Prakerin Smk Negeri Nusawungu (Wiper)

  • Published on
    11-Jan-2016

  • View
    142

  • Download
    33

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Contoh Prakerin SMK Negeri Nusawungu

Transcript

LAPORAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI

PERBAIKAN DAN PERAWATAN WIPER DAN WASHER PADA KENDARAAN TOYOTA YARIS DIBENGKEL DWIJAYA MOTOR GOMBONG

Diajukan Untuk Memenuhi Syarat Ujian Akhir Sekolah Menengah Kejuruan Negeri NusawunguTahun Pelajaran 2015/2016

Disusun oleh :

Nama: Kukuh Adi PrasetyoTingkat: XII TKR 2NIS: 2125Program Studi Keahlian: Teknik OtomotifKompetensi Keahlian: Teknik Kendaraan Ringan

PEMERINTAH KABUPATEN CILACAPDINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGASMK NEGERI NUSAWUNGUJl.Perintis,Klumprit,Nusawungu Telp/Fax(0282)5500450E-mail :smkn_nswg@yahoo.co.idCilacap Kode Pos 532832015HALAMAN PENGESAHAN

Laporan Prakerind ini telah disetujui oleh Pembimbing Sekolah dan disahkan oleh Kepala SMK Negeri Nusawungu pada :

Hari: ..Tanggal: ..

Nusawungu, Agustus 2015Ketua Program Keahlian Disetujui, Teknik Kendaraan RinganPembimbing Sekolah

NANO SETIANA, S.Pd.AKROMUL FATA, S.KomNIP :19611122 200701 1 002

MengetahuiKepala SMK Negeri Nusawungu

Drs. AKHMAD MARWANTO, M.Pd.PembinaNIP: 19670723 199303 1 007

HALAMAN PENGESAHAN INDUSTRI

Laporan Prakerind ini telah di setujui dan disahkan oleh Pembimbing Bengkel Dwi Jaya Motor Gombong pada :

Hari: ..Tanggal: ..

Mengetahui,Gombong, Agustus 2015Kepala Bengkel Pembimbing

SUCIPTOS A L I M

HALAMAN PENGUJIAN

Laporan Prakerindini telah diuji dan dipertahankan dihadapan Penguji Sekolah pada :

Hari: Senin, Agustus 2015Tanggal: Bengkel TeknikOtomotif

Nusawungu, Agustus 2015Penguji IIPenguji I

________________________________________________NIP :19630807 200701 1 012NIP : 19630807 200701 1 012

MOTTO DAN PERSEMBAHAN

MOTTO 1. Hidup tidak menghadiahkan barang sesuatupun kepada manusia tanpa bekerja keras2. Kalau hari ini kita menjadi penonton bersabarlah menjadi pemain esok hari3. Harapan kosong itu lebih menyakitkan daripada kenyataan yang pahit sekalipun4. Ceroboh dan tidak bisa menahan emosi adalah sikap yang bisa berakibat fatal

PERSEMBAHAN1. Kedua orang tua yang telah membiayai dan mendoakan saya sehingga bisa menuntut ilmu. 2. Bapak Kepala SMK Negeri Nusawungu. 3. Bapak Pimpinan Bengkel Dwi Jaya Motor Gombong.4. Bapak Ketua Program Studi Keahlian Teknik Otomotif. 5. Bapak Pembimbing Industri Bengkel Dwi Jaya Motor Gombong. 6. Bapak Pembimbing Prakerind SMK Negeri Nusawungu.7. Bapak, Ibu Guru dan Karyawan SMK Negeri Nusawungu. 8. Pembaca yang budiman.

KATA PENGANTARPuji syukur penyusun panjatkan kehadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya sehingga dapat melaksanakan Prakerind dan menyelesaikan penyusunan laporan.Sebagaimana difungsikannya Laporan Praktek Kerja Industri (Prakerind) ini adalah sebagai salah satu syarat untuk mengikuti Ujian Nasional.Selain itu laporan ini ditulis dan disusun dengan baru sebagai salah satu bukti bahwa penulis telah menyelesaikan Praktek Kerja Industri (Prakerind) selama 3 (tiga) bulan dari 02 Februari 2014 sampai dengan 30 April 2015 di Bengkel Dwi Jaya Motor Gombong. Penyajian laporan ini ditekankan kearah pendekatan tentang Wiper dan Washer.Dalam penyusunan laporan ini, penulis telah mendapatkan bantuan dari pihak yang terkait baik itu bantuan secara moril atau materiil. Maka pada kesempatan ini penyusun menyampaikan terima kasih kepada :1. Bapak Drs. Akhmad Murwanto selaku Kepala SMK Negeri Nusawungu. 2. Bapak Sucipto selaku Pemilik Bengkel Dwi Jaya Motor Gombong.3. Bapak Nano Setiana, S.Pd selaku Ketua Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan.4. Bapak Salim selaku Pembimbing Bengkel Dwi Jaya Motor Gombong.5. Bapak Akromul Fatta selaku Pembimbing pada SMK Negeri Nusawungu. 6. Bapak dan Ibu Guru SMK Negeri Nusawungu. 7. Semua pihak yang membantu secara langsung maupun tidak langsung dalam pelaksanaan Prakerind maupun dalam penyusunan laporan. Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan laporan ini tidak lepas dari kekurangan.Untuk kritik dan saran yang membangun demi perbaikan laporan ini sangat diharapkan.Semoga laporan ini bermanfaat bagi pembaca dan memperluas wawasan khasanah tentang prosedur pembiayaan.

