Teknik Pelabuhan - Pelabuhan

  • Published on
    12-Jun-2015

  • View
    10.083

  • Download
    27

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Membantu untuk lebih memahami tentang karakteristik dan fasilitas sebuah pelabuhan. Mengingat, kebutuhan akan adanya pelabuhan akan semakin meningkat seiring dengan tuntutan hidup manusia. Lebih disarankan didownload dalam format office word (.doc)

Transcript

TUGAS MATA KULIAH

TEKNIK PELABUHAN

Disusun Oleh : Fajrin Siddiq 0310610029DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS BRAWIJAYA FAKULTAS TEKNIK JURUSAN SIPIL - MALANG 2005

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat, taufiq, dan hidayah-Nya, sehingga laporan tugas Teknik Pelabuhan ini dapat diselesaikan tepat pada waktuya. Laporan ini kami susun untuk lebih memahami tentang karakteristik dan fasilitas sebuah pelabuhan. Mengingat, kebutuhan akan adanya pelabuhan akan semakin meningkat seiring dengan tuntutan hidup manusia. Untuk tujuan di atas kami ucapkan terima kasih kepada 1. Bapak Ir. Ruslin A., M.Si selaku dosen mata kuliah Teknik Pelabuhan yang memberikan tugas. Dan kami juga mengucapakan terima kasih kepada : 2. Kelompok lain yang telah membantu dan memberikan saran mengenai penyusunan laporan ini. Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya, dan bagi mahasiswa sipil pada umumnya. Namun kami juga menyadari bahwa penyusunan laporan ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang bersifat membangun sangat kami harapkan untuk penyusunan laporan berikutnnya. Malang, September 2005

Penyusun

BAB I PENDAHULUAN1.1 Latar Belakang Masalah Masalah transportasi merupakan masalah yang selalu dihadapi oleh semua Negara, terutama Negara yang sedang berkembang seperti Indonesia. Permasalahan yang ada bukan hanya menyangkut transportasi darat, tetapi juga transportasi laut. Apalagi dengan semakin meningkatnya jumlah penduduk, maka kebutuhan manusia juga ikut meningkat.. Akan tetapi, kebutuhan yang ada tidak semuanya dapat disediakan dalam satu wilayah maupun satu negara. Oleh karena itu, untuk menyediakannya perlu dikirim dari luar daerah maupun luar negara, yang akan lebih mudah pelaksanaannya apabila menggunakan transportasi laut. Selain lebih murah, juga lebih banyak menampung beban. Sehingga sebagai mahasiswa Teknik Sipil, kita dituntut untuk dapat merencanakan pelabuhan. Dimana, untuk dapat merencanakan suatu pelabuhan yang baik, terlebih dahulu kita harus mengetahui fasilitas-fasilitas yang ada di pelabuhan, serta bagaimana cara penataannya. 1.2 Pembatasan Masalah Penyusunan laporan ini dibatasi pada site plan pelabuhan dan macam-macam fasilitas yang ada di pelabuhan. 1.3 Tujuan Laporan ini disusun dengan tujuan untuk mengetahui site plan dari beberapa jenis pelabuhan serta fasilitas-fasilitas yang ada dipelabuhan tersebut.

BAB II PEMBAHASANAda beberapa definisi dari pelabuhan, diantaranya adalah sebagai berikut :

Menurut Quinn, A.DPelabuhan adalah suatu perairan yang sebagian tertutup dan terlindung terhadap angin dan gelombang, serta aman bagi kapal untuk berlabuh, mengisi bahan bakar, mengadakan perbaikan dan pemindahan barang.

Menurut UU No.21 Tahun 1992Pelabuhan adalah tempat yang terdiri dari daratan dan pantai di sekitarnya dengan batas-batas tertentu sebagai tempat kapal bersandar, berlabuh, naik-turun penumpang, dan atau bongkar muat barang yang dilengkapi dengan fasilitas keselamatan pelayaran dan kegiatan penunjang pelabuhan, serta sebagai tempat pemindahan intra dan antar moda transportasi. Fungsi dari pelabuhan adalah : Interface : fasilitas dan pelayanan untuk transportasi barang dari kapal ke moda transportasi lain dan sebaliknya. Link : mata rantai dalam sistem transportasi. Gateway : pintu gerbang dari daerah atau negara. Industry entity : terdapat industri estate/industrial lengkap dengan jaringan dan jasa transportasi. Peran pelabuhan, yaitu : Transportasi : penunjang dan dinamisator sistem antar moda transportasi, baik angkutan laut maupun darat. Perdagangan : akses perdagangan internasional dan domestic, serta memberi kesempatan yang lebih luas dalam menentukan hubungan perdagangan.

