Radar Cirebon , 4 SEPTEMBER 2012

  • Published on
    07-Mar-2016

  • View
    387

  • Download
    30

Embed Size (px)

DESCRIPTION

radar cirebon , berita cirebon

Transcript

<ul><li><p>INDRAMAYU Ketua Parade Nusantara, Sudir Santoso SH MH belum lama ini mengunjungi Kabupaten Indramayu bersama Ketua Dewan Pembina Parade Nusantara yang juga Wakil Ketua DPR RI, Drs H Priyo Budi Santoso. Dalam pertemuan tersebut juga hadir kuwu se-Jawa Barat yang tergabung dalam Parade Nusantara.</p><p>Sudir mengatakan, sampai saat ini Parade Nusantara masih terus berjuang agar Undang-undang Desa Tahun 2012 segera disahkan. Karena dengan adanya </p><p>UU Desa, diharapkan masyarakat desa akan bisa labih sejahtera. Dikatakan Sudir, selama ini belum pernah ada UU Desa. Akibatnya desa selalu menjadi pihak yang termajinalkan dan lemah. Bahkan yang lebih mengenaskan lagi, tuturnya, selama ini desa hanya dikasih kewajiban tanpa hak dan kewenangan. Dengan adanya Undang-Undang desa maka masyarakat akan menjadi subjek dan tidak terus-menerus menjadi objek, kata Sudir Santoso.</p><p>Menyinggung tentang figur mantan Bupati Indramayu, DR H </p><p>Irianto MS Syafiuddin (Kang Yance), yang saat ini menjadi kandidat calon gubernur Jawa Barat dari Partai Golkar, Sudir mengatakan bahwa kuwu se-Jawa Barat pantas untuk mendukung tokoh yang sangat peduli terhadap pembangunan desa, termasuk Kang Yance.</p><p>Sementara Sekretaris Asosiasi Kuwu Seluruh Indramayu (AKSI), Wartono mengatakan, selama ini Kang Yance memang sangat konsen terhadap pembangunan desa. Bahkan Kang Yance juga sangat </p><p>SetelAh menjalani pemeriksaan polisi pada Jumat (31/8) lalu, Harpeni, salah seorang saksi yang saat itu berdinas di RSUDGJ kembali bersuara. Kepada Radar, Senin (3/9) mengakui saat itu posisinya di bagian kepegawaian rumah sakit. Karena ada aduan dari masyarakat tentang penipuan CPNS, dirinya diminta oleh Wadir Pelayanan Medis dr Lucya Agung MARS yang juga atasan langsung HS ikut mendampingi pemeriksaan terhadap HS. </p><p>Karena posisinya sebagai kepega-waian, akhirnya Harpeni bersedia untuk mendampingi pemeriksaan. Bahkan saat itu HS selama mendapat pertanyaan mengakui semua perbuatannya. Tidak hanya itu, HS di depan pemeriksa meminta persoalan ini hanya dia yang menanggungnya. Saya hanya mendampingi Bu Lucy selama pemeriksaan internal rumah sakit, setelah itu hanya ikut tanda tangan. Karena saya tanda tangan, </p><p>maka penyidik memeriksa saya sebagai saksi oleh Polsek Utbar. Saya diperiksa selama 2 jam, mulai pukul 09.00 sampai 11.00 WIB, terangnya.</p><p>Ketua Cirebon Corruption Watch, Subur Karsa mendesak persoalan ini segera dituntaskan, tentu saja pe-nyidik bisa memperluas pemeriksaan tentang dugaan orang yang di atas HS saat ini. Karenanya, sebagai LSM yang konsen pada persoalan korupsi, Subur berharap persoalan ini tidak hanya sebatas HS tapi mengungkap jaringannya di atasnya. </p><p>Sementara itu, informasi yang diperoleh dari sumber yang enggan dikorankan, disebutkan praktik mafia CPNS merembet ke Griya Sawala (DPRD). Disebutkan seorang oknum menjadi mata rantai dari praktik mafia CPNS tersebut. Lewat oknum itu, para korban dijanjikan bisa tembus menjadi CPNS dengan syarat menyerahkan sejumlah uang sebagai pelicin.