Nusawungu, Agustus 2015Penyusun,

Kukuh Adi PrasetyoDAFTAR ISI

Halaman HALAMAN JUDULiHALAMAN PENGESAHAN INDUSTRI iiHALAMAN PENGESAHAN SEKOLAH iiiHALAMAN PENGUJIANivHALAMAN MOTTO DAN PERSEMBAHANvKATA PENGANTARviDAFTAR ISIviiDAFTAR TABEL viiiDAFTAR GAMBAR ixBAB I PENDAHULUANA. Latar Belakang1B. Tujuan Penyusunan Laporan2C. Alasan Pemilihan Judul2D. Faktor Pendukung dan Penghambat2E. Rumusan Masalah3BAB II PELAKSANAAN PEKERJAANA. Dasar Teori 4B. Persiapan Kerja11C. Keselamatan Kerja11D. Alat dan Bahan 12E. Langkah Kerja12F. Pemeriksaan13G. Hasil Kerja14BAB III PENUTUPA. Kesimpulan16B. Pengembangan Produk16C. Saran-Saran16DAFTAR PUSTAKA DAFTAR TABEL

Tabel Halaman 2.1 Alat dan Bahan 12 2.2 Hasil Pemeriksaan 15 2.3 Pemeriksaan Kerja Motor Washer 15 2.4 Pemeriksaan Motor Wiper 15

DAFTAR GAMBAR

Gambar Halaman 1. Baterai (Accu) 52. Sekering (Fuse) 53. Saklar 64. Relay 75. Motor Wiper 76. Tuas Wiper 87. Lengan Wiper (Wiper Arm) 88. Wiper Blade 99. Rangkaian Sistem Wiper Kecepatan Rendah 910. Rangkaian Sistem Wiper Kecepatan Tinggi 1011. Rangkaian Sistem Wiper dan Washer 14

viiBAB IPENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANGDalam dunia pendidikan khususnya pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Program Praktek Kerja Industri (Prakerind) bertujuan untuk menyiapkan sumber daya manusia yang siap bekerja secara terampil dengan kemampuan yang diperolehnya.Oleh karena itu program Prakerind memegang peranan yang sangat penting bagi sekolah untuk mengetahui seberapa jauh ilmu yang telah dikuasai peserta didik dalam penerapannya di dunia usaha yang sebenarnya.Praktek Kerja Industri (Prakerind) adalah suatu bentuk penyelenggaraan dari sekolah yang memadukan secara sistematik dan sinkron antara program pendidikan sekolah dan program pengusahaan yang diperoleh melalui kegiatan bekerja langsung di dunia kerja untuk mencapai suatu tingkat keahlian profesional. Di dalam Praktek Kerja Industri (Prakerind) ini peserta didik mampu memanfaatkan tempat usaha sebagai lingkungan belajar yang dapat digunakan untuk mengasah keahlian dan keterampilan sesuai jurusan atau bidang yang sudah mereka ambil sebagai peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), melatih etos kerja untuk menguasai dan menerapkan teori dengan praktek dan mendapatkan pengalaman sebagai pekerja yang bertanggung jawab. Sesuai dengan pelaksanaan kegiatan, maka laporan ini dibuat setelah kegiatan Prakerind selama tiga bulan. Oleh karena itu penyusunan laporan ini harus sesuai dengan apa yang telah dilakukan selama Prakerind, yang bertempat di Bengkel Dwi Jaya Motor Gombong.Dalam penyusunan laporan, penyusun mengambil salah satu kompetensi sebagai bahan laporan dan penyusunan laporan yaitu Perawatan Kendaraan pada komponen wiper dan washer.

B. TUJUAN PENYUSUNAN LAPORANAdapun tujuan penyusunan laporan ini bagi peserta didik adalah sebagai berikut :1. Sebagai salah satu syarat untuk mengikuti Ujian Nasional (UN). 2. Sebagai bukti tertulis bahwa penyusun telah melaksanakan Prakerind. 3. Untuk melatih siswa agar terampil, mandiri, bertanggung jawab dan ulet.

