Rpp Dasar Kejuruan Baterai

  • Published on
    07-Jul-2015

  • View
    1.325

  • Download
    17

Embed Size (px)

Transcript

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Nama Sekolah : SMK NEGERI 4 KOTA SUKABUMI Mata Pelajaran : Kompetensi Kejuruan Mekanik Sepada Motor Kelas/semester : XI/1 Pertemuan ke : 1 sd 3 Alokasi Waktu : 12 X 45 menit Standar Kompetensi : 1. Memelihara Baterai Kompetensi Dasar : 1.1. Mengidentifikasi konstruksi baterai I. Indikator : Fungsi dan prisip kerja baterai dijelaskan dengan benar. Komponen baterai disebutkan dengan benar. Peralatan dan perlengkapan untuk pemeliharaan / pengujian baterai diidentifikasi I. Pendidikan Karakter Bangsa Disiplin Kerja Keras Kreatif Mandiri Rasa ingin tahu Komunikatif Tanggung Jawab Peduli lingkungan I. Tujuan Pembelajaran Siswa dapat memahami prinsip kerja baterai melalui penggalian iinformasi pada buku manual. Siswa dapat mengidentifikasi macam-macam baterai dari berbagai sumber informasi. Siswa dapat mengidentifikasi konstruksi baterai dan komponen-komponennya. Siswa dapat mengosongkan serta mengisikan baterai dengan benar. Siswa dapat menggunakan peralatan pengujian baterai sesui SOP. Siswa dapat menguji baterai dengan beban, sesuai dengan prosedur. Siswa dapat melaksanakan pemeriksaan dan pengujian baterai I. Materi Pokok Fungsi dan prinsip kerja baterai. Jenis dan konstruksi baterai. Peralatan dan perlengkapan pengujian baterai. Pengetahuan tentang pe-nanganan air aki dan cairan asam berdasarkan peraturan pemerintah tentang hal ter-sebut. Prosedur pengujian, baterai. Pengujian baterai sesuai SOP. .

I. Metode Pembelajaran Informasi

SMK NEGERI 4 KOTA SUKABUMI

Penugasan Observasi Demonstrasi Praktek Menggunakan pendekatan model pembelajaran observasi IV. Langkah-langkah Pembelajaran Kegiatan Awal (15 menit) Menyiapkan peserta didik (mengucapkan salam, berdoa, dan mengabsen) Memotivasi siswa dengan perkenalan dan penyampaian silabus materi yang akan di sampaikan Menjelaskan tujuan pembelajaran sistem gas buang Menyampaikan cakupan materi sistem gas buang Menyampaikan sistem penilaian dan evaluasi Mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari. Kegiatan Inti Pertemuan ke-1 Guru memperlihatkan gambar baterai beserta konstruksinya. Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja baterai. Menyebutkan jenis baterai, dan bagaimana perbedaannya Guru membagi siswa kedalam enam kelompok. Guru meminta siswa untuk berdiskusi antar anggota kelompoknya mengenai masalah-masalah yang ada pada baterai. Guru meminta siswa mempersentasikan apa yang telah mereka diskusikan mengenai permasalahan yang ada pada baterai satu kelompok, yang lain diminta untuk menanggapi dan menanyakan hal-hal yang kurang jelas. Menjelaskan konstruksi baterai dari mulai bahan sampai dengan reaksi kimia yang terjadi pada saat proses pemakaian dan pada saat charging. Pertemuan ke-2 Guru memperlihatkan gambar peralatan dan perlengkapan yang digunakan untuk menguji baterai seperti Voltmeter dan Hydrometer. Guru juga memperlihatkan Voltmeter dan Hydrometer yang asli, yang akan digunakan untuk praktik. Menjelaskan jenis-jenis Voltmeter dan Hydrometer dan bagaimana cara penggunaan Voltmeter dan Hydrometer sesuai dengan SOP. Guru meminta siswa membaca pengukuran yang ada pada kedua alat ukur tersebut. Menjelaskan penanganan air aki dan cairan asam berdasarkan peraturan pemerintah tentang hal tersebut. Pertemuan ke-3 Guru meminta siswa untuk menyiapkan Job sheet untuk pengujian baterai. Guru meminta siswa menyiapkan siswa untuk menggunakan perlengkapan keselamatan kerja, seperti ware pack, dan sepatu. Guru meminta siswa masuk ke ruang praktek dan disiapkan. Guru mendemonstrasikan bagaimana menguji baterai dengan menggunakan Voltmeter analog dan bagaimana membacanya serta mendemonstrasikan penggunaan Hydrometer dan juga bagaimana membaca hasil pengukuran

