Profil Kantah Kendal Per 2011

  • Published on
    18-Dec-2015

  • View
    10

  • Download
    6

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Profil Kantah Kendal Per 2011

Transcript

<p>PROFIL KANTOR PERTANAHAN</p> <p> KABUPATEN KENDALI. Gambaran Umum Kabupaten Kendal</p> <p>A.Kondisi Geografis</p> <p>Kabupaten Kendal merupakan salah satu dari 35 (tiga puluh lima) kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah. Secara geografis Kabupaten Kendal terletak pada posisi 10940-110 18 Bujur Timur dan 6 32-7 24 Lintang Selatan dengan luas wilayah keseluruhan sekitar 1.002,23 km2 atau 100.223 hektar dan ketinggian diatas permukaan laut berkisar antara 4 641 meter. Batas wilayah Kabupaten Kendal secara administratif dapat diuraikan sebagai berikut: </p> <p>Sebelah Utara : Laut Jawa Sebelah Timur : Kota Semarang Sebelah Selatan: Kabupaten Semarang dan Sebelah Barat : Kabupaten BatangJarak terjauh wilayah Kabupaten Kendal dari Barat ke Timur adalah sejauh 40 Km, sedangkan dari Utara ke Selatan adalah sejauh 36 Km.</p> <p>B. Kondisi Topografi</p> <p>Secara umum, wilayah Kabupaten Kendal terbagi menjadi 2 (dua) daerah dataran, yaitu daerah dataran rendah (pantai) dan daerah dataran tinggi (perbukitan hingga pegunungan). Wilayah Kabupaten Kendal bagian utara merupakan daerah dataran rendah dengan ketinggian antara 0 - 10 meter dpl, yang meliputi Kecamatan Weleri, Rowosari, Kangkung, Cepiring, Gemuh, Ringinarum, Pegandon, Ngampel, Patebon, Kendal, Brangsong, dan Kaliwungu. Wilayah Kabupaten Kendal bagian selatan merupakan daerah dataran tinggi yang terdiri atas tanah perbukitan hingga pegunungan dengan ketinggian antara 10 - 2.579 meter dpl, meliputi Kaliwungu Selatan; Plantungan, Pageruyung, Sukorejo, Patean, Singorojo, Boja dan Limbangan.Mengingat wilayah Kabupaten Kendal yang terbagi menjadi 2 (dua) daerah dataran, maka kondisi tersebut mempengaruhi kondisi iklim wilayah Kabupaten Kendal. Wilayah Kabupaten Kendal bagian utara yang didominasi oleh daerah dataran rendah dan berdekatan dengan Laut Jawa, maka kondisi iklim di daerah tersebut cenderung lebih panas dengan suhu rata-rata 270 C. Sedangkan wilayah Kabupaten Kendal bagian selatan yang merupakan daerah pegunungan dan dataran tinggi, kondisi iklim di daerah tersebut cenderung lebih sejuk dengan suhu rata-rata 250 C.</p> <p>Musim kemarau di Kendal terjadi sekitar bulan Juni s/d Oktober karena pada saat itu arus angin tidak banyak mengandung uap air. Sebaliknya mulai bulan Nopember hingga Mei arus angin banyak mengandung uap air sehingga terjadi musim hujan. Selain dipengaruhi oleh musim, curah hujan di suatu tempat juga dipengaruhi oleh keadaan iklim, peputaran/pertemuan arus udara dan keadaan geografis. Rata-rata curah hujan selama tahun 2004 sekitar 2.799 mm dengan rata-rata hari hujan selama satu tahun adalah 105 hari. Curah hujan tetinggi terjadi pada bulan Maret 767 mm.