Tatania Ga

  • Published on
    12-Nov-2015

  • View
    17

  • Download
    5

Embed Size (px)

DESCRIPTION

perikanan

Transcript

<p>http://diedith-arc.blogspot.com/2012/06/pengertian-elastisitas.htmlPengertian Elastisitas :Secara umum, elastisitas adalah suatu pengertian yang menggambarkan derajat kepekaan/respon dari julah barang yang diminta/ ditawarkan akibat perubahan faktor yang mempengaruhinya.</p> <p>Macam-macam Elastisitas Penawaran:elastisitas penawaran dapat dibedakan menjadi 5 macam, yaitu:</p> <p>1.In Elastis Sempurna (E = 0)Penawaran in elastis sempurna terjadi bilamana perubahan harga yang terjadi tidak ada pengaruhnya terhadap jumlah penawaran.Kurvanya sejajar dengan sumbu Y atau P.</p> <p>2. In Elastis (E 1)Penawaran elastis terjadi jika perubahan harga diikuti dengan jumlah penawaran yang lebih besar.</p> <p>3.Penawaran uniter elastiselastisitas = 1. Perubahan penawaran sama dengan perubahan harga.</p> <p>4.Penawaran elastiselastisitas &gt; 1. Perubahan penawaran lebih besar dari perubahan harga, artinya perubahan harga mengakibatkan perubahan yang relatif besar terhadap penawaran.</p> <p>5.Elastis Sempurna ( E = ~ )Penawaran elastis sempurna terjadi jika perubahan penawaran tidak dipengaruhi sama sekali oleh perubahan harga, sehingga kurva penawaran akan sejajar dengan sumbu Q atau X.</p> <p>ELASTISITAS TERHADAP BARANG ELEKTRONIKVCD, televisi,DVD,dan berbagai barang elektronik. Semua itu termasuk barang elastis karena memiliki pengganti. Jika barang barang elektronik itu mahal maka tidak ada yang membeli tetapi jika barang- barang tersebut mengalami penurunan maka barang tersebut akan banyak dibeli. Jadi permintaan terhadap barang tersebut dikatakan elastis di mana besarnya jumlah barang yang diminta sangat dipengaruhi oleh besar-kecilnya harga.ini merupakan grafik dari elastisitasSifat Elastis Permintaan Barang ElektronikContoh dari sifat elastisitas permintaan barang elektronik antara lain :Konsumen peka terhadap perubahan harga handphone, laptop,dsb. Karena barang-barang elektronik berkembang pesat terhadap perkembangan informasi dan komunikasi. Sehingga jumlah permintaan akan barang tersebut akan meningkat.</p> <p>Macam-macam Elastisitas Harga Permintaan :1.Permintaan Elastis (Ed &gt; 1)Apabila diperoleh Ed &gt; 1, sifat permintaan dikatakan elastis. Hal ini berarti konsumen peka terhadap perubahan harga barang atau perubahan harga sebesar 1% menyebabkan terjadinya perubahan jumlah yang diminta lebih dari 1%. Barang-barang yang mempunyai sifat permintaan yang elastis adalah barang-barang yang mempunyai pengganti (substitusi) dan barang-barang elektronik, seperti VCD, televisi, dan DVD.</p> <p>2.Permintaan Inelastis (Ed &lt; 1)Pada jenis elastisitas ini konsumen kurang peka terhadap perubahan harga. Artinya, meskipun harga naik atau turun, masyarakat akan tetap membelinya. Barang yang mempunyai elastisitas yang inelastis adalah barang-baramg kebutuhan pokok dan barang-barang yang tidak mempunyai pengganti (subtitusi). Ed &lt; 1 berarti perubahan harga sebesar 1% menyebabkan perubahan jumlah barang yang diminta kurang dari 1%.</p> <p>3. Permintaan Elastis Uniter (Ed = 1)Elastisitas permintaan ini mengandung arti bahwa perubahan harga sebesar 1% menyebabkan terjadinya perubahan jumlah barang yang diminta sebesar 1%.</p> <p>4. Permintaan Elastis Sempurna (Ed = tak hingga )Suatu barang/jasa disebut memiliki elastisitas sempurna jika memiliki koefisien elastisitas tak terhingga. Dengan demikian, pada harga tertentu jumlah yang diminta konsumen mencapai tidak terhingga atau berapa pun persediaan barang/jasa yang ada akan habis diminta oleh konsumen. Salah satu komoditas yang memiliki ciri ini adalah bahan bakar minyak (BBM).