SISTEM TAKING ORDER BARANG PADA SUPERMARKET BERBASIS taking order pada supermarket berbasis android…

  • Published on
    07-May-2019

  • View
    212

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

1 Dinamika Teknologi

Jurnal Ilmiah Teknologi dan Rekayasa, ISSN: 1907-7327

DINAMIKA TEKNOLOGI April 2017 Vol. 9; No. 1; Hal. 1-8

SISTEM TAKING ORDER BARANG PADA SUPERMARKET BERBASIS ANDROID

Andry Pratama Mabe, Suhatati Tjandra Teknik Informatika,Sekolah Tinggi Teknik Surabaya

e-mail: Andri.pratama.mabe@gmail.com, tati@stts.edu

ABSTRAK

Android merupakan salah satu sistem operasi pada perangkat selular yang sedang bekembang pesat belakangan ini. Terdapat banyaknya aplikasi-aplikasi yang dikembangkan oleh developer guna membantu aktivitas user. Berbelanja merupakan salah satu aktifitas yang paling memerlukan cukup banyak waktu. Tetapi saat ini berbelanja dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Sistem taking order pada supermarket berbasis android diharapkan dapat mempermudah pelanggan untuk dapat membeli barang-barang melalui perangkat selular yang dimiliki (berbasiskan android). Sistem ini melibatkan dua user, yakni pegawai, dan pelanggan. Aplikasi berbasis android ini meliputi pencarian barang, add to cart, see promo, see cart, scan barcode, dan dapatkan kode. Barang yang telah dipilih/dibeli user, akan langsung disiapkan oleh pihak supermarket Jika pelanggan telah melakukan transaksi pembayaran. Dengan demikian pihak supermarket dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan cepat kepada para pelanggan. Kata kunci: Taking Order, Android

PENDAHULUAN

Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa

teknologi telah mengambil peran yang cukup penting dalam kehidupan banyak orang. Dari tahun ke tahun, teknologi berkembang dengan sangat cepat. Perkembangan teknologi ini didorong oleh kebutuhan manusia yang semakin bertambah seiring berjalannya waktu. Salah satu contoh teknologi yang paling menonjol adalah mobile device.

Dibalik segala kecanggihan yang dimiliki oleh mobile device, terdapat sebuah sistem operasi (operating system) yang bertugas untuk mengontrol dan mengatur segala pekerjaan yang dapat dilakukan oleh mobile device, termasuk menjalankan aplikasi-aplikasi. Salah satu sistem operasi yang paling banyak digunakan saat ini adalah Android. Sistem operasi Android bersifat open source (terbuka) sehingga memudahkan para programmer untuk mengembangkan sebuah aplikasi.

Aplikasi-aplikasi yang dikembangkan bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi pengguna dalam aktivitas sehari-hari. Salah satunya adalah

berbelanja. Saat ini kegiatan belanja dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Namun bagi orang-orang yang memiliki kegiatan yang padat, dan hanya memiliki sedikit waktu luang, berbelanja menjadi kegiatan yang cukup merepotkan.

Saat memasuki area supermarket, yang dilakukan adalah mencari barang sesuai kebutuhan dengan mengelilingi area supermarket. Hal tersebut tentunya akan memerlukan cukup banyak waktu dan tenaga.

Untuk membantu memecahkan masalah ini, maka dikembangkan suatu aplikasi berbasiskan android yang dapat membantu pelanggan supaya dapat berbelanja dengan lebih cepat.

Dengan mengembangkan sistem taking order ini, diharapkan pelanggan dapat menghemat waktu dan tenaga pada saat berbelanja, dan membantu mempercepat proses transaksi di supermarket sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih baik.

2 Dinamika Teknologi Jurnal Ilmiah Teknologi dan Rekayasa, ISSN: 1907-7327

DINAMIKA TEKNOLOGI April 2017 Vol. 9; No. 1; Hal. 1-8

ANALISA SISTEM

Analisis sistem merupakan penguraian suatu sistem untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi permasalahan, kesempatan, hambatan yang terjadi dan kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan.

