PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA TRANSAKSI ... ?· Proses Pengolahan Data Transaksi pada…

  • View
    213

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA TRANSAKSI PADA SEBELAS LAUNDRY SLEMAN YOGYAKARTA

NASKAH PUBLIKASI

diajukan oleh

Hendra

10.12.5225

Kepada

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER AMIKOM Y0GYAKARTA

YOGYAKARTA 2013

DESIGN OF INFORMATION SYSTEM DATA MANAGEMENT TRANSACTION IN SEBELAS LAUNDRY SLEMAN YOGYAKARTA

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA TRANSAKSI PADA SEBELAS LAUNDRY SLEMAN YOGYAKARTA

Hendra

Anggit Dwi Hartanto Jurusan Sistem Informasi

STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

ABTRACT

Currently developments of technological increase especially in the field of

information systems. various of Administration data applications has been

developed according needs and uses. But sebelas laundry still use manual systems

and requires data of administration system.

So the old system should be developed to achieve the appropriate

information systems. Be designed a application of Information Systems to manage

data on sebelas laundry, so administration of the data can be easier, faster and

precise and dependable accuracy.

With this system is expected can help to run the sebelas laundry

management. Stored and management dates can be computerized. So it can be

more effective employee and owner performance.

Keywords: Technology, Information Systems, Computerized, Sebelas laundry.

1

1. Pendahuluan

Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) semangkin pesat

sesuai kebutuhan seiring dengan perkembangan jaman yang lebih modern dan

perkembangan informasi yang sangat pesat. Pengunaan komputer sebagai alat bantu

penyelesaian perkerjaan di bidang teknologi sistem informasi kian marak dan

berkembang di segala bidang. Apalagi saat ini adanya sistem informasi database yang

dapat memberikan pelayanan yang sangat cepat bagi pengguna informasi, sistem

informasi basis data adalah salah satu akibat dari perkembangan teknologi dan

informasi. Pemanfaatan teknologi komputer dapat memberikan kemudahan dalam

pemrosesan data menjadi informasi dalam dunia usaha maupun dunia kerja. Tanpa

menggunakan komputer, suatu pelayanan yang dilakukan akan terasa banyak

membuang waktu dan tenaga. Selain itu komputer juga bisa menyimpan data dalam

jumlah yang besar dengan aman.

Kebanyakan jasa usaha laundry adalah usaha rumahan, sehingga

pengelolaannya dilakukan secara manual dan sederhana, yang artinya setiap ada

konsumen datang semua kejadian di catat pada nota. Proses Pengolahan Data

Transaksi pada laundry umumnya masih dilakukan secara manual. oleh karena itu

dengan bantuan mesin seperti komputer pekerjaan akan lebih mudah.

Sebelas laundry Merupakan sebuah jasa laundry di Sleman Yogyakarta yang

cukup ramai pelangganya yang mempunyai permasalahan yaitu pengolaan data dan

keuangan secara manual sehingga efisiensi dan keamanan data kurang terjamin, maka

dari pada itu diperlukan sebuah media penyimpanan dan pengolahan data dan

keuangan yang sewaktu-waktu bisa diakses kembali dengan cepat dan akurat.

Berdasarkan permasalah pada latar belakang di atas mendorong penulis untuk

mengadakan penelitian pada Sebelas Laundry dengan judul Perancangan Sistem

Informasi Pada Sebelas Laundry Sleman Yogyakarta .

2

2 Landasan Teori

2.1 Konsep dasar sistem

2.1.1 Pengertian sistem

Definisi sistem berkembang sesuai dengan konteks di mana pengertian sistem itu di

gunakan.

Sistem adalah : adalah sekumpulan objek-objek yang saling berelasi dan berinteraksi

serta hubungan antar obyek bisa di lihat sebagai satu kesatuan yang di rancang untuk

mencapai suatu tujuan1.

Para ahli pun mendifinisikan sistem dengan pandagan masing masing sistem menurut

Menurut Murdick dan Ross (1993) sistem adalah seperangkat elemen yang

mengabungkan satu dengan yang lain untuk suatu tujuan bersama. Sedangkan definisi

menurut Scott(1996) sistem terdiri dari unsur-unsur masukan( input) , pengelolahan

(processing) , serta keluaran (output)

Ciri-ciri pokok sistem itu menurut Gapspert ada empat, yaitu sistem itu beroperasi

dalam suatu lingkugan, terdiri atas unsur-unsur, ditandai dengan saling berhubugan, dan

mempunyai suatu fungsi atau tujuan utama.

2.1.2 Karakteristik sistem

Untuk memahamin suatu atau mengembangkan suatu sistem, maka perlu membedakan

unsur-unsur dari sistem yang membentuknya. Berikut adalah karakteristik sistem yang

dapat membedakan suatu sistem dengan sistemyang lainya.

