Spm Walmart Stores Case

  • Published on
    07-Dec-2015

  • View
    5

  • Download
    3

Embed Size (px)

DESCRIPTION

tugas mahasiswa

Transcript

BAB ILatar Belakang Masalah

1. Latar Belakang MasalahWestport Electric merupakan salah satu perusahaan raksasa AS yang memproduksi dan menjual listrik serta produk elektronik. Kegiatan operasi perusahaan dibagi ke dalam empat grup, masing-masing dikepalai wakil presiden grup. Grup-grup ini terdiri dari: Grup Pembangkit Listrik dan Transmisi, Grup Perkakas Rumah Tangga, Grup Militer dan Ruang Angkasa, serta Grup Elektronika. Tiap grup terdiri dari sejumlah divisi yang independen secara relatif, masing-masing dikepalai oleh manajer divisi. Terdapat 25 divisi dalam perusahaan.Pada tingkat perusahaan terdapat staf riset pengembangan dan enam staf administratif kantor, masing-masing dikepalai oleh wakil presiden, yaitu keuangan, hubungan industri, hukum, pemasaran, manufaktur dan hubungan masyarakat. Tanggung jawab staf administratif, meskipun mereka berbeda tergantung pada lingkungannya, dapat dibagi kedalam kategori berikut:1. Saran manajemen puncak.2. Pemberian saran bagi divisi operasi dan kantor staf lainnya.3. Koordinasi antardivisi.

Prosedur Persetujuan Penyampaian InformasiPada awal musim semi setiap tahun, departemen anggaran mengeluarkan instruksi dan jadwal untuk persiapan, peraturan, dan persetujuan anggaran untuk tahun berikutnya. Karena yang diperhatikan dalam kasus ini adalah anggaran staf administratif, deskripsi akan dibatasi pada sifat penyampaian informasi oleh masing-masing kantor administratif. Tiap kantor staf melengkapi jadwal sebagai berikut: Anggaran Berdasarkan Klasifikasi Beban Anggaran Berdasarkan Kegiatan Penjelasan mengenai Perubahan

Presentasi Proposal Anggaran Setiap anggaran kantor staf administratif disetujui oleh presiden dan eksekutif wakil presiden dalam rapat anggaran. Wakil presiden bidang keuangan hadir dalam seluruh presentasi anggaran, tetapi tidak memiliki kekuasaan untuk menyetujui ataupun menolak.Fungsi Departemen AnggaranFungsi departemen anggaran dalam menjalankan anggaran staf administratif telah menentukan jadwal yang disampaikan dan jadwal bagi pelaksanaannya dan untuk memeliharan kejujuran penyajian. Dalam mengisi fungsi terakhir, departemen anggaran menganalisis dan mengajukan anggaran serta meyakinkan bahwa fakta-fakta dinyatakan secara benar.Rincian presentasi dilaksanakan sebelum keterlibatan James King dan asisten administrasi hingga wakil presiden staf administrasi. Ketika presentasi dibuat departemen anggaran akan diminta untuk menyetujui informasi keuangan yang tengah dipresentasikan.

Evaluasi Anggaran Pada tahun kedua James King menjabat sebagai supervisor bagian anggaran staf administratif. Sebelumnya, dia telah menjadi manager anggaran di Electric Stove Division. Pada tingkat divisi, analis anggaran memberikan pengaruh terhadap seluruh tingkat efisiensi yang ditampilkan dalam anggaran operasi. Sebagai contoh, didalam Electric Stove Divison, pengendali divisi menghadiri setiap rapat anggaran divisi dan mendebat dengan argumen yang panjang dan keras untuk menolak setiap anggaran yang ia percayai tidak cukup kuat. Sebab dia telah memiliki pengalaman yang banyak dalam operasi divisi tersebut, dan biasanya berhasil. King tahu sangatlah sulit untuk menyamakan sikap wakil presiden bagian keuangan (yang tidak pernah terlihat memajukan tujuan apa pun ke dalam anggaran yang diusulkan) dengan atasan terdahulunya, pengendali dari Electric Stove Divison. Akibatnya, dia meminta untuk bertemu dengan Ensign dan Kelly untuk melihat jika sesuatu dapat dilakukan untuk meningkatkan teknik evaluasi terhadap anggaran staf administratif. Meskipun demikian, King yakin bahwa adalah penting bagi seseorang untuk mengevaluasi proposal anggaran secara kritis, seperti yang mereka lakukan pada tingkat divisi. Rapat ditutup oleh Ensign dengan meminta Kelly dan King untuk mempersiapkan sebuah proposal yang akan memecahkan masalah yang diangkat dalam rapat perusahaan tersebut.