Hal-hal yang dilakukan pada saat analisa antara lain : 1. Identifikasi Masalah

Untuk dapat memperoleh informasi/fakta tersebut observasi, supaya dapat diketahui kendala-kendala yang menghambat pelayanan kepada pelanggan. Kendala-kendala yang sering terjadi adalah sebagai berikut:

a. Pelayanan terhadap pelanggan sering kali memakan waktu yang lama.

b. Pelanggan menghabiskan waktu berbelanja sekitar tiga puluh menit hingga satu jam hanya untuk mencari barang-barang yang dibutuhkan, hal ini disebabkan oleh pelanggan tidak mengetahui letak atau posisi barang yang dibutuhkan tersebut.

c. Kebanyakan pelanggan merasa lelah apabila membawa serta belanjaan yang sudah ditemukan.

d. Antrian pada kasir yang panjang. 2. Deskripsi Sistem

Pertama kali membuka aplikasi pelanggan diwajibkan untuk melakukan login, hal tersebut bertujuan untuk memudahkan sistem mencatat barang belanjaan pelanggan dan untuk efisiensi penyimpanan pada komputer server. Apabila pelanggan telah berhasil melakukan login/registrasi, pelanggan akan diarahkan ke halaman utama. Halaman utama memungkinkan pelanggan untuk mengakses semua menu yang tersedia.

Pada halaman utama terdapat menu home, kategori, akun, dapatkan kode, syarat dan ketentuan, dan kebijakan privasi.

Terdapat dua cara yang dapat dilakukan untuk melakukan pencarian terhadap sebuah barang. Cara pertama adalah dengan memasukkan keyword, dan cara kedua adalah dengan menscan barcode yang terdapat pada barang tersebut. Untuk pencarian dengan menggunakan keyword, pencarian akan dilakukan pada semua barang yang mengandung kata/kalimat yang terdapat pada

keyword, misalkan pelanggan memasukkan keyword walls, maka semua barang yang mengandung kata walls akan ditampilkan. Untuk pencarian barang dengan menggunakan scan barcode (hanya dapat berfungsi untuk semua mobile deviceAndroid yang memiliki kamera belakang/rare camera), pelanggan cukup memotret/menscan barcode yang terdapat pada barang, dan kemudian secara otomatis sistem akan menampilkan detail mengenai barang tersebut.

Ketika pelanggan ingin menambahkan sebuah barang ke dalam cart, sistem akan memeriksa terlebih dahulu apakah inputan jumlah barang yang diinginkan oleh pelanggan lebih kecil atau sama dengan stok yang tersedia saat ini, dan inputan tidak boleh nol. Untuk dapat melihat barang belanjaan apa saja yang sudah dimasukkan oleh pelanggan kedalam cart, pelanggan dapat mengakses menu cart. Pada halaman ini pelanggan dapat melihat barang apa saja yang telah dimasukkan kedalam cart, beserta jumlah tiap barang. Pada halaman ini pelanggan juga dapat menghapus/membatalkan barang yang dibeli.

Setelah pelanggan memutuskan untuk mengakhiri berbelanja, pelanggan dapat mengakses menudapatkan kode. Pada halaman ini pelanggan akan diberikan sebuah kode acak dan unik, dan tujuan dari kode ini adalah untuk membantu aplikasi kasir menampilkan barang belanjaan pelanggan pada aplikasi desktop. Selain mendapatkan kode, pelanggan juga akan diberikan informasi mengenai total item yang dibeli, kasir rekomendasi, total uang yang harus dibayarkan, dan sebuah tombol untuk membatalkan transaksi yang sedang terjadi.

Aplikasi desktop mewajibkan kasir untuk melakukan login terlebih dahulu. Aplikasi desktop tersebut memungkinkan kasir untuk menangani proses transaksi penjualan dan pembayaran.

Untuk dapat menampilkan barang belanjaan pelanggan, kasir wajib meminta kode kepada pelanggan yang bersangkutan dan memasukan kode tersebut kedalam sistem untuk menampilkan barang belanjaan pelanggan yang berada didalam cart. Aplikasi kasir juga dapat menangani transaksi penjualan secara

3 Dinamika Teknologi

Jurnal Ilmiah Teknologi dan Rekayasa, ISSN: 1907-7327

DINAMIKA TEKNOLOGI April 2017 Vol. 9; No. 1; Hal. 1-8

manual dengan cara memasukkan barcode kedalam sistem, kemudian sistem akan memberikan detail terhadap barang yang dimaksud. Setelah semua barang terdaftar didalam sistem, sistem akan secara otomatis menghitungkan nominal total yang harus dibayar oleh pelanggan (termasuk potongan bila ada).

