Surya epaper 22 september 2013

  • Published on
    16-Nov-2014

  • View
    4.497

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

 

Transcript

<ul><li> 1. Harga Langganan: Rp 29.000/bulan l Berlangganan/Pengaduan/Sirkulasi: (031) 8479 555 ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 &amp; 70 SIER SURABAYA (031) 8419 000 M engenakan kaos berkerah abu-abu dan celana hitam, Marten Boiliu (39), terlihat asyik dengan di laptopnya di rumahnya, di Jalan Wibawa Mukti RT 01/18, Nomor 137 Kelurahan Jatimekar, Kecamat- an Jatiasih, Kota Bekasi. Rumah sederhana bercat merah muda itu berukuran 4x8 meter. Tidak ada barang mewah di situ, kecuali jam dinding, kalender dan rak penuh buku. Rumah mungil itu berhada- pan langsung dengan tetang- ganya, cuma dipisahkan jalan selebar dua meter. Parkir motor di teras dan jemuran, bahkan kandang ayam pun menghiasi rumah yang lebih cocok disebut rumah petak itu. Saat Tribunnews.com menyambangi kediamannya, Marten langsung menyambut dengan hangat. Setelah mempersilakan duduk, Marten Minimal 27.000 penonton akan memadati Stadion Gelora Delta Sidoarjo untuk menyaksikan laga final Piala AFF U-19 antara Indone- sia lawan Vietnam dalam, Minggu (22/9) malam ini pukul 20.00 WIB. Ini diketahui setelah panitia pelaksana (panpel) menyatakan hanya mencetak 27.000 lembar tiket, kurang dari kapasitas stadion yang 30.000 orang. Wakil Ketua Panpel Piala AFF, Sef- din Syaifudin mengatakan, Panpel sudah menggelar rapat kordinasi de- ngan semua unsur untuk persiapan final, terutama kepolisian. Kapasitas stadion (Gelora Delta) 30.000, oleh kepolisian kami disarankan mengurangi 10 persen dari kapasitas stadion. Jadi kami sedikan 27.000 lembar. Ini supaya penonton nyaman dan tidak berdesak-desakan, sebut Sefdin kepada Surya, Sabtu (21/9). Dari 27.000 lembar tiket itu, 500 lembar di antaranya untuk tribun VIP dan sudah terisi 300. Kursi akan ditempati undangan, pihak sponsor, pengurus PSSI Jatim, KONI Jatim dan mitra dari PSSI. Sedangkan sisanya bakal dijual hari ini, Minggu (22/9) mulai pukul 09.00 WIB, ber- ikut tiket untuk dua kelas lainnya. Untuk harga tiket, tidak ada surabaya, surya - Sudah terlalu lama Indonesia tidak terlihat mengangkat trofi juara dari sepakbola. Bahkan di semua level kompetisi senior maupun yunior Indonesia selalu jadi tim langganan runner-up dalam kompetisi mayor regional antar negara-negara ASEAN. Kekeringan juara yang telah lama dirasakan selama hampir kurang le- bih 20 tahun diharapkan bisa berakhir malam ini.Adalah tim nasional Indone- sia yunior U-19 yang berpeluang emas mengakhiri penantian panjang tersebut dengan menjuarai Piala AFF U-19. Peluang Indonesia untuk meraih ge- lar juara Piala AFF U 19 sangat terbuka lebar. Indonesia akan memasuki titik puncak penampilan terbaik ketika meng- hadapi Vietnam di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (22/9) nanti malam. Penilaian tersebut melalui hasil analisa tim sport science, terdiri dari psikolog, match analyze, high performance unit, fisioterapis, dan dokter tim, yang diandal- kan oleh pelatih Indra Sjafri. Kinerja mereka akan menjadi bahan pertim- bangan utama Indra dalam mengambil keputusan, termasuk menyusun daftar pemain. Pekerjaan Indra Sjafri dan tim sport science secara intensif sudah dilakukan dalam tempo dua bulan terakhir. Sela- KE HALAMAN 7 tribunnews/nicolas manafe menang - Marten Boiliu menunjukkan berkas putusan uji materiil Pasal 96 UU Ketenagakerjaan. Kesadaran bahwa semua orang sama derajatnya di mata hukum mendorong kesadaran Marten Boiliu be- rani melawan negara dengan mengajukan uji materiil Pasal 96 UU Nomor 13/2003 ke Mahkamah Konsti- tusi. Dan satpam berusia 39 tahun ini menang. Marten Boiliu, Satpam yang Menang di Mahkamah Konstitusi (1) Kuliah Semester IV Maju Tanpa Pengacara Kecurangan Teman