Power Point Presentasi Kasus

  • Published on
    18-Jan-2016

  • View
    8

  • Download
    0

DESCRIPTION

popopoo

Transcript

HENOCH SCPRESENTASI KASUSHENOCH SCHONLEIN PURPURAANAMNESIS Didapatkan keterangan dari ibu pasien (alloanamnesis) pada hari kamis, tanggal 16 Januari 2013.Keluhan Utama: Nyeri pada pangkal paha Keluhan Tambahan: Bintik kemerahan pasien mengeluh bintik bintik merah pada hampir seluruh tubuh yang kemudian bintik bintik tersebut berubah menjadi bercak yang melebar pada kedua tangan, kedua kaki,bokong keluhan disertai rasa nyeri, nyeri dirasakan pada seluruh tubuh pasien dan gatal dirasakan pada sekililing bercak tersebutpasien mengeluh rasa nyeri di pangkal paha, nyeri dirasakan hingga ke panggul keluhan disertai membirunya pada skrotum sebelah kanan, skrotum sangat nyeri pada saat di sentuh, sehingga membuat pasien sulit untuk berjalan1 bulan SMRS2 hari SMRSRiwayat Penyakit SekarangRIWAYAT PENYAKIT DAHULUAdanya riwayat alergi disangkalCacar air pada usia 5 tahunRIWAYAT PENYAKIT DALAM KELUARGAAdanya riwayat penyakit jantung, diabetes melitus, asma, dan batuk lama disangkal.Adanya riwayat alergi di keluarga disangkalAdanya keluarga yang mempunyai keluhan serupa disangkalRiwayat KehamilanMorbiditas kehamilan: Tidak ada Perawatan antenatal:1 kali/bulan dilakukan rutin setiap bulanRiwayat kelahiranTempat lahir: Rumah sakitPenolong: BidanCara persalinan: NormalBerat badan lahir: 3800 gramPanjang badan lahir: 50 cmMasa gestasi: Cukup bulan Keadaan bayi setelah lahir: Tidak menangis karena terlilit tali pusatKelainan bawaan : Tidak adaAnak ke: dua dari tiga bersaudaraRiwayat perkembanganPertumbuhan gigi I : 9 bulanPsikomotor:UmurTengkurap3 bulanDuduk8 bulanBerdiri9 bulanBerjalan11 bulan (agak sulit masih berpegangan)Bicara12 bulanGangguan perkembangan mental/emosi: -Kesimpulan : Tumbuh kembang anak sesuai umurResumePasien laki - laki usia 9 tahun datang ke RSPAD Gatot Subroto dengan keluhan muncul bintik bintik merah yang semakin lama berubah menjadi bercak kemerahan dan diserta rasa nyeri dipangkal paha yang membuat pasien sulit berjalan. Pada pemeriksaan fisik keadaan umum tampak sakit sedang, kesadaran compos mentis, pada tanda tanda vital frekuensi nadi 95 x/menit, frekuensi napas 26 x/menit, suhu tubuh 37,80c. Pemeriksaan kelenjar getah bening tidak teraba pada leher, submandibula,supraklavikula,ketiak dan lipat. Pada kepala bentuk normal,rambut hitam tumbuh merata,ubun ubun besar menutup. Pada muka raut muka wajar dan tidak terdapat nyeri tekan sinus. Pada mata normal pada kelopak mata.konjungtiva,sklera,kornea,lensa,dan penglihatan. Pada telinga normal pada daun telinga,lubang telinga dan tidak ada perdarahan. Pada hidung normal baik bentuk,kulit,septum tidak deviasi dan konka tidak hiperemis. Pada mulut tampak mukosa bibir agak kering. Pada leher normal. Torak simetris kanan dan kiri. Pada paru suara vesikuler tidak terdapat whezing dan ronki. Pada jantung reguler jantung satu dan jantung dua. Pada abdomen supel bising usus positif Pada ekstremitas akral hangat.Pada pemeriksaan laboratorium terdapat lendir pada feses.TINJAUAN PUSTAKADEFINISIVaskulitis pembuluh darah kecil yang memiliki kekhasan, adanya purpura, arthritis, nyeri abdomenETIOLOGIEtiologi dari HSP tidak diketahuiFaktor lain sebagai berikut: Infeksi : Bakteri (Group A beta hemolytic streptococci, Campylobacter jejuni,Yersinia species, Mycoplasma pneumoniae, dan Helicobacter pylori)Virus (Varicella, hepatitis B, Epstein-Barr virus, dan parvovirus B19 0 Obat (Ampicillin penicillin, erythromycin, quinines, dan chlorpromazine)Neoplasma (Leukemia dan Limfoma)Solid tumor (Ductal carcinoma of the breast, bronchogenic carcinoma, adenocarcinomaof the prostate, adenocarcinoma of the colon, renal cell carcinoma, cervical