</p> <p>5. Permintaan Inelastis Sempurna (Ed = 0)Untuk barang yang penting sekali (kebutuhan yang sangat pokok), berapa pun perubahan harga tidak akan memengaruhi jumlah barang yang diminta. Kurva untuk jenis elastisitas ini akan berbentuk garis lurus yang sejajar dengan sumbu vertikal (sumbu P).https://www.academia.edu/6394122/PROBABILITAS_ELASTISITAS_SILANG</p> <p>1.Pengertian ElastisitasDalam Ilmu Ekonomi, elastisitas adalah perbandingan perubahan proporsionaldari sebuah variabel dengan perubahan variabel lainnya. Dengan kata lain, elastisitasmengukur seberapa besar kepekaan atau reaksi konsumen terhadap perubahan harga.Penggunaan paling umum dari konsep elastisitas ini adalah untuk meramalkanapa yang akan terjadi bila harga barang atau jasa dinaikkan. Pengetahuan mengenaiseberapa besar dampak perubahan harga terhadap permintaan sangatlah penting. Bagiprodusen,pengetahuaninidigunakansebagaipedomandalampenentuanhargaproduknya.Halinisangatberkaitandenganseberapabesarpenerimaanpenjualanyang akan ia peroleh.Sebagai contoh dari penggunaan konsep elastisitas adalah dalam kasuspenentuanhargajualsuatuproduk.Anggaplahbiayaproduksisebuahbarangmeningkat sehingga seorang produsen terpaksa menaikkan harga jual produknya.Menurut hukum permintaan, tindakan menaikkan harga ini jelas akan menurunkanpermintaan. Jika permintaan hanya menurun dalam jumlah yang kecil, kenaikan hargaakan menutupi biaya produksi sehingga produsen masih mendapatkan keuntungan.Namun, jikapeningkatan hargainiternyatamenurunkan permintaandemikianbesar,maka bukan keuntungan yang ia peroleh. Hasil penjualannya mungkin saja tidakdapat menutupi biaya produksinya, sehingga ia menderita kerugian. Jelas di sinibahwaprodusenharusmempertimbangkantingkatelastisitasbarangproduksinyasebelum membuat suatu keputusan. Ia harus memperkirakan seberapa besar kepekaankonsumen atau seberapa besar konsumen akan bereaksi jika ia mengubah harga jualproduknya.2.Elastisitas Silang (Cross Elasticity)Permintaan konsumen terhadap suatu barang tidak hanya tergantung padaharga barang tersebut. Tetapi juga pada preferensi konsumen, harga barang subsitusi,komplementer dan juga pendapatan.Elastisitas silang menunjukkan hubungan antara jumlah barang yang dimintaterhadap perubahan harga barang lain yang mempunyai hubungan dengan barangyang bersangkutan. Hubungan tersebut dapat bersifat pengganti (substitusi), dapatpula bersifat pelengkap (komplementer).Para ahli ekonomi mencoba mengukur respon/reaksi permintaan terhadapharga yang berhubungan dengan barang tersebut, disebut dengan elastisitas silang(Cross Price Elasticity of demand)Terdapat tiga macam respons perubahan permintaan suatu barang (misalbarang A)karena perubahanharga baranglain(barang B),yaitu: positif,negatif, dannol.1.Elastisitas silang positif.Contoh kasus :Peningkatan harga barang A menyebabkan peningkatan jumlahpermintaanbarangB.Sebagaicontoh,peningkatanhargakopimeningkatkanpermintaanterhadapteh.Kopidantehmerupakanduabarangyangdapatsaling menggantikan (barang substitutif).2.Elastisitas silang negatif.Contoh kasus :Peningkatan harga motor akan menyebabkan peningkatan harga sepedakaki. Dengan demikian, akan membawa dampak postif bagi lingkungan ,selain mengurangi dampak adanya polusi masyarakat juga dapat mendukungprogram pemerintah yaitu dicanangkannnya programgo green.3.Elastisitas silang nol.Contoh kasus :Peningkatan harga barang A tidak akan mengakibatkan perubahanpermintaanbarangB.Dalamkasussemacamini,keduamacambarangtidaksaling berkaitan. Sebagai contoh, kenaikan harga kopi tidak akan berpengaruhterhadap permintaan kendaraan bermotor.