Inspirasi Film Antikorupsi malang, surya - Qoriatul Fat- mala Sari (22) langsung menerawang saat mengikuti acara Roadshow Anti- Corruption Film Festival (ACF Fest) yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bekerja sama dengan Management System International (MSI) di Dome Theater Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sabtu (21/9). Yang ada di benak mahasiswi jurus- an Komunikasi UMM 2009 ini adalah gambaran tentang benih-benih korupsi yang sering ditemuinya untuk divisua- lisasikan dalam bentuk film. Kepada Surya, mahasiswi asli Ma- lang yang biasa disapa Sari ini meng- ungkapkan banyak kenalannya yang sering membohongi orangtua mereka ketika jatuh tempo membayar SPP UMM. Di UMM, mahasiswa tingkat akhir bayar SPP-nya cuma separo. Tapi banyak kenalan saya yang tetap meminta uang SPP seperti biasanya. Ini kan benih-benih korupsi. Mung- kin saya akan coba buat film tentang fenomena ini untuk ikut ACF Fest, kata Sari. Alumnus SMKN 5 Malang ini mengaku sangat antusias terjun ke dunia film. Bahkan penjurusan di kampusnya difokuskan untuk bidang studi Audio Visual (AV). Tidak itu saja, mahasiswi berjilbab ini juga anggota Kine Club UMM, se- Takut Goreng Makanan maudy ayunda M audy Ayunda seben- tar lagi akan bertolak ke Inggris. Ia meng- ikuti studi ke jenjang perguruan tinggi untuk jurusan ekonomi di Oxford. Bintang film Perahu Kertas itu telah dijadwalkan berangkat pada 4 Oktober 2013. Ini minggu terakhir saya aktif. Tanggal 4 Oktober saya berangkat. Saya berterima kasih kepada semuanya, buat semua yang support saya, ucap Maudy yang ditemui di kawasan Jalan Ampera, Jakarta Selatan, Sabtu (21/9). Sekarang Maudy sibuk menyiapkan keberangkatannya. Mulai mengepak pakaian hingga keperluan lainnya yang sekiranya dibutuhkan di sana. Sementara visa sudah keluar dan ia tinggal berangkat. Selama di Inggris, gadis kelahiran Jakarta, 19 Desember 1994 itu akan mencurahkan pikiran dan tenaganya supaya bisa lulus kuliah dalam kurun tiga tahun. Di sisi lain, ia berat meninggalkan dunia seni peran yang selama ini membesarkan namanya tersebut. Saya berharapnya sih enggak vakum. Kalau liburan saya mau balik (ke Indonesia), saya mau tetap produktif. Mudah-mudahan jalan dua- duanya, tuturnya. Dengan kata lain, ia enggan mengorbankan satu di antaranya. Apalagi, sampai mengorbankan kuliahnya. Ini mimpi aku bisa diterima. Apalagi jurusan ekonomi nomor satu di sana. Polri Sibuk Cari Penyerempet Mobil Habibie jakarta, surya - Mabes Polri kini sibuk mencari pemilik sedan Toyota Camry yang di- sebut-sebut membawa Kapolri Jenderal Timur Pradopo dan nyaris menyerempet mobil man- tan presiden RI, BJ Habibie. Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Ronny F Sompie mengaku pihaknya masih terus mencoba mengkon- firmasi semua pihak terkait, soal kabar nyaris tersempetnya Mer- cedes Benz B 1205 RA oleh Cam- ry hitam B 1525 EAA di ruas Tol Cikampek beberapa waktu lalu. Kami masih coba konfirmasi ini ke lalu lintas dan pihak lainnya, namun belum ada feedback, kata Ronny saat dihubungi Warta Kota, Sabtu (21/9) sore. Ronny mengaku tahu kabar itu dari wartawan yang menghu- bunginya untuk minta klarifikasi. Saya juga lihat di beberapa berita di media online, kata Ronny. Menurut Ronny, untuk me- ngecek siapa pemilik kendaraan tersebut, sebenarnya masyara- kat mudah melakukannya yakni dengan masuk ke situs TMC Polri dan mengetikkan nomor polisi kendaraan tersebut ke ko- lom yang disediakan. Biasanya akan keluar identitas pemilik kendaraannya. Itu sebenarnya mudah saja, katanya. Selain itu, kata Ronny, dari beberapa pemberitaan di media online, juga sudah diketahui identitas pemilik kendaraan Camry B 1525 EAA itu. Yakni KE HALAMAN 7 KE HALAMAN 7 Qoriatul Fatmala Sari akan menggunakan tingkah polah teman sekampusnya sebagai inspirasi membuat film