TUGAS AHP : Mencari Sekpri

  • Published on
    08-Jun-2015

  • View
    233

  • Download
    4

Embed Size (px)

Transcript

<p>SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA Program Studi MPD</p> <p>Mata kuliah : RISET OPERASI ANALYTICAL HIRARCHY PROCESS ( AHP ) TOPIK : Mencari Sekretaris Pribadi Pengajar : ANWAR SANUSI, PHD</p> <p>Oleh : NYOMAN RUDANA NPM 08.D.040</p> <p>1</p> <p>LATAR BELAKANG : Untuk menunjang aktivitasnya sebagai anggota DPD RI Propinsi Bali, bapak Nyoman Rudana bermaksud mencari sekretaris pribadi. Team seleksi terdiri dari tiga orang, yaitu ibu Komang Kristina, seorang psikolog yang merupakan HRD Manager GRP ( Group Rudana &amp; Putra ), ibu Rosalina Norita, PR Manager GRP serta bapak Nyoman Rudana sendiri. GRP merupakan holding company milik bapak Nyoman Rudana dimana bapak Putu Supadma Rudana, MBA, putra sulungnya menjabat sebagai CEO dan bapak Nyoman Rudana sebagai Komisaris Utama. Setelah berdiskusi dengan bapak Nyoman Rudana, maka diputuskan bahwa kriteria yang akan dipakai sebagai acuan dalam menilai dan adalah : 1. Ciri ciri fisik : a. Tinggi Badan b. Penampilan 2. Indeks Prestasi di Universitas ( S 1 ). 3. Pengalaman kerja 4. Hasil wawancara Hal hal yang disimpulkan dari wawancara adalah : 1. Kemampuan menghadap stress. 2. Pengenalan terhadap diri sendiri menyangkut Strength dan Weakness nya. 3. Inisiatif dan kreativitas dalam bekerja. 4. Attitude.</p> <p>Setelah menyeleksi sekitar 30 lamaran, maka ada tujuh orang kandidat yang cukup memenuhi syarat sbb :SHANDY ZELLY XIKI ARMINI BELLA</p> <p>1. Ciri - ciri Fisik : a. Tinggi Badan b. Penampilan 2. Penilaian terhadap CV : a. IP b. Pengalaman kerja c. Pengalaman Berorganisasi 3. Hasil Wawancara : a. Bahasa Inggris verbal b. Inisiatif dan Kreativitas c. Attitude ( sikap saat diwawancara, body language ) d. Kemampuan mengenali diri sendiri ( Strength -Weakness ) e. Kemampuan menghadapi stress</p> <p>160 Cukup menarik</p> <p>168 Menarik</p> <p>163 Cukup menarik</p> <p>170 Menarik</p> <p>175 Menarik</p> <p>3.0 3 tahun Cukup banyak ` Sangat Baik Cukup baik Cukup baik</p> <p>2.8 2 tahun Banyak</p> <p>3.4 5 tahun Kurang</p> <p>2.8 Fresh graduate Cukup banyak</p> <p>3.2 1 tahun Banyak</p> <p>Baik Sangat baik Baik</p> <p>Sangat Baik Baik Baik</p> <p>Baik Cukup baik Cukup baik</p> <p>Baik Baik Baik</p> <p>Baik</p> <p>Cukup baik</p> <p>Baik</p> <p>Cukup baik</p> <p>Sangat Baik</p> <p>Baik</p> <p>Sangat Baik</p> <p>Cukup baik</p> <p>Baik</p> <p>Cukup baik</p> <p>PAIRWISE COMPARISON TERHADAP GOAL DAN KRITERIA :Dilakukan pairwise comparison sebagai cara untuk menentukan pembobotan terhadap masing maisng kriteria dan subkriteria dalam rangka menentukan Eigen Value seperti terlihat pada gambar di bawah ini</p> <p>2</p> <p>1. Terhadap Goal :</p> <p>Dari gambar di bawah ini, dari eigen valuenya, nampak bahwa Hasil Wawancara memperoleh bobot terbesar disusul oleh Penilaian Terhadap CV dan Ciri Ciri Fisik menduduki urutan terahir dalam mempertimbangkan penerimaan sekretaris pribadi.