</p> <p>C. Pemanfaatan Lahan </p> <p>Pemanfaatan lahan merupakan salah satu aspek dalam perencanaan pembangunan suatu daerah / wilayah yang dapat menggambarkan pola keruangan suatu wilayah. Jenis-jenis pemanfaatan lahan pada suatu wilayah dapat merupakan suatu gambaran bagi aktivitas penduduk dan perekonomiannya. Adapun jenis-jenis pemanfaatan lahan/tanah di Kabupaten Kendal meliputi: tanah sawah, tanah tegalan/kebun, perkebunan, hutan rakyat, tambak dan kolam, padang rumput, hutan Negara, pekarangan dan lain-lain dengan luas masing-masing sebagai berikut :No.PenggunaanLuas</p> <p>( Km-2)Prosentase</p> <p>( % )</p> <p>1.Tanah Sawah26.21326,15</p> <p>2.Tanah Pekarangan14.91014,88</p> <p>3.Tanah Tegalan22.76922,72</p> <p>4.Tambak dan kolam3.1583,15</p> <p>5.Hutan15.98915,95</p> <p>6.Perkebunan78,647,85</p> <p>7.Lain-lain9.3209,30</p> <p>Jumlah100.223100,00</p> <p>II. Tugas Pokok dan Fungsi Kantor Pertanahan Kabupaten Kendal</p> <p>Kantor Pertanahan Kabupaten Kendal adalah instansi vertikal Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Badan Pertanahan Nasional melalui Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Jawa Tengah. Berdasarkan Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 4 Tahun 2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional dan Kantor Pertanahan, Kantor Pertanahan Kabupaten Kendal dipimpin oleh seorang Kepala yang memiliki tugas melaksanakan sebagian tugas dan fungsi Badan Pertanahan Nasional di Kabupaten/Kota yang bersangkutan. Selain menyelenggarakan tugas Kantor Pertanahan Kabupaten Kendal juga mempunyai fungsi sebagai berikut :</p> <p>a. penyusunan rencana, program, dan penganggaran dalam rangka pelaksanaan tugas pertanahan;</p> <p>b. pelayanan, perizinan, dan rekomendasi di bidang pertanahan;</p> <p>c. pelaksanaan survei, pengukuran dan pemetaan dasar, pengukuran dan pemetaan bidang, pembukuan tanah, pemetaan tematik dan survei potensi tanah;</p> <p>d. pelaksanaan penatagunaan tanah, landreform, konsolidasi tanah dan penataan pertanahan wilayah pesisir, pulau-pulau kecil, perbatasan wilayah tertentu;</p> <p>e. pengusulan dan pelaksanaan penetapan hak tanah, pendaftaran hak tanah, pemeliharaan data pertanahan dan administrasi tanah aset Pemerintah;</p> <p>f. pelaksanaan pengendalian pertanahan, pengolahan tanah negara, tanah terlantar dan tanah kritis, peningkatan partisipasi dan pemberdayaan masyarakat;</p> <p>g. penanganan konflik, sengketa, dan perkara pertanahan;h. pengkoordinasian pemangku kepentingan pengguna tanh;</p> <p>i. pengolahan Sistem Informasi Manajemen Pertanahan Nasional (SIMTANAS);</p> <p>j. pemberian penerangan dan informasi pertanahan kepada masyarakat, Pemerintah, dan swasta;</p> <p>k. pengkoordinasian penelitian dan pengembangan;</p> <p>l. pengkoordinasian pengembangan sumberdaya manusia pertanahan;</p> <p>m. pelaksanaan urusan tata usaha, kepegawaian, keuangan, sarana dan prasarana, perundang-undangan serta pelayanan pertanahan.</p> <p>III. Potensi Kantor Pertanahan Kabupaten Kendal</p> <p>Untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi tersebut diatas diperlukan sarana dan prasarana yang potensial dan memadai, adapun potensi yang dimiliki Kantor Pertanahan Kabupaten Kendal adalah :</p> <p>1.Gedung Kantor</p> <p>Kantor Pertanahan Kabupaten Kendal terletak di Jl. Soekarno Hatta Nomor 333 Kendal, yang memiliki luas tanah 1.263 m dan Luas bangunan 886 m dengan bukti kepemilikan Sertipikat Hak Pakai No. 5 Kelurahan Langenharjo Kecamatan Kota Kendal tanggal 5-11-1997</p> <p>2.Sumber Daya Manusia (SDM).