antikorupsi. Adnan Pandu Praja mengatakan, film menjadi sarana ampuh untuk mengampa- nyekan sikap antikorupsi di kalangan anak muda. story highlights presidenri.go.id mantan - Presiden SBY mengantarkan BJ Habibie hingga ke mobil, beberapa waktu lalu. MINGGU, 22 SEPTEMBER 2013 NO. 312 TAHUN XXVI TERBIT 20 HALAMAN | HARGA Rp 1.000 Seberapa mahal harga tiket yang dijual oleh calo? Gelora Delta Dibuat Lebih Longgar Indra Sjafri Siapkan Algojo Adu Penalti Vietnam Anggap Penonton Tantangan ma dua bulan itu tim sudah mengikuti sejumlah pertandingan uji coba dan termasuk pertandingan hingga babak semifinal Piala AFF. Berdasarkan hasil analisa berupa statistik, Evan Dimas, dkk terus menun- jukkan peningkatan performa. Indra mencontohkan, saat menghadapi Timor Leste, trio gelandangnya, Evan Dimas, Muhammad Hargianto, dan Zulfiandi secara berurutan mampu mencatatkan 75, 89, dan 79 umpan sukses. KE HALAMAN 7 KE HALAMAN 7 KE HALAMAN 7 Ini Saatnya Indonesia Juara KAPANLAGI grafis:surya/yusuf join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya </li></ul><p> 2. 2 surya.co.id | surabaya.tribunnews.com MINGGU, 22 SEPTEMBER 2013 | ISLAMABAD, SURYA - Mul- lahAbdulGhaniBaradar,pendiri kelompok Taliban Afghanistan, telah dibebaskan dari penjara di Pakistan. Kabar ini jelas mem- buat dunia tercengang karena Mullah Abdul Ghani Baradar bukan orang biasa di Taliban Afganistan karena dia adalah orang nomor dua sesudah alma- rhum Osama bin Laden. Mullah Baradar adalah salah seorang dari empat pria yang mendirikan gerakan Taliban di Afghanistan pada 1994. Dia menjadi sosok penting di balik proses perlawanan Taliban setelah kekuasaan mereka digu- lingkan oleh invasi Amerika Se- rikat pada 2001. Dia ditangkap di Karachi, Pakistan pada tahun 2010 lalu. Sejauh ini belum ada peng- umuman resmi tentang peristi- wa ini, walaupun pembebasan Mullah Baradar disebut-sebut terkait dengan proses perdamai- an di Afghanistan yang tengah diupayakan Kabul. Juru bicara Taliban di Afgha- nistan, Zabihullah Mujahid, me- ngatakan mereka belum dapat mengkonfirmasi berita pembe- basan Ghani Baradar. Kami belum menerima kon- firmasi resmi tentang pembebas- annya, kata Mujahid kepada kantor berita AFP di Kabul. Namun kantor berita AP, Sabtu (21/9) memberitakan Pakistan membebaskan Ghani Baradar dari bui di Karachi. Kabar lain menyebutkan, jika Presiden Afganistan Hamid Kar- zai yang meminta pemerintah Pakistan untuk membebaskan Ghani Baradar. Hal ini diyakini bisa membantu proses perdamai- an di Afganistan yang sejauh ini terus dilanda perang saudara. Ghani Baradar bisa mem- bantu mendorong rekonsiliasi di Afganistan,kata Karzai kala bertandang ke Pakistan akhir bulan silam. Pakistan sebelumnya menga- takan kalau Ghani Baradar tak akan dijebloskan ke bui Afga- nistan usai pembebasan. Dia bisa bebas ke mana saja,kata pernyataan Kementerian Keha- kiman Pakistan. Sebelumnya, lebih dari 30 pe- mimpin Taliban telah dibebaskan dari penjara Pakistan dalam bebe- rapa bulan terakhir. Namun bebe- rapa pengamat menyatakan pem- bebasan para tahanan Taliban ini tidak banyak berdampak terhadap prosesperdamaian. (bbc/ap) SYDNEY, SURYA - Pemerin- tah Australia sedang menyeli- diki mengenai kabar dua pesa- wat penumpang Qantas yang hampir bertabrakan di udara. Insiden itu terjadi di Australia Selatan pada hari Jumat (20/9) waktu setempat dan melibat- kan dua pesawat QantasAirbus A330 di arah yang berlawanan antara Sydney dan Perth. Biro Keselamatan Transportasi Australia (ATSB) dalam laporan- laporanawalmengatakanbahwa pesawatQantasmenujuketimur berada di ketinggian 39.000 kaki. Namun, ketika pesawat hendak menuju arah barat diberi izin oleh Air Traffic Control(ATC) untuk naik dari 38.000 menjadi 40.000 kaki. Salah satu pesawat yang lebih rendah meminta izin un- tuk mendaki, pengontrol lalu lintas