Term Ometer

  • Published on
    02-Oct-2015

  • View
    218

  • Download
    4

Embed Size (px)

DESCRIPTION

,.d c,ds

Transcript

Termometer

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Sebuah termometer

Termometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur suhu (temperatur), ataupun perubahan suhu. Istilah termometer berasal dari bahasa Latin thermo yang berarti bahang dan meter yang berarti untuk mengukur. Prinsip kerja termometer ada bermacam-macam, yang paling umum digunakan adalah termometer air raksa.

[sunting]

Jenis thermometerTermometer sudah tidak asing lagi di telinga kita.termometer digunakan untuk mengukur temperature atau alat ukur panas.termometer memiliki banyak jenis,salah satunya adalah thermometer batang.termometer ini yang yang paling banyak kita jumpai. ada pula thermometer badan.termometer ini kusus digunakan untuk mengukur suhu badan.kita tahu bahwa informasi keadaan suhu sangatlah kita butuhkan karena dengan mengetahui tingkat suhu kita dapat menyasuaikan dengan keadaan kita.dengan mengetahui tingkat suhu kita juga dapat meramalkan cuaca.

B. Tujuan Percobaan

Dapat melakukan peneraan termometer.

II. DASAR TEORI

Thermometer badan memiliki skala dari 35 C sampai 42 C sehingga tidak dapat ditera secara langsung dengan es yang mencair dan air yang mendidih. Thermometer badan dapat ditera dengan thermometer batang.

Untuk mendapatkan titik didih air harus diingat dan diperhatikan barometer dan table titik didih. Pada pembacaan barometer harus melakukan korelasi sebagai berikut :

h = ht (1-0,000163t) (1)

dengan h = tekanan barometer terkorelasi (sesungguhnya)

ht =tekana barometer terbaca

t = suhu kamar (percepatan grafitasi di laboratorium adalah 978 )

jika titik didih pada tekanan udara seperti persamaan di atas dan menurut tabel adalah TC, sedang pembacaan thermometer batang didalam bejana didih bC dan pembacaan didalam bejana es aC, maka harga skala thermometer batang adalah

(2)

Bila thermometer batang yang dimasukkan dalam air hangat menunjukkan tC maka temperature yang sesungguhnya diperoleh dari persamaan :

Tx =(t-a) C (3)

Koreksi thermometer batang adalah selisih antara suhu sesungguhnya dan suhu terbaca, jadi tx-t. jika temometer badan menunjukkan t maka koreksi thermometer badan adalah tx-t.

III. METODE EKSPERIMEN

A. Alat dan Skema Alat

1. bejana didih 3. Thermometer batang dengan skala -10 sampai 110 C

2. bejana es 4. Thermometer batang dengan skala 35 sampai 42 C

B. Prosedur Percobaan

1. masukkanlah thermometer batang kedalam bejana es yang berisi es yang sedang mencair. Catatlah pembacaan thermometer ini . ulangi percobaan ini 5 kali atau lebih.

2. masukkanlah thermometer batang kedalam bejana didih. Catatlah pembacaanya. Catatlah juga pada saat ini pembacaan barometer dan thermometer kamar. Ulangi percobaan ini 5 kali.

3. buatlah air hangat dalam bejana gelas dengan temperature diukur dengan thermometer badan kira kira 40C. masukkanlah thermometer batang dan thermometer badan bersama sama kedalamnya . catatlah pembacaan thermometer batang waktu thermometer badan menunjukkan 40C,39C,38C,37C,36C,dan 35C.

4. ulangi percobaan 3 beberapa kali.

IV. ANALISA DATA

Tekanan udara dapat diperoleh dngan membaca barometer dan melakukan koreksi pada tekanan yang terbaca berdasar pers (1). Bila T (dari tabel titik didih) dan a & b telah diketahui, maka skala pada thermometer batang dapat dihitung berdasar pers (2). Skala tersebut digunakan untuk mencari suhu sesungguhnya dari thermometer batang dan thermometer badan pada pers (3). Nilai kesetaraan antara thermometer batang dan thermometer badan dapat diperoleh dari grafik hubungan antara nilai suhu sesungguhnya dari kedua thermometer tersebut.

V. HASIL PERCOBAAN

t kamar = 27C

barometer = 759,5 mmHg

Tabel 1. Pembacaan thermometer batang pada Bejana Es

No aC

1 6

2 5

3 6

4 5

5 7

a = = 5,8

a a = 5,8 0,5

Tabel 2. Pembacaan thermometer batang pada Bejana Didih

No bC

1 86

2 85

3 88

4 86

5 85

b = = 86

b b = 86 0,5

Tabel 3. Pembacaan Termometer batang dan Termometer badan

N0 tC txC koreksi tC txC koreksi

1 40 42,55 2,55 40 42,55 2,55

2 39,5 41,92 2,42 39 41,3 2,3

3 38,5 40,68 2,18 38 40,06 2,06

4 37,5 39,44 1,94 37 38,81 1,81

5 36,5 38,19 1,69 36 37,57 1,57

6 36 37,57 1,57 35 36,33 1,33

m = m =

m = m = 1

m1 = m1 =

m1 = m1 = 1,02

m2 = m2 =

m2 = m2 = 0,8

m =

m = 0,91

m m = 1 0,91

h = ht(1-0,000163t)

h = 759,5(1-0,000163x27)

h = 753,85 mmHg

VI. PEMBAHASAN

Pada praktikum peneraan thermometer in menggunakan metode perhitungan dan menggunakan grafik.dari grafik tersebut dapat diketahui nilai kesetaraan antara thermometer batang dengan thermometer badan.dalam praktikum ini keberhasilan praktikum sangat bergantung pada suhu dan tekanan udara dalam ruang tersebut.oleh karena itu kita tidak boleh melakukan praktikum ini di sembarang tempat.dengan metode grafik ini memiliki kelebihan dan kekurangan. kelebihanya antara lain adalah