2. Perumusan MasalahApa yang seharusnya dilakukan oleh Westpost Electric berkenaan dengan evaluasi masalah yang ada ?

BAB IILandasan Teori

Pusat tanggung jawab merupakan organisasi yang dipimpin oleh seorang manajer yang bertanggung jawab kepada aktivitas yang dilakukan. Perusahaan merupakan sekumpulan pusat-pusat tanggung jawab, yang kemudian membentuk suatu hierarki. Pada tingkatan terendah adalah pusat untuk seksi-seksi, pergeseran kerja, dan unit organisasi kecil lainnya. Departemen bisnis yang memiliki beberapa unit organisasi yang lebih kecil, menduduki posisi yang lebih tinggi dalam hierarki.

Sifat pusat pertanggungjawabanKarena setiap organisasi merupakan sekumpulan pusat tanggung jawab maka, jika setiap pusat tanggung jawab telah memenuhi tujuannya, maka cita-cita organisasi tersebut telah tercapai. Pusat tanggung jawab menerima masukan (bahan baku, tenaga kerja, dan jasa-jasa). Dengan menggunakan modal kerja capital (seperti persedian, piutang), peralatan, dan aktiva lainnya, pusat tanggung jawab melaksanakan fungsi-fungsi tertentu, dengan tujuan akhir mengubah input menjadi output, baik yang berwujud (barang) maupun yang tidak berwujud (jasa).

Cara Kerja Pusat PertanggungjawabanManajemen bertanggung jawab untuk memastikan hubungan yang optimal antara input dan output. Pengendalian focus pada penggunaan input minimum yang dibutuhkan untuk memproduksi output yang diperlukan menurut spesifikasi dan standar mutu yang benar, tepat waktu, dan sesuai dengan jumlah yang diminta. Akan tetapi dalam sejumlah situasi, input tidak secara langsung berkaitan dengan output yang dihasilkan. Sementara itu, dalam litbang, hubungan antara input dan output bahkan lebih kabur lagi; hasil dari litbang yang dilakukan sekarang barangkali tidak dapat diketahui selama beberapa tahun dan jumlah optimal yang harus dibelanjakan oleh suatu perusahaan untuk litbang tidak dapat ditentukan.INPUTSumber daya yang digunakan (bahan baku, tenaga kerja, jasa-jasa)Diukur dari biayanya

PEKERJAANMenggunakan modal kerja kapital (persediaan, piutang), peralatan, dan aktiva lainnya

OUTPUTBarang atau jasa

Mengukur input dan outputBiaya adalah suatu ukuran moneter dari jumlah sumber daya yang digunakan oleh suatu pusat tanggung jawab. Lebih mudah mengukur input daripada menghitung nilai output. Banyak organisasi bahkan tidak berupaya untuk mengukur output dari masing-masing pusat tanggung jawab.3. KABURDepartemen penelitian dan pengembangan

Hasil penelitian dan pengembangan yang dilakukan pada masa sekarang barangkali tidak dapat diketahui selama beberapa tahun1. LANGSUNGDepartemen produksi

Input berupa bahan baku akan menjadi bagian fisik dari barang jadi yang merupakan output2. TIDAK LANGSUNGDepartemen pemasaran

Input berupa biaya periklanan ditujukan untuk meningkatkan hasil penjualanNamun penjualan tidak hanya dipengaruhi oleh iklan