carcinoma,melanoma) Makanan : Sensitifitas terhadap makanan yang mengandung salisilat Lainnya : kehamilan, demam mediterania familial, dan cryoglobulinemiaPATOGENESISHSP terjadi karena adanya vaskulitis leukocytoklastikInfeksi,autoimun,obat obatan antigen antibodi, imun kompleks masuk ke jaringan dan dinding pembuluh darah inflamasi pembuluh darah kecil vaskulitis leukocytoklastikGEJALA KLINISruam, dimulai dengan makulopapule merah muda yang awalnya melebar pada penekanan dan berkembang menjadi ptechie atau purpura, dimana karakteristik klinisnya adalah purpura yang dapat dipalpasi dan berkembang dari merah ke ungu hingga kecoklat sebelum akhirnya memudarArthritis, tampak pada lebih dari dua pertiga anak dengan HSP, biasanya terlokalisasi di lutut serta ankle serta terlihat dengan edemaEdema dan kerusakan vaskular gastrointestinal dapat menimbulkan nyeri abdominal intermittent yang seringkali colik alaminyaPemeriksaan penunjangLaboratoriumDarahDapat ditemukan peningkatan leukosit walaupun tidak terlalu tinggi, pada hitung jenisdapat normal atau adanya eosinofilia, level serum komplemen dapat normal, dapat ditemukanpeningkatan IgA sebanyak 50%. 2. Urin RutinPemeriksaan ini untuk melihat adanya kelainan ginjal, karena pada HSP ditenggaraiadanya keterlibatan ginjal dalam proses perjalanannya3. Feses RutinDilakukan untuk melihat perdarahan saluran cerna ( tes Guaiac / Banzidin )4. Foto RadiologiUSG Diindikasikan jika nyeri abdominal timbul untuk mengeluarkan intususepsi, edemadinding usus, penipisan atau perforasi5. Biopsi KulitSangat membantu dan berguna untuk mengkonfirmasikan kadar IgA dan C3 sertaleukositoclastik vaskulitisPenatalaksanaan Nama ObatMethylprednisolone (Solu-Medrol, Depo-Medrol)DeskripsiMenurunkan inflamasi dengan menekan migrasi leukositpolimorfonuklear dan mengubah peningkatan permiabilitaskapiler. Steroids menghambat efek dari reaksi anafilaktoiddan dapat membatasi anafilaksis bifasik. Dosis Dewasa40 mg IV qdDosis Anak1-2 mg/kg IV qdNama ObatPrednisone (Deltasone)DeskripsiDapat menurunkan inflamasi dnegan mengubahpermiabilitas kapiler dan menekan aktivitas PMNDosis Dewasa40 mg PO qdDosis Anak1-2 mg/kg PO qdNama ObatIbuprofen (Ibuprin, Advil, Motrin)Deskripsiuntuk nyeri ringan hingga berat. Menghambat reaksi inflamasi dan nyeri dengan menurunkan sintesisprostaglandinDosis Dewasa400-600 mg PODosis Anak30-70 mg/kg/d POKOMPLIKASIKomplikasi utama dari HSP adalah keterlibatan ginjal, termasuk sindrom nefrotik, danperforasi ususANALISIS KASUSPenegakan diagnosis henoch schonlein purpura berdasarkan dari anamnesis,pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang.Pasien mengeluh bintik bintik merah pada hampir seluruh tubuh yang kemudian bintik bintik tersebut berubah menjadi bercak yang melebar pada kedua tangan dan lengan, kedua tungkai kaki,bokong keluhan disertai rasa nyeri, nyeri dirasakan pada seluruh tubuh pasien dan gatal dirasakan pada sekililing bercak tersebut selain itu terdapat rasa nyeri di pangkal paha, nyeri dirasakan hingga ke panggul keluhan disertai membirunya pada skrotum sebelah kanan, skrotum sangat nyeri pada saat di sentuh, sehingga membuat pasien sulit untuk berjalan.Gejala yang didapat pada pasien seperti keluhan rasa nyeri, terdapat purpura pada hampir seluruh tubuh dan skrotum membiru dan terasa nyeri, gejala ini sama seperti gejala pada literatur namun pada literatur dikatakan terdapat hematuria dan pendarahan pada pulmonal ini membuktikan bahwa pasien masih dalam prognosis yang baik, sehingga diagnosis pada pasien ini henoch scholein purpura.Pada pemeriksaan urin tidak ditemukan kelainan ini menandakan bahwa pasien tidak mengalami gangguan pada ginjal. Pada pemeriksaan feses juga tidak ditemukan adanya kelainan ini menadakan pasien tidak mengalami perdarahan.TERIMAKASIH