Sap With Mr Ridwan

  • Published on
    14-Jul-2015

  • View
    280

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

SATUAN ACARA PENYULUHAN PENCEGAHAN DAN DETEKSI DINI CA MAMAE Diagnosa Keperawatan Pokok Bahasan Sub Pokok Bahasan Sasaran Target Hari/ tanggal Waktu pertemuan Tempat Latar Belakang Berdasarkan pengkajian, dan jumlah penderita penyakit ca mamae di ruang bedah wanita adalah yang terbanyak. Dan survei atau hasil dari grafik pada akhir tahun 2010 menunjukkan bahwa penderita penyakit ca mamae adalah terbanyak di ruang bedah wanita Rumah Sakit Dr Soedarso pontianak sebanyak 206/ tahun. Ini membuktikkan bahwa masih banyak para wanita yang belum mengetahui bagaimana mencegah dan mendeteksi dini adanya ca mamae pada dirinya. Mengingat juga di nusantara asia bahwa ca mamae merupakan peringkat nomor satu setelah ca servix pada wanita. Hal inilah yang membuat kelompok kami mencoba untuk melakukan penyuluhan kesehatan kepada seluruh wanita yang mungkin menjadi faktor resiko yang khususnya di ruang bedah wanita Rumah Sakit Umum Daerah Dokter Soedarso, Pontianak. A. Tujuan Instruksional Umum Setelah menerima pendidikan kesehatan, para ibu-ibu, remaja dan lansia dapat mencegah dan mendeteksi dini adanya ca mamae. : Kurang pengetahuan tentang proses penyakit ; ca : : : : : : : mamae b/d kurang terpajannya informasi. Pencegahan dan deteksi dini CA mamae Ca mamae Pasien dan keluarga pasien di ruang K Pasien Ca mame Sabtu, 12 februari 2011 35 menit Ruang K (penyakit dalam wanita)

B. Tujuan Instruksional Khusus

1

Setelah menerima pendidikan kesehatan Pencegahan dan deteksi dini Ca mamae selama 1 x 35 menit para ibu-ibu, remaja dan lansia pasien dan keluarga di ruang bedah wanita akan dapat : 1. 2. 3. 4. 5. 6. Menjelaskan pengertian carsinoma mamae/ kanker payudara Menyebutkan faktor resikonya Mengetahui manifestasi klinisnya Mengetahui cara pencegahannya. Mengetahui cara pemeriksaan payudara/ sadari Mengetahui tempat penatalaksanaan pada Ca Mamae C. Materi Penyuluhan 1. 2. 3. 4. 5. 6. Pengertian Carsinoma mamae/ kanker payudara Faktor resiko Manifestasi klinis Pencegahan pada kanker payudara. Cara pemeriksaan payudara/ sadari Penatalaksanaan pada Ca Mamae

D. Kegiatan Belajar-Mengajar

2

Langkah-langkah kegiatan : No Kegiatan Penyuluh Pra pembelajaran Mempersiapkan materi, media dan tempat Kontrak waktu Membuka pembelajaran 2 Memberi salam Perkenalan Menjelaskan pokok bahasan Menjelaskan tujuan Apersepsi mak Menyi mak Menyi mak menan ggapi 5 menit Waktu Kegiatan Peserta Bersedia

1

-

Menja wab salam Menyi

3

Kegiatan pembelajaran Memberikan penjelasan tentang mamae /kanker payudara : 1. Pengertian Carsinoma mamae/ kanker payudara 2. Faktor resiko 3. Manifestasi klinis 4. Pencegahan pada kanker payudara 3 5. Cara pemeriksaan payudara/ sadari 6. Penatalaksanaan pada kanker payudara 7. Demonstrasi pemeriksaan payudara / SADARI mak Menyi mak Menyi mak Memp erhatikan Penutup a. Evaluasi 5 menit 4 b. Penyuluh dan sasaran menyimpulkan materi c. Memberi salam Menanggapi Memperhatikan Menjawab salam mak Menyi mak Menyi 25 menit Menyi mak Menyi ca

E. Media dan Metode Metode dalam penyampaian berupa : 1. 2. 3. Ceramah tanya jawab Media yang digunakan untuk penyuluhan antara lain : Flip chart Leaflet 4

4.

