R E S E N S I

  • Published on
    24-Feb-2016

  • View
    51

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

3. 2. 1. R E S E N S I. B U K U. Nama: Thamas Filipi Kelas / No. Absen: 10-3 / 35. Daftar Isi. Identitas Buku. Tema dan Alur. Penokohan. Unsur Intrinsik. Latar dan Amanat. Sudut Pandang. Gaya Cerita. Keunggulan dan Kekurangan. Sinopsis. Kesimpulan. I dentitas. - PowerPoint PPT Presentation

Transcript

RESENSI BUKU

3

21

RESENSIBUKUNama: Thamas FilipiKelas / No. Absen: 10-3 / 35

Bentuk cerita: cerita ini berbentuk novel Gaya bahasa: Di sini saya tidak mengetahui gaya bahasanya, karena ada kata-kata yang sulit untuk dipahami. Ada beberapa bahasa daerah tersebut dan ada pula kata-kata ilmiah pada novel laskar pelangi ini.Gaya cerita

Judul: Laskar PelangiSampul: Gambar beberapa anak-anakPenulis: Andrea Hirata Penerbit: BentangKota Tempat Terbit : Jl. Pandega Padma 19, YogyakartaTahun Terbit: Cetakan III, Juli 2007Tebal halaman: 533 halamanIdentitas

KesimpulanNovel laskar pelangi ini sangat cocok dan disarankan untuk dibaca oleh semua kalangan. Karena dalam novel ini terdapat nilai-nilai moral dalam kehidupan.

Mulai dari sanalah dimulai cerita mereka. Mulai dari penempatan tempat duduk, pertemuan mereka dengan Pak Harfan, perkenalan mereka yang luar biasa di mana A Kiong yang malah cengar-cengir ketika ditanyakan namanya oleh guru mereka, Bu Mus. Kejadian bodoh yang dilakukan oleh Borek, pemilihan ketua kelas yang diprotes keras oleh Kucai, kejadian ditemukannya bakat luar biasa Mahar, pengalaman cinta pertama Ikal, sampai pertaruhan nyawa Lintang yang mengayuh sepeda 80 km pulang pergi dari rumahnya ke sekolah!

Mereka, Laskar Pelangi, nama yang diberikan Bu Muslimah akan kesenangan mereka terhadap pelangipun sempat mengharumkan nama sekolah dengan memenangkan lomba cerdas cermat. Laskar Pelangi mengarungi hari-hari menyenangkan, tertawa dan menangis bersama. Kisah sepuluh kawanan ini berakhir dengan kematian ayah Lintang yang memaksa Einstein cilik itu putus sekolah dengan sangat mengharukan, dan dilanjutkan dengan kejadian 12 tahun kemudian di mana Ikal yang berjuang di luar pulau Belitong kembali ke kampungnya. Kisah indah ini diringkas dengan menarik dan mengharukan oleh Andrea Hirata, kita bahkan bisa merasakan semangat masa kecil anggota sepuluh Laskar Pelangi ini!

3. A kiong: sedikit aneh, naif, tidak peduli, suka menolong, ramah.... Dia malah cengar-cengir ketika ditanyakan siapa namanya ... ... Dia sangat naif dan tak peduli seperti jalak kerbau ... Ia penolong dan ramah, ...4. Harun: santun, pendiam dan murah senyum ... Harun adalah seorang pria santun, pendiam, dan murah senum ...5. Aku sebagai ikal: tidak mudah putus asa. ... Aku tidak akan berhenti sampai disini ...6. Pak K.A. Harpan Noor: baik hati ... Ia bekerja tanpa diberi upah sama sekali ...

7. Borek: nakal, susah diatur Baru beberapa saat dikelas Borek sudah mencoreng muka Kucai dengan penghapus papan tulis8. Ibu N.A. muslimah Hafsari : Pandai, Karismatik, Ibu mus adalah seorang guru yang pandai, karismatik, ... 9. Lintang: pantang menyerah. ... Ia menempuh jarak 80km untuk bisa tiba di sekolah ...10. Mahar: menghargai seni ... Sepertinya memang ia menghargai seni ...11. Taprani: tidak banyak bicara, santun ... Ia tak bicara jika tak perlu ... ... Ia adalah pemuda santun harapan bangsa ...

1) Suasana Sedih Berpisah dari Lintang yang memutuskan berhenti sekolah karena harus mengurusi keluarga yang ditinggal mati ayahnya.2) Suasana Senang. Saat tim cerdas cermat SD Muhammadiyah berhasil memenangkan pertandingan.3) Suasana Cemas. Saat Pak Harfan, Bu Muslimah dan calon murid SD Muhammadiyah beserta orang tuanya menunggu untuk melengkapi jumlah siswa menjadi 10 calon siswa yang mendaftar agar sekolah tidak ditutup.Latar Suasana

Nilai sosial budaya: Jalinlah persahabatan dengan sesama dan jauhkan rasa dengki.Nilai moral: Jangan jadikan kondisi yang ada sebagai penghalang untuk meraih impian kita.Nilai edukatif: Mengajarkan kita untuk berjuang dalam menjalani hidupAmanat