</p> <p>2. Terhadap Masing Masing Kriteria : a. Ciri Ciri Fisik :</p> <p>Nampak bahwa Penampilan lebih penting dari Tinggi Badan.</p> <p>3</p> <p>b. Penilaian terhadap CV</p> <p>Pengalaman Kerja mendapat bobot terbesar dari Penilaian Terhadap CV disusul oleh IP dan Pengalaman Organisasi.</p> <p>c. Hasil Wawancara</p> <p>Nampak bahwa Attitude mendapat bobot terbesar pada Hasail Wawancara, sedangkan Kemampuan Mengenali Diri Sendiri mendapat bobot terendah.</p> <p>4</p> <p>PAIRWISE COMPARISON TERHADAP MASING MASING ALTERNATIF : Masing masing alternatif ( yaitu kelima kandidat ) dilakukan pairwise comparison terhadap masing masing subkriteria untuk menentuka eigen vector : a. Terhadap Sub Kriteria dari Ciri Cri Fisik : a.1. Tinggi Badan</p> <p>a. 2. Penampilan</p> <p>b. Terhadap Subkriteria dari Penilaian dari CV : b. 1. Indeks Prestasi ( IP )</p> <p>5</p> <p>b.2. Pengalaman kerja</p> <p>b.3. Pengalaman Organisasi</p> <p>c. Terhadap subkriteria dari Hasil Wawancara : c.1. Bahasa Inggris verbal</p> <p>6</p> <p>c.2. Inisiatif dan Kreativitas</p> <p>c.3. Attitude</p> <p>c.4. Kemampuan Mengenali Diri Sendiri ( Strength Weakness )</p> <p>7</p> <p>c.5. Kemampuan Menghadapi Stress</p> <p>Dari pairwise terhadap Goal, Kriteria dan alternatif di atas, maka diperoleh eigen value dan eigen vector seperti di bawah ini :</p> <p>8</p> <p>HASIL SINTESA 1. Terhadap GoalDapat disimpulkan bahwa ternyata Zelly menduduki peringkat tertinggi, dan Armini peringkat terendah.</p> <p>Agar dapat diketahui lebih rinci keungulan dan kelemahan dari masing maisng kandidat ini, maka dapat dilihat dari hasil sintesa terhadap kriteria dan sub kriteria sbb : Terhadap Kriteria : 1. Ciri Ciri Fisik</p> <p>9</p> <p>2. Penilaian Terhadap CV Xiki menduduki peringkat teratas, sedangkan Armini peringkat terendah.</p> <p>3. Hasil Wawancara Zelly mendapat peringkat tertinggi sedangkan Armini peringkat terendah.</p> <p>Grafik PERFORMANCE SENSITIVITY : Dari grafik ini terlihat bahwa Zelly menduduki peringkat teratas di mana dia tampil meyakinkan di saaat wawancara sekalipun darti segi ciri cirri fisik dia kalah menarik dibandingkan dengan Bella. Hal ini masuk akal mengingat wawancara mendapat bobot terbesar ( 0.594 ) dibandingkan kriteria lain yaitu Ciri Fisik dan Penilaian Terhadap CV. Armini yang belum berpengalaman kerja ( fresh graduate ) menduduki peringkat terendah, sekalipun ciri ciri fisiknya menduduki peringkat kedua.</p> <p>10</p> <p>DINAMIC SENSITIVITY :Dari keseluruhan penilaian, secara kuantitatif Zelly angka tertinggi yaitu 25.8% dan Armini terendah dengan 14.4%.</p> <p>11</p> <p>KESIMPULAN : Bpk. Nyoman Rudana memilih Zelly sebagai sektretaris pribadinya.</p> <p>12</p>