SMK NEGERI 4 KOTA SUKABUMI

hydrometer yang dikonversikan ke dalam spesifikasi air baterai yang masih bagus dan yang harus diganti. Melakukan pengujian baterai secara bergilir sesuai dengan yang ada pada jobsheet. Melakukan test penggunaan Alat Hydrometer dan Multimeter Analog sesuai dengan SOP.

Kegiatan Akhir ( 45 menit) Bersama seluruh siswa membuat rangkuman /simpulan mengenai fungsi dan komponen sistem gtas buang. Melakukan penilaian dengan Test tertulis dan penilaian sikap dalam memberikan pertanyaan dan tanggapan. Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran Merencanakan tidak lanjut pembelajaran dengan pemberian tugas di rumah yaitu mencari informasi mengenai konstruksi dan fungsi tiap komponen sistem gas buang dari berbagai sumber (modul, buku teks dan internet) Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya IV. Alat dan Sumber Belajar Modul sepeda motor suzuki Modul sepeda motor yamaha Modul sepeda motor honda IV. Penilaian Test Tertulis. Penugasan Praktik Soal : 1. Jelaskan fungsi dan prinsip kerja baterai? 2. Jelaskan bagaimana proses terjadinya pengosongan dan pengisian pada baterai? 3. Jelaskan bagaimana reaksi kimia yang terjadi pada saat pengosongan dan pengisian pada baterai? 4. Subutkan jenis-jenis batera, apa perbedaannnya? 5. Jelaskan juga konstruksi baterai? 6. Sebutkan dan jelaskan penggunaan peralatan dan perlengkapan yang digunakan untuk menguji baterai serta bagaimana prosedur pengujiannya sesuai dengan SOP? Jawab: 1. Cara baterai bekerja

SMK NEGERI 4 KOTA SUKABUMI

Baterai merupakan alat yang merubah energi kimia menjadi energi listrik. Baterai terdiri dari satu atau lebih voltaic cell (tergantung besarnya voltase yang diinginkan contohnya baterai aki 6 Volt atau 12 Volt) . Masing-masing voltaic cell terdiri dari dua half cells yang dihubungkan secara seri oleh penghantar elektrolit. Satu half cells mempunyai elektroda positif (katoda) yang satunya elektroda negatif (atoda). Daya baterai di dapat dari reaksi reduksi dan oksidasi. 2. Proses Pengosongan dan Proses Pengisian Pada saat timah dioksida [PbO2] dan timah Pb direndam di dalam larutan asam, maka akan muncul beda potensial antara ke dua material tersebut. a. Proses Pengosongan (Discharging) Proses ini terjadi jika kedua material (timah dioksida dan timah) dihubungkan dengan beban. Arah arus diperlihatkan pada gambar disamping Proses ini akan berlanjut sampai kedua material menjadi sama dan larutan asam menjadi lemah Gambar 5. Proses (memiliki kadar air yang pengosongan tinggi)

a. Proses Pengisian (Charging) Pada proses ini, sel dihubungkan dengan sumber arus dari luar.