C. ALASAN PEMILIHAN JUDUL 1. Adanya referensi buku tentang wiper dan washer.2. Penyusun ingin mendalami tentang wiper dan washer, baik dari komponen, cara perbaikan maupun komponennya.

D. FAKTOR PENDUKUNG DAN PENGHAMBAT Setiap kegiatan tentu saya memiliki faktor-faktor yang mendukung dan juga faktor-faktor yang menghambat proses jalannya kegiatan. dalam penyusunan laporan Prakerind, penyusun mengalami faktor-faktor pendukung dan penghambat, antara lain adalah :1. Faktor Pendukung a. Tersedia sarana prasarana yang memadai.b. Suasana lingkungan bengkel yang kondusif.c. Adanya pembimbing industri yang profesional dan mau membimbing kami pada saat melaksanakan prakerind.2. Faktor Penghambat a. Terbatasnya kemampuan dan pengetahuan penyusun tentang sistem perbengkelan. b. Kurangnya alat yang memadai. c. Kurangnya keterampilan dan kreatifitas. d. Kurangnya pengalaman penyusun tentang sistem wiper dan washer.e. Kurangnya buku referensi dan buku pendukung dalam penulisan laporan.

E. RUMUSAN MASALAHPada penyusunan laporan ini, penyusun akan menjelaskan masalah yang akan dibahas. Perumusan masalah tersebut adalah :1. Bagaimana prinsip kerja sistem wiper dan washer ?2. Bagaimana cara mengukur sudut sapu wiper blade ?3. Bagaimana cara mengukur besar kebutuhan arus motor wiper ?4. Bagaimana cara memeriksa kondisi motor wiper ?5. Bagaimana cara memeriksa pompa washer dan menyetel arah semprotan ?

3

BAB IIPELAKSANAAN PEKERJAAN

A. DASAR TEORIWiper (penghapus kaca) adalah sangat penting dipakai di sebuah kendaraan, karena erat hubungannya dengan keselamatan. Jadi, Wiper berfungsi menyapu (menyeka) kaca dari air hujan,lumpur dan segala kotoran. Wiper dikombinasikan dengan Washer untuk menyemprotkan cairan pembersih sehingga kerja dari Wiper lebih ringan dan cepat bersih. Dan wiper mempunyai komponen : motor wiper, Tuas wiper, lengan wiper, wiper blade. Fungsi dariwindshield wiperadalah salah satu aksesoris kendaraan yang penting dimana komponen ini menjamin pandangan pengemudi depan atau belakang kendaraan tidak terhalang oleh air hujan, debu, dan kotoran lainnya dengan cara disapu oleh pelantara berupa komponen penyapu yaituwiper blade. Berikut ini tipe sistem wiper menurut fungsinya:1. Single speed wiper (wiperbelakang)2. 2 speed wiper3. Intermitten (INT) wiper4. Washer link wiperFungsi washer untuk menyempurnakan fungsi wiper blade dan menguarangi beban pada motor dengan membersihkan debu dan binatang-binatang kecil dari kaca depan dan belakang dengan cairan pembersih. Washer tipe listrik umumnya banyak digunakan.Tipe washer listrik terdiri dari tangki washer, motor, selang dan nozzle.1. Komponen Windshield WiperSistem penghapus kaca tersusun dari beberapa komponen utama diantaranyabaterai (accu), sekring (fuse), switch, relay, motor wiper (penggerak), tuas wiper, wiper arm, dan wiper blade.

a. Baterai (Accu)

Gambar 1. Baterai (Accu)Baterai adalah komponen elektrokimia yang menghasilkan tenaga listrik melalui adanya reaksi kimia yang terjadi antara elektrolit baterai dengan plat baterai. Elektrolit baterai merupakan campuran antara asam sulfat dan air dengan komposisi campuran 36% asam sulfat dan 64% air dengan berat jenis sekitar 1,270 pada 20oC saat baterai terisi penuh. Baterai memiliki beberapa fungsi menurut kondisi kendaraan, yaitu :1) Pada saat mesin belum hidup (kunci kontak ON), baterai memberikan energi listrik untuk sistem penerangan atau lampu-lampu dan aksesoris.2) Pada saat start, baterai memberikan energi listrik untuk memutar motor starter dan sistem pengapian selama start.3) Pada saat mesisn hidup, baterai berfungsi untuk menerima dan menyimpan energi listrik yang diberikan oleh sistem pengisianbaterai.b. Sekering (Fuse)