</p> <p>Jumlah Karyawan Kantor Pertanahan Kabupaten Kendal sebanyak 65 orang yang terdiri dari 19 orang pejabat struktural, 9 orang pejabat fungsional, 37 orang staf dan 17 orang tenaga bantu.3.Peralatan dan Teknologi.</p> <p>Dalam rangka peningkatan pelayanan pendaftaran kepada masyarakat, Kantor Pertanahan Kabupaten Kendal telah dilengkapi dengan sistem Komputerisasi Kantor Pertanahan (KKP) yang berbasis teknologi informasi (TI). Disamping dapat memberikan manfaat secara sistematis perhadap proses administrasi dan pendaftaran tanah, KKP yang merupakan implementasi dari Sistem Informasi dan Manajemen Pertanahan Nasional (SIMTANAS) sangat membantu masyarakat/pemohon dalam memperoleh informasi yang lebih cepat dan akurat. Selain itu Kantor Pertanahan Kabupaten Kendal juga telah dilkengkapi dengan GNSS Cors untuk membantu pekerjaan survey, pengukuran dan pemetaan terutama dalam hal penentuan posisi dan koordinat yang lebih presisi. IV. Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran.</p> <p>1. Visi dan Misi.</p> <p>Visi Kantor Pertanahan Kabupaten Kendal adalah: Terselenggaranya pengelolaan pelayanan pertanahan yang berkualitas dengan mengutamakan pemberdayaan dan kemitraan masyarakat.</p> <p>Misi Kantor Pertanahan Kabupaten Kendal adalah :</p> <p>a. Melaksanakan dan menjabarkan reformasi kebijakan peraturan dan perundangan dari Pemerintah di bidang pertanahan sesuai kewenangan yang ada dalam lingkup Kabupaten Kendal.</p> <p>b. Meningkatkan kualitas pelayanan dan administrasi pertanahan.</p> <p>c. Mengupayakan pengembangan dan penguatan kelembagaan pelayanan dan pengelolaan pertanahan di Kabupaten Kendal.</p> <p>d. Melaksanakan penyediaan informasi pertanahan bagi keperluan masyarakat, pembangunan dan investasi di Kabupaten Kendal.</p> <p>e. Meningkatkan pengaturan dan pelaksanaan penataan dan pengendalian, penguasaan, penggunaan, pemanfaatan dan pemilikan tanah di wilayah Kabupaten Kendal.</p> <p>f. Meningkatkan penyelesaian sengketa dan permasalahan yang muncul ke permukaan di bidang pertanahan di wilayah Kabupaten Kendal.</p> <p>2. Tujuan. </p> <p>Tujuan Organisasi Kantor Pertanahan Kabupaten Kendal adalah Terwujudnya Catur Tertib Pertanahan, yaitu Tertib Administrasi Pertanahan, Tertib Hukum Pertanahan Tertib Penggunaan Tanah dan Tertib Pemeliharaan Tanah dan Lingkungan Hidup </p> <p>3. Sasaran.</p> <p>Sasaran yang ingin dicapai oleh Kantor Pertanahan pada tahun 2011 adalah :</p> <p>a. Terciptanya landasan yang kokoh bagi pelaksanaan penataan dan pengendalian pertanahan dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat dan pemerintah sebagai fasilitator untuk meningkatkan pemanfaatan dan penggunaan tanah secara adil dan transparan serta produktif dengan mengutamakan hak-hak rakyat setempat berdasarkan tata ruang wilayah yang serasi dan seimbang;b. Terwujudnya Kantor Pertanahan yang handal yang didukung oleh aparat professional