(abd)</p><p>Teken Penyerahan Uang Rp50 Juta yang Diterima HS </p><p>CIReBON Kinerja kepolisian khususnya Polsekta Utara Barat (Utbar) patut mendapat acungan jempol. Di tengah rumor ada gerakan penutupan atau upaya 86 kasus mafia CPNS yang melibatkan pejabat di RSUD Gunung Jati (RSUDGJ), aparat penegak hukum di bawah komando Kapolsekta Kompol Hasanudin terus bekerja keras. Mereka konsisten menyelidiki kasus yang menjadi sorotan publik ini hingga tuntas ke akar-akarnya.</p><p>Keterangan yang diperoleh Radar sebagai pengembangan dari pemeriksaan polisi sebelumnya, diketahui bahwa H Sulani SKM memang mengetahui betul praktik mafia CPNS di RSUDGJ. Bahkan, terungkap pula kalau Sulani diduga kuat ikut serta dalam praktik tersebut. Buktinya, tanda </p><p>tangan Sulani tertera dengan jelas pada surat pernyataan bermaterai transaksi penyerahan uang (lihat grafis).</p><p>Fakta itu sinkron dengan keterangan korban Sri Supartini yang diperiksa penyidik Kamis (16/8) lalu. Saat itu, Sri menerangkan bahwa Sulanilah yang menyarankan dia mendatangi HS agar anaknya bisa bekerja. Saya disarankan Sulani untuk datang pada HS agar </p><p>anak saya bisa bekerja, ujar Sri saat itu.</p><p>Pada surat per-nyataan tersebut jelas dan gamblang, praktik mafia CPNS terjadi pada tahun 2010, saat Direktur RSUDGJ dijabat drg </p><p>Heru Purwanto MARS. Bahkan, dengan jelas tertera penyerahan uang yang dilakukan korban Hj Sri Supriatini AMKep AMKeb yang beralamat di Jl Dewi Sartika Nomor 112 Waled Kabupaten Cirebon. Ketika itu Sri masih menjabat sebagai Kepala Instalasi Maternal dan Perinatal di RSUDGJ.</p><p>Jurnalis Meksiko Anabel Hernandez menerima </p><p>penghargaan Golden Pen of Freedom dari WAN-IFRA </p><p>kemarin. Dia dipilih atas komitmen dan dedikasinya dalam menginvestigasi serta melaporkan </p><p>temuan korupsi di level tertinggi pemerintahan Meksiko. Tulisan </p><p>tersebut membuat nyawanya terancam. Tapi, itu tak mampu </p><p>memaksa ibu dua anak tersebut untuk berhenti menulis.</p><p> ARIYANtI K.R, Kiev</p><p> MUNGKIN Hernandez bukan satu-satunya </p><p>jurnalis yang punya bodyguard di dunia </p><p>ini. Tapi, dikelilingi pengawal sepanjang hari tentu bukan hal yang biasa bagi para pencari berita. Namun, itulah yang </p><p>terjadi pada Hernandez. Perempuan yang merahasiakan sejumlah informasi pribadi seperti tanggal lahir, nama orang tua, dan </p><p>anak demi alasan keamanan diri itu sekarang punya pengawal.</p><p>Telepon: (0231) 483531, 483532, Fax. 483533 - Langganan Rp69.000 / Bulan website: www.radarcirebon.com - e-mail: redaksi@radarcirebon.com</p><p>iLusTRasi: Fi</p><p>28 halaman HARGA Rp3.000 selAsA leGi, 4 september 2012 / 17 syawal 1433 h</p><p>4 Ke Hal...7</p><p>4 Ke Hal...7</p><p>4 Ke Hal...7</p><p>4 Ke Hal...7</p><p>4 Ke Hal...7</p><p>4 Ke Hal...7</p><p>FoTo-FoTo: Jawa Pos</p><p>PemBeRani. anabel Hernandez dengan penghargaan Golden Pen of Freedom yang diterimanya kemarin. (dari kiri) ariyanti Kurnia, anabel Hernandez, Leak Kustiya dan agung Kurniawan saat wawancara dengan penerima Golden Pen of Freedom kemarin.