Demonstrasi Yang terdiri dari bahan/ alat : - Phantom - Kaca - Handuk

F. Sumber : 1. PPNI pertemuaan ilmiah perawat bedah Indonesia (2000) Pendekatan asuhan keperawtan secara parifurna dalam penanganan kasus bedah Surabaya 2. Rothrock, C. J. 2000. Perencanaan Asuhan Keperawatan Perioperatif. EGC : Jakarta.3.

Ris_Kan_Payudara_01 (Converted).pdf. Kanser Payudara. Kesan Awal Dengan Pemeriksaan Sendiri Payudara (PSP). Oktober, 2004

4.

Brosur Yayasan Kanker Indonesia. Deteksi Dini Kanker Payudara.

5. Carpenito, Lynda Juall (1995), Buku saku diagnosa keperawatan dan dokumentasi, edisi 4, Alih Bahasa Yasman Asih, Jakarta, EGC6.

C. J. H. Van de Velde (1996), Ilmu bedah, Edisi 5, Alih Bahasa Arjono Penerbit Kedokteran, Jakarta, EGC

G. Rencana Evaluasi NO 1 Aspek Kognitif Waktu Segera setelah penyuluhan Segera 2 Afektif setelah penyuluhan 1. Aspek Kognitif metode Tanya jawab Tanya jawab alat Daftar pertanyaan ca mamae/ kangker payudara Daftar pertanyaan tentang rencana ke depan. .................. Evaluator ..................

5

a. Menjelaskan pengertian carsinoma mamae/ kanker payudara dengan benar b. Menyebutkan faktor resikonya dengan benar c. Mengetahui manifestasi klinisnya dengan benar d. Mengetahui cara pemeriksaan payudara/ sadari dengan benar e. Mengetahui cara pencegahannya dengan benar. f. Mengatahui penatalaksanaannya g. Mensimulasikan cara pemeriksaan payudara/ sadari. 2. Aspek Afektif Berupa pertanyaan sebagai berikut: a. b. Jadi, dari penjelasan tentang kanker payudara bagaimana Apa yang akan anda lakukan setelah mengetahui tentang kanker kesimpulan Anda? payudara?

Lampiran Materi

PENCEGAHAN DAN DETEKSI DINI CA MAMAE A. Pengertian Carsinoma mamae/ kanker payu dara Carsinoma mammae adalah neoplasma ganas dengan pertumbuhan jaringan mammae abnormal yang tidak memandang jaringan sekitarnya, tumbuh infiltrasi dan destruktif dapat bermetastase ( Soeharto Resko Prodjo, 1995). Sedangkan menurut Lynda Juall Carpenito, 1995, carsinoma mamae adalah gangguan dalam pertumbuhan sel normal mammae dimana sel abnormal timbul dari sel sel normal, berkembang biak dan menginfiltrasi jaringan limfe dan pembuluh darah (Lynda Juall Carpenito, 1995).

6

Carsinoma mamae adalah sekelompok sel tidak normal pada payudara yang terus tumbuh berupa ganda. Pada akhirnya sel-sel ini menjadi bentuk bejolan di payudara. Jika benjolan kanker itu tidak dibuang atau terkontrol, sel-sel kanker bisa menyebar (metastase) pada bagian-bagian tubuh lain. Metastase bisa terjadi pada kelenjar getah bening (limfe) ketiak ataupun di atas tulang belikat. Selain itu sel-sel kanker bisa bersarang di tulang, paruparu, hati, kulit, dan bawah kulit. (Erik T, 2005, hal : 39-40) B. Faktor resiko Menurut : (C. J. H. Van de Velde) menimbulkan carsinoma mamae adalah : 1. Wanita resiko tinggi dari pada pria (99:1) 2. Usia: resiko tertinggi pada usia diatas 30 tahun 3. Riwayat keluarga: ada riwayat keluarga Ca Mammae pada ibu/saudara perempuan 4. Riwayat meanstrual: a. b. Early menarche (sebelum 12 thun) Late menopouse (setelah 50 th) faktor resiko yang dapat