dan sistem informasi pertanahan yang akurat untuk mengantisipasi dan mengembangkan iklim yang kondusif bagi pelayanan pertanahan yang prima bagi masyarakat,pemerintah dan dunia usaha.V. Struktur Organisasi Kantor Pertanahan Kabupaten Kendal.Susunan organisasi Kantor Pertanahan Kabupaten Kendal berdasarkan Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2006 adalah sebagai berikut :</p> <p>1. Subbagian Tata Usaha</p> <p>Subbagian Tata Usaha memiliki tugas memberikan pelayanan administratif kepada semua satuan organisasi Kantor Pertanahan, serta menyiapkan bahan-bahan evaluasi kegiatan, penyusunan program, dan peraturan perundang-undangan. Subbagian Tata Usaha terdiri dari :</p> <p>a) Urusan Perencanaan dan Keuangan</p> <p>Urusan Perencanaan dan Keuangan mempunyai tugas menyiapkan penyusunan rencana, program dan anggaran serta laporan akuntabilitas kinerja Pemerintah, keuangan, dan menyiapkan bahan evaluasi.</p> <p>b) Urusan Umum dan Kepegawaian</p> <p>Urusan Umum dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan surat menyurat, kepegawaian, perlengkapan, rumah tangga, sarana dan prasarana, koordinasi pelayanan pertanahan serta pengelolaan data dan informasi.</p> <p>2. Seksi Survei, Pengukuran dan Pemetaan</p> <p>Seksi Survei, Pengukuran dan Pemetaan mempunyai tugas melakukan survei, pengukuran dan pemetaan bidang tanah, ruang dan perairan, perapatan kerangka dasar, pengukuran batas kawasan/wilayah, pemetaan tematik dan survei potensi tanah, penyiapan pembinaan surveyor berlisensi dan pejabat penilai tanah. Seksi Survei, Pengukuran dan Pemetaan terdiri dari :</p> <p>a) Subseksi Pengukuran dan PemetaanSubseksi Pengukuran dan Pemetaan mempunyai tugas menyiapkan perapatan kerangka dasar orde 4, perapatan batas bidang tanah dan pengukuran bidang tanah, batas kawasan/wilayah, kerjasama teknis surveyor berlisensi, pembinaan surveyor berlisensi dan memelihara peta pendaftaran, daftar tanah, peta bidang tanah, surat ukur, gambar ukur dan daftar-daftar lainnya di bidang pengukuran.</p> <p>b) Subseksi Tematik dan Potensi Tanah</p> <p>Subseksi ini mempunyai tugas menyiapkan survei, pemetaan, pemeliharaan dan pengembangan pemetaan tematik, survei potensi tanah, pemeliharaan peralatan teknis komputerisasi dan pembinaan pejabat penilai tanah.</p> <p>3. Seksi Hak Tanah dan Pendaftaran Tanah</p> <p>Seksi ini mempunyai tugas menyiapkan bahan dan melakukan penetapan Hak dalam rangka pemberian, perpanjangan dan pembaruan hak tanah, pengadaan tanah, perijinan, pendataan dan penertiban bekas tanah hak, pendaftaran, peralihan, pembebanan hak atas tanah serta pembinaan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Seksi Hak Tanah dan Pendaftaran Tanah terdiri dari :</p> <p>a) Subseksi Penetapan Hak Tanah</p> <p>Subseksi ini mempunyai tugas menyiapkan pelaksanaan pemeriksaan, saran dan pertimbangan mengenai penetapan Hak Milik, Hak Guna Bangunan, dan Hak Pakai, perpanjangan jangka waktu, pembaharuan hak, perijinan, peralihan hak, penetapan /rekomendasi perpanjangan jangka waktu pembayaran uang pemasukan/pendaftaran hak tanah perorangan.