PT DIAN SWASTATIKA SENTOSA TBK - dssa.co. ?· 1 IUP Trading 1 IUP Trading 66.99% 8 IUP OP 99.90% ...…

  • View
    213

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

0

PAPARAN PUBLIK TAHUNAN

Jumat, 28 Desember 2012Plaza BII, Tower II Lantai 39

PT DIAN SWASTATIKA SENTOSA TBK

1

AGENDA

Tinjauan Umum PerusahaanTinjauan Keuangan 3Q12Kejadian PentingProspek Usaha

2

AGENDA

Tinjauan Umum PerusahaanTinjauan Keuangan 3Q12Kejadian PentingProspek Usaha

3

PT SinarMasTunggal.(59.90%) Publik (40.10%)

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada10 Desember 2009

Jumlah Saham : 770,552,320

Kapitalisasi Pasar per 20 Desember 2012 : Rp 10,479,511,552,000 (US$ 1,084,835,564) *

* Rp 13,600/saham; Rp 9,660/US$ (Kurs Tengah Bank Indonesia)

STRUKTUR PEMEGANG SAHAM

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk

4

RCI/BIB

Notes:GEMS : PT Golden Energy Mines TbkKIM : PT Kuansing Inti MakmurTKS : PT Trisula Kencana SaktiRCI : PT Roundhill Capital IndonesiaBIB : PT Borneo IndobaraGEMSCR: GEMS Coal Resources Pte Ltd

BKES: PT Bumi Kencana Eka SejahteraASL : PT Andalan Satria LestariNIL : PT Nusantara Indah LestariWAL : PT Wahana Alam LestariCAI : PT Citra Alam Indah

DSSE : PT DSSP Energi SejahteraDSSP : PT DSSP Power SumselDSSM : PT DSSA Mas SejahteraBBE : PT Buana Bumi EnergiSSS : PT Sinarmas Sukses Sejahtera

RKN : PT Rolimex Kimia NusamasRSHP : PT Rolimex Suburin Hutani PersadaIUP OP : IUP Operasi ProduksiIUP Ex : IUP EksplorasiPKP2B : Perjanjian Kerjasama PengusahaanPertambangan Batubara

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk

96,9%

99.99 % 99.81%70.00 % 99.02%

99.99%

GEMS (Mining)

TKS RCI/BIB CAI BBE

99.98%

SSS

DSSM (Others)

99.99%

RKN(Trading)

99.50%

RSHP

70.00 %99.00%99.90%

3 IUP OP 1 PKP2B

1 IUP Trading 1 IUP Trading

66.99%

8 IUP OP

99.90%

DSSE(Energy)

99.96%

DSSP(Power Plant)

ASL GroupASL

GroupASL

GroupGEMSCR

100.00%

ASL GroupASL

GroupKIM

Group

BKES (Mining)

STRUKTUR ANAK PERUSAHAAN

9 IUP OP +9 IUP Ex

5

- Power Plant - - Coal Mining & Trading - - Chemical Trading -

Captive Power Plants (300 MW)

IPP Mine-Mouth Power Plant (300 MW)

Fertilizer

Pesticide

Chemicals

Mining

Trading

IPP : Independent Power Producer

STRUKTUR BISNIS

Dian Swastatika SentosaPT Dian Swastatika Sentosa Tbk

6

Power Plants(Pembangkit Tenaga Listrik)

POWER PLANT BUSINESS

7

Jawa Barat

LOKASI POWER PLANTS

Sumatera Selatan

MusiBanyuasin

Serang

Tangerang

Karawang I & Karawang II

Laut Jawa

Samudera Hindia

IPP Mine-Mouth Plant

Captive Plants

8

Aktiva Tetap (Nilai Buku) : US$ 186 juta Kapasitas :

PLANT POWER (MW) STEAM (ton/jam)

Serang 156 520

Tangerang 19 114

Karawang I 35 327

Karawang II 90 376

Total 300 1,337

CAPTIVE POWER PLANTS

9

IPP MINE-MOUTH POWER PLANT (Dalam Tahap Pembangunan)

Lokasi: Musi Banyuasin, Sumatera Selatan Kapasitas: 2 x 150 MW (bahan bakar : batu bara) Pola Kerjasama : Build, Own, Operate and Transfer (BOOT) Rencana Investasi : sekitar US$ 400 juta Produksi Komersial : November 2015 Periode Jual-Beli Tenaga Listrik : 25 tahun Pembeli Tunggal (Single Off-taker) : PT PLN (Persero)

10

Coal Mining and Trading(Pertambangan dan Perdagangan Batubara)

COAL MINING BUSINESS

11

Jambi

Kalimantan Tengah

Kalimantan Selatan

LOKASI TAMBANG

12

Ekspor65%

Domestik35%

VOLUME PENJUALAN*

*)per September 2012

Thailand

China

India

Indonesia

PANGSA PASAR GEMS Group

13

TRADING BUSINESS

Fertilizer, Pesticide, and Chemical Trading(Perdagangan Pupuk, Pestisida, dan Bahan Kimia)

14

PRODUK RKN - Anak Perusahaan

Jenis Produk : Rock Phosphate, Kieserite, Insecticide, Fungicide, Stearic Acid, Glycerin, dll

Daerah Penjualan : Jawa, Sumatera dan Kalimantan

15

AGENDA

Tinjauan Umum PerusahaanTinjauan Keuangan 3Q12Kejadian PentingProspek Usaha

16

477,089

77,073

US$000 US$000

414,613

98,551

15% 22%

PENDAPATAN LABA BRUTO

TINJAUAN KEUANGAN 3Q12

17

LABA USAHA EBITDA

14,602

32,100

US$000 US$000

54,055 73,659

73%

56%

TINJAUAN KEUANGAN 3Q12 (Lanjutan)

