Resume Pert. 1

  • Published on
    29-Oct-2015

  • View
    14

  • Download
    1

Embed Size (px)

DESCRIPTION

uj

Transcript

RESUME

SKENARIO 1

MASALAH KESEHATANOleh : Kelompok E

Tamzila Akbar Nila Sandhi112010101061

Cynthia Damayanti112010101062

Hilwa Alfi Fauziah112010101063

Aisyiyah Alviana Agustin112010101064

Zhara Vida Zhubika112010101065

Rastra Defa Sari112010101066

Putu Ratih Pradnyani Dewi112010101067

Natasha Amelia112010101069

I Gede Prima Julianto112010101070

Stefen Andrean112010101071

Hanifa Rosyida Rizqi C112010101072

Olyvia Yulyani K.P112010101073

Fairuztya Naila Maris112010101074

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS JEMBER

2011

SKENARIO 1 :

MASALAH KESEHATAN

Dokter Sule, dokter baru lulusan OVJ, merasa tergerak hatinya untuk megabdikan ilmu yang baru didapatnya setelah menerima surat penempatan di PKM Sumber Baru. Beliau berpikir keras menentukan masalah-masalah kesehatan di daerah pegunungan tersebut yang perlu diselesaikan.

Suatu hari beliau berjalan-jalan untuk melihat kondisi PKM yang baru ditempatinya. Di dinding beberapa ruang terpampang berbagai data mengenai karakteristik demografi wilayah, dll. Disana juga terdapat keterangan mengenai macam-macam penyakit yang terdiagnosis di PKM, prevalensi serta insidensi penyakit seperti diare, Infeksi Saluran Pernapasan Akut, hipertensi dll dalam 1 tahun. Ada juga data mengenai angka kelahiran, angka kematian, jumlah kematian ibu melahirkan dan case fatality rate. Data-data tersebut dapat digunakan untuk menetukan masalah kesehatan yang sedang berkembang di wilayah kerjanya, menentukan prioritas, menentukan faktor risiko, hubungan sebab akibat dan yang terkait dengan berbagai masalah kesehatan lainnya. Dalam hati beliau berkata, Dokter sebelumku sudah cukup detail, tapi kenapa masalah pengelolaan obat tidak tercantum sama sekali?.

Klarifikasi Istilah

1. Demografi

Adalah ilmu yang mempelajari gambaran bangsa ( ilmu kependudukan)

2. Prevalensi

Adalah frekuensi penyakit lama dan baru yang terjangkit dalam titik waktu tertentu.3. Insidensi

Adalah frekuensi penyakit baru pada suatu wilayah tertentu dalam titik waktu tertentu.

4. Case Fatality Rate Adalah Jumlah seluruh kematian karena satu penyebab dalam jangka waktu tertentu dibagi dengan jumlah seluruh penderita pada waktu yang sama dalam persen atau permil.5. Angka kelahiran dan angka kematian

Angka kelahiran : Banyaknya bayi yang lahir tiap seribu penduduk dalam satu

tahun. Angka Kematian : Jumlah kematian yang dicatat dalam satu tahun per 1000

penduduk ada pertengahan tahun yang sama6. ISPAAdalah penyakit infeksi pada salauran pernapasan atas yang disebabkan oleh masuknya kuman mikroorganisme (bakteri dan virus) ke dalam organ saluran pernapasan yang berlangsung selama 14 hari.

7. Hipertensi

Adalah tekanan darah arterial tinggi; berbagai kriteria sebagai batasannya berkisar dari sistol 140 mm Hg dan diastol 90 mm Hg hingga setinggi sistol 200 mm Hg dan diastol 110mmHg.8. Faktor RisikoAdalah menurut buku diagnosa klinis awal, faktor resiko adalah kelainan yang dimiliki seseorang yang menyebabkan seseorang itu menderita penyakit. Biasanya dipengaruhi oleh faktor umur, jenis kelamin, lingkungan fisik, lingkungan biologis, sosial, dan pelayanan kesehatan.

9. Pengelolaan obatAdalah serangkaian kegiatan yang menyangkut aspek perencanaan, pengadaan, pendistribusian dan penggunaan obat yang dikelola secara optimal untuk menjamin tercapainya ketetapan jumlah dan jenis perbekalan farmasi dan alat kesehatan, dengan memanfaatkan sumber-sumber yang tersedia seperti tenaga, dana, sarana dan perangkat lunak (metode dan tata laksana) dalam upaya mencapai tujuan yang ditetapkan di berbagai tingkat unit kerja.Menetapkan PermasalahanDari skenario 1 Masalah Kesehatan, kelompok kami mendapatkan beberapa permasalahan sebagai berikut:1. Epidemiologi

