risalah rapat mikro

  • Published on
    18-Oct-2015

  • View
    30

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

<ul><li><p>RISALAH RAPAT MIKRO</p><p>Hari, tanggalJamTempat</p><p>Agenda</p><p>Peserta</p><p>Senin, 18 Maret 201309.00 -12.30 wlBRuang Meeting Bahana Artha Ventura (BAV), Lantai 20Gedung Graha CIMB NiagaJl. Jenderal Sudirman Kav. 58 Jakarta</p><p>Pembahasan Hasil Kinerja dan Strategi Per Cluster Kanwil Jabar M3Maret 2013</p><p>1. Joseph Tobing (Direktur Mikro)2. Toni Andrianto3. Muhammad Zamri4. Yose Skundarisa5. Donny Salman Alfarisi6. Armen Jaya7. Subiyatmoko8. YekkiSimamora</p><p>Rapat dibuka oleh Bpk Joseph Tobing pada pukul 09.00 WIB</p><p>1. Kinerja per cluster s/d M-3 Maret 2013 masih belum menunjukkan hasil sesuai yang diharapkan, untukitu para CM harus memastikan bahwa strategi yang diterapkan Kantor Pusat telah diaplikasikan di level-level HU. Para HU yang tidak memenuhi standar kinerja yang diherapkan CM harus dier;aluasi uiangkecakapannya da!ar-n rnengeiola suatu Gerai cjan CM harus memiliki ketegasan dalam memutuskansuatu kebijakan</p><p>Pada meeting Senin, 25 Maret 201j sudah horus odo progress perboikon yang semokin baik dori gerai-geroi di atos.</p><p>2. Format DSAR akan disempurnakan lagi oleh Kakanwil Jabar (Bpk Zamril untuk keseragamanpemahaman, seperti:- Pengertian pipeline adalah jumlah alur yang akan diproses dengan demikian:</p><p>Jumlah Pipeline &gt; Jumlah VisitJumlah Aplikasi &gt; Jumlah Hot prospek</p><p>Dengan adanya kesamaan persepsi ini diharapkan DSAR sudah DIPAHAMI SEPENUHNYA maksuddan tujuan penerapannya. Jika CM masih membutuhkan penjelasan, agar tidak pasif dan langsungditanyakan ke pada KakanwilJabar</p><p>- Format terbaru dari DSAR ini akan segera diemailkan oleh Bpk. Zamri</p><p>3. CM harus mewaspadai adanya peran 'double agent' yang berasal dari competitor. lmpact ataupengaruh dari double agent ini sangat destruktif dengan menyerap PPU macet dari kompetitor danmelepas PPU-PPU lancar ke kompetitor. Pola kerja double agent yang wajib diwaspadai:- Sering keluar Geraitanpa alasan yang jelas dan tidak diketahuioleh.subordinatnya</p></li><li><p>t,</p><p>- Karakternya sering manipulasi data dengan mengirimkan data (contohtidak dapat divalidasi no. telp pipeline)</p><p>4. Presentasi Cluster Managera. Cluster Tangerang</p><p>faktual adalah isian DSAR Yang</p><p>Total Hot Prospect s/d M3 Maret 2013Plafond Rp 130 jtCPU 2 CPU</p><p>Catotan: Aplikasi DSAR sudah cukup baik, nomun hot prospek masih rendah</p><p>b. Cluster Bekasi</p><p>Cotaton: Aptikosi DSAR masih perlu pemohomonprospek sudah menuniukkan peningkotan</p><p>c. Cluster Bogor</p><p>di level CM dan paro HU'nya, nomun hot</p><p>Total Hot Prospect s/d Q2 Maret 2013Rp 350 jt</p><p>cototon: Aplikosi DSAR masih perlu pemohamon di tevel cM dan para HU-nyo, nomun hot prospeksudah menuniukkon Peningkotan</p><p>Presentasi Collection Coordinator- Proses DCAR yang tidak dijalankan oleh Gerai, a.l.:</p><p>1. Cibinong2. Cikarang3. Depok4. Serpong5. Pondok Labu6. Klender7. Cikampek8. Purwakarta9. Subang10. Pangeleseran</p><p>Catatan:1. Cluster Coordinator harus membuat pola kerja yang teratur (pola meeting CM Mingguan dapat</p><p>diterapkan oleh Cluster Coord. untuk meminta laporan kinerja dari para collector)</p><p>5.