Puisi Mimpi Anak Tanah

  • Published on
    04-Feb-2018

  • View
    222

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

  • 7/21/2019 Puisi Mimpi Anak Tanah

    1/7

    MIMPI ANAK TANAH

    Semilir angin nan sejukTak lagi sekedar menghela panas sang surya

    Mendorong kaki untuk melangkah

    Menggiring hati untuk melepasMelepas pijakan kakiku dari tanahku

    Menghalau aku ke tanah seberang

    Dengan mimpi yang tergenggam

    Sang burung tanpa napas dengan sayap yang tak pernah mengepakMenghantarku melesat membelah udara

    Kaki tak lagi menginjak tanahku

    Dalam diam kutatap tanahku

    Oh aku ingin kembaliAku ingin kembali berjalan berlari melompat di atas tanahku

    !asa takut menderaAku menatap kelam"ibir terkatup tak berbuka

    Kini rasa takut membungkus raga

    Takut tanah seberang tak ingin menjadi alas kakikuTakut begitu asing aku di tanah seberang

    Kata orang

    Tanah seberang sungguh ajaib adanya#uratan tangan $erdik sang anak tanah hadirkan

    mahakarya %ujud seluruh daya dan karsa

    kokoh berdiri menjulang tak sabar menggapai langitberbaris bangunan tak bergedik

    Oh sungguh aku ingin kembali

    "egitu asing aku di tanah ituAkal sehatku tak mampu melumpuhkan ruang gelisah hatiku

    Diam aku

    Hanyut dalam gempuran hati berke$amuk

    Mataku terpejam

    Namun rasanya belum sedetik mataku terkatup

    Mataku kembali beradu dengan duniaMulutku tak beru$ap

    Mataku tak mengedip

    Tak bergetar jua gendang telingaku&utaan syara' di kepalaku serasa begitu giat men$ari seberkas memori

    "uyar lamunanku ketika akalku berbi$ara

    Aku mengenali tempat iniSungguh dahsyat kekuatan pikiran

    !upanya yang Maha Mengetahui

    Mengijinkan aku untuk pulang

  • 7/21/2019 Puisi Mimpi Anak Tanah

    2/7

    #elisahku dija%abNya

    !esahku dihapusNya

    Kulihat tangan(tangan anak manusia bergandengan

    Kaki(kaki bersentak beriringan

    Senyum tulus menghiasi %ajahTatapan ramah menembus segala arah

    Ini #a%i tarian adat khas tanah )nde

    Nama sederhana penuh maknaDalam syair lantunan sang tokoh adat

    * Du+a ,ulu -ula Ngga+e -ena Tana.

    Tersimpan syukur pada sang Kuasa

    #andengan tangan anak manusia dalam lingkaran tak putus"ak menggambarkan persatuan tulus

    #erakan lembut %anita

    #erakan tegas para pria

    Satu dalam tari #a%iTak ada kata beda

    Tak ada kata statusHanya kata manusia yang dipahami

    Manusia yang lahir untuk barbagi

    Manusia yang hadir untuk peduliMerajut kebahagiaan sejati dan abadi

    Ssssssshhhhhhhhhh/Kurasakan angin yang dahsyat mengangkat tubuhku

    Ku dengar pukulan gendang dan gong beradu

    Tampak tubuh turunan AdamDengan dada tak berhias sehelaipun benang

    Tampak $akap berbalut kain songke khas nan rupa%an

    Pe$ut di tangan melambai membelah udara"ukan tanpa sasaran sang pe$ut berayun

    Hasrat membara tubuh gagah $u$u adam tanah Manggrarai

    Mengalir dalam susunan kulit kerbau * pe$ut * itu* Paki * sang penyerang membabi buta mengarahkan pe$utnya ke sosok Ta+ang

    Ta+ang tampak gagah bagaikan #oliad dengan Perisai * Nggiling. bertahan mengehela

    Pe$ut jua seolah tak lelah berayun sampai tubuh Ta+ang tak bergedik

    *Natas Mbaru #endang. saksi bisu tarian adat tanah manggaraiPenuh ta%a penuh sorak anak tanah Manggarai

    Menyaksikan dengan mata tak bergedik sang ka%an yang sedang beradu

    Tak perlu alunan musik dengan sentuhan anak abad 01Tak perlu tubuh yang terlatih untuk bergerak

    2a$i menjadi paket seni nan menarik penuh makna

    Dalam gerakan Paki dan Taang tanpa komandoMelebur dalam nada khas gong gendang tanah Manggarai

    Ohhhhh/pe$ut itu terasa mengena di kepalaku

    Aku terhuyung di tengah keramaian

  • 7/21/2019 Puisi Mimpi Anak Tanah

    3/7

    Kutatap %ajah(%ajah ramah itu di Natas Mbaru #endang

    Perih kulitku terkena pe$ut

    Terbaring lemas aku di tanah berumputSaat tampak di mataku ada tangan terulur

    )ntah mengapa tangan itu tiba(tiba lenyap

    Aku berbaring di tempat tanpa sekatSendiri mendadak senyap

    Hati tak takut

    &i%a tak gentarKarena aku di tanahku

    Sejauh mata ini memandang

    Tak satupun bangunan sentuhan modern berdiri di tempat ini"arisan rumah berbentuk keru$ut berdiri di atas tanah ini