5. Riwayat kesehatan: Pernah mengalami / sedang menderita otipical hiperplasia atau benign proliverative yang lain pada biopsy payudara, Ca. endometrial. 6. Menikah tapi tidak melahirkan anak 7. Riwayat reproduksi: melahirkan anak pertama diatas 35 tahun. 8. Tidak menyusui 9. Menggunakan obat kontrasepsi oral yang lama, penggunaan therapy estrogen. 10. Mengalami trauma berulang kali pada payudara. 11. Terapi radiasi; terpapar dari lingkungan yang terpapar karsinogen 12. Obesitas. 13. Life style: diet tinggi lemak, mengkomsumsi alcohol (minum 2x sehari), merokok. 7

14. Stres hebat. C. Manifestasi klinis Menurut : (William Godson III. M. D) manifestasi klinis pada carsinoma mamae/ kanker payudara menurut : 1. Tanda carsinoma Kanker payudara kini mempunyai ciri fisik yang khas, mirip pada tumor jinak, massa lunak, batas tegas, mobile, bentuk bulat dan elips 2. Gejala carsinoma Kadang tak nyeri, kadang nyeri, adanya keluaran dari puting susu, puting eritema, mengeras, asimetik, inversi, gejala lain nyeri tulang, berat badan turun dapat sebagai petunjuk adanya metastase. Diantaranya : a. Terdapat massa utuh kenyal, biasa di kwadran atas bagian dalam, dibawah ketiak bentuknya tak beraturan dan terfiksasi. b. Nyeri di daerah massa c. Perubahan bentuk dan besar payudara, Adanya lekukan ke dalam, tarikan dan refraksi pada areola mammae d. Edema dengan peant d orange (keriput seperti kulit jeruk) e. Pengelupasan papilla mammae f. Adanya kerusakan dan retraksi pada area puting, g. Keluar cairan abnormal dari putting susu berupa nanah, darah, cairan encer padahal ibu tidak sedang hamil / menyusui. h. Ditemukan lessi pada pemeriksaan mamografi D. Pencegahan terhadap Ca Mamae Cara pencegahan untuk mencegah Ca Mamae adalah : 1. Kesadaran SADARI dilakukan setiap bulan. 2. Berikan ASI pada Bayi.

8

Memberikan ASI pada bayi secara berkala akan mengurangi tingkat hormone tersebut. Sedangkan kanker payudara berkaitan dengan hormone estrogen. 3. Jika menemukan gumpalan / benjolan pada payudara segera kedokter. 4. Cari tahu apakah ada sejarah kanker payudara pada keluarga. Menurut penelitian 10 % dari semua kasus kanker payudara adalah factor gen. 5. Perhatikan konsumsi alcohol. Dalam penelitian menyebutkan alcohol meningkatkan estrogen. 6. Perhatikan BB, obesitas meningkatkan risiko kanker payudara. 7. Olah raga teratur. Penelitian menunjukkan bahwa semakin kurang berolah raga, semakin tinggi tingkat estrogen dalam tubuh. 8. Kurangi makanan berlemak. Gaya hidup barat tertentu nampaknya dapat meningkatkan risiko penyakit. 9. Usia > 50 th lakukan srening payudara teratur. 80% Kanker payudara terjadi pada usia > 50 th 10. Rileks / hindari stress berat. Menurunkan tingkat stress akan menguntungkan untuk semua kesehatan secara menyeluruh termasuk risiko kanker payudara. 11. Gunakan bra yang sesuai. Bra yang sesuai dengan ukuran dan bentuk payudara sangat penting, pastikan pula bra tersebut nyaman saat di pakai. (Dikitip dari : (Brosur Yayasan Kanker Indonesia. Deteksi Dini Kanker Payudara.) E. Cara pemeriksaan payudara/ sadari Cara pemeriksaan payudara atau dikenal dengan nama SADARI sebagai berikut : 1. Melihat Perubahan Di Hadapan Cermin. Lihat pada cermin , bentuk dan keseimbangan bentuk payudara (simetris atau tidak). Cara melakukan :

9

a.

Melihat perubahan bentuk dan besarnya payudara, perubahan puting susu, serta kulit payudara di depan kaca. Sambil berdiri tegak depan cermin, posisi kedua lengan lurus ke bawah disamping badan.

b.

Periksa payudara dengan tangan diangkat di atas kepala. Dengan maksud untuk melihat retraksi kulit atau perlekatan tumor terhadap otot atau fascia dibawahnya.

c.