1. lebih mudah untuk dipahami

2. lebih cepat menentukan nilai

3. relative lebih sederhana dari pada metode lain

4. praktikan juga dapat mempunyai gambaran dari data yang telah didapatkan

sedangkan kelemahanya yaitu

1. hanya mencakup baberapa data

2. kesulitian dalam mencari garis terbaik

3. kekurang akuratan dalam menentukan nilai karena keterbatasan skala

dalam praktikum kali ini tujuanya adalah menera. yaitu memperkirakan suhu sebenarnya yang dimiliki suatu zat.dengan memperhatikan suhu ruang dan tekanan udara.dalam praktikum ini praktikan harus berhati hati,misalnya dalam mengukur suhu es mencair dan air mendidih. dalm hal ini kita tidak boleh menggunakan thermometer badan karena thermometer badan hanya memiliki skala antara 35C sampai 42C.dengan mengetahui koreksi thermometer kita juga dapat menentukan koreksi barometer dengan menggunakan tabel kesetaraan.

VII. KESIMPULAN

Setelah melakukan percobaan dan perhitungan data diperoleh hasil sebagai berikut :

Tekanan barometer terkoreksi atau yang sesungguhnya adalah 783,85 mmHg

nilai kesetaraan antara thermometer batang dengan thermometer badan adalah 1 0,91

suhu es yang mencair = 5,8C 0,5C

suhu air yang sedang mendidih = 86C 0,5C

VIII. REFERENSI

Halliday D,Resnick R.1995. Fisika.john wiley & son.

Yogyakarta, 11 September 2009

ALAT UKUR SUHU

Suhu merupakan derajat panas dinginnya suatu benda. Satuan standar untuk suhu adalah Kelvin (K). Satuan lain yang digunakan di Indonesia adalah derajat Celcius (C). Sedangkan di Amerika dan Inggris pada umumnya menggunakan derajat Fahrenheit (F). Alat untuk mengukur suhu adalah Termometer. Termometer ada berbagai macam ,yaitu :

a. Termometer Laboratorium

Termometer Laboratorium dengan skala 0 C sampai ..... C. Dalam termometer menggunakan petunjuk air raksa.

b. Termometer Klinik

termometer klinik digunakan untuk mengukur suhu tubuh manusia. Pada termometer klinik memiliki skala 35C sampai 42C. Sebelum digunakan maka air raksa diletakkan pada anggka 35C kemudian bila akan digunakan untuk mengukur suhu badan, termometer diletakkan opada bagian yang mudah memberi panas pada termometer, misalnya ketiak selama +/- 10 menit.

b. Termometer Maksimum Minimum

termometer maksimum minimum digunakan untuk mengukur suhu tertinggi dan terendah dalam jangka waktu tertentu, misalnya suhu dari pukul 06.00 sampai pukul 18.00. termometer dipasang dengan alat penunjuk skala yang terletak diatas permukaan air raksa. Termometer jenis ini pertama kali dibuat oleh Six Bellani yang kemudian lebih dikenal dengan termometer maksimum-minimum six bellani.

D. ALAT UKUR LISTRIK

My Blog

Home

About

cATATAnq

SUHU dan KALOR

TUgAS RINGKASAN FISIKA

Oleh : Nurmaulianty S.

Matematika / A. UNM

SUHU dan KALOR

Suhu atau Temperatur adalah derajat panas atau dingin dari suatu benda. Suhu dapat diukur dengan termometer . Zat cair yang biasa digunakan untuk megisi termometer adalah air raksa, oleh karena itu air raksa mempunyai beberapa keuntungan :

- Segera dapat mengambil panas benda yang diukur.

- Titik bekunya -390C dan titik didihnya 3570C

- Tidak membasahi dinding

- Memuai beratur, artinya terhadap kenaikan suhu

- Menghilap

Konsep temperatur sebenarnya berawal dari perasaan manusia terhadap materi yang disentuh atau dirasakannya. Manusia merasa panas pada siang hari dan merasa dunginpada malam hari,atau merasa panas ketika menyentuh air yang telah dididihkan dan merasa dingin ketika menyentuh es.Istilah temperatur atau suhu seringkali disalah artikan dengan istilah panas.Temperaturmenyatakan ukuran derajat panas suatu benda, sedangkan panas adalah salah satu bentuk energi.Perasaan melalui sentuhan merupakan cara yang paling sederhana untuk membedakan benda panas dengan benda dingin, namun tidak akurat,mengapa demikian?

Pengukuran temperatur dalam kehidupan sehari-harisangat penting. Sebagai contoh;Seorang dokter acap kali memeriksa temperatur (suhu) pasiennya untuk mengetahui apakah ia demam atau tidak. Contoh lainnya adalah sejumlah makanan tertentu harus dimasukkan ke dalam ruang dengan temperatur tertentu agar supaya tahan lama.Alat yang dipakai untuk mengukur temperatur dengan teliti disebut Termometer.

Banyak sifat fisis yang dapat diukur yang berubah sewaktu temperatur yang ditanggapi secara psikologis berubah.Sifat fisis yang dimaksud itu antara lain:v