polifenol mahkota dewa

  • Published on
    10-Jul-2015

  • View
    1.029

  • Download
    1

Embed Size (px)

Transcript

Bab I PENDAHULUAN

A.

Latar Belakang Masalah Pada masa sekarang jumlah penderita kanker paru-paru semakin meningkat. Menurut WHO (World Health Organization) kanker paru-paru merupakan penyebab kematian utama dalam kelompok kanker pada pria maupun wanita. Kanker paru-paru adalah penyakit yang disebabkan karena sel tunggal yang tumbuh tidak normal dalam paru-paru sehingga mengganggu sistem kerja organ paru-paru. Penyakit ini muncul karena beberapa faktor antara lain kebiasaan merokok, radiasi, virus, makanan yang dikonsumsi, dan faktor genetika. Gejala umum yang dirasakan penderita antara lain batuk yang terus menerus, dahak berdarah, nafas pendek dan sesak, sakit kepala, suara parau, pembengkakan pada leher, kelelahan kronis, dan kehilangan selera makan. Pengobatan kanker paru-paru dapat dilakukan dengan pembedahan,

radioterapi, dan kemoterapi. Namun, tentu saja hal tersebut memerlukan biaya yang sangat mahal. Tanaman obat mempunyai prospek yang sangat baik sebagai obat kanker. Buah Mahkota Dewa dapat dimanfaatkan untuk mencegah sel-sel kanker terus berkembang pada penderita kanker paru-paru stadium awal.

1

Mahkota Dewa ( Phaleria macrocarpa) termasuk jenis tanaman perdu tropis. Di Melayu disebut Simalakama, sedangkan di Jawa disebut Makuto Dewo. Tajuk pohonnya bercabang-cabang, tinggi 1,5-2,5 meter. Habitatnya adalah daerah berketinggian 10-1200 meter dpl. Umurnya dapat mencapai puluhan tahun dengan usia produktif 10-20 tahun. Buah mahkota dewa adalah bagian yang digunakan untuk pengobatan. Bentuknya bulat sebesar bola pingpong dan berwarna merah menyala1. Penelitian ilmiah membuktikan bahwa buah Mahkota Dewa memiliki kandungan ilmiah yang kaya. Dalam daging buah mahkota dewa terkandung alkaloid, saponin, flavanoid, dan polifenol. Polifenol inilah yang berfungsi menghambat pertumbuhan sel kanker2. B. Identifikasi Masalah Berdasarkan latar belakang masalah penulis menemukan berbagai permasalahan antara lain: 1. Penyebab Kanker Paru-Paru 2. Dampak Kanker Paru-Paru 3. Cara mengatasi Kanker Paru-Paru ___________________ Wijaya Kusuma, Cara Alami Musnahkan Penyakit dengan Tanaman Obat(Jakarta, 2004) p.53. Ning Harmanto, Pakar Mahkota Dewa, Khasiat Buah Mahkota Dewa, www.google.com2 1

2

4. Asal buah Mahkota Dewa 5. Morfologi buah Mahkota Dewa 6. Kandungan buah Mahkota Dewa 7. Manfaat Polifenol 8. Polifenol pada buah mahkota dewa dapat menghambat pertumbuhan sel kanker 9. Budidaya Mahkota Dewa C. Pembatasan Masalah Dari beberapa identifikasi masalah yang telah disebutkan, penulis mengambil masalah-masalah yang akan dibahas yaitu: 1. Penyebab Kanker Paru-Paru 2. Dampak Kanker Paru-Paru 3. Cara mengatasi Kanker Paru-Paru 4. Kandungan Mahkota Dewa 5. Manfaat Polifenol 6. Polifenol pada Mahkota Dewa Menghambat Pertumbuhan Sel Kanker Paru-Paru

3

D.

Rumusan Masalah Dari masalah yang terdapat pada pembatasan masalah, penulis merumuskan masalah sebagai berikut: 1. Apa penyebab kanker paru-paru? 2. Apa dampak kanker paru-paru? 3. Bagaimana cara mengatasi kanker paru-paru? 4. Apa kandungan yang ada pada Mahkota Dewa? 5. Apa manfaat polifenol? 6. Bagaimana polifenol pada Mahkota Dewa dapat menghambat pertumbuhan sel kanker paru-paru?