Setelah nominal total muncul, pegawai akan bertanya kepada pelanggan akan melakukan pembayaran dengan metode apa. Pembayaran dapat dilakukan secara tunai, debit, dan kartu kredit. Untuk pembayaran kartu debit,pegawai akan memasukan jumlah nominal, jenis kartu, nomor kartu, bank, dan keterangan (bila ada). Untuk pembayaran kartu kredit,pegawai akan memasukan jumlah nominal, jenis kartu, nomor kartu, bank, dan keterangan (bila ada). Jenis pembayaran dapat dikombinasikan (misalkan dengan menggunakan debit dan tunai atau kartu kredit dan tunai, dan sebagainya).

Gambar 1. Use Case Diagram Sistem

1. Pencarian

Pencarian barang bertujuan untuk mempermudah kasir dan pelanggan untuk menemukan data-data atau informasi-informasi mengenai barang yang ingin dicari, sehingga akan lebih menghemat waktu dan lebih efisien dibandingkan dengan mencari data barang secara manual. (pencarian barang dapat diakses melalui aplikasi kasir maupun aplikasi E-Cart).

Gambar 2. Use Case Diagram

Pencarian Barang

Gambar 2 menujukan bahwa pada pencarian terdapat dua aktor, pelanggan, kasir, selain itu terdapat tiga use case tambahan yang akan mendeskripsikan bagaimana pencarian barang terjadi. Seperti ditampilkan pada gambar tersebut, pencarian barang include pencarian, artinya pelanggan atau kasir harus melakukan login terlebih dahulu untuk dapat mengakses pencarian. Pencarian barang dapat dilakukan berdasarkan barcode, keyword, scan barcode, kategori. Pencarian barang dengan menggunakan barcode hanya dapat dilakukan oleh kasir, selain itu kasir juga dapat melakukan pencarian barang dengan menggunakan keyword. Sedangkan pelanggan dapat melakukan pencarian barang dengan menggunakan keyword, scan barcode (extend), dan berdasarkan kategori (extend). Untuk dapat menggunakan fitur scan barcode mobile deviceAndroid harus memiliki kamera. Pencarian barang akan mencarikan informasi mengenai barang tersebut dan akan menampilkannya kepada user.

2. Cart (Keranjang Belanja)

Gambar 3. Use Case Diagram Cart

4 Dinamika Teknologi Jurnal Ilmiah Teknologi dan Rekayasa, ISSN: 1907-7327

DINAMIKA TEKNOLOGI April 2017 Vol. 9; No. 1; Hal. 1-8

Pada cart terdapat beberapa fitur seperti, tambah barang, hapus barang, dan void. Pelanggan dapat menambahkan barang yang diinginkan kedalam cart. Selain itu pelanggan juga dapat menghapus barang yang telah dibeli/dimasukkan kedalam cart. Fitur void mengizinkan pelanggan untuk dapat melakukan pembatalan pada sebuah transaksi.

Pada Gambar 3 menunjukkan bahwa pembelian include login, artinya pelanggan harus melakukan login terlebih dahulu untuk dapat mengakses pembelian. 3. Penjualan

Gambar 4. Use Case Diagram Penjualan

Pada use case penjualan barang dapat dilihat

seperti yang ditampilkan pada Gambar 4, penjualan melibatkan dua aktor, yaitu kasir dan pelanggan. Untuk dapat mengakses penjualan, kasir wajib melakukan login terlebih dahulu, penjualan include login. Selain itu penjualan juga include pembelian. Pembelian tersebut meliputi barang-barang yang dibeli oleh pelanggan. Terdapat lima proses tambahan yang akan mendeskripsikan bagaimana penjualan terjadi. Kelima fitur tambahan tersebut adalah, sale baru, detail pembelian, hapus barang, tambah barang, dan void transaksi. Sale baru berfungsi untuk membuat sebuah sale baru yang nantinya akan dijadikan sebagai pembeda sale tersebut dengan sale yang lain. Fitur detail transaksi berfungsi untuk menampilkan transaksi penjualan barang yang dimiliki oleh pelanggan, hal ini nantinya akan memudahkan kasir untuk melihat detail belanjaan. 4. Pembayaran

Pembayaran merupakan salah satu bagian dari transaksi. Pembayaran bertujuan untuk menangani pembayaran barang-barang belanjaan pelanggan. Pembayaran dapat dilakukan secara tunai, debit, dan kredit. Pada pembayaran dengan kartu debit

dan kartu kredit, pegawai akan memasukan informasi pembayaran seperti jenis kartu, nomor kartu, bank, dan keterangan (informasi pembayaran hanya akan dimasukkan apabila pelanggan melakukan pembayaran dengan metode debit atau kartu kredit).