udara memberikan izin itu, kata Richard Woodward Wakil presiden dari Australia dan Internasional Asosiasi Pilot seperti dikutip Bangkok Post, Sabtu (21/9). Dan ketika mereka mulai pendakian mereka mendapat peringatan tabrakan dari pesa- wat dan mereka segera meng- ambil tindakan pencegahan, tambah Richard. Woodward mengatakan seo- rang pilot Qantas mengatakan insiden itu mengkhawatirkan karena sistem peringatan tab- rakan datangnya di saat kedua pesawat bertemu. Saat itu ketinggian dan kecepatan yang sangat sulit bagi awak untuk melihat dan mengambil untuk menghindari tabrakan. Pesawat lakukan gerakan sejauh satu kilometer setiap dua detik atau lebih keti- ka mereka menutup satu sama lain seperti itu, katanya. Qantasmengatakanhilangnya jarak pemisahan antara kedua pesawat tersebut atau istilah tek- nis saat pesawat melanggar jarak terjadi di dekat Adelaide. Dalam pernyataannya, Qantas memastikan pilot telah meng- ikuti prosedur operasi standar untuk mengatur kembali jarak aman dan memastikan kejadian tersebut tidak ada dampak bagi penumpang. (abc) JAKARTA, SURYA - Mantan Wakil Presiden Muhammad Ju- suf Kalla mengaku lelah dalam menjawab banyak pertanyaan yang sama dari sejumlah peng- usaha dan pejabat asing soal ca- lon pemimpin Indonesia tahun 2014-2019. Mereka dari China, Singapu- ra dan lain-lain selalu bertanya, bagaimana pemilu tahun de- pan? Siapa calon presidennya? Siapa yang punya peluang dan lain-lain. Saya capek juga men- jawabnya hehehe, ujar Kalla seraya terkekeh, saat ditanya pers usai menghadiri jamuan makan malam bagi peserta Singapore Summit semalam, di Hotel Shangri-la Singapura, Jumat (20/9). Menurut Kalla, saat ini sulit untuk melihat peta politik, siapa calon kuat, atau siapa yang ber- peluang besar. Lihat saja beberapa bulan ke depan. Kalau sekarang masih sulit untuk menentukan. Seka- rang, terus terang saja, belum bisa untuk mengatakan apa- apa, ujar Kalla. Kalla juga mengaku belum tahu soal pencalonannya pada tahun depan. Hal itu diutarakan- nya saat ada yang menanyakan peluangnya maju sebagai calon Presiden atau Wakil Presiden. Misalnya, apakah partai-par- tai yang akan mencalonkan bisa mendapatkan 20 persen suara untuk mengusung calon? Kare- na, persyaratannya demikian, ujar Kalla lagi. Kendati tidak menjawab secara tegas, Kalla sebelumnya menyatakan siap untuk dicalon- kan sebagai presiden atau wakil presiden. Terlebih dengan mun- culnya beberapa hasil survey yang masih menempatkan diri- nya sebagai calon presiden yang diinginkan rakyat Indonesia. Sebelumnya, kepada media, Kalla, mengatakan dirinya siap untuk bersama-sama memba- ngun bangsa. Namun Kalla ti- dak menjelaskan apakah makna dari kata bersama-sama yang digunakannya menunjukkan bahwa dia siap berkoalisi dalam pencalonan presiden 2014. "Kalau soal pencapresan, saya serius, saya sudah punya tim," ucap Kalla seperti dikutip Tribunnews.com beberapa waktu lalu. Sementara itu pengamat politik dari Universitas Wahid Hasyim Semarang, Joko J Prihatmoko me- ngatakan, Jusuf Kalla cocok untuk menjadi pedamping bagi Joko Wi- dodo di Pilpres 2014 mendatang. Popularitas Jokowi hingga hari ini begitu tinggi, temasuk di luar Jawa. Kalau dipasangkan dengan Jusuf Kalla, keduanya merupakan pasangan yang me- representasikan kaum nasionalis dan Islam karena Kalla itu orang NU (Nahdlatul Ulama) meski beliau kader Golkar, kata Joko. (kompas.com/ant) Marzuki Tak Ingin Tiru Gita JAKARTA, SURYA - Ketua DPR RI sekaligus peserta konvensi calon presidenPartaiDemokrat,Marzuki Alie, mengatakan tidak akan me- niru langkah Gita Wirjawan yang ingin mundur dari jabatannya se- bagaimenteriperdagangan. Marzuki menilai dia masih bisa mengatur waktu dengan baik antara tugas DPR dan wak- tu dia di konvensi. Sampai saat ini saya masih kerja sebagai ketua DPR. Saya ke Brunei menghadi...</p>