Stang Seher Dan Ukurannya

  • Published on
    26-Oct-2015

  • View
    100

  • Download
    1

Embed Size (px)

DESCRIPTION

ukuran stang seher berbagai motor

Transcript

  • Stang seher + ukuranya

    Panjang setang seher (L) = A + 1/2B + 1/2C

    Mekanik yang sering korek mesin, banyak gonta-ganti setang seher atau conecting rod.

    Biasanya dipakai mekanik balap liar. Trik ini untuk memanjangkan stroke atau langkah seher

    namun tanpa paking tambahan di blok atau kepala silinder.

    Curi stroke dipakai di kelas standaran. Kelas standaran artinya tampang luar mesin harus terlihat

    standar. Boleh bore up atau bahkan stroke up asalkan kondisi luar mesin tidak ada perubahan.

    Kelas standaran ini ngetop di Jakarta dan sekitarnya. Tapi enggak usah ikutan balap liar, trik ini

    sah saja digunakan motor harian yang pengen berperforma lebih.

    Mengukur diameter big end (C)

  • Biasanya yang dipakai setang seher lebih pendek dari standar. Sehingga posisi seher lebih

    mendem dari asli. Posisi TMA (Titik Mati Atas) atau TMB (Titik Mati Bawah) tetap lebih turun.

    Posisi seher jadi mendem.

    Nah, karena seher mendem, agar sejajar dengan blok atas ketika top, harus naik stroke. Jadinya,

    dengan begitu walaupun naik stroke tidak perlu paking tebal. Dari luar nampak standar. Ini yang

    banyak dimanfaatkan mekanik untuk turun di kelas standaran.

    Untuk mencari setang seher pendek kita harus bisa mengukurnya. Sehingga kita bisa memilih

    stroke yang kita inginkan. Misalkan Suzuki Spin 125 panjang setang seher standar 102,5 mm.

    Supaya seher lebih mendem menggunakan setang seher Shogun 110 atau Smash yang 94 mm.

    Mengukur diameter lubang pen seher (B)

    Untuk itu kita mesti tahu cara mengukur panjang setang seher. Lebih jelas sambil lihat gambar 1.

    Rumus mengukur panjang setang seher = Panjang setang terdalam (A) + setengah diameter big

    end (B) + setengah diameter pen seher (C).

    Lebih sederhanya, panjang setang seher (L) yaitu:

    L = A + B + 1/2C

    Bisa kan? Ukuran beberapa conecting rod ada di bawah ini: (motorplus-online.com)

  • TABEL PANJANG SETANG SEHER

    Honda C70

    L: 91,5

    B: 13

    C: 23

    C90

    L: 91

    B: 15

    C: 23

    C-Series (Supra/Grand dll)

    L: 94

    B: 13

    C: 25

    Legenda

    L: 97

    B: 13

    C: 25

    Karisma

    L: 100

    B: 13

    C: 25

    CB125

    L: 91

    B: 13

    C: 23

    CB100

    L: 103

    B: 14

    C: 26

    GL125

    L: 103,5

    B: 15

    C: 30

  • Tiger

    L: 105,5

    B: 15

    C: 30

    YAMAHA Crypton/Vega/Jupiter/Jupiter 110

    L: 92

    B: 13

    C: 26

    Vega ZR

    L: 93,5

    B: 13

    C: 28

    Mio/NouvoZ/Lele

    L: 93,5

    B: 15

    C: 28

    MX/V-ixion

    L: 97

    B: 14

    C: 28

    Scorpio

    L: 105

    B: 16

    C: 30

    Byson

    L: 98

    B: 15

    C: 28

    RX-King

    L: 100

    B: 16/20

    c: 22

    RX-Z

    L: 105

    B: 16/20

    C: 22

  • F1Z-R

    L: 96

    B: 14/18

    C: 20

    125Z

    L: 110

    B: 16/20

    C: 22

    Suzuki

    Shogun 110

    L: 94

    B: 14

    C: 28

    Shogun 125

    L: 102,7

    B: 14

    c: 28

    Raider/Satria FU/FXR

    L: 102,5

    B: 16

    C: 30

    Kawasaki

    Kaze

    L: 100

    B: 13

    C: 26

    ZX130

    L: 100,2

    B: 13

    C: 22

    Ninja

    L: 105

    B: 15

    c: 25

    Ninja KRR

    L: 104

    B: 19

    c: 22

  • Bajaj Pulsar

    L: 104

    B: 17

    C: 30

    Keterangan:

    1. Semua satuan dalam mm 2. Khusus mesin 2-tak B angkanya ada dua. Misalnya punya 16/20. Artinya 16 mm

    besarnya pen seher dan 20 diameter lubang pen seher. Angkanya ada selisi karena di

    mesin 2-tak ada laher bambu di pen sehernya.