Ppt Profesi Guru Nunu

  • Published on
    18-Jul-2015

  • View
    477

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

GURU SEBAGAI JABATAN PROFESIONAL

LATAR BELAKANG MASALAHSALAH SATU MASAH YANG DIHADAPI DUNIA PENDIDIKAN KITA ADALAH MASALAH LEMAHNYA PROSES PEMBELAJARAN.

Konsep Dasar Profesi Keguruan Secara estimologi, istilah profesi berasal dari bahasa Inggris yaitu profession atau bahasa latin, profecusartinya mengakui, adanya pengakuan, menyatakan mampu, atau ahli dalam melakukan suatu pekerjaan.BACK

Sedangkan secara terminologi, profesi berarti suatu pekerjaan yang mempersyaratkan pendidikan tinggi bagi pelakunya yang ditekankan pada pekerjaan mental

yaitu adanya persyaratan pengetahuan teoritis sebagai instrumen untuk melakukan perbuatan praktis, bukan pekerjaan manual (Danin, 2002)

Jadi suatu profesi harus memiliki tiga pilar pokok, yaitu pengetahuan, keahlian, dan persiapan akademikBACK

Ciri-ciri profesi, yaitu dengan adanya:standar unjuk kerja; lembaga pendidikan khusus untuk menghasilkan pelaku profesi tersebut dengan standar kualitas akademik yang bertanggung jawab; organisasi profesi; etika dan kode etik profesi; sistem imbalan; pengakuan masyarakat.

Terdapat cara pandang sebagian orang yang memandang bahwa tugas guru hanya mendidik dan mengajar saja. Pandangan modern seperti yang dikemukakan oleh Adam dan Dickey bahwa peran guru sesungguhnya sangat luas, meliputi:

Guru sebagai pengajar (teacher as instruktor). Guru sebagai pembimbing (teacher as counsellor). Guru sebagai ilmuwan (teacher as scientist). Guru sebagai pribadi (teacher as person). Guru sebagai penghubung ilmu dan teknologi dengan masyarakat (teacher as communicator). Guru sebagai modernisator. Guru sebagai pembangun.

Guru sebagai Tenaga Profesional Pada zaman Belanda pendidikan guru SD adalah CVO, pendidikan guru HIS adalah HIK, guru SMP adalah Hooftakte. Setelah Indonesia merdeka sampai tahun 1957 pendidikan guru SD adalah Sekolah Guru B, guru SMP adalah SGA, guru SMA adalah B 1. Tahun 1957 mengalami peningkatan tetapi Perguruan Tinggi Pendidikan belum menghasilkan lulusannya. (Soedijarto, 2008:189). Sejak 1989, kualifikasi minimum untuk mengisi jabatan guru ditingkatkan. Guru SD minimum lulusan Diploma II Kependidikan. Guru SMP adalah D3 Kependidikan, guru SMA adalah S1 Kependidikan dan S1 dengan Akta Mengajar (Akta IV).

Ketentuan mengenai jaminan professional guru bisa dilihat dalam bagan berikut:

THANKS FOR YOUR ATTENTION

ALHAMDULILLAHSelamat bekerja keras Buka mata buka hati rasakan oleh kita keaadaan mereka yang haus akan ilmu pengetahuan dan agama

BY NUNU NURJAMAN