</p><p>Total Hot Prospect s/d Q2 Maret 2013Plafond Rp 1.23 miliar.CPU 13 CPU</p></li><li><p>2. Daya juang collector di gerai masih sangat lemah, hal ini terlihat dari DCAR yang hanya terisi rata-rata 4 PU Per DCAR</p><p>Kesimpulan Meeting M-3 Senin, 18 Maret 2013:</p><p>1,. Kinerja per M-3 masih belum sesuai harapan, untuk itu mohon CM untuk dapat lebih melakukanmonitoring yang lebih ketat kepada para HU-nya masing-masing dan mulai melakukan evaluasikelayakan dari Para HU tsb.</p><p>2. Format DSAR akan disempurnakan kembali oleh Kakanwil Jabar dan akan diemailkan ke para CM3. Aktivitas collection di Gerai masih sangat rendah, untuk itu Cluster Coordinator harus terus</p><p>melakukan upaya monitoring yang lebih intensif kepada para collector di tiap gerai'</p><p>ak ada yang dibahas lagi, rapat ditutup oleh Bpk. Joseph Tobing pada pukul 12'00 WIB</p><p>siness Support Heod</p><p>1{1\j</p></li><li><p>RISALAH RAPAT MIKRO</p><p>Hari, tanggalJamTempat</p><p>Agenda</p><p>Peserta</p><p>Senin, 11 Maret 201309.00 -12,00 wlBRuang Meeting Bahana Artha Ventura {BAV), Lantai 20Gedung Graha CIMB NiagaJl. Jenderal Sudirman Kav. 5g Jakarta</p><p>Pembahasan Hasil Kajian Strategi per Cluster Janwil Jabar</p><p>1. Joseph Tobing (Direktur Mikro)2. ToniAndrianto3. Muhammad Zamri4. Yose Skundarisa5. Donny Salman Alfarisi6. Armen jaya7. Abdullah8. YekkiSimamora</p><p>Rapat dibuka oleh Bpk Joseph Tobing pada pukul 09.00 WtB</p><p>1. Kinerja rdqr Maret 2013 masih belum menggembirakan ditandai denganAWo semakin deras sehingga harus menjadi perhatian serius bagi semuadihentikan dengan dibantu oreh pencairan yang berkuaritas2. Berikut perhatian penting untuk para CM:a' Perlunya memberikan coaching kepada para HU sebagai 'first line' cM atas pemahaman dasarkonsep-konsep yang digunakan seperti RR, NPl, tDtn (tnstallment to Disbursement lncome Ratio),HPP, RC (Repayment Capacity), dsb.b. Pada tataran pembenahan kinerja gerai</p><p>Phase Out</p><p>/ sebaiknya -t\ dihindari /</p><p>S't--r7</p><p>Untuk pembenahan pada skema phase out, cM harus memberikan coaching bagaimana dalam halnegosiasi dengan PpU untuk penyelesaian Npl.Contoh yang disampaikan oleh Bpk. yose S.:1' Jaminan milik mertua PPU, maka proses negosiasi yang dilakukan adalah dengan melakukanpendekatan kepada mertua ppU</p><p>2' Lihat jaminan-jaminan lain yang masih dimiliki oleh PPU seperti misalnya rnotor, mobil, rumah,negosiasikan segera dijual untuk penurunan OS ppu</p><p>05 yang semakin menurun,pihak agar trend ini dapat</p><p>3R</p></li><li><p>Kesimpulan Meeting Senin, 11 Maret 2013:</p><p>1. Fungsi