</p> <p>http://lunchbunchblankkuliah.blogspot.com/2012/06/pengertian-elastisitas.htmlPengertian Elastisitas</p> <p>2.1. Pengertian ElastisitasDalamilmu ekonomi,elastisitasadalah perbandingan perubahan proporsional dari sebuah variabel dengan perubahan variable lainnya. Dengan kata lain, elastisitas mengukur seberapa besar besar kepekaan atau reaksi konsumen terhadap perubahan harga.2.2. Elastisitas PermintaanPada dasarnya ada 3 hal yang mempengaruhi,yaitu :</p> <p> Elastisitas harga Permintaan</p> <p> Elastisitas Silang</p> <p> Elastisitas Pendapatan</p> <p>2.2.1 Elastisitas harga PermintaanElastisitas harga permintaan adalah suatu alat/konsep yang digunakan untuk mengukur derajat kepekaan/ respon perubahan jumlah/ kualitas barang yang dibeli sebagai akibat perubahan faktor yang mempengaruhi.Elastisitas harga permintaan merupakan perbadingan daripada persentasi perubahan jumlah barang yang diminta dengan prosentase perubahan pada harga di pasar, sesuai dengan hukum permintaan, dimana jika harga naik, maka kuantitas barang turun Dan sebaliknya.Elastisitas yang dikaitkan dengan harga barang itu sendiri. Elastisitas harga(Ep) mengukur berapa persen permintaan terhadap suatu barang berubah bila harganya berubah sebesar satu persen.elastisitas harga ini besar indeksnya/koefisiennya dapat kurang dari, sama dengan lebih besar dari satu Dan merupakan angka mutlak (absolute), sehingga permintaannya dapat dikatakan :</p> <p>1. Tidak elastisitas (in elastic)</p> <p>2. Unitari (unity) dan</p> <p>3. Elastis (elastic)</p> <p>Ada tiga bentuk elastisitas harga permintaan:</p> <p>1. Apabila perubahan harga mengakibatkan perubahan yang lebih besar dari jumlah barang yang diminta, disebut dengan elastisitas yang elastis (elastic), dimana besar koefisiennya adalah lebih besar dari satu (Eh&gt;1). Bentuk kurva permintaannya lebih landai.[ % P &gt; % Q].</p> <p>2. Apabila persentase perubahan harga sama besarnya dengan persentase perubahan jumlah barang yang diminta, disebut dengan elastisitas yang unity (unitari), dimana besar koefisiennnya adalah sama dengan satu (eh=1), bentuk kurva permintaannya membentuk sudut 45 derajat dari titik asal [% P = % Q].</p> <p>3. Apabila persentase perubahan harga mengakibatkan perubahan kenaikan jumlah barang yang diminta yang lebih kecil,disebut dengan elastisitas yang in elastic dimana besar keofisiennya lebih kecil dari satu (Eh 1.Perubahan penawaran lebih besar dari perubahan harga, artinya perubahan harga mengakibatkan perubahan yang relatif besar terhadap penawaran.</p> <p>5. Penawaran elastis sempurna : elastisitas tak terhingga.Perusahaan dapat menyuplai berarapun kebutuhan pada satu tingkat harga tertentu. Perusahaan mampu menyuplai pada biaya per unit konstan dan tidak ada limit kapasitas produksi.</p> <p>Ada beberapa faktor yang menentukan elastisitas harga permintaan :1. Tersedia atau tidaknya barang pengganti di pasar</p> <p>2. Jumlah pengguna/tingkat kebutuhan dari barang tersebut</p> <p>3. Jenis barang dan pola preferensi konsumen</p> <p>4. Periode waktu yang tersedia untuk menyesuaikan terhadap perubahan harga/periode waktu penggunaan barang tersebut.</p> <p>5. Kemampuan relatif anggaran untuk mengimpor barang.</p> <p>Elastisitas akan besar bilamana :1. terdapat banyak barang subsitusi yang baik</p> <p>2. harga relatif tinggi</p> <p>3. ada banyak kemungkinan-kemungkinan penggunaan barang lain</p> <p>Elastisitas umumnya akan kecil, bilamana :1. benda tersebut digunakan dengan kombinasi benda lain</p> <p>2. barang yang bersangkutan terdapat dalam jumlah banyak, dan dengan harga-harga yang rendah.</p> <p>3. Untuk barang tersebut tidak terdapat barang-barang substitusi yang baik, Dan benda tersebut sangat dibutuhkan.