    Ini kampung adat -ae !ebo

    Satu lagi hadiah perti%i pada tanah Manggarai "arat

    Tak terkikis %aktuTak tergerus 3aman rumah keru$ut ini tetap berdiri

    Tegak berdiri dalam diamNamun berbi$ara dalam keindahan

    Arsitektur nan indah 45 tahun lalu

    Terlukis jelas dalam karya nyata leluhurSungguh pandai leluhurku

    Me%arisi anak $u$u harta penuh makna

    6ang tak lekang oleh masa

    !umah ini saksi bisu adat leluhurPesan tanpa suara agar tradisi jangan lenyap

    "ersama hembusan angin pesan ini diba%a sampai negeri orang

    Sahabat kami dari negeri sebrang begitu takjubMelihat %arisan leluhur kami

    Namun sedih pula terasa sahabat

    Tanah ini begitu asing di negeri sendiriTak banyak kisah tanah ini pada sahabatku di perti%i

    )ntah angin yang tak berbisik pada sahabatku

    Ataukah telinga yang memilih menutup tak peduli

    Aku terus melangkahMenapaki setiap jalan di depan mata

    Hingga kaki ini serasa ditarik

    Tubuhku terseret namun tak berasa sakitKarena ini tanah ku

    Kali ini tak ada senyap yang menghampiri"unyi gong gendang kembali memenuhi telingaku

    ,antunan lagu adat selaras

    bersama tarian anak tanah Ngada berbalut baju adat nan elok

    Sadar lah aku ini !eba

  • 7/21/2019 Puisi Mimpi Anak Tanah

    4/7

    Tradisi syukur anak Ngada pada leluhur dan sang )sa

    -ajah ramah anak tanah di setiap rumah

    Menunggu teman yana kan berkunjung,impahan makanan hasil usaha disuguhkan tanpa bayar

    Kepada siapa pun yang datang

    Menolak tak boleh bagi sahabat yang berkunjung"ukan pamer harta

    "ukan pula menghabiskan hasil usaha

    !ejeki bisa di$ariPersaudaraan mesra takkan sendiri menghampiri

    Setidaknya ini pesan leluhur dalam upa$ara sederhana

    !asa yakin rejeki bukan hanya atas kekuatan insani

    !asa yakin sang )sa memberkati usaha!asa yakin leluhur mengahantar doa pada Maha Segala

    Menjaga tradisi ini hadir di setiap penghujung tahun

    Aku ingin terus melangkah)ntah mengapa serasa kembali ada yang menarik tubuh ini

    Mengantarku ke bukit nan tinggi!iuh sorak anak manusia terdengar

    Menyaksikan ka%an beradu dalam arena

    Kini aku menyaksikan tinju adat Nagekeo * )thu.Tak ada sentuhan modern

    Nuansa tradisional melekat erat

    Dalam rumah tradisional Nagekeo

    "erbalut kain adat dua $u$u adam beradu"ukan mengejar kata juara

    "ukan ajang unjuk gigih

    )thu hadir sebagai pesan moral leluhurPesan pada sang $u$u

    Pesan untuk beradu men$apai hidup yang baik

    Dalam ikatan saudara tak terputus

    "aru sedikit doa kuu$apkanAtas syukurku pada 6ang Maha Segalanya

    7ntuk semua budaya yang tanahku %arisi

    Telingaku pun terusik

    Terdengar suara menggetarkan gendang telingakuAku tersentak mataku terbuka

    Ku palingkan %ajahku ke sisi kiri ku

    tampak sayap burung yang tak mengepak berada di hadapankuAh aku hanya bermimpi

    6ah mimpi anak tanah 8lores

    Mimipi yang lahir dari hatiHati yang merindu tak ingin pergi

    Namun tetap harus pergi

    Kutarik napas sembari kutenangkan diriku

  • 7/21/2019 Puisi Mimpi Anak Tanah

    5/7

    Kini bukan ke$e%a yang terasa

    "ukan hati yang merana

    Tapi kini ada semangat membaraMembakar mimpi yang masih kugenggam

    6a aku pergi bukan untuk melupakan tanahku

    Tapi aku pergi untuk kembali membangun tanahkuAku pergi untuk menyuarakan kekayaan tanahku pada tanah seberang

    Akupun pergi untuk belajar

    "elajar kekayaan budaya sahabatku di tanah seberang"agaikan oase di tengah gurun

    Hadirku nanti nis$ahya mengahapus lara tanahku

    Kupastikan kaki baru kan bertamu

    Napas baru kan berhembus"ibir(bibir baru kan berde$ak kagum

    "ulu kuduk baru kan merinding

    Kala menatapmu %arna indah budaya kita

    Ketahuilah sahabatkuTanahku tak dikenal bukan karena tak layak dikenal

    Tanahku asing bukan karena menghindar

    Tanahku tak bersuara bukan karena malu tak ada yang mendengarTanahku bukan anak tiri ibu perti%i

    7ntuk diam dalam iri

    Tanahku diam karena terkikis ego hati yang tak peduli

    Terkikis pikiran yang tak ingin berbagiTangan kami mengulur tapi tak pernah disambut

    Suara kami lenyap di telan raungan penguasa kota

    Tapi ketahuilah tanahku tak kakuTanahku hidup

    Tanahku bukan anak tiri ibu perti%i

    6ang harus kalian jauhiNegeri orang kalian datangi

    Tanah saudara kalian a$uhkan

    Palingkan sedikit %ajahmu ke TimurKupastikan enggan %ajahmu berbalik lagi

    Sahabat tanahmu(tanahku satu

    Sahabat akan ada rasa(asa baru saat semuanya bersatu

    Tak peduli beda bahasa adat sukuIngatlah kita satu

    Anak sang perti%i

    Ini mimipikuMimpi anak tanah 8lores

    Mimpi memba%a pulauku merasuk dalam setiap memori anak perti%i

  • 7/21/2019 Puisi Mimpi Anak Tanah

    6/7

  • 7/21/2019 Puisi Mimpi Anak Tanah

    7/7