Presentasi Power Point Jarkom Kelompok 2

  • Published on
    09-Dec-2014

  • View
    117

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

JARKOM

Transcript

MENGENAL TEKNOLOGI JARINGAN WIRELESS

Jaringan wireless adalah jaringan tanpa kabel. Pada intinya jaringan ini memiliki prinsip dasar sama dengan jaringan konvensional yang menggunakan kabel. Bedanya terletak pada media pengantar datanya. Jika pada jaringan konvensional menggunakan kabel sebagai media pengantar data antar komputer, pada jaringan wireless proses penyampaian data dilakukan melalui udara dengan memanfaatkan gelombang elektromagnetik.

Gelombang radio yang ditemukan pada awal abad ke-20 memang memiliki kegunaan yang bermacam macam. Jaringan komputer pun tidak mau kalah untuk menggunakan gelombang radio sebagai sarana berkomunikasi antar komputer di dalamnya. Istilah populer dari jaringan yang menggunakan gelombang radio sebagai sarana berkomunikasi tersebut adalah wireless LAN atau LAN tanpa-kabel.

Dengan menggunakan wireless LAN, ada beberapa manfaat yang dapat kita peroleh : Menghindari keruwetan pemasangan kabel, terutama pada hubungan/switch. 2. Mudah untuk di-set up, cocok untuk perkantoran dalam area yang luas atau di rumahan.1.

Komponen Jaringan Wireless1. Wireles LAN Card

2. Access Point

Standarisasi Jaringan Wireless

Karena menggunakan jaringan radio sebagai media transmisi datanya, maka komponen wireless yang akan kita gunakan harus memiliki standar frekuensi yang sama. Sehingga walaupun berbeda vendor pembuatnya komponen wireless tersebut tetap dapat berkomunikasi asalkan menggunakan standar frekuensi yang sama.

Beberapa vendor perangkat jaringan terkemuka seperti Cisco, D-Link, dan Linksys telah menyediakan beragam produk wireless LAN. Standarisasi pada jaringan wireless didefinisikan oleh IEEE (Institure of Electrical and Electonics Engineers).IEEE 802.11 Legacy

Adalah standar jaringan wireless pertama yang bekerja pada frekuensi 2,4 GHz dengan kecepatan transfer data maksimum 2 Mbps (Megabyte persecond).

IEEE 802.11b

Standar jaringan ini masih menggunakan frekuensi 2,4 GHz dengan kecepatan transfer datanya mencapai 11 Bbps dan jangkauan sinyal sampai dengan 30 meter jika di luar ruangan.IEEE.11a

Standar jaringan ini bekerja pada frekuensi 5 GHz dengan kecepatan transfer datanya bisa mencapai 58 Mbps.

IEEE 802.11g

Adalah merupakan gabungan dari standar 802.11a dan 802.11b yang menggunakan frekuensi 2,4 GHz namun kecepatan transfer datanya bisa mencapai 54 Mbps. Standar ini umum digunakan.

Topologi Jaringan Wireless 1. Topologi Ad- Hoc Topologi Ad-Hoc ini sama sepeti topologi jaringan peer to peer. Artinya jaringan yang dibangun hanya menggunakan komponen wireless LAN Card tanpa menggunakan access point sebagai penghubung.

Beberapa keuntungan dari sebuah jaringan wireless AHoc adalah sebagai berikut : 1. Jaringan wireless Ad-Hoc sangat sederhana dalam set- up nya. Tancapkan adapter wireless pada Laptop atau komputer, configure sofwarenya dan kita sudah bisa melakukan komunikasi antar laptop. 2. Jaringan Ad-Hoc murah, karena kita tidak memerlukan sebuah wireless accesss point. 3. Jaringan Ad-Hoc adalah cepat. Rate throughputnya antar adapter dua kali lebih cepat daripada kita menggunakan wireless access point dalam topologi infrastruktur.

Keterbatasan

Jaringan Ad-Hoc juga memerlukan protokol routing karena setiap node memerlukan pertukaran data. 2. Berbeda dengan jaringan infrastuktur, jaringan Ad-Hoc tidak membutuhkan sebuah wireless LAN komputer dan teknologi untuk menghubungkan masing-masing komputer dan jaringan yang terbentuk adalah jaringam mesh.1.

2. Topologi Infrastuktur, selain menggunakan

wireless LAN Card pada masing-masing komputer, pada topologi ini juga menggunakan access point terlebih dahulu sebelum dapat berhubungan dengan client yang lain. Konsep Jaringan Infrastruktur dimana untuk membangun jaringan ini diperlukan wireless LAN sebagai pusat.

Dengan jaringan Topologi Infrastuktur memungkinkan kita untuk : 1. Terhubung pada jaringan kabel LAN. Sebuah wireless LAN kita dengan kemampuan koneksi secara wireless. Komputer pada jaringan kabel dan komputer dengan koneksi wireless dapat saling berkomunikasi satu sama lain. Hal ini yang menjadi kekuataan utama dalam topologi wireless infrastruktur. 2. Memperluas jangkauan wireless kita. Dengan jalan meletakan sebuah wireless access point diantara dua wireless adapter memperpanjang jangkauan menjadi dua kali lipat.

Tips dan Trik Jaringan Wireless Ada beberapa hal penting yang perlu mendapat perhatian guna menambah sedikit keamanan jaringan wireless yang kita bangun. Antara lain :a) Letakkan acces point pada posisi di tengah-tengah

client yang akan terhubung ke jaringan wireless untuk mendapatkan sinyal yang optimal. b) Penempatan access point usahakan tidak terhalang oleh bahan-bahan yang memantul seperti plat besi, tembok keramik dan peralaratan yang mengeluarkan gelombang radio karena dapat mengganggu sinyal yang dikeluarkan acces point.

c) Gunakan chanel yang berbeda pada access point

yang berdekatan jaraknya. d) Ubah password default access point dan lakukan perubahan password baru secara berkala. e) Penggunaan MAC Address Filtering juga dianjurkan agar komputer-komputer yang telah terdaftar MAC Addressnya saja yang dapat menggunakan jaringan wireless kita.

KESIMPULAN

Dengan adanya jaringan wireless akan menghindari keruwetan pemasangan kabel, terutama pada hubungan/switch. 2. Mudah untuk di-set up, serta cocok untuk area perkantoran yang luas juga untuk di rumahan. 3. Standarisasi jaringan wireless mengadop standarisasi dari IEEE 802.11 Legacy, IEEE 802.11b, IEE 11a, serta 802.11g1.

4. Topologi jaringan wireless ada dua yakni topoolgi

Ad-Hoc dan topologi infrastuktur. 5. Selalu tingkatkan kemampuan jaringan terutama masalah securitynya, karena tidak ada keamanan 100% dalam jaringan