi antara bagian yang bertegangan yang satu dengan bagian lain yang bertegangan, maupun antara bagian yang bertegangan dengan bagian yang tidak bertegangan. Gardu induk ini disebut Gas Insulated Substation atau Gas Insulated Switchgear (GIS), yang memerlukan tempat yang sempit (lihat gambar 2).</p> <p>Gardu Induk.</p> <p>Transformator DayaBerfungsi mentranformasikan daya listrik, dengan merubah besaran tegangannya, sedangkan frequensinya tetap. Berfungsi mentranformasikan daya listrik, dengan merubah besaran tegangannya, sedangkan frequensinya tetap.</p> <p>CIRCUIT BREAKER</p> <p>Disconnecting switch</p> <p>LIGHT ARRESTER</p> <p>CURRENT TRANSFORMER</p> <p>POTENTIAL TRANSFORMER</p> <p>BUSBAR</p> <p>PANEL KONTROL</p> <p>TRANSMISITransmisi adalah proses penyaluran energi listrik dari satu tempat ke tempat lainnya, yang besaran Tegangannya adalah tegangan ultra tinggi (UHV), tegangan ekstra tinggi (EHV), tegangan tinggi (HV), tegangan menengah (MHV),dan tegangan rendah (LV).</p> <p>SALURAN UDARAMacam Saluran Udara yang ada di Sistem Ketenagalistrikan PLN P3B Jawa Bali a. Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 70 kV b. Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV c.Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kV</p> <p>SALURAN KABELPada daerah tertentu(umumnya perkotaan) yang mempertimbangkan masalah estetika, lingkungan yang sulit mendapatkan ruang bebas, keandalan yang tinggi, serta jaringan antar pulau, dipasang Saluran Kabel. a. Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 70 kV b. Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150 kV c. Saluran Kabel Laut Tegangan Tinggi (SKLTT) 150 kV</p> <p>TOWER Tower adalah konstruksi bangunan yang kokoh, berfungsi untuk menyangga/merentang kawat penghantar dengan ketinggian dan jarak yang cukup agar aman bagi manusia dan lingkungan sekitarnya.Antara tower dan kawat penghantar disekat oleh isolator. Menurut bentuk konstruksinya,jenis-jenis tower dibagi atas macam 4 yaitu; - Lattice tower - Tubular steel pole - Concrete pole - Wooden pole</p> <p>Bentuk Bentuk Tower</p> <p>KONDUKTOR</p> <p>Konduktor adalah media untuk tempat mengalirkan arus listrik dari Pembangkit ke Gardu induk atau dari GI ke GI lainnya, yang terentang lewat tower-tower.</p> <p>KONDUKTOR</p> <p>KONDUKTOR</p> <p>ISOLATORFungsi isolator dapat ditinjau dari 2 (segi), yaitu : Fungsi dari segi listrik Untuk menyekat / mengisolasi antara kawat phasa dengan tagangan. Untuk menyekat / mengisolasi antara kawat phasa dengan kawat phasa. Fungsi dari segi mekanik : Menahan berat dari penghantar / kawat. Mengatur jarak dan sudut antar penghantar / kawat dan kawat. Menahan adanya perubahan kawat akibat perbedaan temperatur dan angin.</p> <p>ISOLATOR</p> <p>ISOLATOR</p> <p> SEKIAN DAN TERIMA KASIH..</p>