sbi - karakteristik kebudayaan

  • Published on
    17-Jul-2015

  • View
    238

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

Tugas Sistem Budaya Indonesia Karakteristik Kebudayaan Nama Jurusan/NPM : Denia Ghaisani Awanis : Ilmu Hubungan Internasional / 1106016941

Karakteristik adalah sifat yang khas, yaitu sebuah keistimewaan atau ciri khas yang membantu dalam mengenal sesuatu, membedakan nya dengan yang lain serta mendeskripsikan secara jelas dan nyata. Sedangkan pengertian Kebudayaan adalah sesuatu yang meliputi ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, dan bersifat abstrak serta dijadikan ajang pembelajaran1. Perwujudan kebudayaan itu bisa berupa benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya polapola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni,gaya hidup,ritual dan lainlain. Semua di laksanakan demi menjaga kelangsungan hubungan masyarakat. Sesuai dengan karakteristiknya maka budaya ini dimiliki bersama oleh masyarakat itu. setiap masyarakat yang mempunyai hajat, dengan sendirinya tanpa ada paksaan ataupun tekanan mereka mau melakukanya, meskipun kadang kala makanan yang mereka buat cukup sedikit. Kebudayaan itu akan diwariskan pada generasi berikutnya. Kepada anak mereka, misalnya. Setiap keluarga biasanya memberikan pendidikan tentang kebudayaan itu lewat cerita-cerita kepada anak mereka bahwa harus melakuaknya. Pada saat kebudayaan itu berlangsung orang tua akan melibatkan anaknya dalam proses kebudayaan itu. misalnya pada saat mengantarkan ke rumah kepala desa. Dengan sendirinya budaya itu akan meresap pada pikiran anak itu. sehingga dia juga akan merasa bahwa budaya itu adalah miliknya yang harus dijaga terus. Budaya itu bersifat adaptif, artinya dapat menyesuaikan dengan kondisi lingkungan sosial. Budaya dapat juga berubah karena berubahnya kondisi sosial. Seperti budaya ini, inti budaya ini adalah memberikan makanan pada kepala desa. Tapi macam-macam makanan dan jumlah yang diberikan tidak sama antara orang yang satu dengan yang lainya. Orang yang kaya1

Koentjaraningrat. 1986. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta:Rineka Cipta

bisa membeli barang mewah sebaliknya orang yang miskin hanya mampu membeli seadanya saja. ini menunjukan budaya itu tidak harus sama dalam penerapanya dalam kehidupan sosial. Tergantung dengan kondisi masing-masing Sebuah budaya berbasis pada simbol. Setiap budaya memiliki simbol-simbol yang tidak sama yang mempunyai makna yang berbeda pula. Simbol yang digunakan merupakan sesuatu yang muncul dari diri seseorang karena telah terjadi kejadian yang luar biasa. Misalnya suatu pasangan suami istri telah menikah 10 tahun namun belum dikaruniai anak. Akhirnya setelah 10 tahun menunggu, akhirnya mereka diberi momongan. Lalu pasangan suami istri ini mengungkapkan rasa syukur mereka dengan melakukan hal yang mereka anggap itu baik. Budaya ini merupakan simbol dari bentuk rasa terimakasih kepada Tuhan karena akhirnya memberikan rezeki yang berlimpah. Dalam perkembanganya, budaya harus bisa menyesuaikan dengan keadaan sosial yang ada. Apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, budaya harus bisa memenuhinya. Jika tidak maka dengan sendirinya budaya itu akan dianggap tidak ada oleh masyarakat. Jadi, budaya dapat berubah sesuai dengan berubahnya waktu.

REFERENSI:http://manshurzikri.wordpress.com/2009/11/27/karakteristik-kebudayaan/ Koentjaraningrat. 1986. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta:Rineka Cipta Ember,Carol R and Ember,Melvin. 1985. Anthropology, New Jersey :Prentice Hall