Gambar 5. Use Case Diagram Pembayaran

5. Login Pelanggan

Login adalah proses autentifikasi sebuah aplikasi dengan memasukan identitas dari account pengguna (email) dan kata sandi (password) guna mendapatkan hak akses menggunakan sumber daya pada komputer atau aplikasi tujuan.

Untuk melakukan login ke sistem biasanya membutuhkan akun pengguna yang digunakan sebagai identitas berupa deretan karakter yang secara unik membedakannya antar pengguna satu dengan pengguna yang lain, dan kata sandi yang merupakan deretan karakter berupa kunci yang dijaga kerahasiaannya terhadap orang lain.

Gambar 6. Use Case Diagram Login Pelanggan

Pada use case login pelanggan dapat dilihat seperti yang ditampilkan pada Gambar 6, login pelanggan hanya melibatkan satu aktor, yaitu pelanggan. Terdapat tiga proses tambahan yang akan mendeskripsikan bagaimana login pelanggan dapat bekerja, pencarian pelanggan, autentifikasi, dan menuju halaman utama.

5 Dinamika Teknologi

Jurnal Ilmiah Teknologi dan Rekayasa, ISSN: 1907-7327

DINAMIKA TEKNOLOGI April 2017 Vol. 9; No. 1; Hal. 1-8

Pada program tersebut login pelanggan hanya dapat diakses melalui aplikasi E-Cart. Pencarian bertujuan untuk mencari data pelanggan yang berusaha untuk login di dalam sistem. Autentifikasi bertujuan untuk menyocokan apakah email (dalam proses login pelanggan akan digunakan email) dan password yang dimasukan oleh pelanggan sesuai dengan email dan password yang tersimpan di dalam sistem. (perlu diingat bahwa login pelanggan hanya dapat diakses melalui aplikasi E-Cart). Apabila data ditemukan, maka email dan password yang telah diinputkan oleh pelanggan tersebut akan dicocokan dengan data yang terdapat didalam sistem. Apabila data cocok, maka pelanggan dapat melanjutkan/masuk ke dalam tahap berikutnya. Tetapi apabila data tidak cocok maka pelanggan tidak bisa melanjutkan/masuk ke tahap berikutnya. 6. Login Kasir

Gambar 7. Use Case Diagram Login Kasir

Login kasir hanya melibatkan satu aktor, yaitu kasir. Terdapat tiga proses tambahan yang akan mendeskripsikan bagaimana login pelanggan dapat bekerja, pencarian kasir, autentifikasi, dan menuju halaman utama.

Pada program tersebut login pelanggan hanya dapat diakses melalui aplikasi E-Cart. Pencarian bertujuan untuk mencari data pelanggan yang berusaha untuk login di dalam sistem. Autentifikasi bertujuan untuk mencocokkan apakah username (dalam proses login kasir akan digunakan kode pegawai) dan password yang dimasukkan oleh pelanggan sesuai dengan username dan password yang tersimpan di dalam sistem. (login kasir hanya dapat diakses melalui aplikasi desktop).

Desain Sistem

1. Arsitektur Sistem

Pertama-tama untuk dapat menggunakan aplikasi, pelanggan diwajibkan untuk

melakukan login terlebih dahulu. Apabila pelanggan tidak memiliki akun sebelumnya, pelanggan dapat melakukan registrasi. Setelah melakukan registrasi/login, pelanggan akan diarahkan ke halaman utama. Pelanggan memiliki akses untuk dapat melakukan pencarian barang pada halaman apa saja. Pencarian barang dapat dilakukan dengan cara memasukkan keyword atau dengan cara memotret barcode yang tersedia pada barang, secara otomatis siste...

Recommended

View more >