Berdiri tegak di depan cermin dengan tangan disamping kanan dan kiri. Miringkan badan ke kanan dan kiri untuk melihat perubahan pada payudara.

d.

Menegangkan otot-otot bagian dada dengan berkacak pinggang/ tangan menekan pinggul dimaksudkan untuk menegangkan otot di daerah axilla.

2.

Melihat Perubahan Bentuk Payudara Dengan Berbaring. a. Persiapan Dimulai dari payudara kanan. Baring menghadap ke kiri dengan membengkokkan kedua lutut Anda. Letakkan bantal atau handuk mandi yang telah dilipat di bawah bahu sebelah kanan untuk menaikan bagian yang akan diperiksa. Kemudian letakkan tangan kanan Anda di bawah kepala. Gunakan tangan kiri Anda untuk memeriksa payudara kanan .Gunakan telapak jari-jari Anda untuk memeriksa sembarang benjolan atau penebalan. Periksa payudara Anda dengan menggunakan Vertical Strip dan Circular. b. Pemeriksaan Payudara dengan Vertical Strip Memeriksa seluruh bagian payudara dengan cara vertical, dari tulang selangka di bagian atas ke bra-line di bagian bawah, dan garis tengah antara kedua payudara ke garis tengah bagian ketiak Anda. Gunakan tangan kiri untuk mengawali pijatan pada ketiak. Kemudian putar dan tekan kuat untuk merasakan benjolan. Gerakkan tangan Anda perlahan-lahan ke bawah bra line dengan putaran ringan dan tekan kuat di setiap tempat. Di bagian bawah bra line, bergerak kurang lebih 2 cm kekiri dan terus ke arah atas menuju tulang selangka

10

dengan memutar dan menekan. Bergeraklah ke atas dan ke bawah mengikuti pijatan dan meliputi seluruh bagian yang ditunjuk. c. Pemeriksaan Payudara dengan Cara Memutar. Berawal dari bagian atas payudara Anda, buat putaran yang besar. Bergeraklah sekeliling payudara dengan memperhatikan benjolan yang luar biasa. Buatlah sekurang-kurangnya tiga putaran kecil sampai ke puting payudara. Lakukan sebanyak 2 kali. Sekali dengan tekanan ringan dan sekali dengan tekanan kuat. Jangan lupa periksa bagian bawah areola mammae. d. Pemeriksaan Cairan Di Puting Payudara. Menggunakan kedua tangan, kemudian tekan payudara Anda untuk melihat adanya cairan abnormal dari puting payudara. e. Memeriksa Ketiak Letakkan tangan kanan Anda ke samping dan rasakan ketiak Anda dengan teliti, apakah teraba benjolan abnormal atau tidak. (Dikutip dari : Brosur Yayasan Kanker Indonesia. Deteksi Dini Kanker Payudara.)

F. Penatalaksanaan pada Ca Mamae Penatalaksanaan 1. Medikamentosa : Pengobatan medis terdiri dari dari : a. b. c. d. 2. Pembedahan Terapi penyinaran Kemoterapi dan. Obat penghambat hormon. Non Medikamentosa pada kanker payudara dibagi atas dua, yaitu medikamentosa dan non medikamentosa diantaranya :

11

Selain dari pengobatan, beberapa larangan yang harus dihindari dan berupa diit yang penting untuk mempercepat dan menghambat kanker payudara diantaranya adalah : a. Larangan atau Pantangan Penderita Kanker Payudara. 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) 9) Tauge Vetsin Tape Es Cabai Kurangi garam Lengkeng Alkohol Nenas 10) 11) 12) 13) 14) 15) 16) 17) Sawi putih Daging merah Rokok Nangka Durian Soft drink Kangkung Ikan asin

b. Anjuran dalam Masa Pengobatan Kanker Payudara. 1) Wortel 2) Lobak 3) Pisang raja 4) Belimbing manis 5) Seledri 6) Brokoli 7) Kubis 8) Apel 9) Bawang putih 10) Minum juga susu kedelai setengah gelas, lakukan dua kali sehari 11) Konsumsi selalu 100 gram tempe setiap hari Aneka Sayuran Hijau Pencegah Kanker : 1) Buncis 2) Daun 3) Singkong 4) Kacang panjang 5) Daun pepaya

12