Presentasi Power Point Thaharah

  • Published on
    14-Jun-2015

  • View
    20.914

  • Download
    95

Embed Size (px)

Transcript

  • 1. Oleh: Miftahul Jannah

2. Pengertian Menurut Bahasa: Thaharah berasal daribahasa () yang sama artinyadengan ( )yaitu bersih,kebersihan, atau bersuci Menurut Istilah: Bersuci dari hadas,baik hadas besar maupun hadas kecil danbersuci dari najis yang meliputi badan,pakaian, tempat, dan benda-benda yangterbawa di badan atau najis yangmenghalangi ibadah-ibadah sejenisnyadengan air, atau menghilangkan hukumnya(hadas dan najis) dengan tanah. 3. Taharah terbagi menjadi dua bagianyaitu lahir dan batin. Taharah lahiradalah taharah / suci dari najis danhadas yang dapat hilang dicuci denganair mutlak (suci menyucikan) denganwudu, mandi, dan tayamun. Taharahbatin adalah membersihkan jiwa daripengaruh-pengaruh dosa dan maksiat,seperti dengki, iri, penipu, sombong,ujub, dan ria 4. Dalil Disyariatkannya Thaharah Dalil Dari Alquran dan Sunnah.( :)Artinya: Sesungguhnya Allah menyukai orang-orangbertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikandiri. (QS. Al-Baqarah: 222).Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendakmengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dantanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan(basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki (QS. Al-Maidah:6) Diriwayatkan juga dari Abu Said, Nabi shallallahu alaihiwa sallam bersabda:Kunci shalat adalah bersuci, tahrim (pembuka)nya adalahtakbir dan tahlil (penutup)nya adalah salam. 5. Sesungguhnya kebersihan itu sebagian dariiman(HR. Muslim)Tidak akan diterima shalat seseorang yangberhadas sehingga dia berwudhu. (shahihBukhari dan Muslim) 6. Hukum ThaharahDiwajibkannya thaharah, contoh: Berwudhu untuk menghilangkan hadast kecil sebelum shalat. Allah tidak akan menerima shalat hambanya yang dalalm keadaan berhadast sehingga ia berwudhu atau bertayamum. Karena, wudhu merupakan hukum pokok di dalam shalat sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah. Allah berfirman: Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki,... (al-Maidah:6) Diriwayatkan dari Ibnu Abbas radhiyallahu anhuma, ia berkata, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda: Sesungguhnya aku diperintahkan untuk berwudhu apabila hendak mengerjakan shalat. 7. Mandi wajib saat berhentinya darah haid dan nifas Berdasarkan dalil firman Allah, Oleh sebab itu, hendaklah kalian menjauhkan diri dari wanita pada waktu haid, dan janganlah kalian mendekati mereka, sebelum mereka suci (mandi). (Al-Baqarah: 222). Rasulullah saw. bersabda, Tahanlah selama engkau menahan haidmu, kemudian mandilah. (HR Muslim). Mandi setelah junub Mandi junub ini adalah termasuk dari perkara syarat sahnya shalat kita, sehingga bila kita tidak mengerjakannya dengan cara yang benar maka mandi junub kita itu tidak dianggap sah sehingga kita masih belum lepas dari hadats besar. ...Jika kamu junub (berhadas besar), maka bersucilah (al-Maidah:6)..(jangan pula hampiri mesjid) sedang kamu dalamkeadaanjunub, terkecuali sekedar berlalu saja,hingga kamu mandi... (an-Nisa:43) 8. Disunnahkannya (dianjurkannya) thaharah, contoh: Mandi sebelum shalat Jumat. Mandi sebelum shalat Jumat hukumnya sunnah muakkadah. Hadits Samurah bin Jundab radliyallah anhu. Rasulullah SAW bersabda: Barangsiapa yang berwudlu, maka dia telahmengikuti sunnah dan itu yang terbaik. Barangsiapayang mandi , maka yang demikian itu lebih afdhal."