Efisiensi dan efektivitasEfisiensi adalah rasio output terhadap input, atau jumlah output per unit input. Suatu pusat tanggung jawab lebih efisien disbanding pusat tanggung jawab lain jika: menggunakan jumlah sumber daya yang lebih sedikit, namun memproduksi jumlah output yang sama atau menggunakan menggunakan jumlah sumber daya yang sama namun memproduksi jumlah output yang lebih besar.Dalam banyak pusat tanggung jawab, efisiensi diukur dengan cara biaya actual dengan standar, dimana biaya-biaya tersebut harus dinyatakan dalam output yang diukur. Kelemahan metode ini yaitu : biaya yang tercatat bukan tolok ukur atas sumber daya yang sebenarnya digunakan, dan standar pada hakikatnya merupakan perkiraan atas apa yang idealnya harus tercapai dalam kondisi yang ada.Efektivitas ditentukan oleh hubungan antara output yang dihasilkan oleh uatu pusat tanggung jawab dengan tujuannya. Semakin besar output yang dikontribusikan terhadap tujuan, maka semakin efektiflah unit tersebut. Karena baik tujuan maupun input sangatlah sukar dikuantifikasi, efektivitas cenderung dinyatakan dalam istilah-istilah yang subjektif dan nonanalistis.Efisiensi dan efektivitas berkaitan satu sama lain; setiap pusat tanggung jawab harus efektif dan efisien, dimana organisasi harus mencapai tujuannya secara optimal. Suatu pusat tanggung jawab yang menjalankan tugasnya dengan konsumsi terendah atas sumber daya, mungkin akan efisien, tetapi jika output yang dihasilkannya gagal memberikan kontribusi yang memadai pada pencapaian cita-cita organisasi, maka pusat tanggung jawab tersebut tidaklah efektif.