1.1 Ruang lingkup

1.2 Macam-macam

1.3 Peran dalam dunia kedokteran

1.4 Segitiga Epidemiologi1.5 Deskripsi Insidensi dan Prevalensi

2. Indonesia sehat 2015

2.1 Visi dan Misi

2.2 Strategi pencapaian

2.3 Hambatan pencapaian

2.4 Program-program pemerintah

2.5 Hubungan dengan MDGs

3. Pengelolahan Obat

3.1 Tahapan

3.2 Pengawasan

3.3 Hambatan-hambatan

4. Masalah Kesehatan

4.1 Triple Burden Disease

4.2 Prioritas Masalah Kesehatan

4.3 Penyebaran masalah kesehatan

4.4 Solusi

4.5 Sumber data

4.6 Indikator kesehatan nasional

4.7 Derajat Kesehatan

4.8 Perbedaan antara Negara maju dengan Negara berkembang5. Konsep sehat- sakit

5.1 DefinisiTujuan : 1. Mengetahui seluk beluk epidemiologi

2. Mengetahui derajat kesehatan di Negara maju dan Negara berkembang

3. Mengetahui dan memahami konsep sehat dan sakit

4. Mengetahui tentang Indonesia sehat 20155. Mengetahui indicator kesehatan nasional

6. Mengetahui penerapan MDGs di Indonesia

7. Mengetahui visi dn misi dari Indonesia sehat 2015

8. Dapat menentukan royalitas kita di dunia kerja sehingga bisa mengerti permasalahan yang berkembang.

9. Mengetahui pengelolaan obat di Negara maju dan Negara berkembang

10. Mengetahui penyebaran masalah kesehatan

11. Mengambil sikap yang tepat terhadap pengelolaan obat

12. Dapat mengetahui prioritas masalah kesehatan

13. Memahami triple burden of diseaseMIND MAP

Analisis Masalah1. EPIDEMIOLOGI

1.1. Macam

1. Epidemiologi Deskriptif

Hanya mempelajari tentang frekwensi dan penyebaran suatu masalah kesehatan saja, tanpa memandang perlu mencarikan jawaban terhadap faktor-faktor penyebab.

Menjawab pertanyaan who, where dan when dari timbulnya suatu masalah kesehatan.

2. Epidemiologi Analitik

Mencakup pencarian jawaban terhadap penyebab terjadinya frekwensi, penyebaran dan munculnya suatu masalah kesehatan.

Menjawab pertanyaan why dari timbulnya suatu masalah kesehatan. Selanjutnya dianalisa hubungannya dengan akibat yang ditimbulkan.

Penyebab : menunjuk pada faktor-faktor yang mempengaruhi

Akibat : menunjuk pada frekwensi, penyebaran serta timbulnya suatu masalah kesehatan.

Perbedaan Epidemiologi Deskriptif dan Epidemiologi Analitik :

Epidemiologi DeskriptifEpidemiologi Analitik

Hanya menjelaskan keadaan suatu masalah kesehatan

( Who, Where, When)

Pengumpulan, pengolahan, penyaji-an dan interpretasi data hanya pada satu kelompok masyarakat saja

Tidak bermaksud membuktikan suatu hipotesa Juga menjelaskan mengapa suatu masalah kesehatan timbul di masyarakat (Why)

Pengumpulan, pengolahan, penyajian dan intepretasi data dilakukan pada dua kelompok masyarakat

Bermaksud membuktikan suatu hipotesa

3. Epidemiologi Eksperimental

Menguji kebenaran suatu data dengan cara melakukan percobaan dan intervensi pada suatu masalah kesehatan

Ketiga jenis epidemiologi ini tidak bisa dipisahkan satu dengan lainnya, saling berkaitan dan mempunyai peranan masing-masing sesuai tingkat kedalaman pendekatan epidemiologi yang dihadapi. Secara umum dapat dikatakan bahwa pengungkapan dan pemecahan masalah epidemiologi dimulai dengan epidemiologi deskriptif, lalu diperdalam dan dianalisa dengan epidemiologi analitik, selanjutnya disusul dengan melakukan epidemiologi eksperimental untuk menguji kebenarannya.

1.2. Ruang Lingkup

Menurut Azwar (1999:15), ruang lingkup epidemiologi adalah :

1. Subjek dan objek epidemiologi adalah masalah kesehatan

2. Masalah kesehatan yang dimaksud menunjuk pada masalah kesehatan yang ditemukan pada sekelompok manusia.

3. Dalam merumuskan penyebab timbulnya suatu masalah kesehatan dimanfaatkan data tentang frekwensi dan penyebab penyebaran masalah kesehatan tersebut.

Bustan (2006:13) mengemukakan bahwa ruang lingkup epidemiologi dalam masalah kesehatan tersebut dapat meliputi 6E :

1. etiologi: mengidentifikasimasalah

2.efikasi:daya optimal yang diperoleh dari adanya intervensi kesehatan

3. efektivitas: besarnyahasil yang dapatdiperolehdarisuatutindakan

4. efisiensi: sebuahkonsepekonomi yang melihatpengaruh yang dapatdiperolehberdasarkanbiaya yang diberikan

5. evaluasi: penilaiansecarakeseluruhankeberhasilansuatupengobatanatau program kesmas

6. edukasi: peningkatanpengetahuantentangkesehatanmasyarakatsebagaibagiandaripencegahnpenyakit.1.3. Peran dalam kedokteran

Sebagai metode investigasi, epidemiologi merupakan landasan bidang kesehatan masyarakat dan pencegahan. Epidemiologi digunakan untuk menentukan kebutuhan akan program-program pengendalian penyakit, untuk mengembangkan program pencegahan, dan kegiatan pecegahan layanan, serta untuk menetapkan pola penyakit endemik, epidemik, pandemik, atau sporadik.

1.4. Segitiga Epidemiologi

Keterkaitan 4 faktor epidemiologi sering berkontribusi dalam terjadinya KLB suatu penyakit. Keempat faktor tersebut meliputi (1) peran pejamu, (2) agens atau organisme penyebab suatu penyakit, (3) keadaan lingkungan yang dibutuhkan penyakit untuk berkembang pesat, bertahan, dan menyebar, serta (4) permasalahan yang berkaitan dengan waktu.

Keterkaitan antara berbagai faktor yang berkontribusi dalam KLB penyakit akan lebih dipahami jika disajikan dalam bentuk model. Model ini berguna untuk memperlihatkan interaksi dan ketergantungan satu sama lainnya antara lingkungan, agens, pejamu, dan waktu seperti yang digunakan dalam investigasi penyakit dan epidemi. Segitiga epidemiologi ini didasarkan pada model penyakit menular.

1. Agens :

penyebab suatu penyakit

bakteri, virus, penyakit, jamur, atau kapang merup