(HR. Abu Dawud no. 354, al-Tirmidzi no. 497, al-Nasai no. 1379, Ibnu Majah no. 1091, Ahmad, no. 22.Imam al-Tirmidzi menghasankannya)Mandi hari Jumat itu sunnah muakkadah, yangsenantiasa harus dijaga seorang muslim dalam rangkakeluar dari orang yang mewajibkannya... (Syaikhibnu Bazz) 9. Menjaga wudhu. Misalnya, sebelum bepergian ,sebelum tidur, atau setelah mandi kita berwudhu..Dari Abu Hurairah ra. berkata: Saya mendengarRasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya pada harikiamat nanti umatku akan dipanggil dalam keadaanputih cemerlang dari bekas wudhu. Danbarangsiapa yang mampu untuk memperlebarputihnya maka kerjakanlah hal itu. (RiwayatBukhari dan Muslim) Mandi sebelum shalat Id. Disunnahkan mandiseperti mandi junub sebelum shalat Id. Ibn Umar,sahabat yang paling kuat mengikuti Nabimencontohkannya, sebelum berangkat ke tempatshalat Id (Hr. Malik dalam al-Muwattha). 10. Sarana ThaharahSarana atau alat untuk thaharah terdiri dari air dan tanah. Air dapat dipergunakan untuk berwudu atau mandi, sedangkan tanah dapat digunakan untuk bertayammum, sebagai ganti air dalam berwudu atau mandi. Kedua sarana ini digunakan untuk bersuci dari hadas kecil atau hadas besar. Air mutlak, yaitu air asli yang tidak tercampuri oleh sesuatu apa pun dari najis, seperti air sumur, air mata air, air lembah, air sungai, air salju, dan air laut, berdasarkan dalil-dalil berikut."Dan Kami turunkan dari langit air yang amat suci." (Al-Furqan: 48). Rasulullah saw. bersabda,"Air itu suci, kecuali bila sudah berubah aromanya, rasanya, atau warnanya karena kotoran yang masuk padanya." (HR Al- Baihaqi. Hadis ini daif, namun mempunyai sumber yang sahih). 11. Tanah yang suci, atau pasir, atau batu, atau tanahberair. Rasulullah saw. bersabda,"Dijadikan bumi itusabagai masjid dan suci bagiku." (HR Ahmad). Tanahdijadikan sebagai alat thaharah jika tidak ada air, atautidak bisa menggunakan air karena sakit, dan Karenasebab lain. Allah berfirman, "kemudian kalian tidakmendapatkan air, maka bertayammumlah kalian dengantanah yang suci." (An-Nisa: 43).Rasulullah saw. bersabda, "Sesungguhnya tanah yangbaik (bersih) adalah alat bersuci seorang muslim,kendati ia tidak mendapatkan air selama sepuluh tahun.Jika ia mendapatkan air, maka hendaklah iamenyentuhkannya ke kulitnya." (HR Tirmizi, dan iamenghasankannya)."Rasulullah saw. mengizinkan Amr bin Ash r.a.bertayammum dari jinabat pada malam yang sangatdingin, karena ia menghawatirkan keselamatan dirinyajika ia mandi dengan air yang dingin." (HR Bukhari). 12. Hikmah dari ThaharahGuna menyucikan diri dari kotoran berupahadats dan najis. Sebagai syarat sahnya shalat dan ibadahseorang hamba. Nabi Saw bersabda: Allhtidak menerima shalat seorang diantarakalian jika ia berhadats, sampai ia wudhu.Karena termasuk hal yang disukai Alloh,bahwasanya Alloh SWT memuji orang-orang yang bersuci, Firman-Nya:...Sesungguhnya Allah menyukai orang-orangyang bertaubat dan menyukai orang-orangyang mensucikan diri.(Al-Baqarah:222) 13. Sumber http://sitiirohmasruroh89.blogspot.com/2009/04/thaharah.html http://ariffadholi.blogspot.com/2012/05/ketentuan-thaharah-bersuci.html http://ussyaqulhurain.multiply.com/journal/item/42?&show_interstitial=1&u=%2Fjournal%2Fitem http://keputrian-himafi.blogspot.com/2012/03/thaharah.html http://kbpauinsyahidjkt.blogspot.com/2010/11/thaharah.html http://www.fiqihwanita.com/pengertian-thaharah-bersuci-dan-pembagiannya/ http://ummuabdirrahman.wordpress.com/2010/05/08/kitab-thaharah-bab-wudhu-mandi-dan-tayamum/