</p> <p>2.3.2. Elastisitas Silang(The Cross Price Elasticity of demand)Permintaan konsumen terhadap suatu barang tidak hanya tergantung pada harga barang tersebut. Tetapi juga pada preferensi konsumen, harga barang subsitusi dan komplementer Dan juga pendapatan.2.3.3.Elastisitas Pendapatan(The Income Elasticity of Demand)Suatu perubahan (peningkatan/penurunan) daripada pendapatan konsumer akan berpengaruh terhadap permintaan berbagai barang, besarnya pengaruh perobahan tersebut diukur dengan apa yang disebut elastisitas pendapatan.Elastisitas pendapatan ini dapat dihitung dengan membagi persentase perubahan jumlah barang yang diminta dengan persentase perobahan pendapatan,Faktor Penentu Elastisitas PenawaranDua faktor yang peting dalam menentukan elasisitas penawaran berbagaibarang, yaitu :a. Sifat Perubahan Biaya ProduksiPenawaran akan tidak bersifat elastis apabila kenaikan penawaran hanya dapat dilakukan dengan mengeluarkan biaya yang sangat tinggi. Bila biaya tambahan yang dikeluarkan tidak terlalu tinggi, penawaran akan bersifat elastis.b. Jangka Waktu AnalisisDalam menganalisis pengaruh waktu kepada elastisitas penawaran, dibedakanatas 3 jenis jangka waktu, yaitu :1) Masa sangat singkat, yaitu : masa waktu dimana para penjual tidakdapat merubah penawarannya (penawaran bersifat tidak elastis sempurna).2) Jangka Pendek, dimana kapasitas alat-alat produksi yang ada tidakdapat ditambah, kenaikan produksi dilakukan dengan cara menggunakan faktor-faktor produksi secaa lebih intensif. (penawaranbersifat tidak elastis)3) Jangka Panjang, produksi dan jumlah barang yang ditawarkan dapatdengan mudah ditambah dalam jangka panjang</p> <p>https://latansablog.wordpress.com/2012/05/06/elastisitas-silang/Elastisitas Silang</p> <p>Filed under:Teori Organisasi Umum 2Leave a commentMay 6, 2012Elastisitas permintaan silang (cross price elasticities of demand) adalah mengukur respons persentase perubahan jumlah barang yang diminta karena persentase perubahan harga barang lain. Rumus perhitungan elastisitas permintaan silang adalah sebagai berikut:</p> <p>Besarnya nilai elastisitas akan menunjukkan bentuk hubungan antar barang X dengan barang Y. Sifat hubungan antar barang itu dapat berupa hubungan saling (complementer) atau berupa hubungan barang yang menggantikan (substitute) atau tidak ada hubungan sama sekali (netral). Hubungan antar barang yang bersifat komplementer bisa terjadi antara dua jenis barang yang berfungsi saling melengkapi seperti antara kopi dengan gula pasir. Sedangkan hubungan antara dua jenis barang yang bersifat substitusi terjadi antara dua barang yang saling menggantikan misalnya air mineral dengan teh botol. Sementara itu hubungan antara dua barang yang bersifat netral terjadi misalnya air dengan komputer. Kedua barang itu secara logika tidak memiliki hubungan langsung.</p> <p>Rumus atas sifat- sifat itu sebagai berikut: Jika Exy &gt; 0 untuk barang substitusi, misalnya jika harga beras naik, maka beras yang diminta akan turun sehingga gandum yang diminta akan naik. Jika Exy &lt; 0 untuk barang komplementer, misalnya jika harga gula naik sehingga menyebabkan gula yang diminta turun, maka teh yang akan diminta juga turun. Jika Exy = 0 untuk dua barang yang netral atau tidak memiliki hubungan sama sekali.</p> <p>Contoh:Variasi harga dan jumlah barang yang diminta berupa gula pasir, gula jawa dan gula batu untuk semester I dan II periode tahun tertentu berdasarkan laporan penjual eceran sebagai berikut:</p> <p>Hitunglah tingkat elastisitas silang antara gula pasir dan gula jawa !</p> <p>Hasil perhitungan menunjukkan bahwa Epj = 1,75 &gt; 0 berarti antara gula pasir dan gula jawa merupakan barang substitusi, yaitu bila harga beli per kg gula pasir mengalami kenaikan, maka jumlah gula pasir yang diminta akan turun dan peristiwa ini diikuti peningkatan jumlah gula jawa yang diminta pasar. Sebaliknya jika harga beli per kg gula pasir turun, jumlah gula pasir yang diminta akan meningkat, sementara jumlah gula jawa yang diminta mengalami penurunan.</p> <p>http://diananofree.blogspot.com/2011/03/elastisitas-silang.htmlELASTISITAS SILANG</p> <p>Elastisitas Silang (Cross Elasticity)Elastisitas silang menunjukkan hubungan antara jumlah barang yang diminta terhadap perubahan harga barang lain yang mempunyai hubungan dengan barang tersebut. Hubungan tersebut dapat b...</p>