E.

Tujuan Penulisan 1. Untuk mengetahui penyebab dan dampak penyakit kanker paru-paru. 2. Untuk mengetahui kandungan dan manfaat buah Mahkota Dewa. 3. Untuk mengetahui kandungan polifenol pada Mahkota Dewa dapat menghambat pertumbuhan sel kanker paru-paru.

4

F.

Manfaat Penulisan 1. Makalah ini diharapkan dapat memberi informasi kepada pembaca tentang penyebab dan dampak kanker paru-paru sehingga pembaca diharapkan dapat mencegahnya. 2. Memberi informasi kepada pembaca tentang manfaat dan kandungan buah Mahkota Dewa. 3. Memberi informasi kepada pembaca khususnya penderita kanker paruparu dalam menghambat pertumbuhan sel kanker penderita dengan memanfaatkan kandungan polifenol pada buah Mahkota Dewa.

5

BAB II KAJIAN TEORI

A. Definisi Topik Permasalahan 1. Pengertian Buah Mahkota Dewa Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa) adalah tanaman perdu anggota famili Thymelaeceae yang dibudidayakan sebagai tanaman hias5. Tanaman ini termasuk dalam kelas tumbuhan berkeping dua. Tajuk pohonnya bercabang-cabang dengan ketinggian 1,5-2,5 meter. Kulit batangnya berwarna coklat. Daunnya merupakan daun tunggal berwarna hijau tua. Buah Mahkota Dewa merupakan cirri khas dari tanaman Mahkota Dewa. Bentuknya bulat, sebesar bola pingpong dan berwarna merah menyala. Buah Mahkota Dewa digunakan dalam pengobatan kanker, diabetes mellitus, asam urat, dan gangguan kolesterol6. Bagian buah yang digunakan sebagai obat adalah kulit dan daging buah. _____________________5 6 7

Ning Harmanto, Sehat dengan Ramuan Tradisional(Jakarta,2004)p51 Yellia Mangan, Cara Bijak Menaklukkan Kanker(Jakarta,2005)p72 www.google.com

6

2. Pengertian Polifenol Fenol adalah zat kristal tak berwarna dengan rumus kimia C6H5OH. Polifenol adalah senyawa dengan banyak gugus fenol dalam molekulnya. Polifenol memiliki peran sebagai antioksidan yang dapat mengurangi resiko penyakit jantung, kanker, dan penyakit pada pembuluh darah8. Dr.Perricone mengatakan bahwa polifenol terdiri dari beberapa subkelas yaitu flavonol, isoflavon, antosianidin, tanin, katekin, dan

biflavan. Polifenol bermanfaat menurunkan resiko penyakit jantung, kanker, dan Alzheimer9. Polifenol terkandung dalam buah dan sayur. Penelitian pada hewan dan manusia menunjukkan bahwa polifenol dapat mengatur kadar gula darah, antikanker, antioksidan, dan antiinflamasi10. Dapat disimpulkan bahwa polifenol adalah senyawa dengan banyak gugus fenol dalam molekulnya yang terdiri dari subkelas flavonol, isoflavon, antosianidin, tanin, katekin, dan biflavan serta bersifat anti kanker, antioksidan, dan antiinflamasi. ____________________8 9

www.wikipedia.com Dr.Perricone, Polifenol, www.google.com Azwar Daris, Fitokimia, www.google.com

10

7

Kandungan tersebut menyebabkan polifenol mampu mengurangi resiko penyakit jantung, kanker, alzheimer, dan penyakit pada pembuluih darah. 3. Pengertian Kanker Paru-Paru Kanker adalah penyakit yang disebabkan oleh ketidakteraturan perjalanan hormon yang mengakibatkan timbulnya daging pada jaringan tubuh normal (KBBI). Setiawan Dalimartha menulis bahwa kanker adalah penyakit pertumbuhan sel karena adanya sel-sel abnormal yang merusak bentuk dan fungsi organ asalnya11. Dr.Tjandra Yoga Aditama mengatakan bahwa kanker adalah kumpulan sel yang abnormal yang terbentuk oleh sel-sel yang tumbuh terus menerus secara tidak terkoordinasi dan tidak berguna bagi tubuh. Kanker paru-paru adalah kanker yang terdapat pada organ paru-paru12. Menurut Dr.Faisal Yunus, kanker paru-paru adalah kanker yang tumbuh dalam paru-paru yang berasal dari sel paru-paru atau organ lain yang menyebar di paru-paru13. _______________________11