</p> <p>b) Subseksi Pengaturan Tanah Pemerintah</p> <p>Subseksi ini mempunyai tugas menyiapkan pelaksanaan pemeriksaan, saran dan pertimbangan mengenai penetapan Hak Milik dan Hak Pakai, Hak Guna Bangunan dan Hak Pengelolaan bagi instansi pemerintah, badan hukum pemerintah, perpanjangan jangka waktu, pembaharuan hak, perijinan, peralihan hak, rekomendasi pelepasan dan tukar-menukar tanah Pemerintah.</p> <p>c) Subseksi Pendaftaran Hak</p> <p>Subseksi Pendaftaran Hak mempunyai tugas menyiapkan pelaksanaan pendaftaran hak atas tanah, pengakuan hak dan penegasan konversi hak-hak lain, hak milik atas satuan rumah susun, tanah hak pengelolaan, tanah wakaf, data yuridis lainnya, data fisik bidang tanah, data komputerisasi pelayanan pertanahan serta memelihara daftar buku tanah, daftar nama, daftar hak atas tanah, dan warkah serta daftar-daftar lainnya di bidang pendaftaran tanah.</p> <p>d) Subseksi Peralihan, Pembebanan Hak dan PPAT</p> <p>Subseksi ini mempunyai tugas menyiapkan pelaksanaan pendaftaran, peralihan, pembebanan hak atas tanah, pembebenan hak tanggungan dan bimbingan PPAT serta sarana daftar isian di bidang pendaftaran tanah.</p> <p>4. Seksi Pengaturan dan Penataan Pertanahan</p> <p>Seksi Pengaturan dan Penataan Pertanahan terdiri dari :</p> <p>a) Subseksi Penatagunaan Tanah dan Kawasan Tertentu</p> <p>Subseksi ini mempunyai tugas menyiapkan bahan penyusunan rencana persediaan, peruntukkan, pemeliharaan dan penggunaan tanah, rencana penataan kawasan, pelaksanaan koordinasi, monitoring dan evaluasi pemeliharaan tanah, perubahan penggunaan dan pemanfaatan tanah pada setiap fungsi kawasan/zoning, penerbitan pertimbangan teknis penatagunaan tanah, penetapan penatagunaan dan pemanfaatan tanah, serta melaksanakan pengumpulan dan pengolahan, pemeliharaan data tekstual dan data spasial.</p> <p>b) Subseksi Landreform dan Konsolidasi Tanah</p> <p>Subseksi ini mempunyai tugas menyiapkan bahan usulan penetapan/penegasan tanah menjadi obyek landreform, penguasaan tanahtanah obyek landreform, pemberian ijin peralihan hak atas tanah dan ijin redistribusi tanah luasan tertentu, usulan penerbitan surat keputusan redistribusi tanah dan pengeluaran tanah dari obyek landreform, monitoring dan evaluasi redistribusi tanah, ganti kerugian, pemanfaatan tanah bersama dan penerbitan administrasi landreform serta fasilitasi bantuan keuangan/pemodalan, teknis dan pemasaran, usulan penegasan obyek penataan tanah bersama untuk peremajaan permukiman kumuh, daerah bencana dan bekas konflik serta permukiman kembali, penyediaan tanah dan pengelolaan sumbangan tanah untuk pembangunan dan pembimbingan masyarakat, kerja sama dan fasilitasi, pengelolaan basis data dan informasi, monitoring dan evaluasi serta koordinasi pelaksanaan konsolidasi tanah.</p> <p>5. Seksi Pengendalian dan Pemberdayaan</p> <p>Seksi ini mempunyai tugas menyiapkan bahan dan melakukan kegiatan pengendalian pertanahan, pengelolaan tanah negara, tanah terlantar dan tanah kritis serta pemberdayaan masyarakat. Seksi ini terdiri dari :</p> <p>a) Subseksi Pengendalian Pertanahan</p> <p>Subseksi ini mempunyai tugas menyiapkan pengelo...</p>