</p><p>Anabel Hernandez, Jurnalis Penerima Golden Pen of Freedom WAN-IFRA</p><p>Buku Dirilis, Hidup Jadi Dikelilingi Bodyguard</p><p>Sulani Ikut Transaksi</p><p>Mau Dipacari UstadVICKY Shu masih </p><p>menjomblo. Bukannya tidak laku, Vicky beralasan tak mau sembarangan memilih pria. Ia tak mau asal kontak fisik, cuma pacaran aja. Bukannya terlalu pilih-pilih tapi aku emang susah buka hati juga, tapi memang belum ketemu yang benar-benar pas. Karena inginnya nggak pacaran aja, tapi juga sampai menikah, aku penyanyi seksi ini, kemarin.</p><p>S e b e n a r n y a , Vicky juga sering m e r i n d u k a n suasana pacaran, ada yang mencintai d a n d i c i n t a i . Namun berhubung dia memang terbiasa hidup mandiri, bukan masalah besar jika saat ini ia belum juga menemukan pendamping hidup. </p><p>Betah nggak betah sebenarnya. Betahnya karena biasa mandiri. Nggak betahnya kalau kangen suasana bercinta, tuturnya sambil tertawa.</p><p>Orang tuanya sendiri sering menanyakan soal pacar. Bahkan, saat Vicky masih kuliah, ia sering disodori jodoh pilihan orang tua. </p><p>Vicky Shu</p><p>kunjungan</p><p>kebakaran Kuwu Se-Jabar Dukung Kang Yance</p><p>Harpeni Buka Suara Lagi</p><p>FoT: isT</p><p>BuKTi KuaT. Tanda tangan H sulani sKm tertera sebagai saksi pada surat pernyataan bermaterai penyerahan uang Rp50 juta.</p><p>AS Bantu Pendidikan Rp981,5 Miliar</p><p>JAKARtA - Rangkaian kunjungan Menteri Luar Negeri AS Hillary Rodham Clinton di Asia dimulai di Indonesia. Dia tiba di Jakarta kemarin (3/9), dan langsung menggelar jamuan makan malam dengan Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa.</p><p>Dalam pidato sebelum makan malam, Hillary membeberkan agenda kerja sama AS-RI. Dia mengatakan, tahun depan agenda utama kerja sama dua negara fokus pada urusan pendidikan. </p><p>25 Hektare Hutan Kebun Raya Ludes</p><p>KUNINGAN Kebakaran hutan di lereng Gunung Ciremai sudah jadi langganan. Setiap musim kemarau, pohon-pohon yang tumbuh di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) tersebut selalu jadi korban. Setelah beberapa hari lalu kebakaran terjadi di perbatasan Kuningan-Cikijing, kini peristiwa serupa menimpa Kebun Raya Padabeunghar Kecamatan Pasawahan. </p><p>Jika sebelumnya, si jago merah melalap sekitar 17,4 hektare (ha) lahan hutan, kebakaran yang melanda area kebun raya Padabeunghar sangat parah. Tercatat sudah 25 hektare lahan yang hangus. Bahkan, hingga tadi malam, api belum bisa dipadamkan.</p><p>Dari keterangan yang diperoleh Radar, kebakaran ini mulai terjadi kemarin (3/9) siang sekitar pukul 11.00. Awalnya, alang-alang yang berada di Blok Cileutik Desa/Kecamatan Pasawahan yang menjadi korban. Namun lambat laun api menjalar dengan sangat cepat hingga melalap area TNGC seluas 10 hektare. </p><p>JAKARtA - Penyidikan terhadap kasus terorisme di Solo terus berlanjut. Yang terbaru, polisi mengklaim menemukan nota pembelian sejumlah barang yang diduga terkait aksi penyerangan pos polisi. Benar, ada nota pembelian satu jenis pisau komando, dan juga sarung pistol, ujar Kepala Biro Penerangan </p><p>Masyarakat Mabes Polri Brigjen Boy Rafli Amar kemarin (3/9).</p><p>Menurut Boy, nota itu ditemukan dalam tas pinggang yang dibawa oleh Farhan yang tewas dalam baku tembak di Solo. Jadi itu bukan di saku, tapi di tas pinggang, selain nota ada juga surat sampai 16 halaman, katanya.