Gambar 2. Sekering (Fuse)Sekering berfungsi untuk mencegah kerusakan rangkaian akibat kelebihan arus.Sekering memiliki bagian yang mudah meleleh akibat aliran arus yang berlebihan yang melebihi kapasitasnya, bagian tersebut dilindungi oleh badan sekering yang biasanya terbuat dari tabung kaca atau plastik. Kapasitas sekering yang ada adalah 0,5 A sampai 35 A dan yang paling banyak digunakan adalah 7,5 A sampai 20 A. Bagian logam yang meleleh dan putus pada sekering akan menyebabkan terjadinya rangkaian terbuka sehingga arus tidak dapat mengalir pada rangkaian tersebut dan rangkaian tidak dapat bekerja. Sekering yang dipakai kendaraan dapat dikelompokan menjadi dua macam, yaitu sekering tipe tabung kaca (cartridge) dan sekering tipe bilah (blade). Sekering tipe tabung kaca berbentuk silinder yang didalamnya terdapat elemen logam pengaman yang terhubung dengan bagian ujung penutup sekering yang terbuat dari logam yang akan terputus apabila dialiri arus berlebih, sedangkan sekering tipe bilah berbentuk pipih dengan dua kaki yang dapat diselipkan pada dudukan sekering. Kaki sekering tersebut saling terhubung satu sama lain melalui elemen logam tipis sebagai elemen pengaman yang akan meleleh apabila dialiri arus berlebih. Sekering tipe bilah adalah model sekering yang sekarang banyak digunakan pada kendaraan bermotor baik roda empat maupun roda dua, untuk sekering tipe tabung kaca digunakan pada kendaraan keluaran lama.c. Saklar

Gambar 3. SaklarSaklar berfungsi sebagai penghubung dan pemutus arus pada suatu rangkaian. Ada beberapa jenis saklar yang digunakan pada kendaraan, salah satunya adalah : Saklar Kombinasi Saklar kombinasi merupakan gabungan dari saklar putar, tekan dan tuas.d. Relay

Gambar 4. RelayRelay berfungsi sebagai penghubung dan pemutus arus secara elektromagnetik. Berdasarkan pada prinsip dasar cara kerjanya, relay dapat bekerja karena adanya medan magnet yang digunakan untuk menggerakkan saklar. Saat kumparan diberikan tegangan sebesar tegangan kerja relay maka akan timbul medan magnet pada kumparan karena adanya arus yang mengalir pada lilitan kawat. Kumparan yang bersifat elektromagnet ini kemudian akan menarik saklar dari kontak NC ke kontak NO. Jika tegangan pada kumparan dimatikan maka medan magnet pada kumparan akan hilang sehingga pegas akan menarik saklar ke kontak NC.e. Motor Wiper

Gambar 5.Motor WiperPenggunaan motor wiper berfungsi sebagai penggerak yang berasal dari lilitan coil yang menimbulkan pembangkit elektro magnetik, akibat dari induksi elektro magnetik ini akan menghasilkan energi putar.f. Tuas Wiper

Gambar 6.Tuas WiperBerfungsi untuk merubah gerak putar yang dihasilkan motor wiper menjadi gerak tranlasi poros wiper. Motor wiper adalah motor listrik yang dikombinasikan dengan magnet alam dengan stator dan armature sebagai rotornya, dimana mekanisme geraknya adalah bila motor digerakan maka akan menggerakan crank arm, batang penghubung tarik-dorong dihubungkan dengan crank arm, sehingga arm akan bergerak setengah lingkaran. Lingking rodlain yang terdapat pada kerjaarm akan membuat gerakan penghapus setengah lingkaran secara pararel.g. Lengan Wiper (Wiper Arm)

Gambar 7.Lengan Wiper (Wiper Arm)Kontruksi wiper arm tersusun dari arm head, retainer, arm piece dimana komponen tersebut mempunyai fungsi tertentu seperti : a) Arm head berfungsi sebagai pengunci pada wiper shaft. b) Retainer berfungsi untuk menahan blade. c) Arm piece berfungsi sebagai dudukan blade dan retainer.h. Wiper Blade

Gambar 8. Wiper BladeFungsi dari wiper blade berfungsi untuk menyapu secara langsung bagianpermukaan kaca yang terpasang pada wiper arm.2. Prinsip Kerja Wipera. Kecepatan rendah Saat switch berada di posisi kecepatan rendah (LOW/MIST), arus listrik dari baterai mengalir melalui fusible link kemudian ke saklar/KK (ON) lalu ke fuse dan ke switch LOW/MIST. Setelah itu arus mengalir ke terminal +1 pada motor penggerak dan ke massa. Lalu motor akan menggerakan tuas wiper dengan pelan.

Gambar 9. Rangkaian Sistem Wiper Kecepatan Rendahb. Kecepatan Tinggi Saat switch berada di posisi kecepatan tinggi (HIGH), arus listrik dari baterai mengalir melalui fusible li...

Recommended

View more >