Industri : industri transportasi, industri yang berorientasi ekspor atau bahan bakunya impor, dan industri lain.

Syarat-syarat pelabuhan : Ada hubungan dengan moda angkutan yang lain Pada lokasi subur dan padat penduduk Kedalaman air dan lebar alur cukup Kapal mampu membuang sauh dan merapat Mempunyai fasilitas bongkar muat, gudang, dsb Mempunyai fasilitas untuk mereparasi kapal

Klasifikasi pelabuhan ditinjau dari penggunaannnya : Pelabuhan ikan Pelabuhan minyak Pelabuhan barang Pelabuhan penumpang Pelabuhan campuran Pelabuhan militer

Klasifikasi pelabuhan menurut letak geografinya : Pelabuhan alam Pelabuhan buatan Pelabuhan semi alam

Berikut adalan beberapa contoh dari Pelabuhan yang ada di Indonesia, diantaranya :

1. Pelabuhan BOOM BARU Palembang

Pelabuhan BOOM BARU, Palembang di Sungai Musi, adalah pelabuhan sungai terbesar diwilayah Sumatera dan sekaligus merupakan tumpuan urat nadi pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Selatan. Pelabuhan Palembang memiliki pelabuhan kawasan yang sangat potensial dimasa mendatang dan terbuka bagi kerjasama investasi yaitu Sungai Lais yang didukung areal yang cukup luas untuk kegiatan industri pengolahan. Perkembangan Pelabuhan Palembang sangat didukung oleh pertumbuhan hinterlandnya yang meliputi pertanian, pertambangan dan industri. Adapun komoditi yang memiliki potensi peningkatan signifikan dimasa mendatang adalah CPO. Hal ini mengingat jumlah perkebunan Kelapa Sawit di Sumatera Selatan cukup luas. Disektor Industri dan Agrobisnis masih terbuka peluang investasi yang sangat luas bagi investor yang berminat.

Fasilitas fasilitas yang ada di Pelabuhan Boom Baru saat ini yaitu: Fasilitas Utama Lokasi : Palembang, Sumatera Selatan Letak : 02 59' 08" LS, 104 46' 00" BT Luas Lahan : 722,5 Ha Fasilitas Pelayanan Kapal Panjang Dermaga : 1.126 m Kedalaman Alur : -6,5 mLWS Kedalaman Kolam : -7 sampai -10 mLWS Kapal Tunda Kapal Pandu : 3 Unit : 5 Unit

Fasilitas Pelayanan Barang Lapangan Petikemas Gudang Alat Mekanis Container Crane : 1 Unit Top Loader Reach Steaker Side Loader Chasis Head Truck : 1 Unit : 1 unit : 1 Unit : 6 Unit : 5 Unit Diesel Forklift : 11 Unit : 47.000 m2 : 9.895 m2 Lapangan Penumpukan : 8.173 m2

Alur Pelayanan Jasa Pelabuhan di Pelabuhan Boom Baru, Palembang

2. Pelabuhan SUNGAI LAIS, Palembang

Alur Pelayaran Kapal di Sungai Musi Palembang

KEDALAMAN ALUR SUNGAI MUSIKEDALAMAN KEDALAMAN TIGA BULAN SATUAN SAAT SETELAH SETELAH DIKERUK DIKERUK -Mtr Lws -Mtr Lws -Mtr Lws -Mtr Lws -Mtr Lws -Mtr Lws -Mtr Lws -Mtr Lws -Mtr Lws -Mtr Lws -Mtr Lws -Mtr Lws 6,5 6,5 6,5 6,5 6,5 6,5 6,5 6,5 6,5 6,5 6,5 6,5 4,17 4,41 5,94 6,10 5,20 6,36 6,37 5,90 5,85 KETERANGAN Endapan m/hari 0,0101 0,0163 0,0056 Belum pernah dikeruk selama tiga tahun terakhir 0,002 0,0014 0,0013 Tidak pernah dikeruk 0,0022 Belum pernah dikeruk selama tiga tahun terakhir 0,0065 Belum pernah dikeruk selama tiga tahun terakhir Belum pernah dikeruk selama tiga tahun terakhir

NO.