Jenis-jenis pusat tanggung jawabEmpat jenis pusat tanggung jawab menurut sifat input dan atau output moneter yang diukur untuk tujuan pengendalian :a. Pusat pendapatanPusat Pendapatan. Suatu output (pendapatan) diukur secara moneter, akan tetapi tidak ada upaya formal yang dilakukan untuk mengaitkan input (beban/biaya) dengan output. Jika beban dikaitkan dengan pendapatan, maka unit tersebut akan menjadi pusat laba.b. Pusat bebanPusat Beban. Merupakan pusat tnggung jawab yang inputnya diukur secara moneter, namun outputnya tidak. Jenis umum dari pusat beban : Pusat Beban Teknik.Cirinya adalah : inputnya dapat diukur secara moneter, inputnya dapat diukur secara fisik, dan jumlah dolar optimum dan input yang dibutuhkan untuk memproduksi satu unit output dapat ditentukan. Pusat beban teknik biasanya ditemukan dalam operasi manufaktur. Disuatu pusat beban teknik, output dikalikan dengan biaya standar dari setiap unit, mengukur biaya standar dari produk jadi. Selisih antara biaya teoritis dan biaya actual mencerminkan efisiensi dari pusat beban yang diukur.Tugas penting pusat beban teknik seperti para pengawas bertanggung jawab atas mutu produk dan volume produksi serta efisiensi, manajer dari pusat beban teknik juga bertanggung jawab atas aktivitas lain seperti pelatihan dan pengembangan pegawai yang tidak berhubungan dengan produksi sekarang. Istilah pusat beban teknik mengacu pada pusat tanggung jawab diman biaya teknik paling banyak ditemukan, walaupun hal itu tidak berarti bahwa estimasi biaya teknik yang valid dapat dibuat untuk masing-masing pos. Pusat Beban Kebijakan.Meliputi unit-unit adminitratif dan pendukung, operasi litbang dan hamper semua aktivitas pemasaran. Istilah kebijakan tidak berarti bahwa penilaian manajemen mengenai biaya optimum bersifat mendadak dan sembarangan melainkan mencerminkan keputusan pihak manajemen berkaitan dengan kebijakan tertentu. Disuatu pusat beban kebijakan, selisih antara anggaran dan biaya yang sesungguhnya bukanlah ukuran efisiensi. Pdaa hakikatnya hal tersebut hanya merupakan selisih antara input yang dianggarkan dan input yang sesungguhnya, serta tidak mencakup nilai output. Jika biaya yang sesungguhnya tidak melebihi jumlah anggaran, maka pihak manajer sudah hidup sesuai dengan anggaran, akan tetapi karena anggaran tidak dimaksudkan untuk meramalkan jumlah pengeluaran yang optimum, maka menjalankan usaha dalam batas anggaran yang ada tidak selalu berarti menunjukkan kinerja yang efisien.c. Pusat Labad. Pusat InvestasiCiri-ciri Pengendalian Umuma. Penyusunan Anggaran.Pada hakikatnya pihak manajemen merumuskan anggaran pusat beban kebijakan dengan menentukan besarnya pekerjaan yang harus diselesaikan. Pekerjaan yang harus dilakukan oleh pusat beban kebijakan terbagi dalam dua kategori umum: berkesinambungan (dilakukan secara konsisten dari tahun ke tahun, seperti pembuatan laporan keuangan oleh kontroler perusahaan) dan bersifat khusus (proyek satu langkah, seperti pengembangan dan penyusunan sistem pembuatan anggaran laba dalam sebuah divisi baru). Suatu teknik yang sering digunakan dalam membuat anggaran untuk pusat beban kebijakan disebut sebagai manajemen berdasarkan tujuan, yaitu suatu proses formal dimana pembuat anggaran mengusulkan untuk menyelesaikan pekerjaan tertentu dan menyarankan ukuran yang akan dipakai dalam evaluasi kerja.Fungsi perencanaan bagi pusat pengeluaran yang tak direncanakan biasanya di jalankan dalam satu atau dua cara ini yaitu; penganggaran tambahan atau penilaian berbasis nol. Anggaran incremental, dimana tingkat biaya sekarang dari pusat beban kebijakan dipakai sebagai titik awalnya. Kekurangannya adalah tingkat pengeluaran yang ada dari pusat beban kebijakan, diterima dan tidak dikaji ulang selama proses pembuatan anggaran, dan juga para manajer pusat beban ini biasanya ingin meningkatkan tingkat pelayanan dan dengan demikian cenderung meminta tambahan sumber daya yang jika dibuat sebagai kasus yang kuat biasanya akan disediakan. Tinjauan berdasarkan nol yaitu suatu pendekatan pembuatan anggaran yang merupakan alternative adalah membuat analisis menyeluruh dari setiap pusat beban kebijakan pada jadwal yang terus bergulir, sehingga semuanya ditinjau setidaknya sekali setiap lima tahun. Tinjauan berdasarkan nol memakan waktu dan biasanya menjadi trauma bagi seorang manajer yang akan ditinjau (hal ini merupakan salah satu penyebab mengapa jadwal penilaian menjadi jarang).b. Variasi Biaya.Tidak seperti dalam pusat beban teknik yang sangat dipengaruhi oleh perubahan volume jangka pendek, biaya dalam pusat beban kebijakan cukup terlindungi dari fluktuasi jangka pendek. Perbedaan ini berawal dari fakta bahwa dlam membuat anggaran untuk pusat beban kebijakan, para manajer cenderung untuk menyetujui perubahan yang terkait dengan perubahan volume penjualan yang diantisipasi.c. Jenis Pengendalian Keuangan. Tujuan utama dari pusat beban kebijakan adalah untuk mengendalikan biaya dengan mengikutsertakan para manajer guna berperan serta dalam perencanaan, bersama-sama mendiskusikan langkah apa yang akan diambil, dan tingkat usaha yang bagaimana yang tepat untuk masing-masing. Dengan demikian, dalam pusat beban kebijakan pengendalian keuangan menjadi hal pokok yang dibahas pada tahap perencanaan sebelum biaya tersebut terjadi.d. Pengukuran Kinerja.Pekerjaan utama bagi seorang manajer pusat beban kebijakan adalah untuk mencapai output yang diinginkan. Membelanjakan suatu jumlah yang sesuai dengan anggaran untuk mengerjakan hal ini dianggap memuaskan; jumlah yang melebihi anggaran merupkan alasan untuk prihatin, sementara jumlah yang kurang dari anggaran akan mengindikasikan bahwa pekerjaan yang direncanakan belum selesai dilaksanakan. Pengendalian atas pengeluaran dapat dilaksanakan dengan mengharuskan adanya persetujuan dari para atasan sebelum anggaran dilampaui.

Tiga Jenis Pusat Beban Kebijakan Yang Paling Umum:a. Pusat Administratif dan Pendukung.Pusat administratif meliputi manajemen senio korporat dan manajemen unit bisnis, serta para manajer unit pendukung. Pusat pendukung merupakan unit yang menyediakan layanan kepada pusat tanggung jawab.Permasalahan dalam pengendalian atas beban administrative cukup sulit dikarenakan : Masalah yang ada dalam pengukuran output. Dalam aktivitas lainnya, output utamanya adalah saran dan layanan, yang merupakan fungsi yang tidak mungkin dikuantifikasi maupun dievaluasi. Karena output tidak dapat diukur, tidak mungkin untuk menetapkan standar biaya sebagai tolak ukur untuk pengukuan kierja keuangan. Dengan demikian, varians anggaran tidak dapat diintrepetasikan sebagai ganbaran dari kinerja yang efisien ata...