Sp Isomer Asam Maleat

  • Published on
    23-Dec-2015

  • View
    21

  • Download
    7

Embed Size (px)

DESCRIPTION

teori isomer asam maleat teknik kimia politeknik negeri sriwijaya POLSRI palembang

Transcript

<p>Asam maleatAsam maleat</p> <p>Nama IUPAC[sembunyikan]Asam maleatAsam (Z)-Butenadioat</p> <p>Identifikasi</p> <p>Nomor CAS[110-16-7]</p> <p>Nomor EINECS203-742-5</p> <p>Nomor RTECSOM9625000</p> <p>SMILESOC(=O)C=CC(=O)O</p> <p>Sifat</p> <p>Rumus molekulC4H4O4</p> <p>Massa molar116,1 g/mol</p> <p>Penampilanputih padat</p> <p>Densitas1,59 g/cm, padat</p> <p>Titik lebur131-139C terurai</p> <p>Titik didih135C terurai</p> <p>Kelarutan dalam air78 g/100 ml (25C)</p> <p>Keasaman (pKa)pka1 = 1,83, pka2 = 6,07</p> <p>Bahaya</p> <p>MSDSMSDS from J. T. Baker</p> <p>Klasifikasi EUBerbahaya (Xn)</p> <p>Frasa-RR22, R36/37/38</p> <p>Frasa-SS2, S26, S28, S37</p> <p>Senyawa terkait</p> <p>Asam dikarboksilat terkaitAsam fumaratAsam suksinat</p> <p>Senyawa terkaitMaleat anhidridaMaleimida</p> <p>Kecuali dinyatakan sebaliknya, data di atas berlakupada temperatur dan tekanan standar (25C, 100kPa)Sangkalan dan referensi</p> <p>Asam maleat atau Asam (Z)-butenadioat atau asam toksilat adalah senyawa organik yang merupakan asam dikarboksilat. Molekul ini terdiri dari gugus etilena yang berikatan dengan dua gugus asam karboksilat. Asam maleat adalah isomer cis dari asam butenadioat, sedangkan asam fumarat merupakan isomer transnya. Isomer cis kurang stabil; perbedaan kalor pembakarannya adalah 22,7 kJ/mol. Sifat-sifat asam maleat sangatlah berbeda dengan asam fumarat. Asam maleat larut dalam air, sedangkan asam fumarat tidak; titik lebur asam maleat adalah (130-139C), juga lebih rendah dari titik lebur asam fumara (287C). Perbedaan sifat ini dapat dijelaskan oleh ikatan hidrogen intramolekul[1] yang terjadi pada asam maleat.Dalam bidang industri, asam maleat diturunkan dari maleat anhidrida dengan hidrolisis. Maleat anhidrida diproduksi dari benzena atau butena melalui proses oksidasi.Isomerisasi. Asam maleat dan asam fumarat biasanya tidak akan saling berubah karena rotasi di ikatan ganda karbon tidaklah memfavoritkan pemutaran. Dalam laboratorium, konversi isomer cis menjadi isomer trans dimungkinkan dengan menggunakan cahaya dan bromin dalam jumlah yang kecil[2]. Cahaya mengubah bromin menjadi radikal bromin, yang akan menyerang alkena melalui reaksi adisi radikal menjadi radikal bromo-alkana; memungkinkan terjadi perputaran ikatan tunggal. Radikal bromin berekombinasi dan asam fumarat terbentuk.Ion maleat adalah bentuk terionisasi dari asam maleat. Ia merupakan zat yang penting dalam biokimia. Ion maleat berguna dalam biokimia sebagai inhibitor reaksi transaminase. Ester asam maleat juga disebut sebagai maleat, misalnya dimetil maleat.</p>