SMK NEGERI 4 KOTA SUKABUMI

Kutup positif sel (timah dioksida) dihubungkan dengan terminal positif sumber arus (alternator/battery charger) dan teminal negatif sel (timah) dihubungkan dengan terminal negatif sumber arus (alternator/batteray charger) Arah arus diperlihatkan pada gambar disamping. Proses ini akan berlanjut sampai kedua material sel (timah dioksida dan timah) kembali ke kondisi semula

Gambar 6. proses pengisian

1. Reaksi kimia yang terjadi pada saat pengosongan dan pengisian baterai adalah sebagai berikut: CHARGING DISCHARGED CHARGED DISCHARGINGSelama aktif elektrolit meninggalkan sulfat) Kedua pada pada dengan PSO menjadi Material pengisian, SO negatif : Pb H2SO4 plat ditutupi plat4 terpecah4 (lead plat positif dan Material . dalam elektrolit tinggi negatif dan Kadar air bergabung dng H PbO2 H2 & SO4aktif pada plat positif 2: membentuk H2SO4 Jumlah H2SO4 dalam elektrolit 36%positif, membetuk SMK O2 NEGERI 4 KOTA SUKABUMI pada plat positif H2 bergabung dengan Pb dari plat dengan O2 berat jenis 1.27 (air) PbO membentuk H O2 2

Gelembung gas dengan terbentuk disekitar plat SO4 bergabung Hidrogen Pb dari plat negatif dan gelembung gas oksigen disekitar plat

dengan plat negati membentuk PbSO4

1. Jenis baterai: a. Aki basah (biasa) Kalau aki basah atau aki biasa menggunakan cairan asam sulfat untuk merendam sel-sel didalam aki. Karena pake air aki, airnya bisa berkurang karena reaksi kimia dan penguapan, jadi perlu dirawat dengan menjaga level aki

SMK NEGERI 4 KOTA SUKABUMI

b. Aki kering atau Aki MF (Maintenance Free) Sedangkan aki kering menggunakan air aki berbentuk mirip gel, dan kemasannya ditutup rapat. Sehingga tidak perlu dilakukan perawatan lagi karena air aki tersebut tidak akan menguap, kalaupun aki tersebut kemampuannya sudah berkurang maka harus diganti. 1. Konstruksi baterai terdiri dari : a. Kotak baterai (case) Merupakan kotak yang menahan dan melindungi komponen-kompoenen baterai dan elektrolit, memisahkan sel-sel baterai dan menyediakan ruang pada bagian bawah untuk endapan plat-plat baterai yang meluruh. Terbuat dari plastik keras yang transparant a. Cover cover terikat permanen pada case b. Plat-plat baterai (plates) merupakan kisi-kisi atau rangka tempat pemasangan campuran antimon dan timah. Plat positif ditandai dengan warna coklat gelap yang terbuat dari timah peroksida (PbO2) Plat negatif ditandai dengan warna abu-abu yang terbuat dari timah spongi (Pb) Jumlah plat pada baterai akan menetukan besar arus yang dihasilkan baterai a. Separator Merupakan pemisah berlubang (porous insulator) yang terletak antara palt positif dan plat negatif Berfungsi untuk mencegah terjadinya kontak antara plat positif dengan plat negatif

a. Sel (cells) Sel terdiri dari gabungan antara plat positif (PbO2) dengan plat negatif Pb)

SMK NEGERI 4 KOTA SUKABUMI

yang ditengah-tengahnya terdapat separator Pada saat sel ini berada dalam elektrolit (immersed in electrolyte), sel akan menghasilkan beda potensial antara kedua plat sebesar 2.1 volt. Baterai dengan tegangan 12 volt memiliki 6 buah sel. Sel baterai dipasang secara selang seling dan dihubungkan oleh konektor sel (gambar 3) Gambar 2. sel

baterai a. Konektor sel (Cell Connectors) Merupakan penghubung antara sel-sel sejenis, konektor positif akan menghubungkan 6 buah plat positif dan konektor negatif akan menghubungkan 6 buah plat negatif.

Gamba