2.4 Sistem Informasi Manajemen

Sistem Informasi Manajemen (SIM) adalah sistem informasi yang digunakan untuk

menyajikan informasi yang digunakan untuk mendukung operasi, manajemen, dan

pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi (Abdul Kadir 2002) Sesuai dengan

tujuannya, sistem informasi manajemen diharapkan mampu membantu setiap orang yang

membutuhkan pengambilan keputusan dengan lebih tepat dan akurat. Namun disadari

bahwa dengan berbagai peran yang dimiliki dalam aktivitas yang dilaksanakannya, setiap

orang berusaha untuk dapat memenuhi tugas dan tanggung jawab yang dibebankan

kepadanya dengan baik.

2.5 Teori Analisis

2.5.1 Analisis Kelemahan Sistem

Pada tahap ini dilakukan identifikasi masalah terhadap system lama, apa saja

yang menjadi kendala sehingga memerlukan system yang baru untuk kelancaran aktifitas

yang ada. Untuk mengidentifikasi masalah, harus dilakukan analisis terhadap kinerja,

3

informasi, ekonomi, keamanan, efisiensi dan pelayanan. Panduan ini dikenal analisis

PIECES.

1. Analisis Kinerja

Masalah kinerja terjadi ketika tugas-tugas yang dijalankan tidak mencapai sasaran.

Kinerja diukur dengan jumlah produksi dan waktu tanggap. Jumlah produksi adalah

jumlah pekerjaan dan waktu tanggap. Jumlah produksi adalaha jumlah pekerjaan

yang bisa diselesaikan selama jangka waktu tertentu. Waktu tanggap adalah

keterlambatan rata-rata antara suatu transaksi dengan tanggapan yang diberikan

kepada transaksi tersebut.

2. Analisis Informasi

Informasi merupakan komoditas krusial bagi pengguna akhir. Evaluasi terhadap

kemampuan system dalam menghasilkan informasi yang bermanfaat perlu dilakukan

untuk menyingkapi peluang dan menangani maslah yang muncul. Informasi juga

dapat merupakan focus dari suatu batasan atau kebijakan. Analisis informasi

memeriksa output system, analisis data dan meneliti yang tersimpan dalam sebuah

system. Permasalahan yang di hadapi meliputi data yang berlebihan dan kekuatan

data.

3. Analisis Ekonomi

Analisis ekonomi merupakan penilaian system dalam pengurangan dan keuntungan

yang akan didapatkan dari system yang akan di buat. System ini akan memberikan

penghematan operasional dan meningkatkan keuntungan perusahaan.

4. Analisis Keamanan

Kinerja dari system perlu dikontrol jika ditemukan kinerja yang dibawah standar.

Control dipasang untuk meningkatkan kinerja system, mencegah atau mendeteksi

kesalahan system, menjamin keamanan data dan mengamankan data dari

kerusakan.

5. Analisis Efisiensi

Analisis efisiensi berhubungan dengan bagaimana sumber tersebut dapat digunakan

secara optimal. Operasi pada suatu perusahaan dikatakan efisien atau tidak,

didasarkan pada tugas dan tanggung jawab dalam melaksanakan kegiatan.

6. Analisis Pelayanan

Perkembangan suatu perusahaan dipicu oleh peningkatan pelayanan yang lebih

baik. Peningkatan pelayanan terhadap system yang dibuat akan memberikan

akurasi dalam pengolahan data, kehandalan terhadap konsistensi pengolahan data

serta system yang mudah digunakan.

4

3.2 Analisis Sistem

Analisis sistem merupakan sebuah istilah yang secara kolektif mendeskripsikan fase-fase

awal pengembangan sistem. Analisis sistem adalah teknik pemecahan masalah yang

menguraikan bagian-bagian komponen dengan mempelajari seberapa baik bagian-

bagian komponen tersebut berkerja dan berintergrasi untuk mencapai tujuan sistem.

Di dalam tahap analisis sistem terdapat langkah-langkah dasar yang harus

dilakukan oleh analisis sistem yaitu sebagai berikut :

1. Identify yaitu mengidentifikasi masalah

2. Understand yaitu memehami kerja sistem yang ada

3. Analyze yaitu menganalisi sistem

4. Report yaitu membuat laporan hasil analisis

3.2.1 Identifikasi Masalah

Tahap pertama adalah identifikasi masalah yang bertujuan untuk

mengidentifikasi masalah sistem. Masalah yang didefinisikan dengan perntanyaan yang

diinginkan untuk di pecah oleh analisis. Oleh karena itu pada tahap analisis sistem

langkah pertama yang harus dilakukan oleh analis sistem adalah mengidentifikasi

masalah-masalah yang terjadi. Tahapan yang harus dijalankan adalah :

1. Mengidentifikasi penyebab Masalah

Kerap kali yang terjadi dalam sebuah perusahaan adalah menyadari terjadinya

masalah saat perjalanan perusahaan organisasi mulai tidak benar. Suatu masalah

pasri ada penyebab yang mengakibatkan timbulnya masalah tersebut.

Pada Sebelas Laundry pencatatan tanda terima laundry, dan pencatatan laporan