</p><p>Dalam surat itu, menurut Boy, motif mereka adalah ingin menegakkan negara dengan syariat Islam. Pada alinea kedua, kata Boy, menjelaskan mereka ingin balas dendam kepada anggota kepolisian. Balas dendam ini terkait </p><p>Janggal, Polisi Klaim Temukan Nota Beli Pisau</p><p>4 Ke Hal...7</p><p>BeRi KeTeRanGan. Pengurus Ponpes </p><p>al-mukmin ngruki, ustadz wahyuddin </p><p>menjawab pertanyaan </p><p>wartawan terkait ijazah Farhan masih tertahan di ponpes.</p><p>FoTo uToYo PRie aCHDi/RaDaR inDRamaYu</p><p>DuKunG. Ketua umum Parade nusantara, sudir santoso sH mH (paling kanan) berbincang dengan wakil Ketua DPR Ri Drs Priyo Budi santoso, belum lama ini.</p><p>Disdik Kembali Umbar Janji</p><p>**Aja diumbar bae, bokat kelalen maning. Awas kih </p><p>FoTo:PaTRaRiZKi sYaHPuTRa/Rm</p><p>TiBa Di HaLim. menteri Luar negeri amerika seri-kat Hillary Clinton saat tiba di Bandara Halim Perda-nakusuma, Jakarta Timur, senin (3/9). </p><p>FoTo: iCHwan PRiHanToRo/RaDaR soLo</p></li><li><p>MUTASI POLRI</p><p>BERITA UTAMA Radar Cirebon GroupSELASA LEGI4 SEPTEMBER 2012 / 17 SYAWAL 1433 H 2</p><p>Usul Perpanjangan VerifikasiKPU: Pendaftaran Tutup 7 September</p><p>JAKARTA- DPR dan pemerintah men-dukung diberikannya perpanjangan waktu bagi semua parpol untuk melengkapi kekurangan berkas pendaftaran di KPU sampai 29 September. Meski begitu, pendaftaran tetap ditutup pada 7 September. Nggak ada soal. Kalau saya melihat nggak apa-apa. Itu tidak punya signifikasi terhadap substansi, kata Wakil Ketua DPR Ganjar Pranowo setelah rapat konsultasi di Kantor KPU Jakarta Pusat kemarin (3/9). Selain komisioner KPU, rapat dihadiri perwakilan dari Kemendagri.</p><p>Rapat tertutup itu merupakan respons atas putusan Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa waktu lalu. Dalam putusannya, MK mengharuskan semua parpol menjalani proses verifikasi faktual oleh KPU untuk menjadi peserta Pemilu 2014.</p><p>Perkembangan tersebut berimplikasi terhadap sembilan parpol di DPR yang sebelum adanya putusan MK tidak perlu diverifikasi. Di internal KPU sendiri, muncul wacana, perpanjangan waktu itu hanya berlaku bagi parpol Senayan dan sebatas untuk melengkapi kartu tanda anggota (KTA).</p><p>Tetapi, DPR dan pemerintah mengu-sulkan perpanjangan tersebut berlaku untuk semua parpol. Berkas yang bisa dilengkapi juga tidak sebatas KTA. Kurang-kurang sedikit silakan dilengkapi sampai 29 September. Bisa soal KTA, alamat kantor, atau keabsahan kepengurusan, kata Ganjar.</p><p>Anggota KPU Hadar Navis Gumay menyampaikan, pandangan DPR dan pemerintah akan menjadi masukan dalam merumuskan perubahan peraturan KPU pasca keluarnya putusan MK. Awalnya, dari KPU mengusulkan perpanjangan </p><p>itu hanya terkait dengan KTA dan bagi parpol Senayan, kata Hadar.