18

LABA BERSIH LABA KOMPREHENSIF

22,778

565

US$000 US$000

34,55445,260

34%

99%

TINJAUAN KEUANGAN 3Q12 (Lanjutan)

19

(US$ juta)

TOTAL ASET

9% 1,2841,165

LAPORAN POSISI KEUANGAN

20

(US$ juta)

TOTAL LIABILITAS

32%

373

252

LAPORAN POSISI KEUANGAN (Lanjutan)

21

(US$ juta)

TOTAL EKUITAS

0.2%

LAPORAN POSISI KEUANGAN (Lanjutan)

22

Q3 2011 Q3 2012

DISTRIBUSI PENDAPATAN BERDASARKAN LINI BISNIS

23

Q3 2011 Q3 2012

DISTRIBUSI EBITDA BERDASARKAN LINI BISNIS

24

Keterangan 30 Sep 2011 30 Sep 2012

Debt/Equity Ratio (times) 0.6 0.1

Debt/Asset Ratio (times) 0.3 0.1

Debt/EBITDA (times) * 2.3 2.6

EBITDA/Interest (times) * 5.5 4.0

Return on Equity (%) * 12.1 3.3

Return on Asset (%) * 6.1 2.6

PE Ratio (times) ** 23.2 46.2

* Berdasarkan data disetahunkan** Berdasarkan EPS disetahunkan

RASIO KEUANGAN 3Q12

25

AGENDA

Tinjauan Umum PerusahaanTinjauan Keuangan 3Q12Kejadian PentingProspek Usaha

26

Perseroan bersama-sama dengan GMR Singapura berencana untuk mengambil-alih saham UFS, sebuahperusahaan tercatat di Singapura, dimana pada saat bersamaan UFS juga akan mengambil-alih66,9998% saham PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) milik Perseroan dan 30% saham GEMS milikGMR Singapura (Rencana Transaksi). Setelah penyelesaian Rencana Transaksi, Perseroan akanmemiliki 65,2164% saham UFS dan GMR Singapura akan memiliki 29,2015% saham UFS.

DSS Menandatangani Share Purchase Agreement dengan GMR Coal Resources Pte. Ltd.

dan United Fiber System Limited Singapura pada tanggal 29 Juni 2012

KEJADIAN PENTING

27

Pada tanggal 4 Desember 2012, PT DSSP Power Sumsel, anak perusahaan DSS menandatangani LoanFacility Agreement dengan China Development Bank Corporation (CDB) senilai USD 318 juta.Pinjaman ini akan digunakan untuk mendukung proyek pembangunan listrik mulut tambang Sumsel-5,yang berkapasitas 2x150 MW di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

DSSP Mendapatkan Pinjaman dari China Development Bank Corporation

KEJADIAN PENTING (Lanjutan)

28

AGENDA

Tinjauan Umum PerusahaanTinjauan Keuangan 3Q12Kejadian PentingProspek Usaha

29

8.12 9.74 11.82 12.15 10.89 9.49 9.27 9.33 8.55 7.74

0

2

4

6

8

10

12

14

16

Kebutuhan Investasi Listrik dan Target Rasio Elektrifikasi *

Investasi(US$ miliar)

Note * :Investasi termasuk untuk pembangkit, transmisi dan distribusi. Total Investasihingga 2019 US$ 97.1 miliar. Angka tersebut hanya merupakan EPC cost, tidaktermasuk IDC, financing cost, pajak.

Sumber : Investor Daily Indonesia 17 Oktober 2012

Rasio Elektrifikasi

66% 69%71% 74%

77% 79% 82%86% 88%

91%

PROSPEK USAHA Power Plants

30

Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai6.3% membutuhkan tambahan pembangkit listriksebesar 3,000 mega watt (MW) per tahun.

Pemerintah mengajak Badan Usaha Milik Negara(BUMN) dan swasta untuk membangun saranainfrastruktur, melalui pola kerja sama PublicPrivate Partnerships" (PPP). Pembangunaninfrastruktur merupakan salah satu bagian dariprogram Masterplan Percepatan dan PerluasanPembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).

Dengan adanya dukungan Pemerintah berupaprogram listrik swasta serta adanya kontrakjangka panjang dengan pelanggan, maka usahakelistrikan memiliki prospek usaha yang sangatbaik, termasuk kelangsungan usaha jangkapanjang yang menjanjikan.

Sumber : Investor Daily Indonesia , 4 Desember 2012

PROSPEK USAHA Power Plants (Lanjutan)

31

Konsumsi batu bara dunia diperkirakanmeningkat sebesar 1.2 miliar ton per tahundan akan melampaui konsumsi minyak duniapada tahun 2017.

Selain itu beberapa negara seperti China danIndia akan terus memerlukan batu barasebagai sumber energi utama untukpembangkit listrik.

Indonesia sebagai salah satu eksportir batubara terbesar tentunya akan ikut menikmatikeuntungan dalam pasar ekspor batu baradunia.

PROSPEK USAHA COAL MINING

Sumber : International Energy Agency , 18 Desember 2012

32

Industri pupuk merupakan salah satuindustri yang memiliki prospek yangsangat menarik di Indonesia. Sebagainegara agraris, Indonesia membutuhkankomoditas pupuk untuk mempertahankankelangsungan sektor pertanian danperkebunan yang mewakili tulangpunggung ekonomi kebanyakanmasyarakat Indonesia.

PROSPEK USAHA PERDAGANGAN (PUPUK, PESTISIDA DAN BAHAN KIMIA)

Sumber : Bisnis Indonesia, 22 November 2012

33

TERIMA KASIH