SPOT LUAS Ambang Luar (C1) Ambang Luar (C2) Tanjung Barat Tanjung Buyut Payung Utara Payung Barat Payung Selatan Pulau Ayam Penyeberangan Upang

1 2 3 4 5 6 7 8 9

10 Selat Jaran 11 Muara Selat Jaran

12 Aer Kumbang

13 Sungai Lais

-Mtr Lws

6,5

-

DAFTAR PERKIRAAN UNTUK DRAFT MAKSIMUM DAN WAKTU KEBERANGKATAN KAPAL DI SUNGAI MUSI PALEMBANG BULAN SEPTEMBER 2005 DARI PALEMBANG MAX. TIME DRAFT 15.00 61 15.00 60 16.00 60 16.00 58 17.00 56 17.00 54 17.00 52 05.00 51 03.00 53 08.00 54 09.00 57 11.00 58 12.00 60 13.00 60 14.00 60 15.00 59 15.00 60 16.00 57 16.00 56 17.00 52 01.00 51 14.00 51 05.00 53 06.00 55 07.00 57 09.00 57 10.00 59 11.00 61 12.00 61 13.00 61 14.00 59 TANJUNG CARAT C1 / C2 TIME 21.00 21.00 22.00 22.00 23.00 23.00 20.00 11.00 09.00 14.00 15.00 17.00 18.00 19.00 20.00 21.00 21.00 22.00 22.00 23.00 07.00 20.00 11.00 12.00 13.00 15.00 16.00 17.00 18.00 19.00 20.00 TIDE 32 31 31 29 27 25 23 22 24 25 28 29 31 31 31 30 31 28 27 23 22 22 24 26 28 28 30 32 32 32 30 DEPTH 66 65 65 63 61 59 57 56 58 59 62 63 65 65 65 64 65 62 61 57 56 56 58 60 62 62 64 66 66 66 64

NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31

DATE 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30

CATATAN

LWS = 35 DM UKC = 05 DM LWS of C1, C2 POSISI AMBANG LUAR U = UNDER K = KEEL C= CLEARENCE PLBG = PELABUHAN PALEMBANG

BERPEDOMAN DENGAN HASIL SOUNDING : 1. MV. ABUSAMAH TANGGAL 16 AGUST 2005 2. MV. OTONG KOSASIH TANGGAL 20 AGUST 2005 3. MV. JATI WANGI PB-400 4. MV. JULIANTO Catatan : 1. Panjang Maksimal kapal masuk pelabuhan Palembang = 151 meter. 2. Panjang Maksimal tongkang masuk Pelabuhan Palembang melewati Jembatan Ampera = 85 meter. TANGGAL 24 AGUST 2005 TANGGAL 26 AGUST 2005

FASILITAS DERMAGA DAN TAMBATANNO A 1. 2. 3. NAMA BOOM BARU DERMAGA KONVENSIONAL DERMAGA PETI KEMAS BERTHING DOLPHIN 12 Unit PANJANG LEBAR KAPASITAS DALAM M M TON/M M-LWS 475 266 7,8 280 10,5 28 5,6 15 2 3 1,5 -7 -9 -5 -3

B SUNGAI LAIS 1. DERMAGA SUNGAI LAIS

NO A

DETAILS BOOM BARU a. GUDANG b LAPANGAN KONVENSIONAL c. LAPANGAN PETIKEMAS SUNGAI LAIS a. GUDANG b. LAPANGAN

SATUAN M2 M2 M2

LUAS 9.785,3 8.173 47.100

B

M2 M2

230 16.700

3. PELABUHAN BAN TEN Pelabuhan tiga abad Banten terletak di Provinsi Banten, selama lebih dari menjadi dan baik utama tempat transaksi nasional dengan rempahpersinggahan perdagangan maupun komoditas

intemasional

rempah. Dewasa ini Pelabuhan Banten memiliki hinterland berupa daerah industri yang tumbuh pesat, seperti pengolahan logam, mesin, kimia, dan minyak kelapa sawit. PT. (Persero) Pelabuhan Indonesia II Cabang Banten (Pelindo II Banten) merupakan salah satu dari 12 cabang pelabuhan yang dikelola oleh PT. (Persero) Pelabuhan Indonesia II yang berkedudukan di Tanjung Priok Jakarta Utara. Secara administratif Pelindo II Banten berada di Kecamatan Ciwandan, Kotamadya Cilegon Propinsi Banten, den