</p><p>Tetapi, KPU akan mempertimbangkan semua masukan yang berkembang. Arahnya sudah hampir sama kok, ujar Hadar lantas tersenyum. Hadar kembali mengingatkan batas akhir pendaftaran parpol peserta pemilu tetap pada 7 September. Artinya, hanya tersisa empat hari bagi semua parpol untuk mengembalikan berkas pendaftaran beserta kelengkapan administrasinya. Pendaftaran itu tidak diperpanjang. Berakhir 7 September pukul 16.00, jelasnya Hadar. </p><p>Dia mengingatkan, untuk persyaratan KTA, parpol hanya perlu menyerahkanhard copyke KPU kabupaten/kota. Kepada KPU pusat, cukup diserahkansoft copy. Nanti kami dapat laporan saja dari KPU daerah kalau sudah ada penyerahan KTA, katanya. Hanya, Hadar meminta alamat yang terdapat di KTA ditulis selengkapnya. Itu dimaksudkan untuk mempermudah verifikasi faktual KPU nanti. Kalau kami cari nggak ketemu, kami coret. Mereka (parpol bersangkutan, Red) juga yang rugi. Soalnya, kami tidak punya waktu panjang, ungkap Hadar.</p><p>Hingga kemarin sore, ada empat parpol lagi yang mengembalikan berkas pendaftaran ke KPU. Dua di antaranya parpol Senayan, yakni PKS dan Partai Gerindra. Yang lain Partai Demokrasi Pembaharuan (PDP) dan Partai Buruh. Semua parpol menyatakan optimistis mampu lolos verifikasi KPU dan menjadi peserta Pemilu 2014.</p><p>Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Pemilukada (BP3) DPP PKS Syahfan Badri Sampurno menyebut, partainya telah memenuhi sebaran kepengurusan yang disyaratkan UU Pemilu. PKS, kata dia, telah memiliki kepengurusan di seluruh provinsi, 85 persen kabupaten/kota, dan 60 persen di tingkat kecamatan. Kondisi ini lebih baik </p><p>daripada Pemilu 2009. Saat itu PKS baru bisa memenuhi 80 persen kabupaten/kota dan 50 persen kecamatan, kata Syahfan. </p><p>Dalam UU Pemilu disyaratkan, parpol peserta pemilu memiliki kepengurusan di seluruh provinsi, minimal 75 persen kabupaten/kota, dan sekurang-kurangnya 50 persen kecamatan. Kalau struktur bekerja dengan baik, PKS yakin target tiga besar akan bisa dicapai pada Pemilu 2014, tegasnya. PKS datang dengan membawa tujuh kontainer dokumen berisi berkas pendaftaran.</p><p>Gerindra juga tak mau kalah. Datang setelah PKS dengan membawa 44 kontainer, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan telah memenuhi seratus persen kepengurusan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Sedangkan tingkat kecamatan sudah mencapai 98 persen. Sampai 7 September, kami bertekad memenuhi 100 persen kecamatan, kata Muzani. </p><p>Dia juga menyebut, Gerindra telah memenuhi representasi perempuan minimal 30 persen di struktur kepengurusan. Sebanyak 35,25 persen adalah perempuan, ujarnya. Cawagub DKI Jakarta Basuki T. Purnama (Ahok) yang juga anggota Gerindra turut hadir bersama rombongan.</p><p>Ketua Pimpinan Kolektif Nasional PDP Roy B.B. Janis bersama rombongannya membawa tujuh kontainer berkas. Insya Allah, data-data itu cukup lengkap. Kami berharap bisa lolos dalam verifikasi ini, kata Roy lantas tersenyum.</p><p>Terkait dengan perpanjangan waktu untuk melengkapi berkas, Roy meminta itu tidak hanya berlaku bagi parpol Senayan. Kalau mau diperpanjang ya semua. Kalau nggak diperpanjang, ya nggak semua. Karena MK dalam pertimbangan amar putusannya, jangan ada diskriminasi (antara parpol DPR dan non-DPR, Red). Jadi, KPU nggak boleh membedakan, tegas Roy.</p><p>Paling terakhir, Ketua Umum Partai </p><p>JAYAPURA- Aparat kepolisian bergerak cepat untuk mengusut tuntas rangkaian kasus penem-bakan maupun kekerasan yang d...</p></li></ul>