Setiawan Dalimartha, Antikanker(Jakarta,1996)p312 13

Deteksi

Dini

Kanker&Simplisia

Tjandra Yoga Aditama, Kanker Paru(Jakarta,1990)p8 Faisal Yunus, Kanker, www.google.com

8

Dapat disimpulkan bahwa kanker paru-paru adalah penyakit yang ditimbulkan oleh sel tunggal yang tumbuh tidak normal dan tidak terkoordinasi yang menyebabkan timbulnya daging pada organ paru-paru yang dapat menyebabkan kerusakan bentuk dan fungsi paru-paru. B. Jenis dan Sifat Topik Permasalahan 1. Paru-Paru a. Pengertian Paru-Paru Paru-paru adalah organ pada sistem pernafasan dan berhubungan dengan sistem peredaran darah vertebrata yang bernafas dengan udara14. b. Letak Paru-Paru Manusia Paru-paru terletak di rongga dada, di atas sekat diafragma. Diafragma adalah sekat rongga tubuh yang membatasi rongga dada dan rongga perut15. c. Fungsi Paru-Paru Fungsi paru-paru adalah menukar oksigen yang terhirup dari udara dengan karbondioksida yang terdapat dalam darah16. ____________________14 15

www.wikipedia.com .ibid. ibid.

16.

9

d. Bagian Paru-Paru Manusia 1) Pleura Pleura adalah selaput pembungkus paru-paru yang

berfungsi untuk mengurangi gesekan paru-paru dengan tulang dada dan tulang rusuk dan memudahkan paru-paru untuk mengembang dan mengempis. Terdapat dua selaput pleura, pleura parietalis yaitu pleura bagian luar dan pleura viseralis yaitu pleura bagian dalam. Di antara kedua pleura terdapat cairan limfe17. 2) Bronkus dan Bronkiolus Bronkus merupakan cabang batang tenggorokan yang mengarah ke paru-paru kanan dan kiri. Bronkus kanan bercabang pada tiga gelambir paru-paru, bronkus kiri bercabang pada dua gelambir paru-paru. Bronkiolus merupakan cabang yang lebih kecil dari bronkus. Bronkiolus berujung pada kantong udara yang disebut alveoli18. _____________________17 18

Bagod Sudjadi, Siti Laila, Biologi 2,p190

ibid.

10

3) Alveolus Alveolus merupakan akhir dari saluran pernafasan yang berupa gelembung-gelembung halus yang terdiri dari selapis sel elastis dan mengandung pembuluh darah kapiler. Pertukaran oksigen dengan karbondioksida terjadi di alveolus19.

e. Sistem Kerja Paru-Paru Manusia Saat menghirup udara, oksigen masuk ke paru-paru menuju alveolus. Di alveolus karbondioksida yang ada pada darah dalam

pembuluh kapiler paru-paru berdifusi dengan oksigen sehingga darah yang keluar dari paru-paru kaya akan oksigen dan karbondioksida dikeluarkan dari tubuh melalui saluran pernafasan20.

________________________19 20

Bagod, op.cit.p191 Bagod, op.cit.p194

11

2. Kanker Paru-Paru a. Pengertian Kanker Paru-Paru Kanker paru-paru adalah penyakit yang ditimbulkan oleh pertumbuhan sel yang tidak normal dalam paru-paru sehingga mengganggu kerja paru-paru. b. Diagnosis Kanker Paru-Paru Seseorang dinyatakan menderita kanker paru-paru apabila terdapat sel kanker pada dahak atau pada jaringan yang diperiksa. Pemeriksaan yang dilakukan mel