monitoring CM harus lebih ditingkatkanberada cji bawah subordinasinya' Peran tsb' antara</p><p>dengan lebih mendorong peran para HU yanglain sebagi langkah awal: Coaching, motivasi dan</p><p>learning basic concePt2. Pada pertemuan ketiga, senin 18 Maret 2013 harus sudah ada perbaikbn di sisi kualitas DSAR dan</p><p>DCAR serta soft copyLahan sudah harus disiapkan oleh CM sebagai bahan presentasi</p><p>3. Untuk join field work, jika menemui kendala agar disampaikan langsung kepada Kanwil ybs'4. Untuk meeting cluster bulanan agar dapat mengundang Board Manajemen Pusat seperti Kanwil'</p><p>Bussines support Head dan Direktur Mikro disezuaikan dengan jadwal pergerakan masing-masingpejabat Ybs.</p><p>lah f,.4, yrng dibahas lagi, rapat ditutup oleh pak Joseph robing pada pukul 12.00 wrB</p><p>Support Heod</p></li><li><p>proses Join Field Work inilah yang sesungguhnya diharapkan dari para Cluster Manager untuk hasilkerja yang lebih efektif.</p><p>c. DCAR yang belum dilaksanakan sama sekali oleh gerai-gerai a.l.:Cibinong, Bekasi, Tambun, Cileduk, Depok, Cisarua, Cibadak, Sukabumi, Cianjur, Padalarang, Ciputat,Subang, Pangleseran</p><p>poda meeting Senin, 78 Maret 2073 sudah horus ado progress dori geroi-geroi di atas.</p><p>d. Kualitas DCAR masih belum sesuai yang diharapkan, CM agar melakukan uji kualitas atas DCAR inidan tidak semata-mata menjadikan tools ini formalitas belaka</p><p>Contoh:1. DCAR tanggal 5 Maret 20L3, diisi oleh collection tanggal 6 Maret 2013 ?????????2. Ada PPU yang telah dikunjungi 18 kali namun masih belum ada progress.</p><p>pada tahap ini peran CM belum terlihat, seharusnya CM langsung melakukan koordinasi dengancluster collector untuk menggali mengapa hal ini dapat terjadi dan upaya-upaya yang harusdilakukan</p><p>e. penerapan strategi dengan tools DSAR dan DCAR akan terus dilakukan evaluasi oleh manajemensecara berkala untuk menjamin bahwa strategi ini diterapkan secara konsisten dan berkualitas</p><p>3. Akan dilaksanakan training sosialiasi 3R untuk CS, CCS dan HU pada hari Sabtu, 15 Maret 20134. Presentasi Cluster Manager</p><p>a. Cluster Bogor- Gerai yang menunjukkan penurunan kinerja sangat signifikan: Gerai Cibinong. Gerai ini</p><p>sempat menyentuh RR hanya 15%. ldentifikasi masalah sementara adalah pada leaderstyle Yang tidak konstruktif.</p><p>- CM harus memberikan target perbaikan dalam waktu tertentu dan jika tidak adaimprovement, takukan tindakan dalam kapasitas dan otoritas CM</p><p>Total Hot Prospect s/d Q2 Maret 2013Plafond Rp 400 jtCPU 2</p><p>Cluster Tangerang- Aplikasi DSAR sudah</p><p>menerus</p><p>cukup baik, yang harus dilakukan adalah konsistensi secara terus</p><p>Total Hot Prospect s/d Q2 Maret 2013Plafond Rp........CPU</p><p>Cluster Purwakarta- Proses pemenuhan SDM dan beberapa kandidat</p><p>kosonguntuk mengisi posisi-posisi yang masih</p><p>Total Hot Prospect s/d Q2 Maret 2013Plafond Rp.CPU</p><p>b.</p><p>c.</p></li></ul>